
Zanjiil tertawa getir, “Mana mungkin aku mencelakai ibu dari anak-anak ku di masa depan nanti.” Zanjiil pun melanjutkan langkahnya untuk menaiki anak tangga
Mak...!! Dia enggak bermaksud untuk melakukannya sekarangkan? batin Kissky.
Setelah sampai di depan pintu kamar Kissky, Zanjiil pun menurunkannya.
“Masuklah, ganti baju, setelah itu turun untuk makan, jangan lama-lama ganti bajunya, karena setelah makan, kita mau lanjut melukis,” terang Zanjiil.
“Iya...” jawab Kissky.
“Ya sudah, aku mau ke kamar ku dulu!” Zanjiil pun beranjak ke kamarnya. Setelah pria tampan itu menutup pintu, Kissky menekan dadanya dengan kuat, seraya masuk ke dalam kamarnya juga.
“Astaga... mikir apa sih aku?” Kissky menarik kuat rambutnya yang terurai.
“Bisa-bisanya aku mengira dia akan minta jatah.” Kissky menggigit rambutnya karena malu sendiri.
“Sadar Ky! Laki-laki bersikap manis, belum tentu karena cinta, bisa jadi itu hanya gayanya, atau dia hanya ingin menguji perasaan ku, lagi pula dia pernah bilang, takkan pernah mencintai ku, jadi sudah pasti, yang ia lakukan tadi, sekedar melampiaskan amarahnya pada Luna.”
Kissky yang takut terbawa perasaan bila memikirkan dari sisi positif, memutuskan untuk membuang jauh perasaan sukanya.
“Jangan sampai aku beneran menangis darah karena dia!” Kissky yang lapar pun segera mengganti bajunya. selanjutnya ia pun turun ke lantai satu menuju ruang makan.
Disana sudah ada Zanjiil yang sedang mengunyah nasinya.
“Lama banget kau turunnya, aku jadi makan duluan karena lapar.” ucap Zanjiil.
“Kenapa harus menunggu ku? Biasanya juga kau makan tanpa aku.” ungkap Kissky seraya mengambil nasinya dari rice cooker.
“Karena aku ingin membangun rumah tangga yang harmonis dengan mu, di mulai dengan makan bersama di meja makan setiap hari,” terang Zanjiil.
Niat baik Zanjiil tak sepenuhnya di percaya oleh Kissky.
__ADS_1
“Mau membangun rumah tangga yang harmonis di atas perselingkuhan yang kau lakukan? Mimpi kali!” Kissky menyunggingkan bibirnya.
“Itukan 2 hubungan yang berbeda, jangan kau samakan,” ucap Zanjiil.
“Jangan harap pernikahan mu tentram kalau masih ada orang ketiga, ke empat dan kelima!” ujar Kissky.
“Dari mana kau tahu kalau aku punya pacar selain Luna?”
Kissky yang asal bicara jadi tahu, bahwasanya suaminya memang buaya handal.
“Jadi benar?” Kissky memelototi suaminya.
“Kau belum tahu?” tanya Zanjiil.
“Sudah tahu!” pekik Kissky.
“Sejak kapan?!”
“Kau lakukan lagi! Ku pastikan, sendok ini..” Zanjiil menggoyang-goyang sendok yang baru ia tangkap. “Akan melayang ke hidung mu!” pekik Zanjiil.
Kissky yang takut lecet pun memutar mata malas. Lalu ia melanjutkan makannya.
“Lagi pula untuk apa kau marah pada ku? Bukannya kau enggak suka pada ku?”
“Memang aku enggak suka pada mu!” sahut Kissky.
“Nah! Berarti kau tak harus bersikap gila, dengan melempar-lempar barang, kelihatan banget, kalau kau jatuh hati pada ku!” Zanjiil membuat Kissky semakin malu dengan perasannya.
Benarkan dugaan ku, laki-laki memang suka memberi harapan palsu pada wanita, bersikap perduli dan penuh perhatian, saat wanita mulai terbuai, ngakunya tak punya rasa yang sama, setan! Kissky yang anti mati gaya membalas pertama suaminya.
“Memangnya kau sendiri bagaimana? Kenapa malah melarang ku untuk pergi dengan Gibran?! Dengan noraknya malah mau adu jotos, dan paling parah dan memalukannya, kau menggendong ku di depan umum, kalau bukan cinta, itu namanya apa? Atau mungkin tadi kau sedang kesurupan?”
__ADS_1
“Itu wajar saja ku lakukan, karena kau istri ku, aku ingin menjaga harga dirimu, Huwl, perlu kau tahu, wanita yang sudah menikah, tak pantas bertemu dan bepergian dengan laki-laki lain kecuali suaminya, mau bertemu orang tua mu pun, kalau aku tak mengizinkan, kau tak boleh pergi,” terang Zanjiil.
“Um um um... Enak banget dong jadi laki-laki, pada hal sendirinya punya pacar, dan membawanya berbuat mesum ke dalam rumah, sudah begitu tertangkap basah lagi,” Kissky geleng-geleng kepala.
“Namanya juga laki-laki, punya istri lebih dari 2 juga bisa, karena itulah kodratnya, yang penting mampu!” keegoisan Zanjiil membuat Kissky tertawa getir.
“Hahaha, malang banget nasib ku jadi istri mu, masih awal pernikahan saja sudah kelihatan bejatnya, tapi enggak apa-apa deh, untungnya aku bisa mewanti-wanti untuk tak punya anak dengan mu, setalah kita di izinkan untuk satu kama ,” terang Kissky dengan ekspresi tengil.
“Ya kalau aku mau, meski pun kau tak ikhlas, kau tetap harus melahirkan anak untuk ku!” ujar Zanjiil.
“Siapa juga yang mau berhubungan dengan mu,” gumam Kissky.
“Kalau kau tak mau ku sentuh, kau akan rugi sendiri.”
“Memang ada yang menguntungkan darimu?” tanya Kissky.
“Tentu saja!” sahut Zanjiil percaya diri.
“Apa? coba sebutkan 1 keunggulan mu!”
“Stamina ku kuat, tubuh ku kekar, dan joni ku panjang berotot, kau pasti suka hanya dengan sekali coba!”
Seketika Kissky tersedak, karena Zanjiil begitu bangga mendeskripsikan dirinya.
“Apa kau baik-baik saja?” Zanjiil beranjak ke tempat duduk Kissky dengan membawa air minum yang belum ia minum.
“Minum dulu!”
“Terimakasih!” Kissky menolak pemberian Zanjiil.
“Huwl, kenapa kau selalu tak mau menerima apa yang ku beri?”
__ADS_1
...Bersambung......