
Di Perusahaan Apple Inc
Tok... Tok... Tok...
"Masuk," sahut seseorang yang ada di dalam ruangan itu.
Cklek
"Ada apa Laura?" tanya Alex pada sekretaris nya dengan penasaran.
"Maaf tuan, saya mau menyampaikan di luar ada tamu yang ingin bertemu dengan tuan." Jelas Laura.
"Siapa?" tanya Alex dengan kening mengkerut.
"Katanya teman masa kecil tuan," ujar Laura.
"Suruh masuk," titah Alex dengan tegas.
"Baik tuan," jawab Laura seraya pergi dari sana.
Cklek
Mendengar suara langkah kaki di dalam ruangan nya membuat Alex yang sedang sibuk dengan pekerjaannya langsung menongkak untuk melihat siapa yang ada di dalam ruangan nya ini.
"Selamat pagi kak Alex. Aku kangen banget sama kak Alex," ujar orang itu dengan antusias.
"Siapa kamu? Untuk apa kamu datang ke perusahaan saya?" tanya Alex dengan wajah datar.
Mendengar perkataan Alex membuat orang itu terkejut. Dia tidak menyangka sambutan pertama akan seperti ini. Padahal dia sudah membayangkan kalau Alex akan senang saat tau dia ada negara ini.
"Kenapa kak Alex bicara seperti itu pada ku? Bukannya selama ini kak Alex tidak pernah bicara seperti itu pada ku? Apa kak Alex tidak kangen pada ku?" tanya orang itu.
"Untuk apa aku kangen pada mu. Emangnya siapa kamu, sehingga aku harus merindukan kamu?" tanya Alex dengan wajah datar.
"Apa kak Alex sudah lupa pada ku? Aku ini Aluna Arkatama teman masa kecil kakak. Satu-satunya perempuan yang dulu pernah dekat dengan kakak. Apa sekarang kak Alex masih lupa pada ku?" tanya Aluna.
__ADS_1
Yah, dia adalah Aluna Arkatama teman masa kecil Alex. Anak dari pasangan Maura Zelan dan Felix Arkatama. Hanya dia satu-satunya perempuan yang berani dekat dengan Alex, walaupun dia tau Alex tidak pernah suka di dekatin tapi dia tidak pernah menyerah untuk meluluhkan hati Alex agar mau berteman dengan nya. Lama kelamaan akhirnya Alex mau berteman dengan nya.
Tapi itu tidak bertahan lama karena orang tua Aluna pindah ke luar negeri sehingga mereka terpaksa berpisah. Awalnya Aluna tidak mau pindah ke luar negeri di karenakan dia tidak ingin jauh dari orang yang sangat dia cintai. Tapi, orang tuanya tetap memaksa dia ikut pindah ke luar negeri. Karena mereka tidak mungkin meninggalkan satu-satunya anak mereka di negara ini.
Mau tidak mau Aluna terpaksa ikut orang tuanya pindah ke luar negeri, dan dia berjanji akan kembali lagi ke negara ini hanya untuk bertemu dengan laki-laki yang sangat dia cintai. Walaupun dia tau Alex tidak pernah mencintai dia, tapi dia akan terus berusaha untuk bisa mendapatkan hatinya Alex agar mau mencintai dia sama seperti dia yang sangat mencintai Alex.
"Untuk apa perempuan manja ini kembali ke negara ini? Sudah bagus dia pergi menjauh dari ku, sekarang dia malah kembali ke negara ini. Aku berharap perempuan gila ini tidak menganggu rumah tangga ku," batin Alex yang sudah mengingat siapa wanita yang sedang berdiri di depannya ini.
"Iya, aku ingat. Kenapa kamu kembali ke negara ini?" tanya Alex dengan penasaran.
"Karena orang tua ku sudah menetap di negara ini lagi. Selain itu, aku ingin bisa dekat dengan kak Alex lagi sama seperti dulu. Karena aku dari dulu sampai sekarang masih mencintai kak Alex. Apa kak Alex mau menerima aku menjadi pacar kakak?" tanya Aluna yang sudah duduk di depan meja kerja Alex.
"Aku tidak bisa pacaran dengan mu." Tolak Alex dengan tegas.
"Ta... tapi, kenapa kak Alex tidak mau pacaran dengan ku? Bukannya kata kak Alex setelah aku kembali ke negara ini kak Alex akan mau menerima ku sebagai pacar kakak? Itu sebabnya aku kembali ke negara ini untuk menagih janji kak Alex," ujar Aluna dengan terbata-bata.
"Sial. Aku lupa dengan janji itu. Jika aku tau dia akan kembali ke negara ini, mana mungkin aku berjanji pada dia. Sekarang aku harus bilang apa pada wanita manja ini. Mana mungkin aku pacaran padanya sedangkan aku sudah memiliki anak dan istri," batin Alex.
"Dengarkan aku Alon..."
Mendengar perkataan Aluna membuat Alex menahan tawanya. Dia jadi teringat anaknya yang selalu menganti nama orang lain sesuka hatinya. Bahkan nama yang di pakai putrinya bukannya tambah bagus melainkan menjadi sangat jelek.
"Oke, dengarkan aku baik-baik Aluna. Dulu kita masih kecil belum sepenuhnya dewasa jadi janji masa lalu tidak mungkin aku penuhi sekarang. Selain itu, aku sekarang sudah menikah bahkan sudah memiliki satu orang putri dan istri ku sedang hamil sekarang. jadi, lupakan keinginan kamu untuk menjadi pacar ku. Karena sampai kapan aku tidak mungkin meninggalkan istri ku hanya demi wanita masa lalu ku." Tolak Alex dengan tegas.
Mendengar perkataan Alex membuat Aluna terkejut dan juga shock. Bagaimana tidak, dia tidak pernah tau kalau Alex sudah menikah. Selama ini dia sangat yakin kalau laki-laki yang dia cintai akan mengingatnya, apalagi mereka sudah berjanji jika mereka sudah tumbuh dewasa maka mereka akan menjadi sepasang kekasih.
Bahkan dia selalu bermimpi akan bisa menikah dengan laki-laki yang sangat dia cintai. Tapi apa ini, dia justru menikah dengan perempuan lain bahkan mereka sudah memiliki anak. Lelucon macam apa ini, dia yang selama ini selalu setia dengan Alex, sementara Alex justru malah melupakan dia begitu saja.
"A... aku tidak percaya kak Alex sudah menikah. Kak Alex pasti sengaja bicara seperti ini agar aku melupakan kakak kan?" tanya Aluna dengan mata berkaca-kaca.
"Untuk apa aku berbohong pada mu. Jika kamu masih tidak percaya pada ku. Kamu bisa melihat foto pernikahan kami ini. Aku yakin dengan kamu melihat foto ini maka kamu pasti akan percaya kalau aku benar-benar sudah menikah," ujar Alex seraya menyuruh Aluna agar melihat foto pernikahannya yang ada di atas meja kerjanya.
Mendengar perkataan Alex membuat Aluna langsung mengambil bingkai foto pernikahan Alex dan Claudia. Setelah melihat foto pernikahan mereka membuat Aluna menangis terisak. Dia sungguh, tidak menyangka laki-laki yang dari dulu dia cintai ternyata sudah menjadi milik orang lain.
"Kenapa kak Alex menikah dengan perempuan lain? Apa kak Alex tidak mengingat aku sedikitpun pada saat kak Alex menikah dengan nya... Hiks... Hiks...?" tanya Aluna dengan terisak.
__ADS_1
"Untuk apa juga aku mengingat wanita manja ini, buang-buang waktu saja," batin Alex.
"Dengarkan aku baik-baik Aluna. Dari dulu sampai sekarang aku tidak pernah mencintai kamu. Jika kamu beranggapan kalau aku mencintaimu itu salah kamu sendiri. Karena kamu yang terlalu berharap di sini. Sedangkan aku tidak pernah memberikan harapan apapun pada mu. Mulai sekarang lupakan aku, karena sampai kapan pun aku tidak mungkin mencintai kamu apalagi menikah dengan mu," ujar Alex dengan tegas.
"Tidak, sampai kapan pun aku tidak akan meninggalkan kak Alex. Aku akan merebut kak Alex dari tangan wanita itu. Karena kak Alex selamanya akan menjadi milik ku," batin Aluna seraya mengepalkan tangannya.
"Baik. Aku akan melupakan perasaan aku pada kak Alex. Tapi, apa aku masih bisa menjadi teman kakak? Karena aku baru pindah ke negara ini, itu sebabnya aku tidak memiliki teman di sini, hanya kak Alex yang aku kenal di sini," ujar Aluna dengan tersenyum.
"Oke, kamu boleh menganggap aku teman kamu. Kamu harus ingat, kita hanya berteman jadi jaga sikap kamu baik di depan keluarga ku maupun di depan orang lain," ujar Alex dengan tegas.
"Iya, aku janji," jawab Aluna dengan antusias.
"Tidak masalah kak Alex menganggap aku sebagai temannya. Karena aku masih memiliki banyak waktu untuk mengambil hati kak Alex agar mau berpaling padaku. Aku sangat yakin cepat atau lambat kak Alex pasti akan jatuh ke pelukan ku dan meninggalkan wanita tidak tau diri itu," batin Aluna dengan seringai liciknya.
•
•
•
Bersambung.....
Hay guys, ini visual menurut author jika kalian tidak suka kalian bisa bayangan idola kalian sendiri Terima kasih.
Selamat Membaca....
Laura berusia 27 tahun, sekretaris Alexander Lemos.
Aluna Arkatama berusia 28 tahun, teman masa kecil Alexander Lemos alias wanita yang akan menganggu hubungan Alex dan Claudia.
🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺
__ADS_1