One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Perjodohan massal 2 )


__ADS_3

Di Mansion Alexander Lemos


"Bagaimana dengan daddy Clau? Kenapa kamu menyuruh daddy datang ke Mansion ini?" tanya Henry dengan penasaran.


"Tentu saja mau menjodohkan daddy dengan mama Ariana," jawab Claudia dengan antusias.


"Apa?" teriak mereka yang terkejut saat mendengar perkataan Claudia.


Mendengar perkataan Claudia membuat mereka menahan tawanya agar tidak keluar. Sungguh, mereka tidak menyangka Claudia akan menyuruh ayahnya menikah lagi di usia nya yang tidak lagi muda.


"Bagaimana mungkin mama menikah dengan tuan Henry Clau? Kamu tahu sendiri kalau mama ini hanyalah seorang pembantu," sahut Ariana.


"Dari dulu sampai sekarang aku tidak pernah menganggap mama sebagai pembantu melainkan sebagai pengganti mommy Miranda yang sudah lama meninggal. Sejak awal aku lebih setuju daddy menikah dengan mama di bandingkan dengan wanita ular itu. Tapi, daddy justru malah menikah dengan wanita ular itu dan membawa nya ke mansion kami yang akhirnya malah membuat hubungan kami menjadi retak akibat ulah wanita ular itu." Jelas Claudia.


Mendengar perkataan Claudia membuat Ariana menjadi terharu. Dia tidak menyangka anak angkatnya malah menganggap dia sama seperti sosok ibu kandung nya sendiri.


"Tapi kami ini sudah tua jadi untuk apa kami menikah lagi," ujar Ariana yang masih kukuh tidak mau menikah dengan Henry karena dia mengganggap dirinya tidak pantas bersanding dengan majikannya dulu.


"Ma... aku mohon jangan menolak keinginan cucu mama ini. Mama masih ingat, saat aku mengandung Ara dulu. Aku tidak pernah meminta apapun pada kalian. Baru sekarang aku mengalami ngidam tapi mama justru tidak mau mengabulkan keinginan aku," ujar Claudia dengan sendu.


"Tapi Clau..."


"Apa lagi ma? Kenapa mama tidak mau menikah dengan daddy? Lagian sudah lama daddy menceraikan wanita ular itu jadi apalagi alasan mama menolak menikah dengan daddy?" tanya Claudia.


"Baiklah Clau. Daddy setuju menikah dengan mama angkat kamu itu," sahut Henry.


"Tuan serius ingin menikah dengan saya?" tanya Ariana dengan wajah terkejut.


"Iya," jawab Henry dengan penuh keyakinan.


"Terima kasih karena daddy dan mama mau menuruti keinginan cucu kalian ini," ujar Claudia dengan antusias yang di tanggapi anggukan kepala oleh mereka.


"Apa ada lagi yang ingin kamu katakan pada mereka sayang?" tanya Alex dengan penasaran.


"Tidak," jawab Claudia.


Mendengar perkataan Claudia membuat mereka menghela nafas lega." Kalau begitu kami pamit pulang dulu," ujar Maxim seraya mewakili mereka semua.


"Iya. Hati-hati di jalan," ujar Claudia yang di tanggapi anggukan kepala oleh mereka.





Di Restoran


Saat ini Andre dan Nabila sedang berada di ruangan VIP yang ada di restoran mewah yang ada di kota California Amerika Serikat.


"Apa nona Nabila yakin mau menikah dengan saya?" tanya Andre dengan penasaran.


"Apa saya punya pilihan lain selain menerima perjodohan ini? Kamu bisa lihat sendiri, kakak aku saja yang memiliki kekuasaan takut sama kak Alex apalagi aku yang tidak memiliki kekuasaan apapun," ujar Nabila.

__ADS_1


"Tapi aku hanyalah seorang asisten pribadinya tuan Alex. Aku takut nona tidak nyaman hidup bersama dengan ku. Karena selama ini nona sudah biasa hidup dalam kemewahan. Aku takut tidak bisa membahagiakan nona," ujar Andre.


Hahahaha


"Kenapa nona ketawa? Apa ada yang lucu dengan perkataan saya?" tanya Andre dengan bingung.


"Tentu saja sangat lucu. Padahal kak Andre sudah kenal dengan mantan pacar aku dulu. Tapi kak Andre masih belum mengerti juga tentang aku," ujar Nabila.


"Apa maksud nona?" tanya Andre dengan bingung.


"Dengarkan aku baik-baik. Walaupun aku hidup dalam kemewahan bukan berarti aku akan menikah dengan laki-laki kaya raya sama seperti aku. Bagiku siapapun dia


asalkan dia mencintai aku dengan tulus aku akan tetap menerima dia.


"Dulu aku sangat mencintai dia. Apapun aku berikan padanya bahkan aku tidak peduli dia berasal dari keluarga sederhana. Tapi, apa yang aku dapatkan. Dia justru selingkuh di belakang aku. Aku menerima kak Andre bukan cuman karena ancaman kak Alex saja melainkan aku ingin melupakan laki-laki brengsek itu. Aku tahu, sekarang belum bisa mencintai kak Andre. Tapi, aku berjanji akan membuka hati untuk kak Andre. Karena aku percaya kak Andre bisa menjadi suami yang baik untuk aku nanti," ujar Nabila.


"Terima kasih atas kepercayaan nya. Aku berjanji akan membahagiakan nona," ujar Andre.


"Sama-sama. Aku berharap kak Andre menepati janjinya untuk membahagiakan aku selamanya," ujar Nabila yang di tanggapi anggukan kepala oleh Andre.





Di Restoran


Jika pasangan Andre dan Nabila bisa menerima pernikahan yang di jodohkan oleh Claudia. Sementara pasangan ini malah terjadi sebaliknya.


📞 "Temui aku di restoran X sekarang juga," ujar Maxim.


📞 "Baik," jawab Alice seraya mematikan smartphone nya.


Beberapa Jam Kemudian


Di Ruangan VIP


Tok... Tok... Tok...


"Masuk," sahut seseorang yang ada di dalam ruangan itu.


Cklek


"Ada apa kak Maxim menyuruh aku datang ke sini?" tanya Alice dengan penasaran.


"Baca ini," titah Maxim tanpa basa-basi.


"Kontrak pernikahan? Apa maksudnya ini? tanya Alice dengan penasaran.


"Itu surat perjanjian kontrak pernikahan yang harus kamu patuhi selama menjalankan pernikahan dengan saya." Jelas Maxim.


"Maksudnya apa ini? Kaget Alice setelah membaca semua isi perjanjian yang tertulis di surat itu.

__ADS_1


"Kenapa? Apa kamu keberatan? Menatap wajah kaget Alice setelah membaca surat itu.


"Jelas saja aku keberatan. Di surat ini sudah menjelaskan kalau kak Maxim yang paling di untungkan sedangkan aku malah rugi," ujar Alice.


"Apa yang menyebabkan kamu tidak setuju dengan perjanjian itu?" tanya Maxim dengan penasaran.


"Tentu saja syarat yang kak Maxim tulis ini sangat merugikan aku. Jadi aku ingin kak Maxim menambahkan beberapa syarat lagi," ujar Alice.


"Apa itu?" tanya Maxim dengan penasaran.


"Syarat pertama, tidak ada hubungan suami istri. Kedua, kak Maxim tidak boleh mencampuri urusan aku dan aku pun tidak akan mencampuri urusan kak Maxim. Ketiga, aku masih di perbolehkan pacaran dengan laki-laki lain. Keempat, tidak boleh jatuh cinta. Jika kedua belah pihak jatuh cinta maka perjanjian ini akan di anggap batal. Ini saja yang ingin aku tambahkan, jika kak Maxim setuju maka kita bisa tanda tangan sekarang juga," ujar Alice setelah menuliskan beberapa syarat tambahan di bawah kertas itu.


"Aku tidak setuju dengan syarat ke empat," ujar Maxim.


"Kenapa kak Maxim tidak setuju dengan syarat ke empat? Apa kak Maxim takut jatuh cinta pada ku," tanya Alice seraya mengejek.


"Kenapa kamu bisa berpikir aku akan jatuh cinta pada mu? Dengarkan aku baik-baik, sampai kapan pun aku tidak akan pernah jatuh cinta pada kamu," ujar Maxim dengan tegas.


Mendengar perkataan Maxim membuat Alice kesel setengah mati. Dia berjanji akan membuat Maxim menelan ludahnya sendiri.


"Apa katanya? Tidak akan pernah jatuh cinta padaku? Kita lihat saja nanti siapa di antara kita yang jatuh cinta duluan. Aku berjanji akan mengalahkan kamu," batin Alice dengan wajah kesal.


"Itu artinya kak Maxim sudah setuju dengan syarat yang aku ajukan ini?" tanya Alice.


"Iya, aku setuju," ujar Maxim seraya menandatangani surat itu.


"Kalau begitu aku pamit pulang dulu," ujar Alice yang di tanggapi anggukan kepala oleh Maxim.


"Kenapa tuan membuat surat perjanjian itu?" tanya Ryan setelah melihat Alice sudah pergi dari sana.


"Aku sengaja membuat surat itu agar dia tidak sakit hati saat tahu kalau aku tidak mungkin bisa mencintai wanita lain selain Claudia." Jelas Maxim.


Mendengar perkataan Maxim membuat Ryan terdiam seperti patung. Karena apa yang di katakan oleh Maxim semuanya benar.


"Bagaimana dengan kamu sendiri? Bukannya kamu juga di jodohkan dengan orang yang tidak kamu cintai?" tanya Maxim dengan penasaran.


"Aku akan menerima pernikahan ini dengan baik. Mungkin saja dia jodoh yang di kirim Tuhan untuk ku. Tapi aku tidak tahu, apa calon istri ku mau menerima pernikahan ini atau tidak," ujar Ryan.


"Kamu laki-laki baik yan. Aku sangat yakin calon istri kamu pasti akan menerima kamu sebagai suaminya," ujar Maxim.


"Semoga saja apa yang tuan ucapkan menjadi kenyataan," ujar Ryan yang di tanggapi anggukan kepala oleh Maxim.


"Kita pulang sekarang," titah Maxim dengan tegas.


"Baik tuan," jawab Ryan seraya pergi dari sana.





Bersambung....

__ADS_1


🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


__ADS_2