SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Melihat Inti Petir Merah


__ADS_3

"Murid Fang, selama kamu masih berada disini, kami akan memberikan dukungan padamu hingga kamu mencapai kemampuan yang cukup, namun semua usaha tergantung pada dirimu sendiri! Kamu sudah tahu sendiri jika di Akademi ini banyak murid-murid yang bersaing untuk bisa menjadi yang terkuat, dan kami tentu tidak langsung begitu saja melerai para murid-murid yang berniat ingin bersaing denganmu," kata Xhang Gugu.


"Tidak apa-apa Tetua, dukungan para tetua dan senior pembimbing saja sudah cukup besar bagi saya!" jawab Fang An dan dengan perasaan sedikit canggung Fang An bertanya sesuatu kepada Xhang Gugu.


"Apa boleh saya bertanya sesuatu kepada tetua semua?" tanya Fang An.


"Kamu ingin bertanya apa? Katakanlah!" kata Xhang Gugu.


"Eee begini! Sebenarnya jika para tetua tidak keberatan, bolehkah murid ini melihat Inti Petir Merah?" tanya Fang An.


Xhang Gugu dan semuanya saling berpandangan, baru kali ini ada murid yang ingin melihat keberadaan Inti Petir Merah, padahal sejak jaman dulu, tidak ada satupun murid baru yang berani bertanya apa lagi ingin melihat Inti Petir Merah.


"Untuk apa kamu ingin melihat Inti Petir Merah?" tanya Han Yuwei.


"Inti Petir Merah adalah kekuatan dari Spirit Core Feniks Petir Merah, kekuatannya seharusnya sebanding dengan energi petir Spirit Core Feniks Petir Ungu yang saya miliki ini! Jadi hanya sesama energi Petir yang bisa melakukan kontak hubungan satu sama lain!" ucap Fang An.


Xhang Gugu menghela nafas panjang sebelum akhirnya dia juga angkat bicara. "Sebenarnya keberadaan Dunia dimensi portal Akademi adalah untuk melindungi wilayah Benteng Putih dari kehancuran, sebab petir ini sangat ganas dan liar!"


Xhang Gugu menatap ke arah salah satu pintu, dan pintu tersebut adalah jalur menuju ke semua Kamar Aula Pelatihan, artinya Pintu tersebut terhubung ke tempat Inti Petir Merah berada.


"Dahulu kala Tetua Agung datang kesini saat mengetahui jika desa di wilayah sekitar sini hancur karena terkena amukan Inti Petir Merah, sebagian penduduk ada yang mengungsi ke Kota Funsu, dan sebagian lagi sudah mati karena terkena Inti Petir Merah."


"Jadi disini pernah ada sebuah Desa?" tanya Fang An.


"Iya, itu sebelum muncul tragedi jatuhnya Inti Petir Merah yang menyebabkan seluruh desa hancur, setelah itu Tetua Agung segera menyegel Inti Petir Merah di dalam Gunung agar tidak lagi memakan korban jiwa, setelah berhasil menyegelnya, Tetua Agung segera menutup wilayah ini dengan mengubahnya ke Dunia dimensi portal!" jawab Xhang Gugu.


"Tetua! Apakah Tetua Agung itu apakah masih ada hingga sekarang, dan apakah dia juga seorang Sains?" tanya Fang An.

__ADS_1


"Tetua Agung memang seorang Sains, dan dia masih hidup hingga saat ini, hanya saja dia jarang datang kecuali jika Akademi sedang dalam masalah, dan salah satu masalah terbesar Akademi saat ini adalah Inti Petir Merah itu sendiri!" jawab Xhang Gugu.


Tanpa dijelaskan sekalipun, Fang An langsung mengerti akan masalah terbesar akan Inti Petir Merah, sebab dirinya sendiri sudah tahu akan seperti apa kekuatan energi yang dimiliki oleh Inti Petir.


"Murid Fang! Kamu sendiri memiliki Spirit Root Elemen Petir dan Api, terlebih lagi kamu juga memiliki Inti Petir, jadi jika suatu saat nanti Inti Petir Merah berhasil menghancurkan Segel, maukah kamu mengulurkan tanganmu untuk membantu kami menahan amukan Inti Petir Merah?" tanya Xhang Gugu.


"Tetua, maaf sebelumnya bukan saya tidak mau atau keberatan, tapi kemampuan hamba ini apa mungkin mampu untuk memberikan bantuan tersebut, apalagi kemampuan kalian saat ini yang berada di tahap Xu Qin, bukankah seharusnya kemampuan para Tetua sudah lebih dari cukup untuk menahan atau menyegel Inti Petir Merah?" tanya Fang An.


"Kami ini memang adalah para Pelindung, namun jujur saja, kami berempat juga tidak mampu menghadapi amukan Inti Petir Merah, dan saat ini yang bisa Kami lakukan hanyalah berusaha memperbaiki segel yang retak!" jawab Xhang Gugu.


"Sebesar itukah kekuatan Inti Petir Merah?" batin Fang An.


"Jadi bagaimana, apakah kamu sendiri mau untuk membantu kami jika suatu hari nanti Segel yang mengurung Inti Petir Merah hancur?" tanya lagi Xhang Gugu.


"Tetua Xhang, Bukankah masih ada Tetua Agung? Kenapa tidak panggil dia saja?" tanya Fang An.


"Tetua Agung pasti datang, tapi butuh waktu untuk tiba disini, jika kita tidak menahannya, bisa-bisa seluruh Akademi akan hancur saat Tetua Agung tiba," jawab Xhang Gugu.


Setelah berpikir cukup lama, akhirnya Fang An membulatkan tekadnya untuk tetap menyetujui permintaan Xhang Gugu.


"Baiklah tetua, jika hari itu tiba, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membantu!" jawab Fang An.


"Hatiku cukup lega mendengarnya! Kalau begitu ikutlah denganku, aku akan membawamu melihat Inti Petir Merah," kata Xhang Gugu.


"Terima kasih tetua Xhang!"


Xhang Gugu mengangguk dan kemudian dia mengajak ketiga Tetua lainnya untuk ikut dengan mereka berdua, sedangkan para guru Pembimbing segera membubarkan diri untuk melatih para murid-murid mereka.

__ADS_1


***


Suara dentuman ringan yang disertai dengan kilatan-kilatan cahaya merah menyinari jurang gelap di dalam Gunung, untung saja ada sebuah dinding perisai di dalam kilatan sambaran Petir merah itu sehingga suara gemuruh guntur nya tidak bisa terdengar oleh siapapun.


Fang An menatap takjub kearah bola kurungan energi yang melayang-layang di ruangan gelap, ada lilitan rantai sihir yang mengikat kurungan tersebut agar tidak bergerak kemana-mana.


"Wujudnya sangat berbeda dengan Inti Petir Putih, ini seperti makhluk hidup saja!" batin Fang An.


Perbedaan Inti Petir Merah dan Putih adalah wujudnya dimana saat itu Inti Petir Putih justru bersembunyi, sedangkan Inti Petir Merah justru menampakkan diri.


Walau berada di dalam kurungan Segel, namun pancaran energi murni yang sangat besar memenuhi seluruh ruangan lebar itu, bahkan ada beberapa lorong penghubung energi yang dikeluarkan ke arah Kamar Aula Pelatihan, dan Fang An sangat yakin jika lorong-lorong itulah yang telah menyebarkan energi murni ke dalam Kamar Aula Pelatihan.


"Jika aku berlatih disini sekaligus menyerap Energi Murni milik Inti Petir Merah ini, bisa-bisa dalam jangka waktu sebulan lebih, aku pasti akan mampu mencapai tahap Yu Zha Tingkat 9!" kata Fang An.


"Apakah kamu mau jika berlatih di tempat ini seorang diri?" tanya Xhang Gugu.


"Jika Tetua mengijinkanku," jawab Fang An.


"Emm, karena kamu sudah tahu tempat ini, maka kamu juga memiliki kebebasan untuk berlatih dimana saja, bahkan di tempat ini pun tidak masalah, karena kami juga berharap kamu segera menjadi lebih kuat lagi agar kelak kamu bisa membantu kami," kata Xhang Gugu.


Fang An tentu merasa senang sekali mendengarnya, dia tidak menduga jika Xhang Gugu dan para tetua lainnya memberinya kebebasan untuk dirinya memilih tempat latihan yang di inginkan.


"Terima kasih banyak para Tetua, murid pasti akan ikut membantu kalian di masa depan!" ucap Fang An.


Fang An kembali memperhatikan Inti Petir Merah yang masih berusaha untuk memecahkan segel, dan mereka cukup lama berada disana sebelum akhirnya mereka kembali ke atas.


"Inti Petir Merah, suatu hari nanti, kamu pasti akan menjadi milikku," batin Fang An dan kemudian dia pun ikut keluar.

__ADS_1


***


Maaf telat soalnya sibuk di kampung sedang mengadakan pengajian Isra mi'raj sekaligus mengadakan doa keselamatan setelah terkena banjir.


__ADS_2