One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Wanita Rubah )


__ADS_3

Di Mansion David Lemos


"Clau? Sedang apa kamu di sini?" Angelina yang baru saja pulang dari arisan merasa heran saat melihat menantunya yang hanya duduk sendirian di ruang keluarga.


Dia sengaja pergi dari mansion untuk memberikan waktu pada anak dan menantunya agar hubungan mereka bisa kembali membaik seperti dulu. Tapi nyatanya menantunya hanya sendirian di sini sedangkan anaknya entah ada di mana.


"Aku lagi nonton ma... Soalnya aku bosan jika berada di kamar mulu," jawab Claudia dengan sopan.


"Kamu dari tadi hanya sendirian di sini? Angelina ingin memastikan anaknya sudah bertemu dengan Alex apa belum.


Jika dia menanyakan nya langsung maka menantunya pasti akan curiga. Bisa-bisa menantunya akan tahu kalau mereka sengaja menyuruh Alex datang ke mansion ini agar mereka bisa bertemu.


"Iya, aku dari tadi emang sendirian di sini? Emangnya kenapa ma? tanya Claudia dengan penasaran.


Mendengar perkataan Claudia membuat Angelina menghela nafas panjang. Itu artinya anaknya emang belum bertemu dengan menantunya. Sia-sia dia pergi dari mansion ini sedangkan anak dan menantunya malah tidak bertemu.


Padahal dia sudah berharap mereka bisa di pertemukan secepatnya agar mereka bisa tinggal bersama lagi seperti dulu. Sekarang dia harus mencari cara lain agar anak dan menantunya bisa bertemu secara kebetulan biar menantunya tidak curiga padanya.


Dia tidak tahu saja kalau mereka emang sudah bertemu hanya saja anaknya sekarang sedang berada di tempat salon kecantikan karena di suruh oleh istrinya. Jika saja dia tahu anaknya ada di sana pasti dia akan tertawa terbahak-bahak saat mengetahui anaknya yang dingin dan datar itu pergi ke tempat seperti itu.


Apalagi tempat salon yang di datangi oleh anaknya tempat khusus perempuan. Bisa hancur harga diri Alex jika sampai mereka tahu dia pergi ke tempat itu, untung dia pergi sendiri jika saja dia pergi bersama Andre maka bisa di pastikan dia akan di ejek oleh mereka.


"Tidak apa-apa, ya sudah. Mama mau ke kamar dulu," ujar Angelina seraya pergi dari sana.


"Iya, ma," jawab Claudia dengan singkat.


β€’


β€’


β€’


Di Ruang Kerja David Lemos


Tok... Tok... Tok...

__ADS_1


"Masuk," sahut seseorang yang ada di dalam ruangan itu.


Cklek


"Kenapa mama sudah pulang? Bukannya papa sudah bilang kalau Alex akan datang ke mansion ini? Jika mama ada di sini pasti mama akan menganggu mereka," ujar David.


"Apanya yang menganggu? Orang Alex tidak datang ke mansion ini? Mama sudah lama ada di luar itu sebabnya mama pulang ke sini karena berpikir mereka pasti sudah baikan tapi nyatanya mereka sama sekali tidak bertemu di sini."


"Apa papa tahu dari tadi menantu kita hanya duduk sendiri di ruang keluarga sambil menonton TV dan dari gerak-gerik nya mama perhatikan dia sama sekali tidak menunjukkan kalau dia habis bertemu dengan Alex?" Angelina sangat kesal pada suaminya yang menuduhnya tukang nganggu.


Padahal dia sama sekali tidak ada niatan menganggu mereka, dia juga ingin memberikan waktu pada mereka untuk bicara agar hubungan mereka bisa kembali membaik seperti dulu.


Mendengar perkataan Angelina membuat David merasa heran karena dia mendengar sendiri anaknya akan datang ke mansion ini. Apalagi dia membuat alasan tentang pekerjaan jadi mana mungkin anaknya tidak datang ke sini.


"Bagaimana mungkin Alex tidak datang ma? Papa dengar sendiri dari mulut Alex kalau dia akan datang ke mansion ini untuk membahas masalah pekerjaan? Mungkin saja Alex lagi sibuk di kantor, itu sebabnya dia belum datang. Setelah dia tidak sibuk pasti akan langsung datang ke mansion ini." David sangat yakin anaknya pasti akan datang ke mansion ini.


"Mama harap Alex akan datang ke mansion ini jika dia tidak datang maka kita harus mencari cara lain untuk mempertemukan mereka. Mama tidak ingin mereka berjauhan seperti ini takutnya wanita pelakor itu malah berhasil mendapatkan anak kita."


"Mama tidak sudi jika sampai anak kita menikah dengan wanita licik itu, jadi sebelum wanita licik itu berhasil merebut Alex maka kita harus lebih dulu mempertemukan mereka agar hubungan mereka bisa kembali membaik seperti dulu," jelas Angelina.


"Jadi mana mungkin dia akan berpaling dari wanita rubah itu. Jika Alex menyukai wanita rubah itu belum tentu mereka bisa menikah selama ada Ara di antara mereka. Papa sangat yakin Ara tidak akan membiarkan daddy nya menikah dengan wanita lain sedangkan dia masih memiliki mommy yang sangat dia cintai," ujar David.


"Papa benar juga. Mama bisa tenang sekarang, itu artinya Alex tidak akan berani menikahi wanita licik itu selama ada Ara. Dan mama sangat yakin Ara pasti akan melakukan sesuatu pada wanita itu karena sudah berani menganggu rumah tangga orang tuanya." Angelina tidak bisa membayangkan apa yang akan di lakukan oleh cucu liciknya itu.


Dia sangat yakin cucunya pasti akan membalaskan wanita pelakor itu karena sudah berani menyakiti ibunya. Dia ingin melihat siapa di antara mereka yang akan menang, wanita itu atau cucunya? Dia belum tahu saja bagaimana liciknya cucunya itu. Dia sangat yakin wanita itu pasti akan menyesal karena sudah berani berurusan dengan keluarga Lemos.


"Sekarang papa telpon Alex dan tanyakan padanya apa dia jadi pergi ke sini apa tidak," titah Angelina seraya menyuruh suaminya untuk menelpon anaknya.


Mendengar perkataan istrinya tanpa kata apapun dia langsung menelpon anaknya. Dan menayangkan keberadaan anaknya sekarang.


Dreet... Dreet... Dreet...


πŸ“ž "Hallo? Ada apa pa?" tanya Alex dengan penasaran.


πŸ“ž "Kamu di mana sekarang?" tanya David yang ingin tahu keberadaan anaknya.

__ADS_1


"Gawat, aku tidak mungkin bilang pada papa kalau aku saat ini ada di salon kecantikan. Jika sampai mereka tahu aku ada di sini bisa hancur harta diri ku. Dan laki-laki yang terkenal licik dan kejam pasti tidak akan melekat lagi pada ku karena tidak ada laki-laki dingin dan datar pergi ke tempat seperti ini. Hanya laki-laki lembek yang datang ke tempat ini sedangkan aku laki-laki normal dan perkasa tapi demi istri aku malah berakhir di tempat ini," batin Alex dengan perasaan cemas.


πŸ“ž "Hallo Lex? Apa kamu masih mendengar papa?" tanya David dengan penasaran.


πŸ“ž "Ahh... iya pa?" tanya Alex.


πŸ“ž "Kamu ada di mana sekarang? Kenapa kamu tidak menjawab pertanyaan papa?" tanya David yang masih penasaran tentang di mana keberadaan anaknya.


πŸ“ž "Aku lagi ada di restoran pa. Tadi aku sangat lapar makanya mampir ke restoran dulu untuk sarapan," balas Alex dengan tenang agar ayahnya percaya dengan perkataan nya.


πŸ“ž "Kapan kamu pergi ke mansion papa?" tanya David dengan penasaran.


πŸ“ž "Nanti aku pergi ke sana setelah urusan aku selesai pa," balas Alex.


πŸ“ž "Maksud kamu apa?" tanya David dengan kening mengkerut karena dia tidak paham maksud perkataan anaknya.


πŸ“ž "Sudah pa. Nanti aku pergi ke sana aku tutup telponnya dulu." Tanpa mendengar jawaban ayahnya Alex langsung menutup smartphone nya agar ayahnya tidak menanyakan masalah tadi yang akhirnya malah membuat dia keceplosan.


"Apa yang di katakan oleh Alex pa?" tanya Angelina dengan penasaran.


"Dia bilang sebentar lagi akan datang ke mansion kita," balas David.


"Syukurlah, sebentar lagi mereka akan bertemu. Mama tidak sabar melihat mereka berbaikan lagi seperti dulu," ujar Angelina dengan antusias.


Sementara David menggelengkan kepalanya saat melihat istrinya yang sangat antusias seperti itu. Dia juga berharap anak dan menantunya bisa kembali bersama seperti dulu. Dia ingin cucunya bisa hidup bersama kedua orang tuanya agar mereka tidak kehilangan kasih sayang kedua orang tuanya.


"Semoga tidak ada masalah lagi yang menimpa pada kalian. Sudah cukup kalian hidup menderita, sekarang sudah saatnya kalian hidup bahagia bersama dengan anak-anak kalian. Dan papa tidak akan membiarkan wanita rubah itu menganggu rumah tangga kalian lagi," batin David Lemos.


β€’


β€’


β€’


Bersambung...

__ADS_1


🌿🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌿


__ADS_2