
***
Di depan halaman bawah Akademi sudah berkumpul para tetua, para ketua dan para guru Pembimbing serta murid-murid pilihan yang dipilih oleh para Tetua.
"Hari ini kita akan pergi ke Wilayah Selatan untuk menyerang markas Anggota Kelompok Pita Merah, aku hanya memilih beberapa murid saja dan meninggalkan beberapa Ketua serta guru pembimbing disini untuk melindungi Akademi selama kami pergi, ini adalah misi penyerangan balasan yang sangat beresiko tinggi, bagi siapa saja yang ingin mundur, masih ada kesempatan bagi kalian untuk menentukan pilihan kalian!" kata Xhang Gugu.
Tidak ada satupun orang yang menjawab pertanyaan serta pernyataan Xhang Gugu, mereka tentu sudah tahu jika kekuatan yang akan dibawa sangat sedikit daripada kekuatan yang ada di Kelompok Pita Merah, namun Xhang Gugu dan para Tetua serta Ketua sudah sepakat untuk tidak membawa semua kekuatan yang dimiliki oleh Akademi, agar tidak terlalu banyak korban jiwa, hanya orang-orang terpilih saja yang akan diajak serta sisanya akan tetap berada di akademi untuk berjaga-jaga.
Karena tidak ada satupun orang yang ingin berbicara untuk memberikan keputusan mereka, Xhang Gugu menoleh kepada para Tetua serta ketua dan juga para guru Pembimbing sekaligus dengan Fang An, Xhang Gugu mengangguk kepada mereka dan kemudian dia mengajak semua orang-orang terpilih untuk segera berangkat.
Semua murid-murid yang tidak ikut hanya bisa mengantar kepergian mereka semua dengan memberikan suara dukungan sebagai penyemangat mereka, dan tentu saja mereka berharap semuanya bisa kembali dengan selamat.
"Berjuanglah para senior!" seru mereka dengan keras hingga terdengar sangat ramai.
Fang An dan Bing Xuyue, Sao Yi Feng, Lin Hang, Huang Yan dan Meng Lin bergabung dengan belasan guru pembimbing, sedangkan para murid-murid terpilih yang rata-rata memiliki kemampuan Yu Zha Tingkat 7 keatas juga berbaris satu jalur bersama murid-murid lainnya.
"Apakah kita akan berhasil?" tanya Lin Hang.
"Semoga saja, kekuatan kita memang tidak banyak, namun para Tetua sudah memiliki rencana yang diatur jauh-jauh hari untuk hari ini!" jawab Sao Yi Feng.
"Sepertinya dia tidak terlihat khawatir, sikap percaya dirinya seperti sangat meyakinkan jika pertempuran kali ini akan berpihak kepada kita!" kata Huang Yan yang memperhatikan sikap tenang Fang An.
"Dia jelas tidak memiliki rasa takut, terlebih lagi dia memang sangat menginginkan hari ini tiba guna menghancurkan kelompok Pita Merah itu untuk kematian Spirit Beast nya!" jawab Sao Yi Feng.
"Detak jantungku berdetak jauh lebih cepat, sepertinya aku sangat gugup untuk ini!" kata Meng Lin.
"Sama, aku juga merasakannya!" jawab Lin Hang.
Setelah mereka semua berada di luar gerbang dalam, sekitar tiga puluh Spirit Beast berwujud Burung besar sudah menunggu mereka semua di sana.
__ADS_1
Ini baru pertama kalinya Sao Yi Feng dan yang lainnya melihat Spirit Beast sebanyak itu, apalagi Akademi tidak pernah mengeluarkan para Spirit Beast yang rata-rata memiliki kemampuan Bumi 3.
"Semuanya, untuk menghemat energi kalian, sebaiknya kalian menunggangi Spirit Beast itu, dan kita akan pergi ke Selatan melalui udara!" kata Xhang Gugu.
Mereka semua mulai menaiki punggung burung besar itu yang mampu memuat hingga belasan orang, begitu semuanya sudah berada di punggung burung besar itu, Xhang Gugu segera membuat segel tangan dan kemudian muncul seperti sebuah tirai di udara, dan ternyata itu adalah segel pemisah rahasia yang memisahkan antara dunia luar dengan Akademi.
"Jadi seperti itu bentuk segel pemisah dua dunia ini!" gumam Fang An yang merasa takjub dengan terbukanya segel pemisah itu.
"Semuanya, ayo kita berangkat!" seru Xhang Gugu dan kemudian semua burung-burung besar itu mulai terbang dan melewati Segel Pemisah yang sudah terbuka, sedangkan para murid-murid di bawah hanya bisa melambaikan tangan mereka.
Fang An tersenyum-senyum sendiri dengan perasaan jantung yang berdegup lebih kencang, dia sudah tidak sabar ingin mencoba gabungan Kekuatan Inti Petir Putih dan Merah dalam wujud Petir Dewa Penghancur.
"Yue Yue, nanti kamu jangan terlalu jauh dariku, kecuali jika aku sudah berhadapan dengan Spirit Beast mereka itu, maka kamu boleh menjaga jarak dariku!" kata Fang An.
"Aku mengerti!" jawab Bing Xuyue.
***
Wilayah Selatan atau lebih dikenal dengan sebutan Wilayah Merah adalah wilayah terkeras dari wilayah-wilayah lain yang ada di dalam kekuasaan Benteng Putih.
Disana juga banyak kelompok-kelompok organisasi yang salah satunya adalah Kelompok Pita Merah, karena banyaknya organisasi di wilayah tersebut sampai-sampai terjadi persaingan serta permusuhan yang akhirnya menimbulkan pertarungan antar Kelompok.
Nyawa setiap orang di wilayah merah seperti tidak berharga, siapa saja bisa mati tanpa ada seorang pun yang memperdulikan kematian orang tersebut, bagi mereka orang yang lemah hanyalah sasaran empuk untuk latihan mereka yang lebih kuat, hal itu membuat kehidupan di Wilayah Selatan sangat keras.
Saat ini para anggota Kelompok Pita Merah sedang berlatih di tempat organisasi mereka, sedangkan di dalam ruangan sendiri ada tiga sosok Pelindung yang sedang berdiskusi.
Sejak kegagalan mereka untuk mengambil Inti Petir Merah di Akademi itu, kini mereka mulai menyusun rencana kembali untuk kembali menyerang Akademi.
Kematian Fao Zunzi adalah kerugian besar bagi mereka, namun disisi lain mereka juga telah mendapatkan keuntungan dengan kematian seorang pemuda yang diyakini sebagai murid Akademi paling berbakat.
__ADS_1
Mereka yakin jika Akademi juga pasti merasa dirugikan karena telah kehilangan murid paling berbakat yang mereka miliki, hanya saja itu tidak sepadan dengan kerugian yang mereka alami dimana mereka harus kehilangan dua orang Yu Jing dan satu orang Xu Hun.
Bisa dibilang jika di kedua belah pihak sama-sama kehilangan orang-orang terbaik, seperti akademi yang memiliki empat orang yang berhasil dibunuh, yaitu tiga Ketua dan satu murid berbakat dan satu lagi seekor Spirit Beast, walau jumlah korban di pihak Akademi lebih banyak daripada Anggota Pita merah, namun kehilangan seorang Ahli adalah kerugian yang sangat besar.
"Tuan Hung Zhai belum memberikan perintah apapun kepada kita, padahal dia bilang jika dalam waktu dekat ini dia akan kembali memberitahukan rencana penyerangan berikutnya ke Akademi!" kata Long Xang.
"Mungkin Tuan Hung Zhai akan memberikan satu atau dua kekuatan tambahan untuk menggantikan posisi Fao Zunzi!" ucap Er Guo.
"Hem, bisa saja begitu! Jika itu memang benar, aku harap kekuatan pengganti itu lebih kuat daripada Fao Zunzi yang kalah oleh seorang anak kecil yang hanya memiliki kemampuan Yu Zha!" kata Xi Wei.
"Sebenarnya anak kecil itu memiliki ciri-ciri yang sama seperti yang pernah diceritakan oleh Tuan Hung Zhai, seorang pemuda berambut putih yang memiliki Spirit Root Elemen Petir, sosoknya sangat mirip dengan pemuda yang ada di Benua Daratan Hijau itu, kalau tidak salah itu adalah Klan Fang! Atau jangan-jangan pemuda itu memang dirinya?" kata Er Guo.
"Semoga saja bukan, jika sampai pemuda itu adalah dia, bisa-bisa Tuan Hung Zhai akan marah besar karena tidak membawa jasad pemuda itu kesini!" ucap Long Xang.
"Lalu bagaimana dengan Spirit Beast milik Tuan Hung Zhai itu, apakah dia akan ikut kembali ke misi penyerangan berikutnya nanti?" tanya Xi Wei.
"Itu semua terserah keputusan dari Tuan Hung Zhai, kita hanya bisa menunggu perintah saja, lagi pula makhluk itu sangat sulit untuk dikendalikan," jawab Long Xang.
"Sebenarnya aku sangat penasaran dengan kekuatan Tuan Hung Zhai, menurut informasi jika orang-orang dari Benua Bintang Terang sangatlah kuat, apalagi para Anggota Sekte Iblis Lembah Darah, jika memang Tuan Hung Zhai dan para Anggotanya sekuat itu, kenapa mereka harus repot-repot menyuruh kita untuk melakukan pekerjaan ini?" tanya Xi Wei.
"Kenapa tidak kamu sampaikan sendiri saja kepada Tuan Hung Zhai nanti setelah dia tiba disini?" ucap Er Guo.
"Sudah-sudah, kalian jangan lagi memperdebatkan hal yang tidak penting, lagi pula Kekuatan kita juga karena Bantuan Tuan Hung Zhai, andai bukan karena dia, mungkin aku akan tetap berada di tahap puncak Xu Hun!" kata Long Xang.
Semuanya hanya diam saja, mereka akui jika kekuatan mereka itu adalah kekuatan pemberian dari Hung Zhai, jika dia saja bisa melakukan itu, tentu dia juga memiliki kekuatan yang tidak biasa, itu yang ada di pikiran mereka semuanya saat ini.
***
SS 2 atau lebih tepatnya Perjalanan Kaisar Petir SS 2 tidak bisa saya umumkan dengan menyebut nama Platformnya di sini, untuk lebih jelasnya sudah saya jadikan Pin di Group adicipto.
__ADS_1