SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Hukum dan aturanku


__ADS_3

***


Dalam waktu lebih dari setengah hari saja, Fang An sudah berhasil menyelesaikan empat masalah di Kota Tianyang, masalah tersebut antara lain adalah, Pembubaran Organisasi Palu Hitam, Pembebasan anak-anak yang dijadikan budak pekerja oleh Organisasi Palu Hitam, Fang An juga berhasil membuat Wei Baixi mengakui kesalahannya yang telah menjual Chiyi kepada Ma Yufang, dan yang terakhir berhasil mengembalikan ingatan Chiyi.


Sekarang hanya tinggal satu masalah lagi yang harus segera diselesaikan, yaitu memberi pelajaran kepada Walikota Ma Yufang yang telah melakukan pelecehan di masa lalu hingga membuat Chiyi mengalami gangguan jiwa.


Saat ini hari sudah hampir sore, dan Fang An bersama ke sembilan mantan anggota Organisasi Palu Hitam serta Xia Longli dan keluarganya duduk di ruangan Penginapan Bunga.


"Apa rencana mu berikutnya?" tanya Xia Longli.


Setelah beberapa saat bersama dengan Fang An, Xia Longli sudah tidak merasa sungkan lagi, dia terlihat lebih akrab berbicara seperti layaknya teman.


"Aku tidak bisa berlama-lama berada disini, paling tidak sebentar malam aku harus melanjutkan perjalananku, namun sebelum aku pergi, aku janji kepada kalian bertiga, aku akan memberikan keadilan untuk kalian dan akan menghukum si biadab Walikota itu!" kata Fang An dan tatapannya tertuju kepada Wei Baixi yang terikat di kursi dengan darah di wajahnya yang sudah agak mengering, namun luka-lukanya masih terlihat sangat jelas.


"Tuan muda, aku minta maaf karena tadi hampir menyerang mu!" kata Chiyi.


Fang An tersenyum lembut kemudian dia bangkit dan menghampiri Chiyi seraya berkata, "Bibi tidak perlu meminta maaf seperti itu kepadaku, bibi adalah orang baik, terlebih lagi bibi mengingatkan ku pada ibuku!" kata Fang An seraya menghampiri Wei Baixi.


Wei Baixi mengangkat wajahnya hanya untuk menatap pemuda berambut putih yang berada di hadapannya, sedangkan Fang An duduk berjongkok seraya berbicara padanya.


"Nyonya Wei Baixi, aku bisa membantu meringankan hukuman mu, namun dengan satu syarat, jika kamu bersedia berkata jujur di Pengadilan kota nanti akan kebusukan Walikota itu, mungkin hukumanmu bisa aku usulkan untuk sedikit diringankan, namun jika nyonya menolak, aku bisa membuatmu menjadi lebih cacat dari saat ini, bagaimana?"


Tanpa berpikir panjang lagi, Wei Baixi langsung mengangguk dengan cepat, sebab dia tidak ingin mengalami hal yang lebih buruk lagi.


"Jawaban yang bagus!" kata Fang An lalu dia bangkit dan berbicara kepada semuanya.


"Kalian semua segera pergi ke seluruh penduduk kota untuk menceritakan kebenaran akan kebusukan Walikota itu, ajak mereka untuk melakukan masa di rumah Walikota agar Walikota turun dari jabatannya!" kata Fang An.


Kesembilan mantan anggota Organisasi Palu Hitam segera keluar dan disusul oleh para teman-teman Chiyi serta seluruh pelayanan penginapan bunga.


Mereka segera menyebar untuk mengajak para penduduk kota melakukan masa di kediaman Walikota, cara ini memang sudah Fang An rencanakan, sedangkan dia dan Chiyi serta kedua anaknya ditambah dengan Wei Baixi akan menyusul setelah para Penduduk desa berkumpul disana.


Fang An sudah mendapatkan informasi jika Ma Yufang adalah seorang praktisi yang memiliki kemampuan puncak Yu Zhi, dia adalah satu-satunya orang yang memiliki kemampuan paling tinggi di Kota Tianyang, oleh karena itu tidak ada satu orang pun yang berani menentangnya.


Hanya saja Fang An tidak ingin menggunakan kekerasan terlebih dahulu, karena Ma Yufang lebih suka berkelit dan merasa kebal terhadap hukum, maka Fang An akan menggunakan cara yang sama serta akan melakukan tindak kekerasan jika Ma Yufang memilih untuk menggunakan cara itu.


Ma Yufang juga di jaga oleh para petarung-petarung pilihan yang disewa untuk melindunginya, dan rata-rata orang-orang yang disewa memiliki kemampuan Yu Zhi Tingkat 5 hingga 6.


"Kalian semua bersiap-siap, sebentar lagi kita juga akan segera pergi ke rumah Walikota!" kata Fang An.


Mata Chiyi memerah mendengar hal itu, dia benar-benar tidak akan pernah memaafkan Ma Yufang sampai dia mendapatkan hukuman yang seberat-beratnya.


Setelah hari sudah sore, Fang An dan semuanya segera keluar menuju ke rumah Walikota, sebab Fang An sangat yakin jika di rumah Walikota pasti sudah dipenuhi oleh para penduduk.


***


Ma Yufang duduk bersama dengan beberapa pejabat-pejabat kota di rumahnya yang besar dan megah, mereka sedang membahas akan penghasilan kota selama beberapa Bulan terakhir.


"Hasil panen di beberapa desa mulai menurun secara drastis, jika seperti ini kita akan mengalami kerugian besar tuan, apakah Tuan tidak memiliki cara lain agar kita semuanya masih bisa mendapatkan pemasukan di masa krisis ini?"


tanya seorang pria paruh baya yang mengenakan jubah seperti seorang pejabat, namanya adalah Shi Hao Li, dia adalah pengurus pertanian di beberapa desa yang ada di wilayah Kota Tianyang.


"Jangan khawatir Shi Hao Li, walau wilayah kita ini akan gagal panen, aku tetap akan menaikkan pajak penghasilan, dengan demikian kita akan tetap mendapatkan keuntungan!" kata Ma Yufang.


"Apa ini tidak apa-apa, beberapa warga desa saat ini mulai protes karena naiknya pajak hingga 15 persen, jika dinaikkan lagi mereka pasti tidak akan sanggup dan takutnya akan melakukan perlawanan!" kata salah satu pengurus yang lain.


"Apa mereka berani untuk melawanku? Lagipula aku tidak peduli apakah mereka mampu atau tidak, yang jelas aku akan menaikkan biaya pajak hingga 25 persen, jika ada yang menolak akan langsung dihukum di dekat taman kota!" kata Ma Yufang.


"Terserah Tuan Ma saja, jika Tuan Ma memang ingin menaikkan pajak, maka kami akan segera mengumumkannya besok!" ucap Shi Hao Li.

__ADS_1


"Pasar kita juga jangan sampai lupa, setiap pedagang harus siap untuk membayar pajak yang juga akan dinaikkan, jika ada yang berani menolak, maka hancurkan seluruh barang dagangannya!" kata Ma Yufang.


Semenjak hasil panen berkurang, harga bahan pokok di pasar juga mulai naik secara signifikan, jadi sudah sewajarnya bagi para pedagang untuk membayar pajak lebih dari hasil dagangan mereka, namun Ma Yufang justru menaikannya terlalu tinggi.


Saat masih membahas akan keuntungan yang akan masuk ke brankas mereka masing-masing, tiba-tiba saja terdengar teriakan banyak orang di depan rumah.


"Turunkan Walikota!"


"Kami ingin walikota yang baru!"


"Walikota bejat, kami tidak mau memiliki Pejabat yang sudah melecehkan warganya!"


Teriak demi teriakan terus terdengar oleh mereka yang ada di dalam rumah, bahkan telinga Ma Yufang memerah mendengar jeritan dan makian ratusan orang di depan rumah.


"Kurang ajar, siapa yang membawa masa kesini?" kata Ma Yufang dengan nada geram.


"Sebaiknya kita keluar menemui mereka!" kata Shi Hao Li.


"Kalian semua ikut dengan ku!" kata Ma Yufang kepada lima sosok penjaganya yang berdiri agak jauh di belakang kursinya.


Kelima sosok berpakaian serba merah itu segera berjalan mengikuti Ma Yufang dan empat pejabat lainnya, mereka berlima adalah anggota dari Kelompok Pemberontak yang sengaja dikirim oleh Kelompok Pembunuh Kepala Ular.


Setibanya di luar, ratusan orang sudah memenuhi halaman hingga keluar pagar rumah Ma Yufang, dan dengan suara keras Ma Yufang pun membentak mereka semuanya.


"Diam…!"


Seketika itu juga ratusan orang-orang itu langsung terdiam begitu suara keras yang terdengar seperti gemuruh Guntur saat cuaca terang.


"Apa-apaan kalian ini? Datang-datang bikin keributan dan memaki-maki seenak mulut kalian! Katakan padaku siapa yang menyuruh kalian melakukan semua ini?" kata Ma Yufang.


"Tuan Ma, kami semua sudah tahu akan kebejatan yang pernah kamu lakukan sepuluh tahun yang lalu kepada seorang wanita di Penginapan Bunga, kami tidak mau Kota kami dipimpin oleh seorang pejabat bejat seperti anda, jadi saya harap anda untuk turun dari kursi jabatan anda. Bagaimana, apakah kalian semua setuju?" kata seorang pria yang seusia dengan Ma Yufang.


"Setuju! turunkan Walikota, ganti Walikota kita!" seru semuanya yang hampir serempak.


"Siapa yang mengatakan hal itu kepadamu?" tanya Ma Yufang dengan tatapan dingin.


"Tuan Ma, semua orang sudah mengetahuinya dari pengakuan Nyonya Wei Baixi, sekarang semuanya sudah jelas jika anda adalah seorang pemimpin bejat!" kata pria tersebut.


"Wei Baixi? Berani-beraninya wanita itu menceritakan kebenaran ini kepada semua orang!" gerutu Ma Yufang lalu dia mengangkat tangannya seraya berkata.


"Kalian semua telah terhasut oleh pengakuan yang tidak jelas dari seorang wanita yang tidak laku, namun karena kamu sudah sangat berani membawa masa kesini, maka kamu akan aku tangkap untuk mendapatkan hukuman. Tangkap orang ini dan bawa dia ke penjara!" kata Ma Yufang kepada kelima pengawalnya.


Kelima sosok berpakaian serba merah itu bersiap untuk menangkap pria yang menjadi perwakilan sebagai juru bicara, namun baru kelima sosok itu baru berjalan dua langkah, suara tawa seorang pemuda terdengar dari arah belakang masa.


"Hahaha! Sungguh sangat lucu sekali Walikota kalian ini, bisa-bisanya dia mau menangkap warganya hanya karena telah berani membeberkan keburukan yang sebenarnya, ini sangat lucu!"


Wajah Ma Yufang menjadi semakin kusut mendengar ejekan suara pemuda yang belum terlihat wujudnya, Ma Yufang menggenggam kedua tangannya seraya merapatkan giginya lalu berbicara kepada pemilik suara tersebut.


"Siapa yang bicara itu? Cepat keluar dan maju ke hadapanku!" kata Ma Yufang.


Dari belakang kerumunan, para masa mulai terbelah memberikan jalan kepada lima sosok orang, tiga muda-mudi dan dua wanita paruh baya, hanya saja satu wanita itu sedang diikat dengan wajah yang terluka.


Ma Yufang terkejut saat melihat kedua wanita paruh baya itu, walau wajah yang satunya terluka, namun dia masih bisa mengenalinya, apalagi wanita paruh baya yang satunya.


"Kalian?" kata Ma Yufang yang kesulitan untuk berbicara.


"Ma Yufang, kamu tidak akan mungkin lupa kepada ku bukan? Aku juga tidak akan melupakanmu, hari ini aku ingin kamu berbicara jujur di hadapan semua orang akan kelakuan bejatmu yang telah memperkosa diriku sepuluh tahun yang lalu!" kata Chiyi.


"Hahaha! Apakah kalian semua percaya akan ucapan wanita gila itu? Apakah kalian pikir aku mau meniduri seorang wanita gila seperti dia? Aku yakin mereka berdua kali ini bekerja sama untuk menjatuhkan ku!" kata Ma Yufang.

__ADS_1


Tidak lama setelah itu, tiga sosok berpakaian hitam serta topi penutup kepala yang memiliki sayap datang ke tempat itu juga, mereka adalah hakim yang sudah dipanggil oleh Xia Feihu untuk datang ke rumah Ma Yufang.


"Nyonya Wei Baixi, sekarang ceritakan kejadian yang sebenarnya yang sudah dilakukan oleh Walikota itu kepada Bibi Chiyi!" kata Fang An.


Wei Baixi yang kedua tangannya terikat di belakang segera bangun lalu dia menceritakan semua kebenaran yang telah dilakukan oleh Ma Yufang, bahkan hingga menyewa saksi palsu untuk memenangkan kasusnya.


Wajah Ma Yufang semakin membiru mendengarkan cerita Wei Baixi, dia menatap dengan tatapan sangat marah, semua aibnya serta rahasia yang telah lama dikubur kini kembali terungkap.


"Itulah yang sebenarnya terjadi!" kata Wei Baixi yang mengakhiri ceritanya.


"Ma Yufang! Kamu benar-benar sangat biadab!" kata salah satu Hakim.


"Kalian semua jangan percaya akan ceritanya, dia itu mengarang cerita palsu untuk menjatuhkan ku!" kata Ma Yufang.


"Jadi kamu masih mau mengelak Tuan Walikota? Selama ini anda menjadi Walikota yang buruk, dan secara diam-diam anda telah bekerja sama dengan Organisasi Palu Hitam bukan?" kata Fang An.


"Tidak, untuk apa aku bekerjasama dengan Organisasi seperti itu?"


Fang An tersenyum tipis mendengarnya seraya berkata, "Benarkah, lalu bagaimana dengan yang ini?" Fang An bertepuk tangan sekali, dan kemudian sembilan sosok segera datang berkumpul di belakang Fang An.


Ma Yufang mengerutkan alisnya, dia jelas mengetahui pakaian yang dikenakan oleh kesembilan orang itu, sedangkan Fang An segera meminta mereka menjelaskan jika Ma Yufang benar-benar telah bekerja sama dengan Organisasi Palu Hitam.


Ma Yufang benar-benar dipojokkan di hadapan para penduduknya sendiri, dia benar-benar sangat marah serta malu, sebab rahasianya telah terbongkar.


"Apakah kamu memiliki pembelaan Tuan Ma Yufang?" tanya salah satu Hakim.


Ma Yufang tidak menjawabnya, dia justru menatap Wei Baixi dan kesembilan sosok yang sudah membuat dirinya malu, sungguh tidak terduga jika dirinya akan dipermalukan di hadapan warganya sendiri.


Ma Yufang menghela nafas panjang dan kemudian dia tertawa pelan, semakin lama tawanya semakin keras dan kemudian dia menatap Chiyi dengan tajam.


"Semua ini bermula darimu, andai saat persidangan waktu itu selesai aku langsung membunuhmu, mungkin hal ini tidak akan pernah terjadi!" kata Ma Yufang sehingga membuat semua orang terkejut termasuk ketiga hakim.


Secara tidak langsung Ma Yufang telah membenarkan jika dirinya memang melakukan semua itu, hanya saja Ma Yufang seperti memiliki niat yang tidak baik kepada Chiyi.


"Sekarang aku akan mengakui semuanya! Iya aku memang melakukan semua itu, lalu kalian semua mau apa? Aku adalah Walikota disini, akulah pemimpin kalian! Aku juga adalah hukum bagi kalian! Barang siapa yang ingin mencarikan keadilan baginya, maka nasib kalian akan sama seperti dirinya!" kata Ma Yufang lalu dia melambaikan tangannya seraya berkata, "Bunuh Wanita gila itu!" seru Ma Yufang kepada kelima pengawalnya.


Fang An mengerutkan dahinya saat melihat kelima sosok yang mengangkat pedang mereka untuk membunuh Chiyi, sedangkan Chiyi dan Xia Longli serta Xia Feihu jelas panik, namun kesembilan mantan anggota Organisasi Palu Hitam segera maju untuk melindungi Chiyi dan yang lainnya.


Semua orang segera mundur menjaga jarak karena takut akan terjadi pertarungan, sedangkan Fang An menatap kelima sosok itu yang akan berhadapan dengan kesembilan mantan anggota Organisasi Palu Hitam.


"Owh! Jadi kalian adalah anggota Kelompok Pemberontak, walau kalian mengganti warna pakaian kalian, namun pertahanan kalian masih bisa aku kenali!" kata Fang An lalu dia menatap Ma Yufang.


"Kamu menyewa para pemberontak ini untuk menjaga mu, aku yakin Sekte Gunung Pohon Persik pasti juga ikut terlibat akan semua ini bukan?" kata Fang An.


"Dari mana kamu mengetahui semua itu?" tanya Ma Yufang.


"Aku sangat tahu sekali! Karena kamu telah bekerjasama dengan anggota Pemberontak, maka aku akan menganggap mu sebagai pemberontak, dan hukuman yang pantas bagi pemberontak adalah dihukum seberat-beratnya, itu adalah aturan hukum dan aturanku!" ucap Fang An dan kemudian dia mengeluarkan energi petirnya yang menyelimuti seluruh tubuhnya sebelum akhirnya dia menghilang menjadi cahaya.


Kelima pengawal yang masih belum memulai pertarungan mereka tiba-tiba saja terhempas tanpa sebab, mereka berlima berterbangan hingga menabrak tembok pagar dan juga tembok rumah Ma Yufang.


Jelas Ma Yufang terkejut dan kebingungan, dia sama sekali tidak mengerti akan apa yang telah terjadi, namun saat masih bingung, Fang An sudah berdiri tepat di hadapannya.


"K k kau! Kenapa kamu bisa muncul disini?" tanya Ma Yufang yang ketakutan, apalagi saat melihat kelima anggota Pemberontak yang sudah mati di beberapa tempat, dan rata-rata perut mereka sudah melepuh seperti terkena bara Api.


"Bersiaplah untuk menerima hukumanmu!" kata Fang An.


Ma Yufang ingin melepaskan serangan nya, namun tubuhnya tidak bisa digerakkan oleh aura putih dan merah yang terpancar dari tubuh Fang An.


"Seorang Praktisi Yu Zha!?"

__ADS_1


Ma Yufang kaget saat mengetahui jika pemuda tersebut adalah seorang Praktisi yang berada di tahap Yu Zha, dia tidak bisa berbuat apa-apa saat Fang An memberikan satu pukulan ke pundak Ma Yufang sehingga membuat Ma Yufang jatuh berlutut.


"Bukan aku yang akan menghukummu, melainkan dia yang akan menghukummu!" kata Fang An yang menatap kearah Chiyi yang sudah memegang sebilah pisau di tangannya, hal itu membuat Ma Yufang sangat ketakutan, namun dia tidak bisa berbuat apa-apa karena tekanan dari Fang An.


__ADS_2