
Angin di langit Sekte Gunung Pohon Persik langsung berhenti setelah kemunculan 15 sosok yang menunggangi kuda bersayap merah, dan dari 15 sosok itu, ada Empat sosok yang memiliki sayap merah darah, namun wajah mereka semua tidak bisa terlihat dengan jelas karena terhalang penutup kepala mereka.
"Aura mereka semua sangatlah besar, siapa sebenarnya orang-orang itu?" tanya Mu Zhi Tian.
Mao Lin tidak menjawab sedangkan Chang Hanzi memperhatikan para penunggang kuda bersayap itu yang rata-rata kemampuan mereka berada di tahap Yu Jing.
Gu Yao He sendiri mengukur kemampuan keempat sosok bersayap itu, paling lemah dari mereka saja berada di tahap Xu Hun Tingkat 4, sedangkan salah satunya sulit untuk diukur, seolah-olah kekuatannya sudah melebihi kekuatan Xu Hun.
"Sudah ku duga mereka akan muncul di sini! Ini terlalu berbahaya Fang An, kekuatan mu saat ini masih belum sepenuhnya pulih, mau tidak mau aku akan membantu menyalurkan energi untuk menghadapi kekuatan mereka!" kata Feng Huang.
"Sudah ratusan tahun berlalu sejak aku melihat anggota itu di Benua Daratan Tandus, sekarang aku bertemu kembali dengan anggota Iblis Lembah Darah itu!" kata Wang Lao Yi.
Fang An memperhatikan sosok yang memiliki kekuatan berbeda dengan yang lainnya, walau dia tidak bisa melihat dengan jelas wajah sosok itu, namun Fang An merasakan aura yang sama seperti sosok yang lari saat penyerangan di Markas Pita Merah.
"Iblis Lembah Darah! Akhirnya kalian menunjukkan diri juga," kata Bing Chen.
Wajah Bing Rong dan Bing Zao Ling menjadi lebih kusut, sebab kekuatan musuh lebih kuat walau jumlah mereka hampir sama banyaknya dengan kekuatan aliansi.
"Sebelas Yu Jing, Tiga Ahli, dan satu Pelindung! Kekuatan ini hanya bisa dihadapi oleh kekuatan Akademi!" gumam Bing Chen yang didengar oleh mereka semua.
"Seorang Pelindung?" semuanya terkejut setelah mengetahui jika salah satu dari keempat sosok itu adalah seorang Pelindung.
Selama ini belum pernah ada yang melihat kekuatan Sang Pelindung, sekali bertemu malah berada di pihak musuh, namun dari semua orang yang terkejut setelah menyadari kekuatan sosok berjubah di langit itu, hanya Fang An dan para anggota Akademi yang sama sekali tidak terkejut, sebab mereka sudah terbiasa merasakan kekuatan seorang Pelindung, apalagi keempat Tetua Akademi juga adalah para Pelindung.
"Fu Jianzi! Kenapa kamu belum mendapatkan benda dari pemuda itu? Apakah kamu tidak sanggup menghadapinya?" tanya salah satu sosok kepada Fu Jianzi.
Fu Jianzi menelan seteguk air liurnya, walau dia tidak melihat arah tatapan sosok itu, namun secara spiritual, sosok itu sudah melepaskan kekuatan Spiritualnya yang di tuju kepada dirinya.
"Tuan Ziao Zi, maafkan saya! Tapi saya tidak bisa melakukannya, sebab saya sudah tidak berminat lagi untuk bermusuhan dengan Klan Fang!" jawab Fu Jianzi.
"Hem? Apa kamu sadar atas ucapanmu itu Fu Jianzi? Apakah kamu lupa siapa yang membuat kekuatan Sekte mu menjadi sekuat ini?" kata sosok yang bernama Ziao Zi.
"Mana mungkin saya melupakan itu Tuan? Saya memang memiliki hutang, dan saya berjanji akan membayar hutang ini, tapi jika untuk kembali menyerang Klan Fang, maaf saya tidak bisa melakukannya!" jawab Fu Jianzi seraya melihat kearah Fu Lie Wei dan Fang An.
"Lancang! Kamu pikir kamu bisa membayar Iblis Lembah Darah dengan apa? Bagi Iblis Lembah Darah, hutangmu hanya bisa dibayar dengan nyawa seluruh anggota Sekte mu! Karena kamu berani mengabaikan perintah serta menghianati Iblis Lembah Darah, maka apa yang kami berikan kepadamu serta seluruh Sekte mu akan kami ambil kembali!" kata Ziao Zi lalu dia mengarahkan telapak tangannya ke atas dan seketika itu juga muncul asap merah dan disusul dengan puluhan rantai merah yang memiliki sabit di ujungnya.
Rantai-rantai itu bergerak ke arah para anggota Sekte Gunung Pohon Persik yang memiliki kemampuan Yu Zhu hingga Yu Jing, dan salah satu dari anggota Gunung Pohon Persik yang terkena sabit rantai merah itu langsung berteriak keras sebelum akhirnya tubuhnya meleleh seperti karet yang terbakar dan akhirnya tewas menjadi daging yang bertumpuk tanpa tulang.
__ADS_1
Para anggota lainnya yang menjadi sasaran sabit rantai merah itu bergerak menghindarinya, namun gerakan rantai itu terlalu cepat sehingga beberapa orang langsung bernasib sama seperti korban yang pertama.
"Hentikan! Lepaskan semua anggota ku, biar aku saja yang bertanggung jawab atas semua kesalahanku!" seru Fu Jianzi.
"Kamu pikir siapa kamu yang berani memerintah ku?" tanya Ziao Zi lalu dia semakin liar menangkap anggota Gunung Pohon Persik lalu menyerap seluruh energinya hingga habis.
Fu Jianzi sangat marah dan tidak terima dengan semua itu langsung melepaskan Energinya lalu dengan cepat memutuskan rantai-rantai yang mengejar anggotanya.
Fu Wang dan keempat Ketua Pilar berusaha menggunakan kekuatan mereka untuk melakukan perlawanan, namun kekuatan mereka tidak cukup untuk melawan rantai-rantai yang dilepaskan dari tangan kekuatan seseorang Ahli.
"Sekte Iblis Lembah Darah! Ingatlah jika kalian masih memiliki hutang kepadaku!" kata Bing Chen yang ternyata sudah berpindah tempat dan berada di udara hingga sejajar dengan para anggota Iblis Lembah Darah.
"Bing Chen, setelah sekian lama tidak bertemu, kamu sudah berada di puncak Ahli, dulu kami bertiga memang bukan tandingan mu, bahkan hingga sekarang! Namun ada sosok yang akan menghadapimu!" kata Ziao Zi.
Sosok yang memiliki kemampuan Pelindung segera bergerak maju sehingga jaraknya dengan Bing Chen sangatlah dekat, sosok itu membuka penutup kepalanya sehingga wajahnya terlihat sangat jelas.
"Aku tahu kamu! Bukankah dulu kamu adalah salah satu Tetua di Akademi bukan? Sayang sekali Kekuatanmu sangat jauh tertinggal dari kekuatan keempat Tetua Akademi! Mereka berempat saja tidak sanggup untuk menghadapi ku, apalagi cuma dirimu!" kata sosok tersebut.
"Seorang Pelindung di Tingkat 5 ya? Wajar saja jika mereka tidak bisa menandingimu, dan aku akui jika kekuatanku memang jauh tertinggal dari mereka, namun tidak mudah juga bagimu untuk mengalahkanku!" kata Bing Chen.
"Menurutku seorang Pelindung yang pernah lari dari pertempuran lebih pantas disebut seorang Penakut!"
Fang An tiba-tiba saja muncul di samping Bing Chen dengan sayap Petir kemerahannya dan berbicara kepada sosok itu, sedangkan mata sosok itu menatap Fang An dengan sangat tajam.
Sosok itu jelas tidak akan melupakan pemuda yang sudah membunuh salah satu aset paling berharganya serta sudah mengacaukan semua rencananya, dan sosok yang Fang An sebut sebagai Penakut itu tidak lain adalah Hung Zhai.
"Fang An, sebaiknya biarkan dia berhadapan dengan Orang tua itu, sementara kamu menghadapi Xu Hun lainnya lebih dulu!" kata Wang Lao Yi.
Karena kekuatan Fang An belum pulih sepenuhnya, jadi Wang Lao Yi menyarankan untuk menghadapi yang lainnya lebih dulu, tentu saja Wang Lao Yi dan Feng Huang akan ikut membantu Fang An.
"Kamu lagi! Waktu itu aku terpaksa pergi karena kamu sudah mengacaukan semuanya, tapi sekarang semuanya sudah berubah, dan sekarang aku akan mengambil Spirit Core Feniks Petir Ungu serta Inti Petir lainnya di dalam tubuhmu!" kata Hung Zhai lalu dia mengibaskan tangannya dan seketika itu juga sebuah asap merah berbentuk tangan bergerak ke arah Fang An.
Asap merah berbentuk tangan itu langsung membeku sebelum sempat mendekati Fang An, dan yang melakukannya adalah Bing Chen.
"Akulah lawanmu!" ucap Bing Chen dan tiba-tiba saja ledakan energi besar dari tubuh Bing Chen mengejutkan Fang An dan semuanya.
"Kekuatan Pelindung? Jadi sesepuh sudah mencapai tahap ini juga?" tanya Fang An.
__ADS_1
"Belum Fang An, ini baru setengah memasuki tahap Xu Qin, namun kekuatan ini seharusnya bisa menahannya untuk sementara waktu!" kata Bing Chen.
"Baru setengah perjalanan saja sudah merasa besar hati! Kalau begitu ayo lawan aku," kata Hung Zhai seraya maju menyerang Bing Chen.
Bing Chen juga maju dan menyambut serangan Hung Zhai sehingga benturan serangan kedua yang mulai beradu di udara menciptakan gelongbang kejut berkali-kali.
Disisi lain, Fu Jianzi juga di serang oleh Ziao Zi, namun perbedaan kekuatan keduanya membuat Fu Jianzi dapat dengan mudah dikalahkan hanya dengan beberapa gerakan saja.
Melihat gurunya yang dalam bahaya, Fu Lie Wei berniat untuk membantu gurunya, namun salah satu penunggang kuda yang memiliki kemampuan Puncak Yu Jing muncul di hadapan Fu Lie Wei lalu menyerang Fu Lie Wei.
"Para Yu Jing, serang mereka!" kata Gu Yao He.
Bing Zao Ling dan para Yu Jing lainnya segera maju menghadapi para Yu Jing di Pihak musuh, sedangkan para Yu Jing di pihak Gunung Pohon Persik tidak bisa membantu karena Rantai Merah itu tetap mengejar mereka.
Gu Yao He sendiri kini berhadapan dengan salah satu Xu Hun yang kekuatannya berada beberapa tingkat di atasnya, hal itu membuat Gu Yao He, Fu Jianzi dan Bing Chen berada di posisi yang tidak diuntungkan.
Kini hanya tersisa satu Ahli yang berniat menyerang Bing Rong dan yang lainnya, namun sebelum dia maju, Fang An langsung muncul menghadangnya.
"Senior, maaf tapi aku tidak akan membiarkanmu menyerang mereka!" kata Fang An dengan pedang besar birunya yang sudah mengeluarkan percikan petir Putih.
"Anak muda! Aku sudah mendengar akan kekuatanmu, karena sekarang kamu sendiri yang memilih untuk melawanku, maka jangan mengecewakanku!" kata sosok tersebut lalu dia mengeluarkan dua pisau merah.
"Pisau Iblis Penghisap Darah."
Dua pisau itu menyala terang lalu sosok itu mulai maju menyerang Fang An, dengan kemampuan Fang An yang sekarang tidak akan mungkin mampu bertahan lama menghadapi serangan pisau merah itu, hanya saja saat ini Fang An sudah menerima kekuatan Wang Lao Yi dan Feng Huang sehingga dia mampu untuk menahannya.
Sosok itu seperti bayangan yang bisa meninggalkan jejak bayangan saat berpindah dari satu tempat ke posisi yang lain lalu kembali ke bekas bayangannya, sosok itu seperti sedang menggandakan dirinya sehingga akan terlihat seperti melepaskan serangan dari beberapa arah secara bersamaan.
Fang An jelas tidak tinggal diam menerima serangan itu begitu saja, dengan sayap petir nya serta kecepatan Langkah Petir nya, Fang An bisa menghindari serangan itu seraya melepaskan serangan balasan.
Dengan bantuan energi sementara dari kedua gurunya, sosok dari Iblis Lembah Darah itu sebenarnya tidak hanya menghadapi Fang An saja, melainkan dia sedang melawan tiga kekuatan dalam satu tubuh.
Pertarungan antar Yu Jing dan Xu Hun serta Fang An yang di bantu dengan kekuatan gurunya membuat tanah tidak henti-hentinya bergetar hebat seperti guncangan gempa bumi.
Hal itu membuat orang-orang yang memiliki kemampuan di bawah Yu Zhu harus mundur, sedangkan Sao Yi Feng, Fang An dan semua anggota Akademi yang memiliki kemampuan Yu Zhu tidak bisa membiarkan Fang An bertarung sendirian.
Mereka ingin sekali ikut bergabung membantu Fang An, namun mereka sadar jika kemungkinan besar kekuatan mereka tidak dibutuhkan di pertarungan besar itu sehingga yang bisa mereka lakukan adalah melindungi yang lainnya sekaligus membawa mereka ke tempat yang aman dari dampak pertarungan.
__ADS_1