
***
"Adik Luo, bukankah seharusnya kamu datang kesini sekitar beberapa Minggu lagi? Lalu siapa saudara kecil ini?"
Seorang pemuda berusia 20 tahun menyapa Luo Ying yang baru tiba di depan pintu pagar yang seluruhnya terbuat dari kayu biasa.
"Rencananya memang seperti itu! Owh iya ini adalah Adik Fang! Adik Fang, ini adalah Kakak Shin He, dia adalah kakak seperguruan ku," kata Luo Ying.
"Senang bisa berkenalan dengan kakak Shin, namaku Fang An!" kata Fang An.
"Fang An? Jangan bilang kamu berasal dari Klan Fang?" tanya Shin He.
"Iya, dia berasal dari Klan Fang," jawab Luo Ying.
"Lalu ada keperluan apa kamu ikut adik Luo kesini?" tanya lagi Shin He.
"Aku…!"
"Biar aku yang menjawabnya," kata Luo Ying kemudian dia menjelaskan kepada Shin He jika Fang An datang untuk berobat sekaligus menjelaskan racun yang bersarang di dalam tubuh Fang An.
"Owh..! Kalau begitu ayo kita masuk, kebetulan guru ada di rumah," kata Shin He kemudian dia mengajak Fang An untuk masuk ke dalam rumah.
Shin He adalah sosok pemuda ramah, namun dia juga selalu bersikap hati-hati, sedangkan untuk kemampuannya di bidang Alkemis lumayan tinggi, yang pasti lebih tinggi dari Luo Ying.
"Adik Luo, sepertinya tingkat kekuatan mu sudah bertambah, guru pasti sangat senang melihatmu yang semakin kuat," kata Shin He dalam perjalanan.
"Kakak ini bisa saja memuji, jika dibandingkan dengan kakak, kekuatanku masih belum ada apa-apanya!" ucap Luo Ying.
Shin He memang memiliki kekuatan di atas Luo Ying, dia adalah seorang Yu Zhi Tingkat 8, dan itu jauh dari pada Luo Ying yang baru berada di tahap Yu Zhi Tingkat 3.
Fang An hanya diam mendengarkan obrolan dua saudara seperguruan itu, saat ini dia masih memikirkan akan Singa Es yang berada di luar, dia terpaksa meninggalkan Singa Es di luar karena permintaan Luo Ying.
Luo Ying tidak mengizinkan Fang An membawa masuk Singa Es ke dalam pekarangan gurunya, kecuali gurunya yang mengizinkannya.
__ADS_1
Oleh sebab itu dia selalu memikirkan Singa Es serta merasa tidak tega, padahal Singa Es sendiri lebih senang berada di luar daripada ikut masuk kedalam, sebab Singa Es tahu jika di dalam ada seseorang yang memiliki kemampuan sangat tinggi, jadi dia tidak keberatan jika memang harus berada di luar.
Setelah sampai di depan sebuah rumah biasa yang terbuat dari kayu serta dinding rumah juga terbuat dari batangan kayu yang disusun rapi, Shin He mengetuk pintu rumah tersebut seraya berkata.
"Guru! Adik Luo sudah kembali," kata Shin He.
"Suruh saja dia dan teman kecilnya itu masuk," kata sebuah suara sepuh yang terdengar dari dalam rumah.
Shin He dan Luo Ying sama sekali tidak terkejut mendengarnya, kecuali Fang An yang sedikit menaikkan alisnya saat suara sepuh itu menyuruh Luo Ying untuk masuk dengan dirinya.
Shin He membuka pintu lalu menyuruh Luo Ying dan Fang An untuk masuk kedalam.
Setelah keduanya memasuki rumah sederhana itu, Fang An mencium aroma obat yang sangat kental menyebar ke seluruh ruangan, seolah-olah rumah itu adalah sebuah rumah Obat.
Fang An melihat ke sekelilingnya, banyak sekali rempah-rempah yang tidak diketahui namanya oleh Fang An berada di setiap dinding rumah.
"Aroma obat yang sangat kuat, ini mengingatkan ku kepada Yao Ye!" kata Feng Huang.
"Siapa itu Yao Ye?" tanya Fang An.
"Seorang wanita ahli Obat? Hebat sekali," kata Fang An yang sangat terkejut mendengarnya.
"Suatu saat nanti jika kamu sudah tiba di wilayah ku, kamu bisa mendatanginya, aku yakin dia akan mau menerima serta bersedia melindungimu dari bahaya apapun," kata Feng Huang.
Fang An hanya terdiam, hingga saat ini dia masih belum tahu akan tujuan Feng Huang menjadikan dirinya sebagai muridnya, apalagi dia juga tidak tahu darimana Feng Huang berasal.
"Luo Ying, aku sangat senang karena tingkat kekuatan mu sudah semakin tinggi, saat kamu turun gunung, kekuatanmu masih berada di tahap Yu Zhi Tingkat 1, tapi sekarang kamu sudah naik ke tingkat 3, ini sungguh sangat cepat."
Sesosok pria sepuh keluar dari sebuah pintu kamar dan menyapa Luo Ying, sosok tersebut memakai jubah berwarna biru, rambutnya tidak sepenuhnya berwarna putih serta memiliki janggut agak panjang.
Aroma obat juga semakin kuat saat sosok itu keluar, belum lagi Fang An dapat merasakan aura besar yang terpancar dari tubuh sosok itu.
"Terimalah Hormat muridmu ini guru, maaf karena murid tidak sempat pamit saat akan turun Gunung," kata Luo Ying.
__ADS_1
"Tidak apa-apa Luo Ying, lagi pula saat itu aku sedang berada di dalam Hutan Sesat untuk mencari tanaman obat, sebab di kebun obat ku masih ada beberapa yang kurang!" ucap sosok itu yang tidak lain adalah Gu Yao He.
"Iya guru! Ini adalah adik Fang An, dia sengaja ikut denganku kesini untuk meminta pertolongan guru menghilangkan racun di dalam tubuhnya," kata Luo Ying.
Mendengar itu Fang An langsung maju lalu menangkupkan kedua tangannya seraya berkata, "Nama saya Fang An!" kata Fang An sekaligus mengenalkan namanya.
"Aku sudah mendengarnya tadi saat kamu bicara dengan Shin He! Tapi kenapa kamu yakin jika aku bisa menolong?" tanya Gu Yao He.
"Saya yakin jika anda bisa, sebab anda adalah Si Raja Pil," jawab Fang An.
"Hahaha… Itu hanya nama yang orang sematkan padaku," ucap Gu Yao Han kemudian dia mendekati Fang An lalu memegang pergelangan tangan Fang An.
Raut wajah Gu Yao Han mengkerut saat mulai memeriksa Fang An, dia menatap Fang An sesaat lalu kembali memeriksa Fang An kembali.
"Kamu adalah pemuda yang sangat kuat, bisa bertahan dari Racun seganas ini itu sangat hebat, tapi aku juga tidak menduga jika kamu memiliki dua Spirit Root Api dan Petir, dengan ini kamu masih memiliki peluang untuk menjadi seorang Alkemis, tapi semua itu tergantung dari keinginanmu," kata Gu Yao He.
Fang An hanya tersenyum tipis kemudian dia bertanya kepada Gu Yao He, "Apakah Racun didalam tubuh saya bisa dihilangkan?" tanya Fang An.
"Tentu saja bisa, walau racun di dalam tubuhmu termasuk racun berbahaya, namun itu masih dalam urutan terendah dari racun kelas atas, hanya saja membutuhkan waktu sekitar tiga hari untuk bisa membersihkan seluruh racun di dalam tubuhmu, sebab racun itu sudah menyatu dengan pembuluh darah, walau membeku namun tetap saja racun itu sudah sempat merusak beberapa titik Meridian mu sehingga kamu tidak bisa menyerap Qi terlalu banyak, jika dipaksakan racun itu pasti akan langsung mencair sehingga kamu akan merasakan efek Racun itu," kata Gu Yao He.
Fang An sangat senang mendengar hal itu, walau Gu Yao He mengatakan jika membutuhkan waktu tiga hari untuk membersihkan seluruh racun di dalam tubuhnya, Fang An sama sekali tidak keberatan.
"Memang benar sekali, saya memang tidak bisa mengumpulkan Qi terlalu banyak, jika pun saya mencoba, yang ada saya justru langsung kedinginan," kata Fang An.
"Fang An, aku penasaran sekali, kenapa kamu bisa terkena racun ini? Sebab racun ini sangat aneh dan baru kali ini aku mengetahui Racun yang memiliki sifat perusak seperti ini!" tanya Gu Yao He.
Fang An tidak keberatan untuk menceritakan semuanya kepada Gu Yao He, sedangkan wajah Gu Yao Han berubah-ubah saat mendengar cerita Fang An.
"Kelompok Pembunuh Kepala Ular! Sejak dulu aku ingin sekali melenyapkan kelompok ini, bahkan sekarang mereka berusaha membuat racun baru, untung saja racun ini belum sempurna, jika tidak mungkin kamu tidak akan mampu bertahan sejauh ini, sekarang kamu tenang saja, aku berjanji akan membersihkan seluruh Racun Neraka itu di dalam tubuhmu," kata Gu Yao He.
"Terima kasih senior, saya tidak akan melupakan semua kebaikan senior," kata Fang An.
"Apa maksudmu? Apakah kamu pikir aku mau melakukan semua ini secara gratisan?" tanya Gu Yao He.
__ADS_1
Fang An terkejut mendengarnya, begitu juga dengan Luo Ying, keduanya saling berpandangan lalu Luo Ying bertanya kepada gurunya.