One Night Stand With Baby Sang Ceo

One Night Stand With Baby Sang Ceo
( Melecehkan Aluna )


__ADS_3

Di Kamar Hotel


Saat ini Aluna sedang merasa ketakutan saat melihat Daffa melepaskan bajunya. Dia sangat takut laki-laki ini akan melecehkan dirinya. Dia tidak rela kehormatan yang selama ini dia jaga justru di ambil oleh orang yang tidak dia kenal.


"Aku harus bisa kabur dari sini sebelum laki-laki brengsek ini mengambil kehormatan yang selama ini aku jaga untuk kak Alex. Tapi bagaimana caranya aku melepaskan diri dari laki-laki brengsek ini? Kenapa bisa laki-laki ini yang di bawa oleh orang suruhan ku?" Banyak pertanyaan yang ingin Aluna tanyakan pada anak buahnya mengenai masalah ini tapi sebelum dia bertanya pada mereka dia lebih dulu di gendong oleh Daffa sehingga dia tidak bisa melarikan diri dari laki-laki yang ingin melecehkan dirinya.


Walaupun Aluna ingin melepaskan diri dari Daffa tetap saja dia tidak bisa melakukan apapun selain pasrah. Dia hanya berdoa agar ada seseorang yang membantu dirinya lepas dari laki-laki yang ingin melecehkan dirinya.


Aluna sungguh menyesal karena sudah merencanakan niat jahat seperti ini, lihat saja sekarang niat hati ingin menjebak Alexander tetapi malah laki-laki lain yang datang ke kamar Aluna hingga laki-laki ini melecehkan Aluna karena pengaruh obat perangsang yang di masukan oleh pelayan suruhan nya sendiri.


"Apa kamu sudah siap melayani diriku?" tanya Daffa dengan tatapan penuh nafsu.


"Sampai mati pun aku tidak akan sudi di sentuh oleh laki-laki brengsek seperti dirimu," ujar Aluna dengan tatapan penuh kebencian.


"Kamu pasti suka setelah kita melakukan itu, dan aku sangat yakin kamu pasti akan meminta lagi dan lagi," ujar Daffa seraya melepaskan baju yang Aluna pakai hingga meninggalkan bra nya saja sehingga membuat Daffa semakin bergairah saat melihat tubuh atas Aluna yang sudah terlihat walaupun masih tertutup bra tetapi tetap saja dia terlihat sangat cantik dan sexy.


"Lepaskan aku brengsek," umpat Aluna yang masih berontak saat Daffa ingin mencium dirinya.


Dia tidak rela ciuman pertama nya di ambil oleh laki-laki yang sama sekali tidak dia kenal. Dia sudah berjanji pada dirinya sendiri hanya Alexander yang boleh menikmati setiap tubuhnya. Itu sebabnya dia selalu menjaga dirinya tetap bersih agar laki-laki yang dia cintai tidak kecewa saat tahu wanita yang akan dia nikahi nanti malah sudah ternodai.


Tapi ternyata penantiannya selama ini malah sia-sia karena laki-laki yang sangat dia cintai sudah menikah dengan wanita lain hingga dia memiliki pemikiran untuk menjebak Alexander dengan obat perangsang agar dia bisa menghabiskan malam penuh gairah dengan nya dan berharap dia bisa hamil anak Alexander agar dia bisa mengikat ataupun menuntut Alexander untuk menikah dengannya.


Melihat Aluna yang selalu menolak setiap sentuhannya membuat Daffa emosi tanpa aba-aba dia langsung mencium Aluna dengan kasar sampai Aluna meringis saat bibirnya di gigit oleh Daffa gara-gara dia tidak mau membuka mulutnya.


Setelah puas mencium bibir Aluna Daffa yang sudah tergoda dengan buah melon Aluna langsung melepaskan bra yang masih melekat pada tubuh Aluna dan membuangnya ke sembarangan arah. Setelah itu dia langsung mencium dan mengulum buah melon Aluna hingga membuat Aluna mendesah keenakan.


Mendengar ******* Aluna semakin membuat Daffa bernafsu untuk segera menuntaskan apa yang sedari tadi dia tahan. Dia benar-benar sangat tersiksa akibat obat perangsang yang di berikan oleh Aluna sehingga dia ingin secepatnya melakukan itu dengan Aluna.

__ADS_1


Daffa mengecup dan mencium bibir Aluna dengan lembut saat melihat Aluna sudah mulai terhanyut dengan sentuhannya dan membalas setiap perlakuan darinya. Tak hanya itu tangannya sudah berada di bagian atas milik Aluna dan dia pilin dengan kuat kedua buah melon Aluna yang begitu padat dan sangat indah untuk di lihat.


Daffa mendorong pelan itu nya dan memasukkan ke bagian bawah Aluna yang begitu indah juga menggoda.


Daffa merasakan betapa bagian bawah Aluna sangat sempit dan men gi git. Sehingga membuat dia terkejut saat mengetahui kalau wanita yang sedang dia gagahi ternyata masih perawan.


"Akkh... sakit... Hiks... Hiks..." Aluna berucap seraya menangis terisak akibat bagian bawahnya yang sedang di tembus oleh laki-laki yang tidak dia kenal sehingga mengeluarkan darah segar yang begitu banyak.


"Kau... masih perawan?" tanya Daffa yang terkejut saat melihat wanita yang sedang berada di bawah kungkungan nya ternyata masih perawan.


"Dasar laki-laki brengsek. Aku benci padamu, awas saja aku akan membunuh kamu nanti... Hiks... Hiks... Ini sakit sekali," Aluna berucap seraya terisak.


Mendengar umpatan Aluna bukannya merasa kasihan Daffa malah terlihat bahagia karena bisa merasakan gadis perawan karena selama dia bermain dengan wanita tidak ada satupun yang masih perawan. Tapi saat dia merasakan keperawanan Aluna membuat dia ketagihan ingin selalu melakukan dengan nya setiap hari sampai dia puas.


"Kamu tenang saja sayang, sakitnya hanya sebentar, nanti juga akan hilang sakitnya dan berubah menjadi nikmat."


"Terima kasih sayang. Karena kamu sudah memberikan nya untuk ku," ujar Daffa seraya mencium kening Aluna dengan lembut.


Mendengar umpatan Aluna Daffa hanya bisa terkekeh karena dia merasa wanita yang sedang berada di bawah kendalinya merasa sangat lucu dan menggemaskan. Dia tidak peduli dengan tatapan mata Aluna yang melihat nya dengan penuh kebencian karena yang dia pedulian hanyalah melampiaskan nafsunya yang sedari tadi dia tahan saat melihat tubuh wanita ini yang sangat cantik dan sexy.


Hampir satu jam lebih mereka berdua melakukan hubungan suami istri dan sama-sama mengalami pelepasan sebanyak tiga kali.


Keduanya ambruk setelah melakukan hubungan seperti suami istri hingga membuat mereka kelelahan dengan keringat yang sangat banyak menempel di tubuh mereka.


Daffa yang sudah menuntaskan hasratnya langsung tertidur di samping Aluna sedangkan Aluna yang melihat Daffa sudah tertidur ingin pergi dari sana tetapi tidak bisa di karenakan tubuhnya di peluk dengan erat sehingga dia hanya bisa pasrah dan lama kelamaan dia pun tertidur seperti Daffa yang lebih dulu terlelap.


__ADS_1




Di Mansion Alexander


"Mas habis dari mana?" tanya Claudia dengan penasaran.


"Habis menemui klien," jawab Alex dengan singkat.


"Ada apa dengan wajah mas Alex?" Claudia merasa heran saat melihat wajah suaminya yang tidak bersahabat seperti itu. Entah apa yang terjadi padanya? Mungkin saja kerjasamanya tidak berjalan lancar sehingga suaminya terlihat kesal seperti itu.


"Itu karena klien sekaligus teman aku tidak jadi datang ke restoran tempat kami janjian padahal yang menginginkan kerjasama ini dia tapi malah dia yang tidak jadi pergi. Dia sudah membuat aku menunggu selama berjam-jam tapi kenyataannya dia sama sekali tidak datang."


"Bagaimana aku tidak kesal padanya, jika aku tahu dia membuat aku menunggu selama itu sudah dari awal aku menolak ajakan dia." Alex benar-benar kesal pada temannya itu yang sudah membuat dia menunggu selama itu jika tidak ingat teman sudah dari tadi dia menghancurkan laki-laki itu karena sudah membuat dia kesal seperti ini.


"Nanti mas tanyakan padanya alasan kenapa dia tidak jadi menemui mas di restoran. Siapa tahu dia memiliki alasan sehingga tidak bisa menepati janjinya," ujar Claudia seraya menenangkan suaminya.


"Ck! Palingan dia lagi sibuk dengan para wanita murahan itu. Aku sudah hafal betul bagaimana sifat laki-laki itu yang tidak akan bisa jauh yang namanya ************," ujar Alex.


Mendengar perkataan Alex membuat Claudia geleng-geleng kepala. Dia sudah tahu bagaimana suaminya kalau sudah marah pasti akan susah di bujuk entah apa yang akan dia lakukan pada temannya itu karena sudah membuat dia kesal seperti ini.


Mungkin saja dia akan membatalkan kerjasama dengan temannya itu karena suaminya paling benci dengan orang yang tidak memiliki tanggung jawab seperti temannya itu yang sudah membuat janji tapi malah tidak datang.


Bersambung....


Kalian bayangin aja malam pertamanya ya. Author tidak bisa menulis dengan jelas. Karena takut di tolak lagi seperti kemarin.

__ADS_1


Selamat membaca....


🌿🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌿


__ADS_2