One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Di Usir Dari Mansion )


__ADS_3

Di Ruang Kerja Alexander Lemos


"Apa kamu sudah melakukan perintah dari ku Ndre?" tanya Alex tanpa basa-basi.


"Sudah tuan," jawab Andre dengan singkat.


"Bagaimana dengan mansion mereka? Apa kamu sudah menyuruh seseorang untuk mengusir mereka dari sana?" tanya Alex.


"Sudah tuan," jawab Andre dengan singkat.


"Kenapa tuan menghancurkan perusahaan orang tuanya nona Aluna, padahal mereka tidak tahu apapun karena yang salah di sini nona Aluna sedangkan mereka hanyalah korban dari keegoisan anaknya yang mencintai tuan sampai berani menjebak tuan seperti itu?" tanya Andre dengan penasaran.


"Itu karena anaknya yang sudah mencari masalah dengan ku, jika saja dia tidak menjebak aku maka aku tidak mungkin menghancurkan mereka. Dan Aku tidak peduli siapa yang bersalah di sini. Bagiku siapapun yang mencari masalah dengan ku akan aku hancurkan sampai ke akar-akarnya," ujar Alex yang tidak peduli terhadap orang tua Aluna. Walaupun mereka tidak bersalah tetap akan dia hancurkan biar wanita itu tahu dan tidak berani menjebak dirinya lagi hanya karena dia menolak cintanya itu.


Mendengar perkataan Alex membuat Andre menghela nafas pasrah. Percuma dia menasehati atasannya karena dia tidak akan mau mendengarkan perkataan nya. Lebih baik dia diam dari pada atasannya malah balik menghancurkan dirinya hanya karena membela wanita itu.


"Apa mereka masih tinggal di mansion itu?" tanya Alex dengan penasaran.


"Masih tuan, mereka meminta waktu karena sedang mencari tempat tinggal lain setelah mereka menemukan tempat tinggal lain baru mereka akan pindah dari sana," jelas Andre.


"Jangan terlalu lama memberikan waktu untuk mereka tinggal di mansion itu. Jika mereka masih belum mau keluar kalian bisa seret mereka ke luar dari sana," ujar Alex tanpa perasaan.


"Baik tuan," jawab Andre dengan singkat.


"Bagaimana keadaan perusahaan mereka?" tanya Alex dengan penasaran.


"Saat ini tuan Felix sudah menjual perusahaan nya agar bisa membayar gaji karyawan yang bekerja di sana. Tidak hanya perusahaan yang dia jual bahkan mobil dan barang berharga lainnya terpaksa di jual untuk menutupi kekurangan karena penjualan perusahaan tidak terlalu banyak itu sebabnya tuan Felix terpaksa menjual semua asetnya agar bisa membayar gaji karyawan yang belum sempat di gaji olehnya," jelas Andre.


Mendengar perkataan Andre membuat Alex senang karena sudah berhasil memberikan pelajaran pada wanita yang telah berani menjebak dirinya.


"Kerja bagus, tetap awasi mereka jangan sampai mereka memiliki niat jahat untuk membalaskan dendam terhadap keluarga ku. Aku tidak mau gara-gara membuat mereka bangkrut timbul niat balas dendam dan akhirnya malah menyakiti keluarga ku. Dan suruh beberapa anak buah kita mengawasi keluarga ku dari jauh jangan sampai anak dan istri ku tahu masalah ini, mengerti," titah Alex dengan tegas.


"Baik tuan," jawab Andre dengan singkat.


__ADS_1




Di Mansion Orang tua Aluna


Beberapa jam kemudian Aluna sampai juga di Mansion orang tuanya. Saat sampai di sana dia melihat kearah orang tuanya yang sedang di usir oleh beberapa laki-laki berbadan besar. Setelah itu dia langsung turun dari mobilnya dan menuju ke arah orang tuanya yang sedang di seret oleh mereka agar keluar dari Mansion mereka.


"Hentikan," teriak Aluna dengan suara keras.


Mendengar suara Aluna membuat mereka berhenti dan langsung memalingkan wajahnya pada Aluna.


"Siapa kau?" tanya mereka dengan penasaran.


"Lepaskan orang tua saya, kenapa kalian mengusir orang tua saya di Mansion kami sendiri?" Aluna merasa ketakutan saat melihat kedua orang tuanya di usir dari Mansion.


Dia mengingat perkataan laki-laki yang melecehkan nya kalau Alexander akan menghancurkan keluarga nya gara-gara ulah nya yang menjebak dia dengan obat perangsang.


Hahahaha


"Apa kamu bilang, ini Mansion keluarga kamu? Apa kamu belum tahu semua harta benda kalian sekarang sudah di sita oleh tuan kami Alexander Lemos? Jadi jangan pernah bermimpi untuk memiliki harta kalian lagi karena sekarang harta kalian sudah menjadi milik tuan Alexander Lemos," ujar anak buah Alex seraya tertawa terbahak-bahak.


Dia sungguh, menyesal karena mendengar perkataan anaknya yang kembali ke negara ini lagi. Seandainya dia tidak mendengar perkataan anaknya maka mereka pasti tidak akan kehilangan apapun. Tapi akibat kebodohan anaknya sekarang mereka sudah menjadi ngembel.


Begitupun ibunya yang sangat kecewa terhadap anaknya. Padahal dia sudah mengingatkan anaknya agar tidak menganggu Alexander tetapi anaknya sama sekali tidak mempedulikan perkataannya dan sekarang mereka sudah menjadi ngembel akibat ulah anaknya yang bodoh itu.


"Dasar anak kurang ajar, apa yang telah kamu lakukan pada tuan Alexander sehingga membuat dia marah dan menghancurkan kita seperti ini hah?" tanya Felix seraya membentak anaknya dengan wajah emosi.


Mendengar bentakan ayahnya membuat Aluna merasa ketakutan. Dia tahu ini semua salah dia karena sudah menjebak Alex sehingga keluarga nya di usir dari Mansion sendiri.


"Maafkan aku pa, aku tidak tahu akan terjadi seperti ini jika aku tahu hidup kita di hancurkan seperti ini maka aku tidak akan mencari masalah dengan kak Alex." Aluna sungguh menyesal karena sudah merencanakan niat jahat pada Alexander sehingga keluarga nya juga ikutan menderita akibat ulahnya.


"Apa kamu pikir dengan permintaan maaf kamu semua nya akan kembali seperti semua hah? Lihat sekarang gara-gara ulah kamu perusahaan papa sekarang sudah hancur dan sekarang Mansion kita pun sudah di ambil alih oleh tuan Alex sekarang kita sudah menjadi ngembel. Ini semua karena ulah kamu, dasar anak tidak tahu diri menyesal aku mendengarkan kamu untuk kembali ke negara ini jika aku tahu akan terjadi seperti ini lebih baik kita tinggal di negara prancis untuk selamanya," ujar Felix dengan penuh kemarahan.


"Sudah cukup bicaranya, lebih baik kalian pergi dari sini sebelum kami bertindak kasar pada kalian," ujar anak buah Alex dengan tatapan tajam.

__ADS_1


"Aku mohon tuan biarkan kami sedikit waktu untuk mencari tempat tinggal lain jika kami sudah memiliki tempat tinggal lain maka kami akan segera pergi dari sini," ujar Maura seraya memohon.


"Kalian pergi dengan cara baik-baik atau dengan cara kasar?" tanya anak buah Alex tanpa peduli dengan perkataan Maura yang memohon untuk di berikan waktu untuk tetap tinggal di sini sebelum mereka mendapatkan tempat tinggal baru.


Mendengar perkataan anak buah Alex membuat mereka mau tidak mau terpaksa pergi dari sini sebelum mereka bertindak kasar pada mereka.


"Ayo ma kita pergi dari sini sebelum mereka melakukan sesuatu pada kita," ujar Felix seraya mengajak istrinya untuk pergi dari sana.


"Kita mau tinggal di mana pa?" tanya Maura dengan perasaan cemas.


"Papa juga tidak tahu yang penting kita pergi saja dari sini papa tidak mau mereka melukai kita karena tidak pergi dari sini," ujar Felix yang merasa bingung mau pergi kemana.


"Sebaiknya kita sewa Apartemen yang murah saja dari pada kita tinggal di pinggir jalan," sahut Aluna.


"Bagaimana kita bisa menyewa Apartemen sedangkan uang untuk makan saja kita tidak punya?" tanya Maura dengan wajah kesal.


Dia juga sama seperti suaminya yang sangat marah pada anaknya. Karena ulah anaknya sekarang mereka harus menjadi orang miskin seperti ini.


"Mama tidak perlu khawatir karena aku masih punya uang tabungan sedikit dan aku rasa itu cukup untuk hidup kita beberapa minggu. Setelah itu aku akan mencari pekerjaan agar bisa menghidupi kita nanti," ujar Aluna.


"Apa kamu yakin mau kerja? Bukannya kerjaan kamu sehari-hari hanyalah shoping papa tidak yakin wanita seperti kamu bisa bekerja di luar sana," ujar Felix seraya mengejek anaknya.


Karena dia sangat tahu bagaimana kelakuan anaknya selama ini yang kerjaan hanya menghabiskan uang orang tuanya saja. Tetapi dia tidak pernah mempermasalahkan itu semua karena dia bekerja juga untuk membahagiakan keluarga nya.


Tetapi sekarang dia baru tahu kalau selama ini dia sudah salah mengurus anaknya seandainya dia bisa tegas pada anaknya maka anaknya tidak akan menjadi wanita egois seperti ini. Selama ini apapun keinginan anaknya selalu dia teruti mungkin karena itu dia melakukan berbagai macam cara untuk bisa mendapatkan apa yang dia mau walaupun dengan cara yang salah.


Dia tidak tahu apa yang sudah di lakukan oleh anaknya sehingga membuat Alexander marah mungkin saja anaknya sudah melakukan kesalahan fatal sehingga Alexander murka pada mereka dan akhirnya menghancurkan mereka sampai seperti ini.


"Kalian tidak perlu khawatir aku sangat yakin pasti bisa bekerja, lebih baik kita pergi dari sini sebelum mereka melakukan sesuatu pada kita," ujar Aluna yang di jawab anggukan kepala oleh orang tuanya setelah itu mereka langsung pergi dari sana.




__ADS_1


Bersambung...


🌿🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌿


__ADS_2