
Setelah berhasil mengumpulkan beberapa Rumput Daun Trisula dan menyimpannya di dalam cincinnya, Fang An menghampiri Singa Es yang sudah bisa berdiri bahkan berjalan, hanya masih sedikit lebih lemah.
Setelah Fang An tiba di dekat Singa es, Singa itu langsung mengusap-usap kepalanya ke tubuh Fang An sekaligus menjilati tangan Fang An.
"Hahaha.. Seperti kamu tidak perlu mengambil Darah Jiwa nya secara paksa lagi untuk menjadikannya Spirit Beast mu Fang An! Lihatlah dia sepertinya sangat menyukaimu," kata Feng Huang.
Fang An mengelus-elus kepala Singa Es dengan tertawa geli saat Singa Es menjilatinya, sedangkan alasan Fang An merasa tidak khawatir selama semalaman penuh, itu karena Feng Huang mengatakan jika kemungkinan besar wilayah tempat mereka menginap masih berada di dalam wilayah Singa Es, itu sebabnya tidak akan ada yang berani mendekat, untung saja para Badak itu tidak menyusul mereka.
"Untuk saat ini kamu tidak usah meminta Darah jiwanya, tunggu setelah kondisi Singa Es itu sepenuhnya pulih, barulah kamu bisa memintanya, aku yakin dia akan memberikannya setelah itu kamu baru bisa memiliki Spirit Core nya," ucap Feng Huang.
Setelah Singa Es sudah bisa berjalan lagi, Luo Ying dan Fang An melanjutkan perjalanan mereka tanpa mengajak Singa Es, namun Singa Es sendiri yang mengikuti mereka berdua dan berjalan di belakang Fang An.
Dengan ini rekan perjalan mereka bertambah satu, walau dia adalah seekor Anim Beast, namun dia bukan Anim Beast biasa, melainkan Anim Beast yang hampir mencapai tahap Bumi 2, dan setidaknya perjalanan mereka akan sedikit lebih aman dengan keberadaan sang Singa Es.
Luo Ying tetap yang menjadi penuntun jalan di depan, sedangkan perjalanan mereka sudah memasuki hampir sepertiga bagian dalam hutan, dan semakin dalam maka akan semakin kuat aura kekuatan para Anim Beast.
"Disana itu adalah arah menuju ke Jurang Tanpa Dasar, dan di sekitar itu ada banyak Anim Beast yang memiliki kemampuan Bumi 2 hingga 3, mungkin ada yang sampai Bumi 5!" kata Luo Ying seraya menunjuk ke arah jalur Jurang Tanpa Dasar.
"Apakah guru ingin aku kesana sekarang?" tanya Fang An.
"Jangan sekarang, sebaiknya kamu sembuhkan dulu racun dalam tubuhmu, karena racun itulah yang sudah memperlambat menaikkan Kultivasi mu!" jawab Feng Huang.
Fang An mengangguk setuju, sebab percuma saja memasuki Jurang Tanpa Dasar jika racun di tubuhnya belum di sembuhkan, jika memang benar di dasar jurang ada Sumber Inti Petir yang dia butuhkan, namun akan sia-sia saja jika akhirnya gagal mendapatkannya hanya karena racun yang belum dihilangkan.
Akhirnya mereka berjalan melewati jalur berbeda, sedangkan Singa Es sudah hampir sepenuhnya pulih dan dia terus berada di samping Fang An.
"Hati-hati Fang An, aku merasakan ada pancaran kekuatan Anim Beast yang memiliki kemampuan Bumi 2," kata Feng Huang.
__ADS_1
Fang An terkejut mendengarnya lalu dia melihat Singa Es yang juga menjadi waspada menatap ke arah samping.
"Berhenti kakak, sepertinya Singa Es merasakan kehadiran Anim Beast lain yang akan datang kesini!" kata Fang An.
Luo Ying langsung menyadari sikap Singa Es yang menjadi waspada, setelah itu terlihat ada pohon-pohon yang mulai bergerak dari arah samping, banyak burung-burung biasa yang terbang berhamburan setelah Pohon yang menjadi tempat bertenggernya mereka bergerak.
Setelah gerakan itu semakin mendekat, Luo Ying dapat merasakan pancaran energi dari makhluk yang akan segera datang.
"Anim Beast Bumi 2," kata Luo Ying yang memasang wajah serius.
"Grrrrr!"
Singa Es juga melepaskan energinya dengan posisi siap bertarung, padahal kondisinya sendiri belum pulih sepenuhnya, namun naluri sebagai hewan buasnya membuat Singa Es tidak peduli akan kondisinya.
"Dengan kondisi Singa mu yang belum pulih itu, dia tidak akan bisa berhasil menang jika berhadapan dengan makhluk yang akan segera datang itu, jalan satu-satunya kalian bertiga harus bekerja sama jika pertarungan tetap terjadi!" kata Feng Huang.
Fang An menyampaikan perkataan Feng Huang kepada Luo Ying sekaligus meminta Singa Es untuk tidak memaksakan diri, setelah itu ketiganya sama-sama melepaskan energi masing-masing.
"Kera jenis apa ini?" tanya Fang An.
"Aku juga tidak tahu, karena sebelumnya aku tidak pernah bertemu dengan Kera seperti ini!" jawab Luo Ying.
"Itu adalah Kera Kerbau, salah satu Anim Beast kuno, aku tidak menduga jika Kera ini juga ada di Benua ini!" kata Feng Huang.
"Jadi guru tahu?"
"Tentu saja! Ada beberapa Anim Beast dari keturunan darah kuno, selain Divine Beast, ada lagi Anim Beast yang kekuatannya setara dengan Divine Beast, walau tidak sepenuhnya, salah satu contohnya adalah Kera di hadapanmu ini!"
__ADS_1
"Anim Beast keturunan Darah Kuno?"
Anim Beast keturunan Darah Kuno adalah salah satu Anim Beast terkuat setelah Divine Beast, mereka memiliki kekuatan yang sangat besar serta fisik yang lebih kuat dari Anim Beast lainnya.
Fang An yang mendengarkan penjelasan itu sampai berpikir untuk bisa menjadikan Anim Beast keturunan Darah Kuno itu sebagian Spirit Beast nya, sebab kekuatannya pasti sangatlah besar.
"Jangan berharap hal yang sulit, andai kamu seorang Yu Jing saat ini mungkin kamu bisa menaklukkannya, andaipun kamu bisa menaklukkannya sekalipun akan sulit untuk menjadikan Anim Beast jenis yang satu ini sebagai Spirit Beast mu, lebih baik kamu hindari pertarungan, atau kamu bertarung dengannya lalu membunuhnya serta mengambil Darah Kuno nya untuk meningkatkan kekuatan, apalagi Spirit Core nya akan lebih bermanfaat!" kata Feng Huang.
"Owh jadi Darah Kuno miliknya juga berguna? Kalau begitu baiklah," Fang An menjadi sangat antusias.
"Kakak Luo, sepertinya sulit bagi kita untuk kabur, jalan satu-satunya adalah menghadapinya bersama-sama!" ucap Fang An.
Luo Ying sedikit ragu namun tetap mengangguk, sedangkan Singa Es mulai melepaskan kabut dinginnya.
"Guru, apakah Elemen petir ku saat ini bisa dibuat untuk menciptakan Teknik Petir Dewa Penghancur?" tanya Fang An.
"Bisa! Hanya saja daya hancurnya tidak seberapa, mungkin tidak akan terlalu berpengaruh kepada Kera itu," jawab Feng Huang.
"Kalau di serang berulang kali seperti Pukulan Inti Api dan Petir bagaimana?" tanya Fang An.
"Teknik Petir Dewa Penghancur sangat kuat, jadi membutuhkan Qi dalam jumlah besar bahkan seluruh Qi mu akan digunakan, dengan Qi yang kamu miliki saat ini, kamu hanya bisa menggunakannya satu kali saja, tidak lebih dari itu, jika kamu ingin serangan mu berguna, maka carilah titik lemah kera itu lebih dulu, setelah itu barulah kamu menyerangnya dengan Teknik Petir Dewa Penghancur!" kata Feng Huang.
Saat keduanya selesai menyusun rencana, Kera Kerbau itu meraung keras sehingga membuat seluruh kayu bergerak akibat gelombang suara yang sangat besar.
Fang An menggunakan Teknik Langkah Petir nya untuk bergerak cepat menyerang sekaligus mencari titik buta serta kelemahan sang Kera, sedangkan Luo Ying menggunakan Kertas Mantra Sihir Elemen Api yang dikombinasikan dengan Elemen milik sendiri sehingga menciptakan semburan api yang sangat besar dan menyerang Kera itu dari arah yang berbeda dengan Singa Es.
Singa Es juga menggunakan cakarnya yang tajam serta melepaskan Sihir Es nya menyerang Kera itu dengan sangat ganas, hanya saja serangan ketiganya mampu dipatahkan hanya dengan satu kali gerakan berputar oleh si Kera besar.
__ADS_1
Fang An langsung terlempar cukup jauh setelah terkena angin yang tercipta dari putaran tubuh si Kera, sedangkan semburan Api Luo Ying juga mengarah kembali kepada Luo Ying sehingga Luo Ying harus menghindari serangan sendiri, begitu juga dengan Singa Es, semua sihir Mata Tombak Es nya tidak mampu menyentuh kulit sang Kera, yang ada justru semua serangannya dikembalikan kepada Singa Es.
"Dia benar-benar sangat kuat..!" kata Fang An yang berhasil menstabilkan kondisinya.