SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
membagi perjalanan menjadi tiga rombongan


__ADS_3

Dengan Api Tingkat 4 nya, Fang An memanaskan kuali obatnya dengan sangat hati-hati, suhu panas yang ia lepaskan sama seperti saat dia membuat Pil seperti biasanya, dan seharusnya tidak ada kegagalan dalam proses ini.


Setelah melakukan pembakaran cukup lama, kuali obat tiba-tiba saja bergetar, Fang An sungguh terkejut melihat ini, sebab sejak pertama kali dia belajar membuat Pil hingga saat ini, belum pernah dia mengalami hal semacam itu.


Fang An mengira hanya kuali obat milik nya saja yang bergetar, ternyata kuali obat milik Luo Ying dan Gu Fei Ming juga mengalami hal serupa, seolah-olah ada makhluk hidup di dalam kuali yang ingin keluar.


Semakin lama getaran kuali obat semakin keras hingga menciptakan suara benturan keras dari dalam kuali, walau demikian Fang An dan Luo Ying serta Gu Fei Ming tetap berkonsentrasi penuh.


Setelah beberapa saat, getaran kuali itu mulai melemah dan akhirnya berhenti sepenuhnya, hal ini membuat mereka menghela nafas lega.


Fang An membuka tutup kualinya dan tiba-tiba saja seekor naga kecil sebesar jari telunjuk anak kecil dengan corak dua warna merah dan biru keluar dari dalam kuali.


Fang An yang terkejut dengan hal itu ingin memukul naga tersebut dengan kibasan tangan, namun Gu Yao He langsung melarangnya.


"Jangan Fang An! Jangan kamu sakiti Naga itu, dia adalah wujud sebelum berubah menjadi Pil!" kata Gu Yao He.


Mereka bertiga sama-sama terkejut mendengarnya, dan kemudian Fang An mengulurkan tangannya lalu Naga kecil itu terbang dan berhenti di telapak tangan Fang An kemudian melingkarkan tubuhnya menjadi bulat dan berubah menjadi sebuah Pil mentahan.


"Sungguh Pil Naga yang aneh!" batin Fang An lalu dia melihat ke arah kedua seniornya yang juga berhasil membuat Pil Naga Ying dan Yang mereka yang juga masih mentah.


Fang An menarik nafasnya, mungkin membuat Pil itu tidak terlalu sulit, namun setelah itu saatnya melakukan proses yang lebih sulit lagi dari pada membuat Pil, yaitu proses Pemurnian Pil.


Pil mentah yang ada di tangannya segera dia bakar dengan nyala api sedang, dan Pil pun mulai melayang di atas tangannya.


Luo Ying dan Gu Fei Ming juga memulai tahap pemurnian Pil mereka berdua, sedangkan Gu Yao He memperhatikan mereka dengan harap-harap cemas.


Semakin lama suhu api yang mereka keluarkan semakin meningkat, dan seluruh kamar Gu Yao He juga mulai terasa hangat.


Keringat mulai mengalir di pelipis Fang An, dengan konsentrasi penuhnya dia berharap semuanya bisa berjalan dengan lancar, namun saat Fang An mulai melihat cairan yang hampir terpisah dengan Pil nya, tiba-tiba saja cairan itu kembali masuk kedalam Pil itu.


Api di tangan Fang An langsung membesar dengan sendirinya, dia benar-benar kehilangan kendali terhadap apinya setelah cairan Pil kembali menyatu dengan Pil nya.


"Lepaskan Fang An!" seru Gu Yao He saat melihat api Fang An yang membesar.


Nyatanya tidak hanya api milik Fang An saja yang membesar dengan sendirinya, bahkan api milik Luo Ying dan Gu Fei Ming juga ikut membesar.


Fang An mencoba untuk melepaskan Pil itu dari dalam kobaran apinya yang sudah tidak terkendali, namun saat akan melepaskannya, Api itu langsung meledak dan menyemburkan abu hitam yang sangat banyak, setelah itu api milik Luo Ying dan Gu Fei Ming juga ikut meledak.


Gu Yao He memejamkan matanya dan membuka satu matanya melihat ke arah cucu dan kedua muridnya yang sudah gagal dalam memurnikan Pil Naga Ying dan Yang mereka.

__ADS_1


Wajah Fang An tertutupi oleh abu hitam, dan rambutnya yang putih jadi berantakan serta juga dipenuhi oleh abu hitam, begitu juga dengan Luo Ying dan Gu Fei Ming, penampilan mereka bertiga benar-benar sangat berantakan.


"Aku gagal!" kata Fang An dengan lemas.


Luo Ying dan Gu Fei Ming hanya bisa menggelengkan kepala mereka, kini mereka benar-benar menyadari betapa sulitnya membuat Pil yang memiliki kualitas tinggi.


"Hah…! Kalian memiliki satu kesempatan lagi, namun bukan untuk di buat hari ini, simpan dulu bahan-bahan itu di dalam Cincin kalian, dan untuk beberapa hari ini, kalian harus menaikkan tingkat Spirit Root Elemen Api kalian, setelah itu kalian bisa mencobanya lagi," kata Gu Yao He.


Fang An dan Luo Ying serta Gu Fei Ming sama-sama mengangguk dan setuju dengan saran Gu Yao He, mereka tentu tidak ingin gagal untuk yang kedua kalinya, karena itu mereka tidak ingin terburu-buru untuk membuatnya lagi.


"Kalian bersihkan tubuh kalian dan beristirahatlah!" ucap Gu Yao He.


Mereka bertiga segera keluar dan memasuki kamar masing-masing untuk membersihkan diri. Luo Ying serta Gu Fei Ming langsung beristirahat, sedangkan Fang An lebih memilih memasuki Cincin Ruang dimensi untuk melanjutkan latihannya bersama Wang Lao Yi.


***


Mu Yuan dan Fang Zui tiba saat tengah malam, mereka datang membawa rombongan anggota Klan Fang yang tersisa dan Mu Yuan segera menemui Fang Xian untuk membantu Klan Fang yang baru tiba.


"Fang Xian! Kemana putramu?" Fang Zoli yang baru tiba segera menanyakan keberadaan Fang An.


"An'er sudah beristirahat, mari silahkan masuk sesepuh!" kata Fang Xian.


"Aku sungguh bangga pada putramu, dia akhirnya tumbuh menjadi lebih kuat serta tidak mengecewakan harapan kami!" ucap Fang Zoli.


"Semuanya aku serahkan kepada Tuan Mu Yuan, kami semua sudah tidak bisa melakukan apa-apa lagi selain menggantung nasib kami kepada takdir!" ucap Fang Zoli.


"Apa yang anda bicarakan Tuan Zoli? Kami akan selalu membantu kalian dan juga akan melindungi kalian dari ancaman Sekte Gunung Pohon Persik dan para sekutunya!" kata Mu Yuan.


"Tuan Mu Yuan, kami ini sekarang hanyalah Sekte yang sudah hancur, kami takut tidak bisa membalas semua kebaikan Tuan kepada Klan Fang kami!" kata Fang Zoli.


"Kalian sudah aku anggap sebagai saudara, jadi janganlah merasa memiliki hutang budi apapun kepada kami!" jawab Mu Yuan.


Fang Xian dan Fang Zui hanya menundukkan kepala, mereka berdua juga sadar betapa besar bantuan yang diberikan oleh Klan Mu kepada Klan Fang, bahkan kebaikan mereka melebihi kebaikan dari seorang saudara.


"Sebaiknya kalian semua segera beristirahat dan melakukan persiapan untuk perjalanan besok malam, kami juga akan mempersiapkan perbekalan yang kalian butuhkan!" kata Mu Yuan.


Fang Xian mengantar Fang Zoli ke belakang kediaman Klan Mu, disana ada tanah lapang yang sudah ada banyak tendanya, dan semua anggota Klan Fang sudah berada disana.


Semua anggota Klan Mu membantu anggota Klan Fang untuk mempersiapkan perbekalan perjalanan Klan Fang.

__ADS_1


Walau Klan Fang sudah di keluarkan dari daftar salah satu Lima Faksi besar, namun tidak satupun dari Klan Mu yang mengejek ataupun merendahkan Klan Fang.


Disamping mereka tidak berani karena Mu Yuan yang selalu mengutamakan Klan Fang, keberadaan Gu Yao He dan tiga Yu Jing lainnya yang membuat mereka sangat menghormati Klan Fang.


Belum lagi lebih dari separuh Anggota Klan Mu yang menyaksikan sendiri keberanian Fang An yang bertarung melawan tiga orang Yu Zhu, hal itu membuat mereka yakin jika suatu hari nanti kemungkinan besar Fang An akan menjadi orang paling berpengaruh dan bisa mengangkat kembali nama Klan Fang nya jauh lebih berpengaruh daripada Sekte Gunung Pohon Persik serta Klan Chang.


***


Fang An berlatih di dalam Cincin Ruang dimensi dari tengah malam hingga sore hari, dan dia baru keluar setelah matahari hampir tenggelam.


Setelah dia keluar dari kamar, dia terkejut saat melihat orang-orang dari Klan nya sendiri yang terlihat tidak jauh dari kamarnya.


"Sepertinya mereka semua sudah ada disini! Kalau begitu aku harus menemui Paman Mu Yuan dan juga yang lainnya untuk segera berangkat ke Gunung Yizan," gumam Fang An lalu dia bergegas pergi mencari keberadaan Mu Yuan serta ayahnya.


Fang An segera menuju ke ruang tamu, dan disana ternyata sudah ada Mu Yuan, Fang Zui, Fang Xian, Fang Yin, Fang Zoli, Gu Yao He, Mu Sha, Mu Yi Ling, dan Gu Fei Ming Mereka semua berkumpul hanya untuk menunggu Fang An.


"Fang An, kami semua sejak tadi sudah menunggumu!" kata Gu Yao He.


"Iya maaf..!" jawab Fang An seraya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


"Sesepuh, maafkan aku karena ketidak mampuanku kalian semua harus mengalami hal ini!" kata Fang An kepada Fang Zoli.


"Kamu sudah melakukan apa yang tidak bisa kami lakukan, jujur saja kami sangat bangga padamu! Aku yakin saudara Lio Xa pasti tersenyum padamu di alam sana!" kata Fang Zoli.


"Fang An, duduklah kita akan segera membahas masalah keberangkatan malam ini!" kata Mu Yuan.


Fang An mengangguk lalu dia memperhatikan sekelilingnya mencari kursi yang kosong, dari sekian banyak kursi yang ditempati, hanya ada satu yang kosong, dan kursi tersebut berada disamping Mu Yi Ying.


"Duduklah disini!" kata Mu Yi Ling.


"Terima kasih!" jawab Fang An lalu dia duduk di sebelah Mu Yi Ling.


Fang Yin memperhatikan putranya yang sedang duduk berdampingan dengan seorang gadis cantik, dulu dia sempat ragu untuk menjodohkan putranya dengan Mu Yi Ling, dia hanya ingin Fang An mendapatkan jodoh dari Klan Fang, namun saat ini dia sadar jika Klan Fang termasuk dirinya sudah memiliki banyak hutang jasa kepada Klan Mu, dan Fang Yin hanya bisa tersenyum melihat keduanya yang terlihat semakin akrab.


"Malam ini kita akan membagi perjalanan ini menjadi tiga rombongan kecil, yang pertama akan pergi duluan dengan ditemani oleh Raja Pil. Setelah malam sudah melewati sepertiganya, rombongan kedua akan diberangkatkan dan akan ditemani oleh Fang An, dan setelah melewati tengah malam, rombongan ketiga akan menyusul dan aku yang akan menemani mereka!" kata Mu Yuan.


Gu Yao He mengangguk setuju, dengan dirinya yang akan memimpin perjalanan rombongan pertama, dia bisa membersihkan jalan dari penghalang serta memperlancar perjalanan rombongan kedua dan ketiga nantinya.


Disamping itu, dengan membagi perjalanan menjadi tiga rombongan kecil, hal ini bisa menghindari kecurigaan orang lain, apalagi waktu tengah malam sangat sempurna sebab waktu semalam itu adalah waktunya orang-orang tertidur lelap.

__ADS_1


"Kalau begitu aku akan ikut rombongan pertama, dan saudara Fang Xian serta istrinya akan pergi bersama rombongan kedua, dan sesepuh akan berangkat bersama rombongan ketiga!" kata Fang Zui.


Mereka semua setuju dengan rencana tersebut, dan setelah semuanya sudah mengerti, mereka membahas hal lain guna mengisi waktu, sedangkan Mu Yi Ling mengajak Fang An mengobrol tentang hal lain.


__ADS_2