SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Ratu Sayap Biru


__ADS_3

***


"Tuan Xia! Tuan Muda Zhang Wei berada di depan, dia datang dengan ketiga pengawalnya," kata seorang prajurit kepada seorang pria berusia 45 tahunan.


Xia Ding hanyalah seorang manusia biasa, dia bukanlah seorang Kultivator. Walau hanya manusia biasa, Xia Ding sangat cerdas dan juga penuh dengan ambisi. Berkat kepintarannya itu, Xia Ding berhasil menjadi salah satu orang yang paling berpengaruh setelah dirinya diangkat menjadi Walikota oleh Gubernur Kota Funsu.


Dia dengan jabatannya berhasil menguasai setengah wilayah Kota Funsu, bahkan Xia Ding mampu merekrut para Praktisi hebat yang membuat dirinya semakin dihormati dan disegani oleh semua penduduk Kota Funsu.


Saat ini Xia Ding sedang membahas akan rencana eksekusi yang akan dilakukan tiga hari lagi di taman kota, di sana sudah berkumpul orang-orang penting termasuk ke empat belas Praktisi.


"Zhang Wei? Jadi anak nakal itu sudah memilih untuk menyerahkan dirinya!" kata Xia Ding.


"Sepertinya tidak seperti itu Tuan, karena Tuan Muda Zhang datang membawa kain jubah kuning yang penuh dengan Noda darah," jawab Prajurit itu.


"Apa? Dia datang dengan membawa jubah kuning?" Seorang Pria paruh baya yang juga mengenakan Jubah kuning di punggungnya bangkit setelah mendengar informasi tersebut.


"Iya Tuan!" jawab prajurit itu.


"Tuan Xia, ayo kita lihat keluar!" ajak sosok itu dan kemudian Xia Ding keluar bersama dengan semua orang untuk melihat sendiri akan informasi yang disampaikan oleh prajurit tersebut.


Di luar pagar rumah Xia Ding yang besar serta megah, Zhang Wei bersama dengan Sao Yi Feng, Lin Hang dan Lin Ying dikepung oleh para prajurit yang bersenjata lengkap.


Walau berada di dalam kepungan para prajurit, tidak ada yang merasa khawatir kecuali Zhang Wei sendiri yang selalu merasa khawatir dengan berandai-andai jika dia dan ketiga temannya Fang An Itu sampai ditangkap oleh para Pengawal Xia Ding.


"Tanang lah kawan, jangan panik seperti itu!" kata Sao Yi Feng kepada Zhang Wei.


Zhang Wei hanya tersenyum canggung, namun wajahnya tetap tegang dengan kaki yang mulai gemetar saat dia melihat Xia Ding dan para Pengawalnya yang terlihat datang menghampirinya.


"Zhang Wei, apa yang kamu bawa?" tanya Xia Ding.

__ADS_1


Sao Yi Feng memperhatikan para pengawal Xia Ding yang memiliki kemampuan Yu Zhu, Yu Jing, dan seorang wanita berusia 50 tahunan yang memiliki kemampuan Xu Hun, jelas itu adalah barisan kekuatan besar yang hampir setara dengan kekuatan satu kelompok besar.


Mata pria paruh baya yang mengenakan jubah kuning melotot saat melihat jubah kuning yang berlumuran darah yang tergeletak di atas tanah. "Dari mana kalian mendapatkan kain-kain itu?" tanya nya.


Sao Yi Feng, Lin Hang dan Lin Ying merasakan kekuatan pria itu yang berada di tahap Yu Jing, walau demikian Sao Yi Feng tetap bersikap tenang seraya menjawabnya.


"Kami mendapatkannya dari ketujuh anggota kalian yang ingin menangkap Zhang Wei dan kedua kakak beradik di jalan, jadi kami membunuhnya," jawab Sao Yi Feng.


"Bagus-bagus! Karena kalian sudah berada disini, maka kalian harus tidak perlu kembali lagi," ucap sosok Yi Jing tersebut seraya melepaskan energinya.


"Maaf saja, bukannya kami tidak ingin meladeni orang sekuat dirimu, namun ketua kami hanya meminta kami untuk menyampaikan pesan ini kepada kalian! Jika Walikota tidak segera membebaskan ibu Xia Feihu dan mencabut daftar buronan terhadap ibu dan kedua bersaudara itu, maka Ketua kami sendiri yang akan datang kesini!" ucap Lin Hang.


Xia Ding segera menahan Yu Jing itu yang berniat untuk menyerang Sao Yi Feng dan teman-temannya setelah mendengar penjelasan Lin Hang. "Owh, jadi kalian memiliki Ketua, biar aku tebak, kalian ini berasal dari Akademi bukan? Kalau begitu suruh dia datang sendiri kesini jika dia memiliki kemampuan!" kata Xia Ding.


"Apakah kamu yakin? Perlu kamu tahu jika sampai ketua kami datang, maka tidak akan ada satupun kekuatan yang akan mampu menghentikannya, bahkan jika kalian di lindungi oleh seorang Ahli, itu tidak akan berpengaruh apapun," kata Sao Yi Feng.


"Hahaha! Kalau begitu aku akan menunggu ketua kalian!" suara Wanita yang berkemampuan Xu Hun melepaskan aura yang kuat dan mengintimidasi keempat pemuda di hadapannya.


Kening Wanita itu mengkerut setelah mendengar ucapan terakhir Sao Yi Feng, bahkan hampir semuanya juga mulai memikirkannya.


"Apa benar Ketua mereka adalah sosok yang sudah menghancurkan Pita Merah? Jangan-jangan ketua yang mereka maksud adalah salah satu Tetua Akademi?" kata Wanita itu yang mulai sedikit ragu.


"Mustahil jika para Tetua Akademi akan datang kesini! Seharusnya dia disibukkan oleh urusannya yang memiliki banyak murid di sana selepas pertempuran besar di Wilayah Selatan!" jawab wanita tua lainnya yang memiliki kemampuan Yu Jing.


"Tuan Xia, kenapa anda menghentikan ku tadi? Seharusnya mereka sudah aku bunuh untuk nyawa ketujuh orang-orang ku ini, belum lagi jika ucapan Pemuda itu benar, maka anda sudah membuat malapetaka terhadap diri anda sendiri!" kata pria berjubah kuning itu.


"Sepertinya ketua mereka telah bertemu dengan kedua buronan itu, dan sekarang kedua anak itu meminta bantuan orang-orang dari Akademi itu untuk menyelamatkan ibu mereka!" seorang pria dengan wajah penuh bekas luka serta memiliki kemampuan Yu Jing juga bersuara.


"Jadi kedua anak itu juga bersama mereka, dan sekarang mereka ingin aku melepaskan Jing Chiyi? Jika demikian aku akan mempersiapkan rencana untuk menjebak ketua mereka agar datang?" kata Xia Ding dan kemudian dia berbicara kepada pria yang wajahnya dipenuhi banyak bekas luka.

__ADS_1


"Tuan Ziao Shan, aku minta buatkan racun paling mematikan yang mampu membunuh seorang Ahli atau yang mampu melumpuhkan seorang Pelindung!" kata Xia Ding.


Sosok yang bernama Ziao Shan itu mengangguk dengan tersenyum jahat seraya menjawab, "Tenang saja, aku sudah mempersiapkan racun paling kuat yang akan mampu membunuh seorang Ahli serta mampu membuat seorang Pelindung tidak akan bisa bertarung setelah terkena racun ku," jawab Ziao Shan.


"Kamu memang pantas dijuluki sebagai Raja Racun Sarang Hitam!" kata Wanita yang memiliki kemampuan Yu Jing.


Ziao Shan merasa besar kepala setelah mendengar pujian tersebut, walau demikian yang dikatakan oleh wanita itu memanglah benar.


Wilayah Timur yang disebut sebagai Wilayah Hitam memang memiliki banyak praktisi mengerikan yang ahli dalam meracik Racun serta menjadikan Racun-racun itu menjadi Teknik-teknik yang mematikan.


"Jangan menganggap remeh ketua mereka, jika memang benar ketua mereka itu adalah salah satu Tetua Akademi, aku khawatir racunmu tidak akan berpengaruh. Yang aku tahu salah satu Tetua Akademi adalah seorang Alkemis, kalau tidak salah namanya adalah Ji Xao Long, apa menurutmu racun mu itu akan berpengaruh terhadap Alkemis yang memiliki kemampuan seorang Pelindung?" kata Wanita berkemampuan Xu Hun.


"Ji Xao Long! Sebenarnya dialah paling di takuti oleh Ketua Sarang Hitam kami, aku berharap semoga ketua yang mereka maksud bukan dia!" ucap Ziao Shan.


"Hihihi! Ternyata Si Dewi Racun Hitam punya rasa takut juga?" Wanita itu terkekeh meledek pemimpin Kelompok Sarang Hitam.


"Apakah kamu berani berhadapan dengan ketua kami?" Ziao Shan melemparkan pertanyaan yang membuat wanita itu berhenti tertawa.


"Apakah kamu pikir aku takut melawan Dewi Racun Hitam? Kekuatan kami sama-sama berada di Tingkat 5, lagi pula belum pernah ada satu orang pun yang mampu melawan Panah Langitku, camkan itu!" ucap wanita itu dengan aura yang merembes keluar sehingga membuat tanah sedikit bergetar.


"Ratu Sayap Biru sudahlah, lebih baik kita Fokus saja terhadap rencana ku!" kata Xia Ding yang melerai perdebatan Ziao Shan dengan Ratu Sayap Biru.


"Hmp!" Ratu Sayap Biru mendengus kesal dan kemudian dia melompat ke udara lalu mengeluarkan sayap biru seperti sayap elang yang sangat indah, dan setelah itu dia terbang meninggalkan tempat itu.


"Benar-benar sangat sulit dijinakkan!" gumam Xia Ding.


Ratu Sayap Biru sebenarnya berasal dari Wilayah Utara, dulunya dia adalah salah satu anggota Kelompok Awan Langit, namun dia dikeluarkan dari kelompok karena telah terbukti melakukan kejahatan, dan sekarang dia sudah tidak bergabung dengan kelompok manapun.


Kebetulan Xia Ding juga mendapatkan informasi akan Ratu Sayap Biru yang kabarnya adalah seorang Ahli sehingga dia merekrutnya untuk bergabung dengannya dalam rencananya untuk menggulingkan Gubernur. Senjata paling menakutkan yang dimiliki oleh Ratu Sayap Biru adalah Panah Langit yang merupakan pusaka langit.

__ADS_1


Pusaka Panah Langit sendiri sebenarnya adalah pusaka Ketua Awan Langit yang memang dikhususkan untuk orang yang ahli dalam memanah, hal itu yang membuat Panah Langit jatuh ke tangan Ratu Sayap Biru, dan setelah dia keluar dari Kelompok Awan Langit, Ratu Sayap Biru justru membawanya pergi bersamanya.


__ADS_2