One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Mengetahui Kebenaran )


__ADS_3

Di Mansion David Lemos


"Bi... Bibi," panggil Angelina dengan suara keras.


"Iya, nyonya besar. Apa ada yang bisa bibi bantu?" tanya pembantu itu dengan sopan.


"Apa menantu ku sudah bangun?" tanya Angelina dengan penasaran.


"Belum nyonya besar," balas pembantu itu dengan sopan.


"Ya, sudah. Bibi bisa lanjutkan pekerjaan bibi sekarang," titah Angelina dengan tegas.


"Baik nyonya besar," balas pembantu itu seraya pergi dari sana.


"Bagaimana cara aku memberitahukan padanya jika dia masih tidur begini? Ah... lebih baik aku bangunkan saja dia biar Claudia bisa tenang nanti setelah tahu kebenarannya," ujar Angelina seraya pergi menuju ke kamar anaknya.


Tok... Tok... Tok...


"Masuk," sahut seseorang yang ada di dalam ruangan itu.


Cklek


Saat Angelina baru masuk ke dalam kamar Alex dia melihat menantunya sedang duduk melamun entah apa yang sedang dia pikirkan.


"Kenapa kamu melamun Clau? Apa kamu masih memikirkan tentang perempuan yang sedang bersama Alex?" Angelina bertanya dengan hati-hati takut membuat menantunya emosi gara-gara memikirkan masalah tadi.


"Iya, ma," balas Claudia dengan singkat.


"Sayang? Mama mau kasih lihat sesuatu pada kamu, mama sangat yakin setelah kamu melihat ini kamu pasti tidak akan sedih lagi. Apa kamu mau melihatnya?" tanya Angelina dengan cemas takut jika menantunya malah tidak tertarik untuk melihatnya.


"Lihat apa ma?" Claudia penasaran apa yang di maksud oleh ibu mertuanya. Karena merasa penasaran akhirnya Claudia mau melihat apa yang ingin di tunjukkan oleh ibu mertuanya itu.


"Iya, ma. Aku mau lihat," balas Claudia dengan cepat.

__ADS_1


Mendengar perkataan menantunya langsung membuat Angelina bahagia itu artinya sebentar lagi hubungan anak dan menantunya akan segera kembali harmonis seperti dulu. Tanpa kata apapun Angelina langsung menuntun menantunya untuk turun ke bawah menuju ruangan kerja suaminya berada.


Ruangan Kerja David Lemos


Cklek


"Kenapa kita ke sini ma?" tanya Claudia dengan kening mengkerut.


"Coba kamu lihat rekaman CCTV ini. Mama sangat yakin jika kamu sudah melihat ini pasti kamu akan paham apa maksud mama," ujar Angelina seraya menuntun menantunya menuju ke arah sofa yang ada di dalam ruangan David Lemos.


"Apa ini ma?" tanya Claudia dengan kening mengkerut.


"Sudah kamu lihat saja sendiri. Mama berharap setelah kamu melihat rekaman CCTV ini maka hubungan kamu dengan Alex bisa kembali seperti dulu," ujar Angelina dengan penuh harap.


Mendengar perkataan Angelina tanpa kata apapun langsung saja Claudia memutar isi rekaman CCTV yang ada di dalam ruangan kerja Alexander.


Beberapa menit kemudian


Setelah mengetahui kebenaran ini Claudia tidak akan membiarkan perempuan itu hidup bahagia karena berpikir kalau dia sudah meninggalkan Alex suaminya sendiri. Untuk sementara dia akan membiarkan perempuan itu mendekati suaminya dulu dia ingin melihat apa suaminya akan tergoda dengan perempuan itu atau tidak.


Jika suaminya tergoda dengan perempuan itu. Itu artinya cinta yang selama ini dia ucapkan hanyalah palsu. Karena jika kita mencintai seseorang apapun rintangan dan cobaan pasti akan selalu ada di sisinya.


"Bagaimana sayang? Apa sekarang kamu percaya kalau Alex tidak pernah selingkuh dengan wanita itu. Kamu bisa melihat sendiri kalau wanita murahan itu yang sengaja pura-pura terpeleset agar Alex menolong dia tapi sayangnya niat Alex yang ingin menolong perempuan itu malah menjadi masalah dalam hubungan kalian," ujar Angelina.


"Iya, ma. Aku benar-benar bodoh karena tidak mau mendengarkan penjelasan mas Alex. Seandainya aku mendengarkan penjelasan mas Alex pasti aku tidak akan salah paham seperti ini. Untung ada mama yang mencegah kepergian aku dari negara ini. Jika tidak ada mama aku pasti akan sangat menyesal karena meninggalkan mas Alex dan juga Arrabella." Claudia sangat bersyukur karena ibu mertuanya sudah mencegah dia yang ingin meninggalkan negara ini.


Jika tidak ada ibu mertuanya maka dia pasti sudah menghilang seperti dulu. Bisa jadi empat tahun atau enam tahun kemudian baru dia kembali ke negara ini lagi dengan membawa pulang anak suaminya seperti Ara dulu.


"Lain kali kamu dengarkan dulu penjelasan dari Alex agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. Untung mama masih sempat mencegah kepergian kamu kalau tidak, mungkin saja kejadian dulu akan terulang lagi," ujar Angelina dengan lembut.


"Iya, ma. Terima kasih," ujar Claudia dengan tulus.


"Sama-sama sayang," balas Angelina dengan lembut.

__ADS_1


"Apa alasan wanita itu mendekati mas Alex ma?" tanya Claudia dengan penasaran.


"Itu karena dia mencintai suami kamu. Maka nya dia sengaja menghancurkan hubungan kamu agar dia bisa mendekati suami kamu. Mama harap kamu jangan sampai kalah dengan perempuan itu jika kamu kalah maka wanita itu tidak hanya mengambil suami kamu saja tapi dia akan mempengaruhi Ara agar berpihak padanya dan justru malah membenci kamu." Angelina sengaja mempengaruhi Claudia agar menantunya itu tidak lagi berpikir untuk kabur dari anaknya.


"Mama tenang saja aku tidak akan membiarkan perempuan itu menang," ujar Claudia yang sudah bertekad mempertahankan suaminya agar tidak di rebut oleh perempuan lain.


Mendengar perkataan Claudia membuat Angelina senang dan bahagia. Itu tandanya menantunya tidak akan pergi dari negara ini.


"Apa sekarang kamu mau pulang ke mansion Alex?" tanya Angelina dengan penasaran.


"Bolehkah untuk sementara waktu aku tinggal di mansion mama dulu. Karena aku belum siap untuk bertemu dengan mas Alex. Aku juga ingin memberikan sedikit pelajaran padanya agar dia tidak lagi melakukan kesalahan seperti ini lagi. Walaupun aku tahu mas Alex tidak salah di sini. Tapi dia juga ikut salah karena membiarkan perempuan lain masuk ke dalam ruangan kerjanya tanpa didampingi istrinya," ujar Claudia dengan wajah kesal saat mengingat suaminya yang di peluk oleh wanita murahan itu.


"Terserah kamu saja. Justru mama sangat senang jika kamu mau tinggal di mansion mama ini," ujar Angelina dengan tersenyum.


"Terima kasih ma, karena mama sudah mengizinkan aku untuk tinggal bersama mama," ujar Claudia dengan tulus.


"Sama-sama sayang. Sebaiknya kamu istirahat di kamar Alex. Pasti kamu sangat lelah sekarang karena semenjak tadi kamu datang ke sini belum tidur. Mama tidak mau terjadi sesuatu pada kamu dan juga calon cucu mama," ujar Angelina dengan lembut.


"Baik ma, aku mau istirahat dulu permisi," ujar Claudia seraya pergi dari sana.


"Iya, hati-hati jalannya," balas Angelina dengan penuh perhatian.


"Huff... untung aku cepat memberitahukan kebenaran ini sama Claudia. Jika terlambat sedikit saja maka menantuku pasti akan pergi meninggalkan Alex untuk selamanya." Angelina saat bersyukur karena Claudia lebih cepat mengetahui kebenaran ini, sehingga dia bisa mencegah kepergian menantunya.





Bersambung.....


🌿🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌿

__ADS_1


__ADS_2