One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Jatuh Hati Pada Aluna )


__ADS_3

Di Kamar Hotel


Saat ini Aluna masih berada di dalam kamar hotel bersama dengan Daffa. Daffa yang lebih dulu terbangun dari tidurnya melihat kearah samping dan dia langsung terkejut saat tahu sedang tidur bersama dengan wanita yang dulu pernah dia selamatkan di club malam. Dan yang lebih mengejutkan lagi adalah saat melihat keadaan mereka yang tidur tanpa sehelai benang pun di tubuh mereka.


"Apa yang terjadi? Kenapa aku bisa tidur dengan perempuan ini?" tanya Daffa dengan penasaran.


"Ternyata wanita ini sangat cantik saat tertidur seperti ini," ujar Daffa seraya mengelus pipi Aluna dengan lembut.


Eggghhh


Aluna terbangun saat merasakan pipinya di elus oleh tangan seseorang sehingga dia membuka matanya dan melihat siapa orang yang sudah mengelus dirinya. Saat dia melihat laki-laki yang sudah melecehkan dirinya sedang mengelus pipinya tanpa aba-aba langsung saja menendang Daffa hingga terjatuh tepat di


atas lantai.


Brug


"Aduh, sakit." Daffa tidak menyangka dirinya bisa di tendang seperti ini oleh seorang wanita karena selama ini wanita manapun selalu memuja dirinya dan akan takluk padanya. Sedangkan wanita ini tanpa perasaan malah menendang dirinya hingga terjatuh dalam keadaan tanpa busana.


"Ahhhh..." Aluna berteriak saat melihat keadaan Daffa tanpa busana sehingga dia langsung menutup kedua matanya karena tanpa sengaja melihat burungnya Daffa yang sedang tertidur sedangkan dirinya langsung menutupi tubuh telanjangnya dengan selimut.


"Apa yang kamu lakukan hah?" tanya Daffa seraya membentak Aluna karena sudah membuat dia terjatuh seperti ini.


Mendengar bentakan Daffa bukannya merasa takut tetapi dirinya justru semakin kesal saat mengingat apa yang sudah di lakukan oleh laki-laki ini hingga dia harus kehilangan kehormatan yang selama ini dia jaga.


"Dasar laki-laki brengsek, ini tidak ada apa-apa nya di bandingkan apa yang telah kamu lakukan padaku. Jika bisa aku ingin sekali membunuh kamu karena sudah mengambil kehormatan aku," umpat Aluna dengan tatapan penuh kebencian.


"Kenapa kamu mengumpat aku? Aku sendiri tidak tahu mengapa bisa ada di sini dan melakukan itu dengan kamu. Dan yang bikin aku penasaran dan bertanya-tanya bagaimana aku bisa ada di kamar ini bersama dengan kamu? Bukannya aku tadi ada di ruang VIP yang ada di restoran itu?"

__ADS_1


"Atau jangan-jangan kamu tadi bermaksud menjebak Alexander Lemos agar bisa tidur dengan kamu tapi malah salah sasaran? Jika benar kamu ingin menjebak Alexander itu berarti kamu sudah mencari masalah dengan orang yang salah dan aku sangat yakin Alexander pasti sudah tahu kalau kamu memberikan dia obat perangsang agar bisa tidur dengan kamu.


"Dan aku sangat yakin sebentar lagi hidup kamu dan juga keluarga kamu pasti akan di hancurkan dengan segera karena aku sangat tahu bagaimana sifat Alexander Lemos jika dia sudah di usik maka tidak akan pernah melepaskan orang itu sebelum orang itu hancur," ujar Daffa.


Mendengar perkataan Daftar membuat Aluna merasakan ketakutan dia lupa siapa Alexander sehingga dia gelap mata hingga merencanakan untuk menjebak dirinya. Tapi karena keegoisan dirinya hidup keluarga nya pasti akan menderita gara-gara di hancurkan oleh Alexander sang penguasa negara ini.


"Apa benar kak Alex akan menghancurkan perusahaan papa ku?" tanya Aluna dengan perasaan ketakutan.


Dia tidak ingin perusahaan yang selama ini ayahnya perjuangkan malah berakhir di tangan Alexander Lemos. Dan itu semua karena ulah dirinya yang sudah mencari masalah dengan sang penguasa negara ini.


"Itu sudah pasti, tidak hanya perusahaan ayah kamu saja yang akan di hancurkan tapi dia akan menghancurkan kalian sampai kalian tidak memiliki apapun lagi alias menjadi gembel. Itu yang dia mau agar kalian tidak memiliki niat jahat lagi untuk menghancurkan hidupnya dan juga keluarga," jelas Daffa.


Mendengar perkataan Daffa semakin membuat Aluna kelimpungan. Ini semua salah dirinya seandainya dia mendengarkan nasehat ibunya untuk tidak menganggu rumah tangga Alexander pasti hal seperti ini tidak akan pernah terjadi. Sekarang apa yang bisa dia lakukan selain menerima akibatnya karena sudah menganggu Alexander Lemos sang penguasa negara ini.


"Apa yang harus aku lakukan agar kak Alex tidak menghancurkan perusahaan papa ku? Aku akan melakukan apapun asal perusahaan papaku tidak di hancurkan olehnya." Sungguh, Aluna tidak menyangka akibat cinta buta nya pada Alexander malah menjadi bumerang untuk keluarga nya terutama perusahaan ayahnya.


"Jika benar aku hamil anak kamu, aku akan mengugurkan nya karena aku tidak sudi memiliki anak dari laki-laki brengsek seperti kamu." Tanpa perasaan Aluna bisa mengeluarkan kata-kata seperti itu padahal laki-laki yang dia sebut brengsek itu sudah berniat baik untuk bertanggung jawab atas apa yang sudah dia lakukan.


Padahal disini dia tidak sepenuhnya bersalah karena apa yang terjadi pada Aluna juga di akibatkan ulah wanita itu sendiri tetapi kenapa malah dia yang hanya di perselahkan sementara wanita itu tidak mau di salahkan walaupun pada kenyataan nya wanita itu yang bersalah.


"Kau... Jika aku tahu kamu mengugurkan kandungan kamu aku akan pastikan akan membuat hidup kamu semakin menderita. Ingat baik-baik kata-kata ku ini, aku akan selalu mengawasi kamu kemanapun kamu pergi." Daffa yang mendengar perkataan Aluna sangat emosi dia tidak menyangka akan mendengar kata-kata seperti itu dari mulut Aluna.


Padahal anak yang akan dia kandung nanti darah dagingnya sendiri tapi dengan teganya dia ingin melenyapkan nya hanya karena membenci ayah dari bayinya.


"Aku sangat yakin tidak akan hamil anak kamu jadi kamu tidak perlu bertanggung jawab padaku karena aku sama sekali tidak mencintai kamu," ujar Aluna dengan penuh keyakinan kalau dia tidak mungkin mengandung anak dari laki-laki yang tidak dia kenal.


"Jika benar kamu tidak hamil maka aku tidak perlu menikah dengan kamu tetapi jika kamu ingin meminta tanggung jawab padaku aku pasti akan menikah dengan kamu bagaimana pun aku telah merusak masa depan kamu walaupun aku tidak sepenuhnya bersalah di sini," ujar Daffa.

__ADS_1


"Sudah aku bilang sampai kapan pun aku tidak akan sudi menikah dengan kamu," ujar Aluna dengan kesal.


"Ck! Sekarang kamu bisa bersikap seperti ini karena kamu masih menjadi orang kaya. Lihat saja setelah Alex menghancurkan kalian kamu pasti akan mencari keberadaan ku untuk meminta bantuan," ujar Daffa.


"Itu tidak akan pernah terjadi," ujar Aluna dengan penuh keyakinan.


"Kita lihat saja nanti apa kamu akan menemui aku atau tidak. Jika nanti kamu sedang kesulitan datang saja ke perusahaan Intel Group. Jika kamu datang ke sana beritahu pada mereka kalau kamu calon istri Daffa Roberto Ceo perusahaan itu," ujar Daffa seraya menggoda Aluna.


Entah kenapa dia sangat ingin mengikat wanita ini untuk di jadikan istrinya padahal selama ini dia sama sekali tidak suka yang namanya pernikahan. Itu sebabnya dia selalu mempermainkan wanita, tetapi sejak pertama kali melihat wanita ini dia langsung jatuh hati pada Aluna dan ingin bisa secepatnya memiliki Aluna seutuhnya.


Sedangkan Aluna yang mendengar perkataan Daffa memutar bola matanya malas. Dia tidak pernah kepikiran untuk menikah dengan laki-laki asing karena yang dia mau hanyalah Alexander Lemos. Tetapi itu tidak akan mungkin bisa terjadi karena laki-laki yang sangat dia cintai sudah menjadi milik orang lain. Dan sekarang yang dia pikirkan bukan lagi ingin memiliki Alexander karena sampai kapanpun dia tidak akan bisa memiliki cintanya.


Yang dia takutkan sekarang adalah perusahaan ayahnya, dia sangat takut jika Alex akan menghancurkan mereka gara-gara akibat dari perbuatan dia yang menjebak Alexander dengan obat perangsang walaupun usaha jebakan itu gagal tetap saja dia bersalah karena sudah merencanakan hal jahat seperti itu pada Alexander.


"Terserah apa yang kamu katakan karena aku sangat yakin tidak akan mencari kamu." Setelah mengatakan itu Aluna langsung pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya akibat kegiatan mereka tadi.


Sedangkan Daffa yang melihat tingkah Aluna hanya bisa geleng-geleng kepala. Entah kenapa wanita ini tidak tertarik padanya padahal di luar sana banyak wanita yang mengantri untuk di jadikan pacarnya bahkan rela hanya di jadikan teman ranjang tetapi wanita ini dia jadikan istri justru menolak mentah-mentah. Dia sangat yakin cepat atau lambat wanita ini pasti akan mencari dirinya untuk meminta bantuan saat melihat orang tuanya sudah bangkrut.





Bersambung...


🌿🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌿

__ADS_1


__ADS_2