One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Daffa Roberto )


__ADS_3

Club Malam Angel City Brewery


Melihat laki-laki hidung belang itu sudah pergi langsung saja laki-laki itu menghampiri Aluna yang sudah terletak di lantai dengan wajah kacau akibat mabuk.


"Hey nona, apa kamu bisa mendengar ku?" tanya laki-laki itu seraya menepuk pipi Aluna dengan lembut tetapi Aluna sama sekali tidak menjawab pertanyaan laki-laki itu di karenakan sedang mabuk sehingga dia tidak bisa mendengar dengan jelas pertanyaan dari laki-laki itu


"Hey nona, di mana tempat tinggal kamu?" tanya laki-laki itu lagi dengan penasaran sedangkan Aluna sama sekali tidak merespon.


"Seperti nya dia sudah sangat mabuk sebaiknya aku bawa saja dia ke hotel," ujar laki-laki itu seraya menggendong Aluna ala brydal style.


Di Perjalanan


"Kak Al mau bawa aku ke mana? Pasti kak Al mau mengajak aku menikah ya?" tanya Aluna seraya menepuk pipi laki-laki yang tadi menolong Aluna.


"Hey jangan lakukan itu nona, aku takut kita bisa kecelakaan nanti," ujar laki-laki itu seraya menahan tangan Aluna agar tidak menganggu dia di saat sedang menyetir.


"Ihhh, kenapa kak Al selalu menolak ku? Apa aku tidak layak untuk menjadi istri kak Al?" tanya Aluna dengan wajah sendu.


"Hey nona, sadarlah. Aku ini bukan laki-laki yang kamu sebutkan itu," ujar laki-laki itu seraya menyadarkan Aluna.


"Hiks... Hiks... Kenapa kak Al melupakan aku? Padahal aku selalu mengingat kak Al... Hiks... Hiks..."


"Apa aku tidak layak menjadi bagian dalam hidup kak Al? Padahal selama ini aku selalu setia sama kak Al, aku bahkan tidak pernah mendekati laki-laki lain karena aku cuman ingin menunggu kak Al melamar aku dan menjadikan aku satu-satunya istri kak Al."


"Tapi sekarang kak Al justru malah menikah dengan wanita murahan itu, aku tidak rela kak Al menjadi milik wanita itu aku akan menghancurkan hubungan kalian agar terpisah karena cuma aku yang pantas menjadi istri kak Al di bandingkan wanita murahan itu... Hahahaha..." Aluna yang sedang mabuk selalu meracau tidak jelas sehingga membuat Daffa pusing dan geleng-geleng kepala.


"Ohh Tuhan... Sabar Daffa, percuma kamu bicara pada orang yang sedang mabuk. Sampai kapan pun dia tidak akan bisa mendengarkan perkataan kamu," ujar Daffa seraya geleng-geleng kepala melihat sikap Aluna.


Yah, dia adalah Daffa Roberto anak dari pengusaha terkenal di kota California sekaligus sahabat dekat dari Alexander Lemos.

__ADS_1


Dia adalah laki-laki yang suka kebebasan itu sebabnya sampai sekarang dia tidak mau mengurus perusahaan orang tuanya. Tetapi karena ancaman orang tuanya akhirnya mau tidak mau dia terpaksa kembali ke negara ini untuk menggantikan ayahnya untuk memimpin perusahaan orang tuanya.


Setelah dia kembali ke negara ini bukannya dia langsung pulang ke mansion orang tuanya tetapi dia malah berada di club malam dan kebetulan dia melihat ke arah Aluna yang sedang meracau akibat sakit hati karena cintanya tidak terbalaskan sehingga membuat dia merasa iba dan kasihan saat melihat wanita itu tersakiti seperti itu oleh laki-laki yang sangat dia cintai.


Sebenarnya dia bukan orang yang suka ikut campur masalah orang lain tetapi saat melihat wanita kacau seperti itu entah kenapa membuat hatinya tergerak untuk membantunya dari laki-laki hidung belang itu.


Dia bisa melihat wanita itu bukan wanita nakal yang suka menjajakan tubuhnya pada laki-laki. Itu sebabnya dia ingin menolong wanita itu agar tidak di rusak oleh laki-laki yang tidak bertanggung jawab seperti laki-laki yang ada di club malam itu.


Di Hotel Auberge du Soleil California


Setelah menempuh beberapa jam akhirnya sampai juga di hotel Auberge du Soleil California. Hotel Auberge du Soleil yang memasang tarif kamar mencapai $5,125 (70 juta rupiah) per malam. Auberg du Soleil merupakan hotel boutique bergaya Mediterania.


Uniknya, beberapa kamar di Auberg du Soleil seperti Deluxe Room, Deluxe Suites, dan Private Maisons menyediakan bathtub di area terbuka sehingga kita bisa berendam sambil menikmati suasana alam sekitar. Selain memanjakan tamu lewat dekorasi kamar yang cantik, Auberge du Soleil juga punya restoran bintang Michelin di dalamnya. Hotel Auberge du Soleil juga menyediakan kamar yang sangat luas dan mewah siapapun yang menginap di hotel ini pasti akan sangat puas.


Di Lobby Hotel Auberge du Soleil



"Apa masih ada kamar kosong di sini?" tanya Daffa dengan sopan.


"Ada tuan, mau pesan satu kamar atau dua kamar?" tanya resepsionis itu dengan ramah.


Sebenarnya dia penasaran dengan hubungan mereka saat melihat Daffa yang sedang menggendong Aluna ala brydal style. Tetapi dia tidak berani untuk mempertanyakan masalah pribadi tamu yang menginap di hotel ini karena itu bukan ranah dia menanyakan hubungan mereka bisa-bisa dia bisa di pecat dari hotel ini.


"Satu saja, saya ingin pesan kamar VIP," balas Daffa dengan sopan.


"Baik, anda naik saja ke lantai 4 no kamar 107 ini kuncinya," ujar resepsionis itu seraya memberikan kunci kamar hotel pada Daffa.


"Terima kasih," ujar Daffa seraya menerima kunci kamar hotel yang di berikan oleh resepsionis.

__ADS_1


"Sama-sama tuan," balas resepsionis itu dengan sopan.


Setelah menerima kunci dari resepsionis itu akhirnya Daffa langsung pergi menuju kamar yang telah di beritahukan oleh resepsionis yang bekerja di hotel Auberge du Soleil California.


Cklek


"Akhirnya sampai juga," ujar Daffa seraya meletakkan Aluna di atas ranjang yang ada di kamar hotel itu.


"Kak Al aku sangat mencintai kamu kenapa kamu tega meninggalkan aku demi wanita murahan itu? Apa kurangnya aku dari pada wanita murahan itu? Aku akan melakukan apapun untuk bisa memisahkan kalian berdua lihat saja nanti... Hahahaha..."


"Tapi, bagaimana caranya memisahkan mereka? Aku melihat kak Al sangat mencintai wanita murahan itu pasti akan sulit bagiku untuk memisahkan mereka. Aku mohon kembalilah pada ku kak Al, aku tidak bisa hidup tanpa kamu," ujar Aluna seraya meracau.


Mendengar perkataan Aluna membuat Daffa geleng-geleng kepala. Dia tidak habis pikir dengan wanita ini sudah tahu tidak bisa minum minuman beralkohol tapi masih saja memaksakan diri untuk meminumnya.


Untung saja dia melihat Aluna di sana yang sedang tak sadarkan diri akibat minuman alkohol sehingga dengan cepat dia menyelamatkan Aluna dari laki-laki hidung belang yang ingin membawa Aluna pergi dari club malam itu. Telat sedikit saja maka Aluna pasti akan habis di tangan laki-laki hidung belang yang ada di club malam itu.


"Ck! Dasar wanita aneh, sudah tahu laki-laki yang dia cintai sudah memilih perempuan lain tapi kenapa wanita ini masih saja mengharapkan laki-laki yang sudah menjadi suami orang? Apa dia tidak bisa mencari pria lain yang masih singel untuk di jadikan pacarnya atau nggak suaminya?"


"Kenapa juga dia masih mengharapkan suami orang sampai nekat pergi ke club malam hanya ingin melepaskan stress gara-gara laki-laki itu? Padahal di lihat dari segi apapun dia sangat cantik pasti banyak laki-laki yang suka dengan nya tapi wanita ini justru malah menangis hanya karena satu laki-laki saja. Ah... kenapa juga aku harus peduli pada wanita ini padahal selama ini aku tidak pernah mempedulikan orang lain," ujar Daffa yang merasa iba melihat keadaan wanita ini yang sedang kacau akibat cinta nya di tolak oleh laki-laki yang sangat dia cintai.





Bersambung...


🌿🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌿

__ADS_1


__ADS_2