
Nama Sekte Iblis Lembah Darah memang sangat asing di telinga mereka semua, apalagi keberadaannya yang sangat jauh. Jadi wajar jika tidak ada satupun yang pernah mendengar nama Sekte tersebut kecuali Fu Jianzi.
Sosok ketua Agung yang disebut oleh Fu Jianzi saja memiliki sebuah metode unik untuk meningkatkan tingkat Kultivasi seseorang, yaitu dengan menggunakan Darah.
Karena itu Bing Chen sangat mengetahui tentang Sekte sesat yang satu ini, sebab dia juga memiliki dendam terhadap Sekte Iblis Lembah Darah itu.
Namun ternyata selain Fu Jianzi dan Bing Chen, Feng Huang ternyata mengetahui akan Sekte Iblis Lembah Darah itu, karena dia juga pernah berada di Benua Bintang Terang.
"Sekte Iblis Lembah Darah adalah biangnya masalah, merekalah yang telah membuat orang-orang dari Sekte Lembah Api Abadi bermusuhan dengan Sekte Awan Petir Langit, dan akhirnya Sekte Awan Petir Langit runtuh bersama dengan sahabat ku Lian Xiao dan juga tubuh asliku," kata Feng Huang dengan nada sedih.
"Sekuat apakah Sekte Iblis Lembah Darah itu guru?" tanya Fang An.
"Sangat kuat, sebab Sekte Iblis Lembah Darah sebenarnya adalah salah satu Sekte Kuno, dan mereka memiliki seorang Penatua yang pastinya masih hidup hingga sekarang, orang-orang menyebutnya Iblis Yang Tidak Bisa Mati!" jawab Feng Huang.
"Sekte Kuno! Apakah Sekte ini juga yang sebenarnya mengincar mu guru?"
"Bukan aku yang mereka incar, melainkan kekuatan yang ada di dalam Spirit Core Divine Beast !" jawab Feng Huang.
"Apa itu berarti tujuan Sekte itu adalah!!?"
"Tujuan mereka tidak lain adalah ingin mencapai tahap yang lebih tinggi dari Zi Xia!" jawab Feng Huang.
"Sekte Iblis Lembah Darah! Karena ulah mereka banyak saudara serta kerabat dan anggota Klan Fang yang mati terbunuh, ini sudah benar-benar sangat keterlaluan!" ucap Fang An dengan geram.
"Oleh sebab itu kamu harus terus berlatih agar semakin kuat dan juga mengumpulkan semua Inti Petir yang tersisa!" kata Feng Huang.
Fu Jianzi diam membisu setelah Bing Chen menantang Sekte Iblis Lembah Darah untuk datang ke Sektenya, melihat keseriusan di wajah Bing Chen, sepertinya kakek tua itu memang memiliki dendam terhadap Sekte Iblis Lembah Darah.
"Anak muda! Saat ini Aku hanya bisa melindungimu saja, jadi aku tidak akan melakukan apapun selama mereka tidak memaksa untuk menyerang Klan Fang, jadi masalah ini harus kamu sendiri yang menyelesaikannya di masa depan!" kata Bing Chen.
"Saya mengerti!" jawab Fang An.
Fang An langsung memahami maksud dari ucapan Bing Chen, sedangkan Fu Jianzi justru tidak mengerti sama sekali.
__ADS_1
"Kalau begitu biarkan dia bertarung denganku, dan aku tidak akan mengganggu yang lainnya!" ucap Fu Jianzi seraya menatap Fang An dengan tajam.
"Sebegitu bodohnya dirimu hingga tidak mengerti akan arti dari perkataanku! Aku bilang selama ada aku disini maka tidak satupun dari anggota mu yang boleh mengusiknya serta Klan nya, aku akan membiarkan dia yang menyelesaikan masalah ini dengan mu, tapi bukan hari ini, melainkan tiga tahun yang akan datang!" kata Bing Chen sehingga membuat Fu Jianzi dan Fang An terkejut mendengarnya.
"Tiga tahun lagi?" Fang An bergumam.
"Iya tiga tahun lagi! Apakah kamu sanggup untuk melawannya tiga tahun lagi anak muda?" tanya Bing Chen.
Wajah Fang An langsung menjadi kusut, waktu tiga tahun adalah waktu yang sangat singkat, dengan waktu sesingkat itu apa mungkin dirinya akan mampu mencapai Tahap Xu Hun? Itulah yang ada di benak Fang An saat ini.
"Iyakan saja Fang An, tiga tahun mungkin adalah waktu yang sangat singkat, namun waktu tiga tahun seharusnya sudah cukup untuk mu untuk mencapai tahap Yu Jing!" kata Feng Huang.
"Tahap Yu Jing, kekuatan itu apa cukup untuk melawan kekuatan Xu Hun? Guru Gu Yao He saja yang sudah mencapai tahap Puncak Yu Jing tidak mampu melawan kekuatan Xu Hun!" kata Fang An.
"Kamu belum sadar juga akan kekuatan mu Fang An, bukankah saat ini kamu sudah memiliki Inti Petir Putih, dengan kekuatan mu saat ini saja Inti Petir Putih sudah mampu membunuh seorang Yu Zhu elit, apalagi jika kamu nanti bisa menemukan Inti Petir yang lainnya, bisa kamu bayangkan seperti apa kekuatan Inti Petir yang digabungkan dengan Inti Petir Ungu milikku!" kata Feng Huang.
"Iya, tapi bagaimana jika waktu tiga tahun itu ternyata kita tidak bisa menemukan Inti Petir nya?" tanya Fang An.
"Tidak masalah, Petir Putih dan Inti Petir Ungu ku saja sudah cukup untuk membuatnya terluka!" jawab Feng Huang.
"Bagus, kalau begitu semua anggota Klan Fang bisa kembali ke tempat kalian, dan kalian akan dijaga oleh mereka!" ucap Bing Chen.
Perjanjian dalam waktu tiga tahun memang terasa singkat, bagi Fang An itu seperti sedang mengedipkan mata saja, walau Feng Huang sudah menjamin jika dalam waktu tiga tahun dia akan bisa mencapai tahap Yu Jing, tetap saja Fang An merasa belum yakin apakah Teknik Petir Dewa Penghancur nya bisa mengalahkan Fu Jianzi atau tidak, sebab tidak mungkin selama tiga tahun kedepan Fu Jianzi tetap berada di tingkat 1.
Berbeda dengan Fang An yang merasa ragu, Fu Jianzi justru semakin takut, dia khawatir jika Fang An justru benar-benar akan mampu mengalahkannya, sebab dia sudah melihat sendiri bakat Fang An sekaligus Teknik mengerikan yang dimilikinya.
Tidak hanya karena Fang An sudah mampu membunuh seorang Yu Zhu elit dengan kemampuannya yang masih berada di tahap Yu Zha, bahkan Fang An juga mampu mematahkan serangannya dua kali.
Jika Fang An di kasih waktu selama tiga tahun untuk berlatih, mungkin dia tidak hanya akan mampu mematahkan serangannya, kemungkinan besar Fang An akan mampu mengalahkannya dan yang paling buruk mungkin bisa membunuhnya.
Walau Fu Jianzi sempat memiliki pemikiran untuk menghabisi Klan Fang satu persatu, namun semuanya langsung terkubur setelah Bing Chen mengatakan jika anggotanya akan melindungi Klan Fang.
"Aku akan menunggumu di Sekte ku tiga tahun lagi, jika nanti kamu tidak bisa mengalahkanku, maka kamu harus menyerahkan Mustika Ungu padaku!" kata Fu Jianzi seraya melirik Bing Chen.
__ADS_1
"Jika waktu tiga tahun itu telah tiba, aku juga tidak akan menghalangi mu lagi untuk bertarung dengan anak muda ini yang akan mempertaruhkan nasib Klan nya, hanya saja selama perjanjian itu belum tiba pada waktunya, jangan sekali-kali kamu berani mengusik Klan Fang beserta para sekutunya, jika tetap melakukan serangan secara diam-diam, maka jangan salahkan aku jika Sekte Gunung Pohon Persik mu aku runtuhkan!" ucap Bing Chen seraya melepaskan Qi nya yang langsung menyebar membuat suhu langsung turun secara drastis menjadi lebih dingin.
Fu Jianzi hanya diam tanpa menjawab apapun, dibawah tekanan Sang Ahli yang sesungguhnya, dia benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa.
"Tarik semua murid-murid Sekte dan bawa mereka kembali!" kata Fu Jianzi memberi perintah untuk mundur.
Keempat Ketua Pilar dan semua ketua serta murid-murid Sekte Gunung Pohon Persik segera menarik diri setelah mendapatkan perintah dari Fu Jianzi, dan akhirnya mereka semua bisa bernafas lega setelah Sekte Gunung Pohon Persik mulai mundur.
"Masih ada satu orang yang harus diwaspadai, yaitu penghianat yang masih belum ditemukan!" gumam Fang An.
Walau sudah ada jaminan keamanan dari Bing Chen dan para anggotanya, namun selama masih ada penghianat di dalam Klan, maka semua aktivitas Klan Fang akan tetap di ketahui oleh Fu Jianzi, baik itu dari segi rencana serta kekuatan, Fu Jianzi pasti akan tetap menerima informasi tersebut.
"Tenanglah Fang An, penghianat itu tidak akan bisa berbuat banyak, sebab gerak-gerik nya pasti akan cepat diketahui, yang jelas cepat atau lambat dia pasti akan ketahuan!" kata Wang Lao Yi.
Setelah Fu Jianzi dan para murid-muridnya menghilang, Fang An dan semuanya segera turun menghampiri mereka semua di bawah yang sejak awal hanya menatap takjub serta merasa tidak percaya jika perang sudah usai.
"Bibi, maaf karena aku belum sempat pergi ke Akademi Puncak Angin Surga!" kata Fang An.
"Ah tidak apa-apa, tapi setelah ini kamu harus segera pergi kesana, ingat waktumu hanya tiga tahun untuk berlatih disana, dan disana kamu sudah ditunggu oleh seseorang!" kata Bing Rong.
"Siapa?" tanya Fang An.
"Nanti kamu akan mengetahuinya sendiri! Owh iya, aku lupa memperkenalkan suamiku padamu! Ini suamiku sekaligus Penatua Sekte Teratai Bunga Es, namanya adalah Bing Zao Ling." kata Bing Rong.
"Owh, maaf karena tidak tahu jika paman adalah seorang Penatua, saya pikir Penatua nya adalah!" Fang An menoleh ke arah Bing Chen yang sedang di sapa oleh Mao Lin dan dua Yu Jing lainnya.
"Hahaha.. Aku ini adalah Penatua terakhir yang menggantikan Kakek Bing Chen, aku harap nantinya bisa menemukan menantu yang cocok untuk menggantikan ku, aku hanya berharap orang itu sekuat dirimu!" kata Bing Zao Ling seraya tertawa kecil dan disusul oleh Bing Rong yang juga ikut tertawa.
"Aku ini tidak sekuat yang paman kira!" jawab Fang An dengan tersenyum kecut.
"Itu menurut mu! Tapi menurut penglihatan ku, kamu akan menjadi seorang Kultivator hebat di masa depan," kata Bing Zao Ling.
Fang An hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal, dia tidak sadar jika Bing Chen diam-diam terus memperhatikannya.
__ADS_1
***
Iya&iya maaf, tapi sungguh saya benar-benar tidak bisa berkonsentrasi untuk menulis, sebelumnya saya juga ucapkan terima kasih atas doa kalian semua, tadi siang kami semua sempat nangis karena detak jantung Alvia berhenti dan dia juga tidak bernafas, kami semua membaca sholawat di tengah-tengah tangisan kami yang pecah, namun keajaiban benar-benar terjadi, berkat sholawat serta do'a kalian semuanya, jantung Alvia kembali berdetak dan dia segera di larikan ke ruang ICU, sekarang kondisi sedikit membaik, dan kami semua hanya bisa menunggu hasilnya di luar kamar ICU, terima kasih atas doa kalian, semoga segala urusan kalian di permudah dan di lancarkan segala rezeki yang halal, saya janji setelah kami sekeluarga melewati masa kritis ini, saya akan kembali menulis dua bab, namun untuk saat ini saya benar-benar tidak bisa fokus karena ini.🙏