
"Tahapan, demi tahapan! Kemampuan seorang Yu Jing memanglah sangat luar biasa, tahapan ini mungkin adalah lawan terkuat yang pernah ku hadapi, dia memiliki kekuatan yang sama dengan Sesepuh Mu Zhi Tian dari Klan Mu! Karena lawan yang ku hadapi sekuat ini, maka aku akan menggunakan Dua Petir Sekaligus, guru pinjamkan aku petir ungu mu!" kata Fang An.
Feng Huang yang berada di dalam bandul kalung ungu langsung menyalurkan elemen Petir Ungu nya sehingga petir ungu itu mulai menyelimuti tubuh Fang An hingga ke pedang birunya.
"Apa yang terjadi padanya? Kenapa tiba-tiba saja energinya melonjak secara signifikan?" pria Tua itu terkejut saat merasakan lonjakan energi yang sangat besar saat petir ungu keluar menyelimuti tubuh Fang An.
Pria tua itu masih merasa jika Fang An tidak meningkatkan tahapan kekuatan ataupun tingkatan kekuatannya, namun energi yang keluar sama besarnya dengan energi milik seorang praktisi Yu Jing.
Petir Ungu menutupi sebagian tubuh Fang An di bagian kanan, sedangkan Petir Biru berada di bagian kirinya. Kedua petir berbeda warna itu juga memancarkan hawa panas dari tubuh Fang An, dan hawa Panas itu berasal dari Elemen Api.
Seluruh langit yang gelap kini ditutupi oleh awan hitam yang memancarkan cahaya dari kilatan-kilatan petir, hal itu membuat semua orang yang bertarung baik itu di Gerbang luar maupun di depan gerbang dalam terkejut saat merasakan aura dari kekuatan seorang Yu Jing tambahan.
"Kekuatan milik siapa ini?"
Beberapa ketua serta guru pembimbing sangat kebingungan, karena seluruh Ketua saat ini berada di pertahanan depan, sedangkan di dalam hanya ada tiga Yu Jing dari pihak musuh.
Kali ini ada kekuatan Yu Jing baru yang belum diketahui siapa dan dari pihak mana, namun dari semuanya yang terkejut, hanya Xhang Gugu dan ketiga Tetua yang mengetahui akan siapa pemilik aura yang sanggup untuk memunculkan Fenomena Petir yang sangat besar efeknya.
"Semuanya, cepat kalahkan semua orang-orang Pita Merah ini, jangan lagi memperdulikan apapun agar kalian lekas membantu bagian dalam, dan mengenai pemilik kekuatan baru ini, dia berada di pihak kita!" kata Xhang Gugu yang berbicara dengan menggunakan Qi nya sehingga suaranya terdengar hingga ke seluruh wilayah Akademi.
"Sekarang aku akan bertarung melawanmu dengan serius, aku tidak peduli apakah kamu memiliki kekuatan Bumi 5 atau lebih, namun perlu kamu tahu jika kami orang-orang dari akademi mendapatkan pencapaian sebesar ini bukan karena didapatkan dari nama ketenaran, melainkan karena latihan selama bertahun-tahun, dan sekarang akan aku tunjukkan kekuatan murni seorang Pelindung!" kata Xhang Gugu kepada Spirit Beast di hadapannya.
Xhang Gugu segera menekan energinya hingga aura hijau beberapa kali diserap dan setelah itu dia melepaskannya, ledakan Qi serta aura hijau menyebar membentuk gelongbang kejut yang mampu menumbangkan pohon-pohon yang berada sangat jauh, bahkan retakan dari segel pelindung dari Sang Sains juga terlihat saat Xhang Gugu melepaskan kekuatan terbesarnya.
Sayap Hijau di punggung Xhang Gugu menjadi lebih besar dengan bulu-bulu halus yang memancarkan cahaya hijau yang semakin terang, dan kedua mata Xhang Gugu juga memancarkan cahaya Ungu.
Spirit Beast dihadapan sampai menciptakan pelindung saat gelombang kejut yang sangat kuat itu menghantam dirinya, walau dia berhasil melindungi dirinya, namun tubuhnya tetap saja terhempas beberapa meter kebelakang.
"Kekuatannya semakin bertambah besar dan kuat, dia memang layak disebut sebagai Xhang Gugu Sang Pelindung!" batin Long Xang.
__ADS_1
Kemampuan Long Xang saat ini sama dengan kekuatan milik Lao Yang He, padahal dulu saat pertarungan melawan Xhang Gugu, kekuatannya setara, namun sekarang kekuatannya tidak hanya tertinggal, namun sekarang semakin jauh jaraknya.
Melihat Xhang Gugu yang melepaskan kekuatan penuhnya, ketiga Tetua pun juga melepaskan seluruh kekuatan mereka sehingga sekarang kekuatan para Tetua Akademi jauh lebih besar.
"Teknik Akar - Akar Cengkraman Jiwa."
Tanah di bawah mulai retak dan kemudian muncul akar-akar raksasa yang melesat ke udara dan mengurung Spirit Beast di dalam kurungan akar yang melepaskan puluhan ribu cambuk akar berduri yang menyerang Spirit Beast berkemampuan Bumi 5 itu.
Jelas saja Spirit Beast itu harus menggunakan perisai pelindungnya, namun perisai itu mulai retak setelah terkena cambuk puluhan ribu akar kecil berduri, namun kekuatan Spirit Beast itu sangat besar sehingga masih mempu bertahan, hanya saja tidak memiliki kesempatan untuk memberikan serangan balasan.
Di tempat lain, Fang An dengan dua elemen petirnya serta Zirah Petarung nya juga mulai mengangkat Pedang birunya, dia menguatkan Cengkraman nya lalu dengan Teknik Langkah Petir nya, tubuh Fang An langsung melesat dengan kecepatan yang sangat luar biasa.
"Ha, cepat sekali gerakannya, aku tidak bisa melihatnya!"
Pria tua itu terkejut bukan main, dia berusaha melacak pergerakan Fang An dengan kekuatan Spiritualnya, namun dia tidak bisa menangkapnya sehingga pria tua itu menciptakan perisai sekaligus bersiap untuk menyambut serangan Fang An yang entah akan datang dari arah mana.
"Bam."
"Bam."
"Bam."
Sambaran petir ungu dan biru sesekali muncul dan menyambar saat Pedang Fang An mengenai perisai pelindung, setelah mendapatkan serangan bertubi-tubi, akhirnya perisai merah itu mulai retak.
Wajah pria tua itu menjadi kusut saat perisai pelindungnya mulai retak, hingga saat ini dia sendiri belum bisa mengetahui dari mana Fang An akan datang lagi menyerangnya.
Pria tua itu berusaha mempertahankan perisai pelindung nya, namun tiba-tiba saja Fang An sudah berada jauh di atasnya dengan tubuhnya yang terus melepaskan percikan cahaya petir.
"Disitu kamu ternyata, sekarang rasakan serangan balasanku ini."
__ADS_1
"Pukulan Darah Penghancur."
Pria tua itu menarik Qi dalam jumlah yang sangat banyak dan kemudian berubah bentuk menjadi sebuah kepalan tangan besar berwarna merah darah, setelah seluruh Qi berkumpul, dia melepaskannya ke arah Fang An.
Fang An mengangkat Pedangnya yang juga diselimuti oleh dua petir Ungu dan Biru, ledakan energi yang besar membentuk cahaya pilar ke langit, bahkan pilar cahaya petir yang keluar dari pedang Fang An mampu menyinari seluruh wilayah Akademi.
Lin Hang dan Han Wang yang saat ini mengalami luka setelah terkena serangan pria tua berkemampuan Yu Jing yang mereka lawan menggulir tenggorokan mereka saat melihat pilar energi petir itu.
Pancaran tenaga serta aura Energi penghancurnya lebih kuat dari teknik sebelumnya yang pernah digunakan di arena, siapa sangka jika Fang An ternyata memiliki kekuatan yang dia sembunyikan, andai Fang An menggunakan kekuatan sebesar ini saat bertanding, Lin Hang yakin jika dirinya pasti akan langsung lenyap.
"Fang An ini, dia benar-benar memiliki banyak kejutan serta rahasia sekuat ini!" batin Lin Hang kemudian dia segera menyerang kembali lawannya yang saat ini masih melakukan penyerangan kepada Bing Xuyue di udara.
"Tebasan Pedang Sambaran Petir."
Kedua bola mata Fang An semakin bersinar saat dia mengayunkan pedangnya ke arah kepalan tangan darah yang sedang menuju ke arahnya dengan membawa energi penghancur yang sangat besar jika meledak.
"Matilah!" ucap pria tua itu seraya menambah kecepatan laju serangannya.
Energi Pedang Petir Ungu dan Biru menyerupai bulan sabit melesat turun dengan membawa pusaran angin ****** beliung besar yang mengikutinya, setelah keduanya serangan itu bertemu, Fang An langsung menggunakan Langkah Petir nya dan dia pergi sejauh mungkin sebelum akhirnya ledakan yang sangat besar tercipta di udara.
Ledakan tersebut langsung meluas hingga mencapai ke tempat pria tua itu berada, setelah itu terciptalah bola cahaya dari ledakan yang sangat besar di udara yang mengurung Pria tua itu di dalamnya, belum lagi terlihat sambaran petir di dalam kurungan bola tersebut, sambaran petir yang tidak bisa dihitung jumlahnya serta daya hisap kuat yang mampu menyeret batu-batu ke arahnya termasuk para murid-murid lainnya.
Untung saja mereka segera menjauh walau efeknya masih terasa, kejadian tersebut juga menarik perhatian semua yang bertarung, sebab bola kurungan ledakan berukuran raksasa itu sangat jelas terlihat dari arah manapun di seluruh Wilayah Akademi.
Bola ledakan itu tiba-tiba saja menyusut hingga tubuh pria tua itu bisa terlihat dengan jelas, pakaiannya hampir habis terbakar, belum lagi seluruh kulitnya melepuh, dan kondisinya sungguh sangat menyedihkan.
Disaat semua orang beranggapan jika tidak akan ada lagi ledakan, tiba-tiba saja cahaya putih terpancar dan akhirnya cahaya itu meledak hingga membuat seluruh tanah bergetar dan gelombang kejut menyebar ke seluruh Akademi.
"He? Aku tidak menduga jika kekuatan Teknik dari Bola Petir Hitam ini memang memiliki daya hancur di luar dugaan!" gumam Fang An yang saat ini berada sangat jauh dari ledakan.
__ADS_1
Setelah semua debu dan asap menghilang, tubuh pria itu juga sudah tidak terlihat lagi, dan pastinya tubuh pria tua berkemampuan Yu Jing itu sudah lenyap terkena ledakan yang terakhir.