One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Pesta Pernikahan )


__ADS_3

Warning


Bab mengandung adegan 21+


Bacalah di malam hari terutama bagi yang berpuasa. Mohon bijak... 🙏🙏!!!


Pernikahan Alex dan Claudia


Setelah melangsungkan akad nikah dipinggir pantai tadi pagi, sekarang Alex dan Claudia sudah sah menjadi pasangan suami dan istri.


Dan malam ini acara resepsi pernikahan mereka akan dilangsungkan di sebuah ballroom hotel mewah.



Acara resepsi pernikahan di persiapkan dengan sangat meriah, rekan bisnis dari perusahaan Apple Inc, dan perusahaan MH Group sudah datang sejak tadi untuk memeriahkan acara pesta pernikahan mereka.


Sahabat, para kerabat terlihat mulai memasuki area ballroom hotel untuk ikut memeriahkan acara pernikahan yang sangat mewah nan megah ini.


Ditengah kericuhan para tamu undangan, muncullah Claudia dengan gaun yang sangat cantik dan elegan, dengan mahkota di kepalanya sehingga menyebabkan dia terlihat seperti putri Kerajaan.



"Istri tuan Alex cantik sekali." Terdengar para tamu undangan yang hadir kasak-kusuk memuji kecantikan Claudia menantu dari keluarga David Lemos. Dekorasi resepsi yang bertabur bunga menambah nuansa elegan acara Alex dan Claudia.


Sedangkan Alex yang melihat penampilan Claudia yang sangat cantik dengan balutan gaun berwarna putih ikut terpukau sekaligus terkejut sehingga menyebabkan jantung nya ikut berdebar-debar.


Tak kalah dengan penampilan Alexander Lemos yang begitu gagah saat mengenakan jas putih formal sederhana dengan aksen sapu tangan dan dekorasi dasi bermotif garis ini sebagai pemanis.



Claudia yang melihat penampilan Alex malam ini yang begitu tampan dan gagah tidak bisa menutupi kalau dia sangat terpukau.


Kemudian mereka berdua berdiri diatas pelaminan untuk menyambut para tamu yang berdatangan untuk memberikan selamat atas pernikahan mereka.


Dengan terpaksa Claudia menyambut para tamu undangan dengan senyum merekah yang dibuat-buat. Berbeda dengan Alex yang sangat bahagia saat dia sudah berhasil menikahi wanita yang sangat dia cintai sehingga dia selalu tersenyum di depan semua orang.


"Selamat tuan Alex. Semoga kalian selalu bahagia sampai tua, dan Mudah-mudahan tuan dan nyonya muda dapat diberi kepercayaan untuk memiliki anak lagi nanti," ujar Andre dengan tulus yang di jawab anggukan kepala oleh Alex.


"Selamat nyonya muda Lemos. Perkenalkan nama saya Andre sahabat sekaligus asisten suamimu," ujar Andre seraya mengulurkan tangannya pada Claudia.


"Terima kasih." Claudia berucap seraya menerima tangan Andre untuk salaman.


"Aku mau turun dulu karena masih banyak tamu lain, yang ingin memberikan selamat pada kalian juga," ujar Andre lagi yang di jawab anggukan kepala oleh mereka.


"Selamat tuan Alex. Saya berharap anda akan selalu membahagiakan anak saya. Jangan pernah anda menyakiti dia sedikitpun. Sudah cukup anak saya hidup menderita selama ini," ujar Ariana dengan tegas.


"Mama tenaga saja, aku berjanji akan selalu membahagiakan Claudia sampai kami tua nanti," ujar Alex dengan penuh keyakinan.


Mendengar perkataan Alex membuat Ariana bisa bernafas lega. Dia senang akhirnya anaknya bisa memiliki pendamping hidup yang baik dan setia seperti Alex.


"Selamat sayang. Mama tidak menyangka kalau kamu akan menikah dengan ayah kandungnya Ara," ujar Ariana seraya memeluk Claudia dengan erat.


"Terima kasih ma. Karena kalian selalu ada di saat aku terpuruk dulu. Jika tidak ada kalian entah apa yang akan terjadi padaku," ujar Claudia dengan tulus.


"Lupakan masa lalu. Mama berharap kamu bisa hidup bahagia bersama suamimu nanti," ujar Ariana yang di jawab anggukan kepala oleh Claudia.


"Baiklah. Mama turun ke bawah dulu," ujar Ariana seraya pergi dari sana.


"Selamat atas pernikahan Anda tuan Alex. Semoga Anda bisa menjadi suami dan ayah yang baik untuk mereka berdua." ujar Alice seraya mengulurkan tangan untuk salaman dengan Alex.


"Tentu nona Alice. Saya akan menjadi suami dan ayah yang baik untuk mereka berdua." Alex menjawab dengan penuh keyakinan seraya menerima uluran tangan Alice untuk salaman.


"Selamat atas pernikahan kamu clau. Semoga kamu selalu bagaimana," ujar Alice dengan tulus seraya memeluk Claudia dengan erat.


"Terima kasih kak Al," ujar Claudia dengan senyum bahagia.


"Ya sudah. Aku turun ke bawah dulu," ujar Alice seraya pergi dari sana yang di jawab anggukan kepala oleh Claudia.


Tidak lama kemudian datanglah seorang pemuda tampan dengan setelan jas yang sangat menawan naik keatas pelaminan untuk memberikan selamat kepada kedua pengantin malam ini.


Claudia yang melihat siapa yang datang menghampiri nya langsung berubah wajah menjadi sangat bahagia. Dia senang sekali bisa melihat orang yang selama ini sudah menyelamatkan anaknya dari kecelakaan dulu hingga anaknya bisa hidup sampai sekarang.


Pemuda itu tak lain adalah Maxim Almero pengusaha yang sangat sukses, sekaligus rekan bisnis Alexander Lemos. Dia tidak menyangka wanita yang selama ini dia cintai malah menikah dengan orang lain.


Hingga menyebabkan dia patah hati sebelum dia mengungkapkan perasaan yang selama ini dia pendam untuk di ungkapkan pada wanita yang sangat dia cintai.

__ADS_1


"Selamat pak Alex, atas pernikahan nya." Maxim berucap dengan tulus, walaupun dalam hati dia sangat sedih saat melihat wanita yang dia cintai malah menikah dengan laki-laki lain.


"Terima kasih pak Maxim karena sudah datang ke pernikahan kami," ujar Alex yang sengaja mengundang Maxim agar dia tahu wanita yang dekat dengan nya dulu, sekarang sudah menjadi istri sah nya.


"Selamat nyonya muda lemos atas pernikahan nya. Semoga kalian selalu bahagia." Maxim berucap dengan hati yang hancur.


"Terima kasih kak Maxim. Aku senang melihat kak Maxim datang ke pernikahan kami," ujar Claudia yang sudah menganggap Maxim seperti kakak kandungnya sendiri.


Alex yang melihat istrinya sangat bahagia saat ada Maxim di depan mereka langsung cemburu. Dia tidak rela, istrinya dekat dengan laki-laki lain.


Saat Claudia ingin menyambut uluran tangan Maxim langsung di cegah olehnya, hingga menyebabkan Claudia kesal pada Alex.


"Kamu ini kenapa sih mas? Orang aku mau salaman sama kak Maxim, kenapa kamu tidak bolehin sih?" tanya Claudia dengan kesal.


"Bukan muhrim, " jawab Alex dengan santai.


Mendengar perkataan Alex membuat Claudia menghela nafas pasrah. Dia merasa tidak enak hati sama Maxim gara-gara ulah Alex. Sedangkan Alex hanya biasa saja tanpa merasa bersalah sedikitpun.


"Maaf kak Max," ujar Claudia dengan perasaan tak enak hati.


"Tidak apa-apa Clau. Aku bisa mengerti, ya sudah aku pamit pulang dulu. Sekali lagi selamat atas pernikahan kalian," ujar Maxim yang lebih memilih pulang dari sana dari pada dia makin sakit hati saat melihat wanita yang dia cintai sudah menjadi milik orang lain.


"Kenapa kak maxim cepat sekali pulangnya?Apa kakak tidak mau bertemu Ara dulu?" tanya Claudia yang tidak peka dengan perasaan Maxim yang sedang patah hati gara-gara dia yang menikah dengan orang lain.


"Kebetulan aku lagi ada pekerjaan penting yang tidak bisa di wakilkan, jadi terpaksa aku yang harus ikut pergi kesana. Kapan-kapan aku berkunjung ke rumah kalian untuk bertemu dengan Ara, itupun jika kalian mengizinkan aku pergi ke sana, " jelas Maxim dengan maksud menyindir Alex.


"Tentu saja kak Maxim bisa pergi ke mansion kami." Claudia menjawab dengan cepat sebelum di jawab oleh Alex yang ujung-ujungnya di tolak olehnya.


"Terima kasih. Kalau begitu aku pamit dulu, permisi," ujar Maxim seraya pergi dari sana yang di jawab anggukan kepala oleh Claudia.


Beberapa Jam Kemudian


"Akhirnya acara berjalan dengan mulus dan sukses. Saya tidak menyangka kita bisa menjadi besanan pak henry," ujar David pada henry ayah kandung Claudia.


"Saya juga tidak menyangka pak David, acara bisa berjalan dengan lancar, tanpa ada masalah apapun. Saya tidak menyangka kalau mereka lebih dulu memberikan kita cucu dari pada menikah," ujar Henry yang menyebabkan mereka semua tertawa terbahak-bahak.


"Walaupun begitu, kita patut bersyukur karena memiliki cucu yang sangat cantik dan imut seperti Ara," ujar Angelina yang sejak tadi mendengarkan pembicaraan mereka.


"Ya udah. Sebaiknya kita istirahat saja semua di hotel ini. Besok saja kita pulang kerumah kita masing-masing," ujar David Lemos.


"Bagaimana dengan Ara?" tanya Claudia yang khawatir dengan anaknya.


"Kamu tenang saja. Ara akan tinggal sama mama dulu. Jadi kamu tidak perlu khawatir, " sahut Angelina.


"Baiklah. Tolong mama jaga Ara dengan baik. Maaf saya sudah merepotkan mama," ujar Claudia dengan perasaan tidak enak.


"Mama malah sedang bisa menghabiskan waktu bersama dengan cucu kesayangan mama," ujar Angelina dengan senyum bahagia


Di Kamar Pengantin



Di dalam kamar pengantin, Claudia masih memakai pakaian pengantin sejak tadi. Sampai Alex selesai mandi pun Claudia masih duduk di ranjang seperti patung.


"Sayang, kenapa kamu masih memakai baju pengantin? Apa kamu tidak gerah memakai pakaian itu sejak tadi?" tanya Alex dengan lembut.


"Tapi mas... Aku tidak membawa baju ganti. Soalnya koperku ada di dalam kamar Ara, " jawab Claudia.


"Coba kamu lihat dulu di dalam pepar bad yang dikasih mama tadi. Pasti di sana ada baju untuk kamu. Sebaiknya kamu mandi dulu sana," ujar Alex dengan lembut yang di jawab anggukan kepala oleh Claudia.


Setelah itu Claudia pergi ke kamar mandi tanpa melihat isi di dalam pepar bad itu. Hingga sudah satu jam Alex menunggu tidak ada tanda-tanda Claudia keluar dari kamar mandi. Sehingga menyebabkan Alex kesal dengan istrinya itu.


Tok... Tok... Tok...


"Sayang, sedang apa kamu di kamar mandi? Kenapa kamu lama banget keluarnya? Apa kamu mau tidur di kamar mandi?" tanya Alex dengan wajah kesal.


Claudia yang mendengar suara Alex membuat dia cemas, seraya mondar-mandir di kamar mandi." Aduh... kenapa mas Alex belum tidur juga. bagaimana aku bisa keluar dari sini," ujar Claudia pada dirinya sendiri.


"Sayang, cepat keluar. Kalau tidak, aku dobrak pintu kamar mandi nya," ancam Alex dengan tegas.


Claudia yang mendengar ancaman Alex mau tidak mau, terpaksa dia harus keluar dari dalam kamar mandi itu.


Cklek


Keluarlah Claudia dengan baju yang kekurangan bahan yang bisa memperlihat lekuk tubuhnya yang sangat seksi. Siapa saja yang melihatnya ingin sekali menerkamnya.

__ADS_1


Alex yang melihat penampilan Claudia tiba-tiba tidak bisa menahan nafsunya. Sehingga tanpa sadar dia berjalan mendekati Claudia yang dari tadi berusaha menutupi bagian tubuhnya yang terlihat. Walaupun tidak bisa sepenuhnya tertutup.


"Kamu cantik dan seksi," ujar Alex yang sudah di selimuti oleh nafsu.


Setelah itu Alex langsung menc*um bibir Claudia dengan penuh nafsu. Claudia yang melihat Alex menc*um bibirnya hanya bisa melotot. Tapi, lama kelamaan dia ikut membalas c*uman Alex.


Alex yang melihat Claudia membalas c*uman nya, tersenyum dan dia mel*mat bibir Claudia dengan semangat. Disela-sela c*uman mereka. Tangan Alex tidak mau menganggur, dia mer*m*s d*d* Claudia dengan k*ras. Hingga mengeluarkan suara d*s*h*n yang tidak jelas karena mereka masih berciuman.


Karena tidak sanggup menahan nafasnya. Alex melepaskan ciuman mereka agar bisa menghirup udara.


Tapi itu tidak bertahan lama, karena selanjutnya Alex mengg*ndong Claudia seperti bayi koala sambil berc*uman untuk ditidurkan di ranjang mereka.


Karena tidak sanggup lagi menahan nafsunya. Alex langsung mel*p*sk*n baju yang melekat ditubuh Claudia hingga b*g*l.


Claudia yang melihat Alex memandangi tubuh tel*nj*ng nya. Merasa sangat malu dan berusaha menutupi tubuhnya, tapi tidak dibiarkan oleh Alex.


"Jangan ditutupi sayang, aku suka melihat kamu seperti ini," ujar Alex dengan wajah kagum saat melihat tub*h istrinya seperti itu.


Claudia yang ingin menjawab tidak dibiarkan oleh Alex. Karena Alex langsung menc*um bibirnya dan ******* habis bibirnya sampai bengkak.


Tidak hanya itu saja, tangan Alex berada pada d*d* Claudia sambil m*r*m*s dan mem*ink*n nya dengan sesuka hati.


Dan selanjutnya Alex beralih pada leh*r Claudia. Dia menc*um dan mengg*g*tnya hingga menimbulkan tanda-tanda mer*h.


Setelah puas dengan leh*r Claudia. Alex beralih pada d*d*nya dan dia langsung saja mem*inkan nya. Hingga terdengar suara des*h*n nya Claudia.


Alex yang mendengar des*h*n Claudia semakin bernafsu. Satu tangan nya berada pada d*d* Claudia. Satu tangganya lagi berada dibawah itunya Claudia. Alex sengaja mem*ink*n nya hingga terdengar suara des*h*n Claudia semakin keras.


Kaki Claudia mulai p*gal karena terus mel*bar sementara bag*an itunya sangat terasa perih dan kesakitan.


Alex yang melihat mil*k istrinya sudah merah dan menanjangkan mil*k Claudia setelah terluka karena mil*knya yang mas*k dan kel*ar dengan konsisten.


"Mas Alex?" Aku mau keluar," ujar Claudia mer*ngis menahan sakit.


"Tahan sebentar honey. Mil*kmu semp*t sekali, aku tidak ingin menyelesaikan dengan cepat. Sebentar lagi kita keluar bersamaan...  Yahh... " Alex yang kembali menaikkan tempo permainannya Membuat dia berkedut.


Alex juga mengalami hal yang sama. Claudia tahu, kalau sebentar lagi Alex akan mendapatkan ken*kmatan nya.


"Akkhhh..." Bergetar dengan sangat hebat saat Alex mem*ntahkan laharnya pada rahim Claudia membuat dia merasakan lega.


Begitupun Claudia yang juga merasakan hal yang sama seperti Alex hingga membuat dia merasakan sesuatu yang hangat mengalir dalam rahimnya. Alex senang sekali, Mereka begitu bergairah dan menghabiskan malam panas penuh kepuasan. Senang rasanya Alex bisa mendapatkan Claudia seutuhnya.


Alex yang sudah puas menikmati tubuh istrinya, langsung saja mencab*t mil*knya. Sementara b*b*r ba*w*h nya Claudia terasa kebas dan tebal.


C*iran kental yang Alex kelu*rkan meleleh di bawah tub*hnya. Dia juga melihat keperkasaan Alex yang pen*h dengan c*iran mil*k mereka. Jujur saja, walaupun dia sudah pernah melakukan itu dengan Alex tetap saja dia masih merasakan perih dan pedih sekali pada bagian itunya.


Hanya saja, Claudia menikmati sent*han malam ini, meski Alex meminta berkali-kali. Dia seperti melay*ni empat orang laki-laki sek*ligus dengan keperkasaan yang berukuran b*sar. Oh... Itu sangat meny*kitkan dan tidak akan pernah Claudia lupakan malam kedua ini.


"Terima kasih honey. Karena sudah mau menjadi bagian penting dalam hidupku. Aku ingin kamu menjadi ibu dari anak-anakku, dan aku berjanji akan selalu setia kepada mu.


"Semoga benihku cepat menjadi bayi yang mengemaskan. I love you Claudia Henry Abraham... Cuuup." Alex berucap seraya mencium kening Claudia.


Claudia yang mendengarkan perkataan Alex merasa terkejut. Karena dia tidak pernah menyangka kalau Alex begitu mencintai dia. Sehingga membuat dia salah tingkah, dan wajahnya sudah memerah seperti kepiting rebus.


Tak Lama Kemudian


"Sudah cukup mas... aku benar-benar lelah, ingin istirahat," ujar Claudia yang kesal dengan suaminya yang tidak mau berhenti. Padahal dia sudah sangat lelah sejak tadi.


Alex yang mendengar perkataan istrinya hanya bisa terkekeh, sekaligus gemas dengan istrinya yang mengatakan lelah. Tetapi dia malah suka saat dia melakukan itu dengan nya. Sungguh, perkataan nya tidak sesuai dengan reaksi tubuhnya yang selalu minta untuk di puaskan.


"Baiklah. Kita bersihkan dulu tubuh kita yang berkeringat. Biar kamu bisa tidur dengan tenang nanti," ujar Alex dengan lembut.


"Mas saja yang pergi. Aku sudah ngantuk banget sejak tadi," ujar Claudia yang tidak mau mendengarkan perkataan Alex untuk membersihkan tubuhnya dulu.


Alex yang mendengar perkataan istrinya hanya bisa menghela nafas pasrah. Sehingga dia membiarkan istrinya tertidur tanpa membersihkan tubuhnya dulu.


Sementara dia pergi ke kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya yang sudah berkeringat sejak tadi. Setelah itu, Alex menyusul istrinya yang lebih dulu terlelap dalam satu ranjang dan selimut yang sama sambil berpelukan.





Bersambung.....

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


__ADS_2