
“Kissky! Ribet banget sih berurusan dengan mu!” ia yang biasa mempermainkan wanita, malah sekarang berbanding terbalik.
Saat ia akan melangkahkan kakinya, tiba-tiba Dimas merem mobil tepat di hadapan Zanjiil.
Ya sudahlah, aku tunggu dia di halte dekat rumah saja. batin Zanjiil.
Ia pun masuk ke dalam mobil. “Pak, jalan dengan kecepatan penuh!” titah Zanjiil.
“Siap tuan muda!” sesuai perintah sang majikan. Dimas pun mengemudi dengan kecepatan maksimal.
Kissky yang berada dalam subway merasa kedinginan, karena seluruh baju yang ia kenakan basah kuyup.
Sialan si Zanjiil! batinnya.
Namun ia pun merasa kalau dirinya aneh, “Kenapa aku enggak naik mobile online saja biar lebih cepat sampai?! Aduh!” Kissky menepuk keningnya. Karena ingin menghindari Zanjiil dengan cepat, ia malah memilih naik subway yang membuatnya harus menempuh jalan berliku-liku sebelum sampai rumah.
Jalanan macet malam itu membuat perjalanan Kissky melambat.
Ia baru tiba di halte dekat rumah mertuanya, setelah menempuh perjalanan selama 1 jam.
“Aduh, hujannya kok awet banget sih?!” ia yang merasa malas berjalan di bawah hujan kembali, berniat untuk mengirim pesan pada Dimas agar menjemputnya.
Ciiittt... Zanjiil yang telah memantau istriny dari jauh sejak 30 menit yang lalu dengan tepat waktu menjemput Kissky.
Terrttt...
Suami tampannya membuka kaca mobil, “Masuklah!” ucap Zanjiil.
Kissky yang masih marah membuang wajahnya.
“Kissky... ayolah.” Zanjiil dengan segala kerendahan hatinya membujuk istrinya.
Tapi seperti biasa, bila seorang lelaki menunjukkan perasannya, maka si wanita akan menaikkan harga dirinya.
Tanpa merespon kebaikan hati suaminya, Kissky yang egois kembali bersahabat dengan hujan untuk yang kedua kalinya.
Melihat tingkah kekanak-kanakan istrinya, Zanjiil memutar mata malas.
“Dasar! Di kasih lembut salah, kurang ajar apa lagi, Kissky... Kissky...” ia yang masih mengalah, mengikuti langkah istrinya dengan mobilnya.
“Halo nona muda! Jangan kebanyakan gengsi, nanti kalau aku enggak perduli lagi pada mu, baru tahu rasa! Kau berjalan di bawah hujan sama dengan menjemput penyakit!” Kissky yang hatinya bagai batu tak menganggap suaminya ada.
“Kalau mau pergi, pergi saja! Lagi pula siapa juga yang mau ikut dengan mu!” penolakan yang di beri Kissky secara terus menerus membuat kesabaran Zanjiil pun habis. Ia pun menghadang jalan istrinya dengan cara merem mobilnya tepat di hadapan Kissky.
Ceklek! Bam!
Dengan cepat ia keluar dari dalam mobil, “Setidaknya, kalau kau tak ingin pulang dengan ku, pesan mobile online bisakan? Kau ini! Yang kau lalukan sekarang sama dengan memancing penyakit datang, ayo masuk!” Kissky yang tak bisa di ajak bekerja sama pun tetap menolak.
“Tidak!” jawabannya sungguh menyebalkan di telinga Zanjiil.
“Kau, lagi-lagi?” tanpa persetujuan dari istrinya, Zanjiil menarik paksa tubuh kecil Kissky untuk masuk ke dalam mobil.
“Ternyata penilaian ku tak salah, kau memang tak cocok di perlakukan dengan lembut!”
“Lepas! Zanjiil!” Kissky menahan tubuhnya sekuat yang ia bisa, namun Zanjiil yang penuh energi dengan mudah menarik tubuh istrinya, dan memasukkan paksa ke dalam mobil.
“Kissky! Jangan susah di atur, kau itu bukan gadis lagi! Kau sudah menikah, tinggal anak mu saja yang belum ada, jadi dewasa sedikit! Jangan buat pancing suami mu untuk berbuat kasar!” pekik Zanjiil.
“Enggak usah menasehati ku, kalau kau saja masih berjiwa anak-anak!” Kissky membalas perkataan Zanjiil.
__ADS_1
“Huwl... aku begitu karena...” Zanjiil bingung harus berkata apa, karena ia sendiri lebih payah dari pada istrinya.
“Tuh! Enggak bisa jawabkan!”
Zanjiil yang kalah debat memilih untuk melajukan mobilnya.
“Benar-benar cerewet!” gumam Zanjiil seraya pandangannya fokus ke arah jalan.
“Kau juga tak kalah cerewetnya dariku! Buaya buntung, biawak rawa!” mendengar umpatan istrinya, Zanjiil tertawa geli.
Ciiitt!!
Zanjiil melakukan rem mendadak di tengah jalan.
“Sekarang apa lagi nih??” Kissky memutar mata malas.
Zanjiil yang tak dapat meredam emosinya menggenggam wajah istrinya.
“Sedang apa kau?!”
Zanjiil tanpa permisi mengecup pekat bibir merona istrinya yang tiada henti mengomel.
“Um...” Kissky memukul-mukul kepala Zanjiil.
Namun Zanjiil yang terlanjur kesal tak mau melepas kecupannya. Zanjiil yang berpengalaman begitu lihai mempermainkan pengecap istrinya.
Getaran yang ada dalam dada Kissky begitu bergejolak.
Deg deg deg!
Zanjiil yang penuh trik, memeluk tubuh istrinya hanya dengan satu tangannya.
Hingga Kissky tak berkutik, karena Zanjiil berhasil mengunci pergerakannya.
Kissky yang tak mampu melihat wajah suaminya memilih untuk menutup matanya.
Kissky tak sekali pun membalas sapuan yang Zanjiil lakukan di rongga dan pengecapnya.
Hingga 5 menit berlalu, Zanjiil menyudahi kegiatan mesra yang ia lakukan.
Kissky yang hampir pingsan mengambil napas panjang.
“Ternyata benar,” ucap Zanjiil.
“Apanya?” sahut Kissky tanpa melihat wajah suaminya.
“Kau belum pernah ciuman, hahaha!” tawa bahagia Zanjiil merupakan suatu penghinaan bagi Kissky.
“Namanya juga anak baik-baik.” Kissky membanggakan dirinya yang masih suci dari segala setan percintaan remaja saat itu.
“Baguslah, aku senang kalau itu memang benar, berarti aku beruntung mendapatkan mu!” Zanjiil mengusap puncak kepala Kissky dengan penuh kasih sayang.
Ia yang tak ingin istrinya sakit, segera melajukan mobilnya kembali menuju rumah.
3 menit kemudian, mereka yang telah sampai ke garasi turun dari dalam mobil.
Kissky yang masih malu untuk melihat wajah suaminya dengan cepat melarikan diri ke dalam kamarnya.
“Ya Tuhan, Kissky... Kissky... bukannya bilang terimakasih, malah kabur begitu saja.” Zanjiil geleng-geleng kepala.
__ADS_1
_____________________________________
Lula yang berada dalam kamar asramanya mendial nomor detektif Rico.
Halo pak Rico 📲 Lula.
Iya non Lula 📲 Rico.
Bagaimana? Apa bapak sudah dapat petunjuk? 📲 Lula.
Sudah dari kemarin sebenarnya 📲 Rico
“Lalu kenapa bapak tak mengabari ku? Pada hal aku menunggu loh 📲 Lula.
Saya ragu untuk mengatakan ini 📲 Rico.
Ada apa pak? Katakanlah, aku juga tahu, mana yang layak di publikasi dan tidak 📲 Lula.
Baiklah, tapi kita perlu bertemu, kalau lewat telepon rasanya kurang puas untuk menjelaskannya 📲 Rico.
Baiklah, kalau begitu, datang saja ke asrama sekolah ku sekarang 📲 Lula.
Besok saja non 📲 Rico.
Aku mau sekarang, aku tak bisa menahan rasa penasaran ku, datang saja! Akan ku bereskan bagian satpam depan 📲 Lula.
Lula yang biasa menyogok penjaga asrama dan satpam yang bertugas di gerbang dengan mudah membawa orang lain keluar masuk ke dalam kamar yang ia tinggali sendiri.
Rico tak dapat menolak permintaan dari Lula, sebab gadis kecil itu suka memberinya uang lebih saat ia membutuhkan dana untuk apapun yang ia perlukan.
Baik non, saya segera kesana 📲 Rico.
Oke, aku tunggu 📲 Lula.
Meski Lula masih masih remaja, namun kecerdasan otaknya tak sebanding dengan Zanjiil.
Ia yang memiliki IQ 160 menghantarkannya duduk di kelas IX di usianya yang masih 12 tahun. Ia yang pernah mengikuti ujian masuk Universitas ternama di London mendapatkan nilai sempurna.
Namun karena Basuki tak mengizinkannya untuk kuliah di luar negeri dan melewati kelas pendidikan dasarnya, membuat Lula jadi anak yang bandel.
Saat di kelas, Lula juga malas mendengar gurunya menjelaskan di depan kelas, bahkan ia sangat hobi bolos. Di tunas bangsa ia tak bisa melakukannya, namun di sekolah terbarunya, ia bebas melakukan apapun dengan uang yang di berikan orang tuanya. Ia juga memiliki penghasilan sendiri karena banyak orang yang meminta jasanya dalam hal tertentu.
30 menit kemudian, Rico pun sampai ke dalam asrama dengan mudah berkat campur tangan Lula.
Ia yang ada di lobi, di jemput langsung oleh Lula.
“Apa kabar pak.” Lula menjabat tangan Rico.
“Baik non.” setelah keduanya bersalaman, Lula membawa Rico menuju kamarnya.
Ceklek! Krieeet...
Saat pintu kamar terbuka, Rico melihat tampilan kamar yang mirip dengan rumah minimalis, lengkap dengan ruang tamu, dapur, kamar tidur dan juga kamar mandi.
Di ruang tamu terdapat sofa minimalis, “Silahkan duduk pak!” Lula mempersilahkan tamunya untuk duduk.
“Terimakasih non!” Rico pun duduk sesuai arahan dari Lula.
Sementara Lula membuat secangkir kopi untuk Rico.
__ADS_1
“Silahkan pak.” gadis belia dengan tampilan fisik bagai gadis dewasa yang memiliki tinggi badan proporsional dan wajah bagai artis, membuat siapapun akan jatuh hati padanya.
...Bersambung......