Pernikahan Berdarah!

Pernikahan Berdarah!
Bab 47 (Kecewa Berat)


__ADS_3

“Lun, ini enggak seperti yang kau pikirkan.” Zanjiil bingung bagaimana menjelaskannya pada Luna.


“Terus bagaimana yang sebenarnya? Kurang jelas apa lagi yang adik mu katakan? Dia bilang, Kissky tunangan mu, tunangan mu Zanjiil Rabbani?!”


“Baru tahu ya? Kalau bang Zanjiil buaya?” ucap Lula dengan tengilnya.


“La! Bicara apa sih kau! Pulang sana! Jangan suka ikut campur urusan ku!” pekik Zanjiil.


“Oke! Aku akan pulang, Tapi, kalau kau belum memutuskan hubungan mu dengan dia,” Lula menunjuk wajah Luna. “Aku akan bilang pada mama dan papa!”


Setelah memberi ancaman pada Zanjiil, Lula beranjak meninggalkan Zanjiil dan Luna.


“Apa kau belum bisa jujur pada ku? Tentang hubungan mu dan gadis jelek itu?!” orang-orang yang ada di lobi memperhatikan keduanya, karena nada bicara Luna yang melengking.


“Maaf Lun, aku juga enggak menginginkan semua ini.” Zanjiil tak tahu, harus memulai darimana untuk bercerita.


“Kau laki-laki, bisa enggak, kalau bicara jangan berbelit-belit?!”


“Ya, aku sudah tunangan dengan Kissky.” ucapnya.


Bukan, aku adalah suaminya, batin Zanjiil.


“Jahat!” Luna yang kecewa meninggalkan Zanjiil menuju parkiran yang berada di samping gedung mall.


“Luna!” Zanjiil yang merasa bersalah menyusul kekasihnya.

__ADS_1


“Luna, Luna...” ia pun menggenggam tangan kekasihnya yang tengah marah.


“Apa lagi!” air mata Luna perlahan mulai mengalir. “Kau bahagia? Menjadikan aku sebagai selingkuhan mu?! Hiks!”


“Siapa bilang kau selingkuhan ku? Kau adalah yang pertama!” meski banyak keraguan di hati Zanjiil untuk melanjutkan hubungannya dengan Luna, namun ia tak bisa melepas wanita yang telah memberi kehormatannya padanya begitu saja.


“Kau dan aku juga tahu itu, tapi orang lain bagaimana? Yang paling benar! Ya pasti orang yang telah memiliki ikatan dengan mu!”


Plak! Luna memukul dada Zanjiil, ia sangat kecewa akan kenyataan yang ia dapatkan.


“Lalu, kau mau apa sekarang?” Zanjiil pasrah, jika Luna akan memutuskannya.


“Mau ku? Kenapa kau tanya hal itu? Apa kau berharap aku akan mengatakan putus?!”


“Bukan, aku hanya ingin tahu kejelasan hubungan kita,” ujar Zanjiil.


“Maafkan, aku salah, aku hanya mengikuti kehendak orang tua ku,” ucap Zanjiil.


“Oke, aku mengerti, lalu bagaimana dengan ku? Aku adalah korban mu! Aku butuh tanggung jawab mu.” Luna menunjuk-nunjuk wajah Zanjiil. “Kalau bukan kau yang memaksa, memberi ku janji-janji manis, aku pasti tak mau melepas kegadisan ku pada mu! Sekarang mana janji mu?!”


“Aku takkan meninggalkan mu, aku janji,” ucap Zanjiil.


“Baik, kalau kau tetap ingin bersama ku, berarti kau harus memutuskan pertunangan mu dengan dia!”


Apa kau gila! Tidak ada kata cerai dalam keluarga ku, batin Zanjiil.

__ADS_1


“Kenapa kau diam? Tak bisa memutuskan? Hah! Apa yang sekarang tak sama seperti yang sebelum-sebelumnya? Zanjiil! Selama 2 tahun lebih kita pacaran, kau sudah ketahuan selingkuh sebanyak 5 kali, semuanya ku maafkan, karena kau mau memutuskan mereka. Sekarang apa yang membaut mu ragu?” tanya Luna penuh selidik.


“Maaf untuk segalanya, ku akui kau yang terbaik dan sabar menghadapi sifat buruk ku, tapi... aku benar-benar tak bisa memutuskannya, kalau kau bersedia, mari pacaran diam-diam.”


“Hah!” Luna tertawa getir. “Aku enggak sebodoh itu, kalau kau enggak mau memutuskannya, akan ku bongkar apa yang telah kita lakukan selama ini pada keluarga mu, semoga hati kecil mereka di tunjuki oleh Tuhan, agar menikahkan ku dengan mu!”


“Luna, kalau kau melakukannya, itu sama dengan merendahkan dirimu sendiri!”


“Siapa yang perduli? Yang jelas, tujuan ku tercapai!” Luna yang telah mantap dengan keputusannya, langsung masuk ke dalam mobilnya.


Brak!! Dengan cepatnya, Luna menutup pintu mobilnya.


“Luna! Lun... buka pintunya!” Zanjiil mengetuk kaca mobil Luna.


Luna yang sakit hati, tak mau mengikuti keinginan kekasihnya.


Brummm!! Dengan cepat ia melajukan mobil yang ia kendarai sendiri.


“Awas saja! Aku enggak mau rugi sendirian! Biar saja menanggung malu, dari pada kau bahagia di atas penderitaan ku.”


“Untung mama dan papa di Singapura.” Zanjiil yang menebak kalau Luna akan pergi ke rumahnya, segera menyusul. Dengan cepat ia masuk ke dalam mobilnya, lalu meluncur ke kediamannya.


Brummm....


“Semoga saja, yang Luna katakan hanya gertakan semata. Ya Allah, jika Luna mengurungkan niatnya, aku berjanji, akan memutuskan semua selingkuhan ku.” Zanjiil yang memiliki 3 kekasih selain Luna, berniat akan taubat.

__ADS_1


“Kali ini dan seterusnya, cukup hanya Kissky dan Luna.” ia yang tak sabar untuk segera sampai ke rumah, menambah kecepatan mobilnya.


...Bersambung......


__ADS_2