SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
bibit unggul di masa depan


__ADS_3

Fang An menceritakan kepada wanita tersebut akan bagaimana cara dirinya bisa menolong wanita itu dari serangan Ular bersayap, tentu saja semua itu juga berkat bantuan Singa Es.


"Aku sudah berhutang dua kali padamu dan juga Spirit Beast mu itu, namaku adalah Lie Wei, kau bisa memanggilku Lie atau Wei," kata Wanita itu.


Fang An tidak tahu jika nama Lie Wei itu bukan nama awal dan akhir, sebab nama yang sebenarnya adalah Fu Lie Wei, dia adalah wakil Penatua Sekte Gunung Pohon Persik.


"Kakak Lie Wei, kenapa kamu bisa berada di dalam Hutan Sesat ini, dan mengapa kamu bisa bertarung dengan Anim Beast Bumi 3 itu?" tanya Fang An.


Fu Lie Wei menatap langit-langit goa kemudian dia mulai menjelaskan kepada Fang An.


"Itu adalah Ular Batu Sayap Naga! Ular itu memiliki darah yang bisa membuat seseorang menerobos ke tahap berikutnya, karena itu aku memburunya sebab aku ingin mendapatkan darah serta Spirit Core nya!" kata Fu Lie Wei.


"Memang benar Fang An, darah seekor Anim Beast Bumi 3 hingga seterusnya bisa membuat seseorang mampu menerobos tahap selanjutnya, semakin tinggi kemampuan Anim Beast, maka akan semakin bagus, hanya saja darah itu tidak sebanding dengan Darah Kuno, sebab Darah Kuno Anim Beast bisa menaikkan tingkatan walau Anim Beast itu sendiri masih berada di tingkat Bumi 1 dan 2," kata Feng Huang menjelaskan.


"Owh jadi seperti itu!" Fang An mulai tertarik dengan semua itu, walau saat ini dia belum menggunakan Darah Kuno yang ia dapatkan, namun dia juga masih ingin mendapatkan Darah Anim Beast Bumi 3 ke atas agar dia bisa menerobos ke tahap berikutnya.


"Lalu bagaimana denganmu, kenapa kamu juga berada di dalam Hutan berbahaya ini?" tanya Fu Lie Wei.


"Aku sedang mencari tanaman obat serta mencari Tikus Api, dan dalam pencarian itu aku melihat kakak yang sedang bertarung dengan Ular itu," jawab Fang An.


"Owh begitu, kalau begitu aku ucapkan terima kasih karena telah menolongku, tapi aku tetap tidak senang karena kamu telah membuka pakaianku! Hanya saja untuk kali ini aku maafkan karena kamu sudah berani bersumpah," kata Fu Lie Wei.


Fang An hanya mengangguk kemudian dia mengambil obat oles yang sudah dia persiapkan lalu memberikannya kepada Fu Lie Wei.


"Ini adalah obat yang harus kakak oleskan sendiri, jika di lakukan secara rutin, dalam waktu tiga hari luka dalam mu akan segera sembuh," kata Fang An sekaligus menyerahkan obat itu kepada Fu Lie Wei.

__ADS_1


"Apakah kamu akan pergi?" tanya Fu Lie Wei.


"Iya, aku harus melanjutkan pencarian ku," jawab Fang An.


"Apa tidak sebaiknya kamu disini dulu menemaniku hingga sembuh? Bukankah kamu sendiri yang bilang padaku jika kamu ingin menolongku? Kalau mau menolong seseorang itu jangan setengah-setengah," kata Fu Lie Wei.


"Ee… itu..!" Fang An menggaruk kepalanya yang tidak gatal karena bingung harus menjawab apa.


"Jika kamu memang tidak merasa melecehkanku, maka kamu harus tetap berada disini sampai aku benar-benar sembuh, jika kamu tetap akan pergi, berarti sumpahmu itu palsu dan berniat ingin lari dariku!" ucap Fu Lie Wei sembari memalingkan wajahnya.


"Lihat akibat perbuatanmu itu Fang An, sekarang kamu terjebak dalam situasi serumit ini," kata Feng Huang.


Fang An hanya bisa pasrah tak berdaya menghadapi semuanya, dia akhirnya menghampiri Singa Es lalu duduk di sampingnya.


Fu Lie Wei menatap Fang An yang sudah kalah, dia tidak bermaksud untuk menahan Fang An, hanya saja saat ini kondisinya masih belum pulih, takutnya Fang An akan di serang oleh Ular Batu Sayap Naga, sebab Fang An sempat melawan ular ganas itu demi menolongnya, dia sangat tahu sifat Ular Batu itu, oleh karena itu dia beralasan seperti itu agar Fang An selamat.


"Apakah dia sudah melangkah jauh ke dalam hutan? Lalu yang tadi itu ledakan apa?" kata Luo Ying.


Sepanjang perjalanannya dia meninggalkan jejak agar tidak tersesat, dan tanpa putus asa, Luo Ying terus berjalan mencari Fang An walau dia harus memasuki hutan lebih dalam lagi.


Luo Ying sangat ahli dalam menyembunyikan jejaknya agar para Anim Beast tidak mencium kehadirannya, itu sebabnya dia bisa pulang ke rumahnya dengan melewati Hutan Sesat dengan selamat.


Hari sudah hampir malam, sedangkan Luo Ying belum juga berhasil menemukan keberadaan Fang An, walau demikian Luo Ying tidak berniat untuk kembali ke Gunung sebelum menemukan Fang An, dia rela bermalam sendirian di dalam hutan walau dia tahu jika sangat berbahaya baginya jika sendirian bermalam di dalam hutan.


Jalan satu-satunya agar bisa bermalam dengan aman, Luo Ying memilih beristirahat di atas pohon yang besar sekaligus bermeditasi hingga pagi tiba, setelah itu dia kembali melanjutkan mencari Fang An, padahal jalan yang dia telusuri berbeda dengan jalan ke arah Fang An berada.

__ADS_1


***


Fu Lie Wei merasa kagum kepada Fang An yang memiliki tingkat Kultivasi cukup tinggi di usia yang begitu muda, hal ini mengingatkan kepada dirinya sendiri saat dirinya dulu berusia 15 tahun, dia juga berhasil mencapai ke tahap Yu Zhe Tingkat 9.


Fu Lie Wei yakin jika Fang An memiliki bakat yang sama dengan dirinya, dan dia sudah bisa menebak jika nanti di usia 20 tahun, Fang An pasti akan mencapai tahap Yu Zha seperti dirinya, bahkan bisa saja mencapai tahap Yu Jing sebelum menginjak usia 30 tahun.


"Kakak, aku keluar dulu sebentar untuk mencari Kakak seperguruan ku! Dia pasti kebingungan karena aku tidak kembali selama semalaman," kata Fang An.


Fu Lie Wei yang sudah bisa bangun melihat Fang An lalu melihat keluar dengan perasaan khawatir, "Huang An, sebaiknya tunggu aku pulih sepenuhnya, setelah itu aku akan menemanimu mencari kakak seperguruan mu," kata Fu Lie Wei.


"Kakak istirahat saja agar cepat sembuh, lagi pula jika menunggu kakak sembuh aku justru khawatir akan keselamatan kakak Luo Ying," kata Fang An.


Fu Lie Wei benar-benar sangat mengkhawatirkan keselamatan Fang An, walau dia tahu jika Fang An memiliki Spirit Beast Bumi 2, namun kekuatan Singa Es tidak akan ada artinya jika sampai bertemu dengan Ular Batu Sayap Naga itu, namun dia juga mengerti akan kekhawatiran Fang An kepada kakak seperguruannya.


"Baiklah jika memang kamu tetap ingin pergi, terima kasih karena kamu telah menolongku, aku harap kita bisa bertemu lagi! Berhati-hatilah," ucap Fu Lie Wei.


Kali ini sikap Fu Lie Wei sedikit berbeda dari awal dia bertemu dengan Fang An, sebelumnya dia menganggap Fang An adalah pemuda mesum yang mengambil keuntungan saat dirinya tidak sadar, namun setelah dia mengetahui sifat Fang An serta ketulusan Fang An dalam membantu dirinya, Fu Lie Wei sadar jika Fang An memang pemuda yang baik.


"Obat itu akan cukup sampai besok, dan besok kamu pasti akan pulih sepenuhnya!" ucap Fang An lalu dia berjalan ke arah mulut Goa dan Singa Es sudah berada disana.


Fu Lie Wei hanya menatap Fang An tanpa mencegahnya lagi, dia merasa jika pemuda itu adalah bibit unggul di masa depan, bahkan Fu Lie Wei merasa yakin jika masa depan Fang An akan cemerlang.


"Sampai bertemu lagi Kakak Lie Wei!" ucap Fang An.


"Iya sampai bertemu lagi Huang An," jawab Fu Lie Wei.

__ADS_1


Fang An dan Singa Es segera pergi meninggalkan Fu Lie Wei sendirian di dalam goa, dia meminta Singa Es untuk memimpin jalan kembali ke tempat sebelumnya.


__ADS_2