One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Bersandiwara )


__ADS_3

Di Ruang makan


"Mas... kamu mau makan apa?" tanya Claudia dengan lembut.


"Tidak usah. Aku bisa ambil sendiri," ujar Alex dengan wajah datar.


"Kenapa mas Alex bicaranya seperti itu? Apa dia masih marah sama aku gara-gara perkataan kemarin. Wajar mas Alex marah sama aku. Karena kemarin aku sudah berkata kasar sama dia," batin Claudia dengan wajah menyesal.


Dreet... Dreet... Dreet...


Terdengar bunyi ponsel Alex sehingga menyebabkan Claudia penasaran siapa yang menelpon suaminya sepagi ini.


📞 "Hallo sayang," ujar Alex dengan suara lembut hingga menyebabkan orang di sebrang sana shock. Dan hampir saja HP yang ada di tangannya itu jatuh ke lantai.


📞 "Ha... hallo tuan muda... i... ini saya Andre asisten pribadinya tuan muda," ujar Andre seraya terbata-bata dan juga shock saat mendengar atasannya menyebut dia dengan panggilan sayang.


📞 "Kita jadi kok berbulan madu. Kamu mau pergi kemana? Swiss, Spanyol, Italia, atau ke negara lain juga tidak masalah aku pasti akan membawa kamu pergi kemana pun kamu mau," ujar Alex dengan lembut.


📞 "Apa maksud tuan Alex?" tanya Andre dengan penasaran.


📞 "Kamu tidak perlu khawatir dengan istri aku. Karena dia sendiri yang menyarankan agar aku membawa perempuan lain untuk pergi berbulan madu," ujar Alex dengan lembut.


Andre yang mendengar perkataan atasannya membuat dia bingung. Kenapa atasannya ini bicara tidak nyambung seperti ini.


📞 "Hallo tuan Alex. Ini saya Andre mau mengabarkan kalau klien kita sudah ada di kantor saat ini," ujar Andre dengan sopan.


📞 "Baiklah sayang. Kita bertemu di sana nanti," ujar Alex seraya mematikan hpnya.


Sedangkan Andre yang mendengar perkataan atasannya hanya bisa geleng-geleng kepala. Dia tidak habis pikir dengan tingkah atasannya saat ini. Tidak biasanya dia bersikap aneh seperti ini.


"Siapa yang menelpon kamu tadi mas? Kenapa kamu memanggil dia dengan sebutan sayang.?" tanya Claudia dengan penasaran.


"Dia Amira pacar aku sayang." Alex menjawab dengan wajah tanpa dosa.


"Apa?" teriak Claudia yang terkejut saat mendengar perkataan suaminya.


"Jadi kamu selingkuh mas. Bahkan kamu selingkuh terang-terangan di depan aku tanpa ada rasa bersalah sedikitpun?" tanya Claudia seraya menahan emosi.

__ADS_1


"Kenapa kamu marah sayang?" Bukannya kamu sendiri yang menyuruh aku menyewa perempuan lain agar aku berangkat berbulan madu dengan dia?" tanya Alex dengan wajah bingung.


Mendengar perkataan suaminya membuat Claudia salah tingkah saat mengingat perkataannya kemarin yang menyuruh Alex menyewa wanita lain untuk dia ajak pergi berbulan madu.


"Tapi, kalian belum menikah. Kenapa kamu harus membawa wanita yang bukan muhrim kamu. Karena jika kita mau berbulan madu pasti dengan pasangan halal bukan seperti mas Alex ini yang malah mengajak wanita yang sudah jelas bukan istri kamu?" tanya Claudia yang tidak mau di salahkan.


"Kamu ini gimana sih sayang. Kemarin aku mengajak kamu pergi berbulan madu tidak mau. Kenapa sekarang kamu seperti tidak rela aku berangkat bersama dengan wanita lain?" tanya Alex dengan penasaran.


"Siapa juga yang keberatan. Jika mas Alex ingin pergi bersama wanita lain pergi saja. aku tidak masalah," ujar Claudia dengan gengsi padahal dalam hati sedang cemas. Saat mendengar perkataan suaminya yang ingin pergi berlibur dengan wanita lain.


Mendengar perkataan istrinya membuat Alex kecewa karena dia pikir dengan mengikuti rencana anaknya yang menyuruh dia bersandiwara di depan istrinya maka Claudia akan berubah pikiran. Kenyataan nya, dia tetap tidak mau pergi berbulan madu bersama dengan nya.


Beberapa Menit Kemudian


"Kenapa mas Alex membawa koper banyak sekali? Apa mas Alex berencana mau tinggal di sana selamanya?" tanya Claudia dengan wajah kesal.


"Maaf sayang. Sebenarnya ini bukan cuman barang aku saja yang ada di dalam koper ini. Tapi di koper ini ada barang-barang Amira juga," ujar Alex dengan wajah tanpa dosa.


"Kenapa barang wanita itu ada sama kamu mas? Kenapa dia tidak menyimpan barang dia sendiri?" tanya Claudia seraya menahan emosi agar tidak meledak.


"Ini barang yang sengaja aku beli buat dia sebagai bentuk ucapan terima kasih karena dia sudah mau menemani aku berlibur," ujar Alex dengan wajah pura-pura polos.


Bukannya ini terbalik, seharusnya dia memanjakan istri sah nya bukan malah memanjakan wanita yang menjadi selingkuhan dia.


"Tuan... mobilnya sudah siap," ujar supir pribadi Alex dengan sopan yang di jawab anggukan kepala oleh Alex.


"Sayang. Aku berangkat dulu ya. Kamu jaga anak kita baik-baik. Selama aku tidak ada di negara ini," ujar Alex dengan lembut. Sedangkan Claudia hanya diam saja tanpa menjawab perkataan suaminya.


"Ara?" Apa kamu tidak mau mengatakan sesuatu sama daddy kamu? Daddy kamu mau pergi berlibur dengan perempuan lain loe?" tanya Claudia seraya memperhatikan wajah anaknya yang terlihat biasa-biasa saja saat dia mendengar ayahnya yang pergi berlibur bersama perempuan lain.


"Ihhh, pucing pala Ala..."


"Ndak apa-apa mom. Kalau daddy mau pergi belibul dengan pelempuan lain. Dengan begitu Ala akan cepat memiliki adik bayi. Bukan begitu dad," ujar Ara seraya menatap ayahnya dengan tatapan tajam.


Glekk


"Kenapa Ara semakin hari semakin menyeramkan? Aku tahu apa maksud tatapan anak itu. Itu artinya jangan sampai aku pulang nanti membawa adik bayi untuk dia. Kalau tidak. Bisa habis wanita itu di tangan Ara," batin Alex seraya menelan saliva nya sendiri.

__ADS_1


Claudia yang mendengar perkataan anaknya rasanya dia ingin sekali menangis. Apa anaknya ini tidak memiliki perasaan sedikitpun pada ibu kandungnya sendiri. Sehingga dengan mudahnya dia meminta adik bayi dari wanita lain padahal ibu kandungnya sendiri masih sanggup memberikan adik untuk dia.


Dia merasa curiga dengan suaminya kenapa tiba-tiba anaknya bisa berubah seperti ini. Bukannya dulu Ara paling benci jika dia memiliki adik bayi. Karena baginya, jika memiliki adik bayi itu artinya dia akan mendapatkan saingan.


"Maaf sayang. Kalau masalah itu daddy tidak bisa berjanji. Ara minta hadiah lain saja, daddy pasti akan memberikan nya pada Ara nanti," ujar Alex dengan lembut.


"Semoga saja mas Alex tidak mengiyakan keinginan Ara. Jujur saja aku menyesal karena sudah menyuruh mas Alex membawa perempuan lain bersama dengan nya. Jika aku mencegah kepergian dia, yang ada mas Alex akan merasa percaya diri dan merasa kalau aku tidak rela melihat dia dekat dengan wanita lain," batin Claudia.


"Ihhh, pucing pala Ala..."


"Sebaik na daddy belangkat cekalang saja sebelum telambat naik pesawat na," ujar Ara.


"Itu tidak masalah sayang. Daddy akan pergi dengan pesawat pribadinya daddy. Jadi, kapan pun daddy mau pergi akan selalu siap tanpa ada seorangpun yang dapat melarang daddy," ujar Alex dengan sombong.


"Ihhh, pucing pala Ala..."


"Wah... telnyata daddy sangat kaya laya. Kapan-kapan Ala juga mau naik pesawat plibadi na daddy," ujar Ara dengan antusias.


"Tentu saja daddy akan mengajak kamu pergi berlibur dengan mengunakan pesawat pribadinya daddy," ujar Alex dengan lembut.


"Kenapa cuman Ara saja yang mas Alex ajak dan juga selingkuhan dia? Sedangkan aku yang istri sah dia malah tidak di ajak. Benar-benar suami tidak punya perasaan," batin Claudia dengan kesal.


"Tuan... ayo kita berangkat sekarang," ujar supir pribadinya itu dengan sopan yang di jawab anggukan kepala oleh Alex


"Daddy pergi dulu. Jaga diri Ara baik-baik oke," ujar Alex seraya mencium kening anaknya dengan lembut setelah itu dia langsung pergi begitu saja, tanpa mengucapkan satu kata pun dengan istrinya itu.


"Dasar laki-laki menyebalkan. Aku benci sama kamu, awas saja jika kamu pulang-pulang membawa anak dari wanita lain ke rumah ini. Aku pastikan akan kabur lagi dari negara ini," ujar Claudia dengan penuh emosi.


Mendengar perkataan ibunya membuat Ara menahan tawanya agar tidak meledak. Sungguh, dia bingung dengan ibunya ini. Disaat dia di ajak sama ayahnya malah tidak mau. Giliran dia pergi bersama wanita lain dia malah marah seperti ini.


"Tenapa mommy kelas kepala sekali? Ala tahu, mommy pasti kesal saat melihat daddy pelgi belibul belcama pelempuan lain. Apa susah na sih, mencengah agal daddy ndak pelgi belsama dengan pelempuan lain," batin Ara dengan wajah kesal.




__ADS_1


Bersambung....


🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


__ADS_2