SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Kebakaran di Klan Fang


__ADS_3

***


"Pengurus Chang Wuo, apakah Yang Mulia tidak ikut hadir?" tanya Fang Zui.


"Yang mulai pasti hadir, mungkin sebentar lagi tiba," jawab Chang Wuo.


"Kalau begitu kita tunggu Yang Mulia tiba dulu," kata Fang Zui.


Mu Yuan sendiri saat ini sedang mengobrol dengan Gu Fei Ming, dia merasa senang karena bisa bertemu dengan cucu si Raja Pil, terlebih lagi Gu Fei Ming memiliki tingkat Praktik yang lebih tinggi dari dirinya.


Perwakilan dari Kelompok Lembah Hantu yang hadir adalah Xi Zian dan Lao Xie, lalu ada Perwakilan dari Kelompok Pisau Terbang, serta beberapa Klan kecil.


Setelah beberapa saat, pintu ruangan terbuka dan sesosok pria paruh baya mengenakan jubah mewah serta memakai mahkota raja melangkah memasuki ruangan.


Fang Xian dan semuanya segera berdiri memberikan hormat mereka kepada sosok agung tersebut yang tidak lain adalah Chang Hanzi.


"Karena semuanya sudah hadir, mari kita mulai ke pembahasan ini. Tuan Fang silahkan!" ucap Chang Wuo.


Fang Zui bangkit lalu dia mulai berbicara. "Sebelumnya saya ucapkan terima kasih kepada Yang Mulia karena bersedia untuk hadir, begitu juga dengan para ketua dari Faksi pendukung Klan kecil kami, masalah yang ingin saya bahas kali ini adalah tentang kelompok misterius yang berusaha ingin membunuh kami kemarin!" kata Fang Zui.


"Aku sudah dengar kabar itu dari Mu Sha, tapi apakah kamu mengenali salah satu dari mereka Tuan Fang Zui?" tanya Mu Yuan.


"Mereka semua menutup wajah mereka dengan kain, jadi sulit untuk mengenali wajah mereka, namun kami berhasil mengidentifikasi beberapa orang, mereka adalah orang-orang dari Kelompok Pembunuh Kepala Ular, Kelompok Lembah Tengkorak, Sekte Pedang Bulan, dan satu lagi berasal dari Sekte Gunung Pohon Persik, hanya saja saudara Gu Fei Ming berhasil membunuh praktisi yang dari Sekte Gunung Pohon Persik," kata Fang Zui.


"Apakah hanya itu saja yang kamu kenal?" tanya Chang Wuo.


"Iya hanya itu saja, sedangkan sisanya kami tidak tahu berasal dari kelompok mana! Hanya saja yang menjadi masalah serius adalah Kematian Anggota Sekte Gunung Pohon Persik, kami yakin jika Sekte itu tidak akan tinggal diam setelah mengetahui jika salah satu anggota mereka terbunuh, cepat atau lambat kemungkinan besar mereka akan menyerang Klan kami," ucap Fang Zui.


Fang Xian bangkit lalu ikut bersuara. "Yang mulai dan para ketua serta perwakilan semua, kami hanya ingin mencari solusi dari permasalahan ini, jika ada yang ingin menyampaikan pendapat bisa disampaikan, namun kami berharap tidak terjadi permusuhan antara kami dengan Sekte Gunung Pohon Persik," ucap Fang Xian.

__ADS_1


Semuanya saling berbicara masing-masing setelah mendengar ucapan Fang Xian serta keinginannya, setelah itu Raja Chang Hanzi bersuara.


"Tuan Fang, aku mengerti akan maksudmu, namun menurutku sangat sulit, kita semua tahu jika Sekte Gunung Pohon Persik adalah Sekte besar, mereka adalah aset negara yang bisa diandalkan jika ada kekacauan di masa depan, namun setelah mendengar cerita kalian, sepertinya sulit rasanya jika kalian menginginkan perdamaian dengan sekte itu."


Raja Chang menjelaskan jika Sekte Gunung Pohon Persik terlalu kuat sehingga mereka sangat angkuh dan merasa berada di atas angin, jika salah satu anggota mereka ada yang terbunuh lebih-lebih yang terbunuh adalah salah satu orang andalan mereka, besar kemungkinan mereka akan menuntut balas, jadi hanya ada dua cara untuk menyelesaikan, yang pertama memberikan kompensasi sebagai permintaan maaf, dan yang kedua adalah melawan.


Hanya saja cara yang pertama mungkin akan sulit, sebab mereka adalah Sekte besar yang pastinya memiliki segalanya, jadi kompensasi semata serasa tidak begitu mereka harapkan, jadi untuk yang kedua itu hampir pasti, sebab bisa jadi mereka akan meminta nyawa, jadi nyawa dibayar dengan nyawa.


"Jika memang demikian bisa-bisa Benua Daratan Hijau akan kacau, andai hanya Sekte Gunung Pohon Persik sendiri saja tidak masalah, dengan gabungan kita semua, sekuat apapun Sekte Gunung Pohon Persik, mereka tidak mungkin bisa menghadapi kita semua disini, hanya saja mereka juga memiliki pendukung yang kuat seperti Klan Hun, dan kelompok-kelompok lainnya," kata Mu Yuan.


"Itu dia yang ingin kami hindari Tuan Mu!" ucap Fang Xian.


"Bagaimana kalau kita undang salah satu dari mereka, bukankah saat ini yang memegang kendali Sekte adalah Wakil Penatua Fu Lie Wei? Mungkin kita bisa berunding dengannya!" kata Xi Zian.


Fu Lie Wei memang terkenal sangat baik dan cerdas, dia tidak seperti Penatua Sekte Fu Jianzi yang sangat berambisi dan sulit untuk diajak bicara.


"Jadi siapa yang bertanggung jawab memimpin Sekte?" tanya Mu jian.


"Siapa lagi jika bukan Fu Hai, hanya dia yang memiliki Tingkat Praktik yang hampir sama dengan Fu Lie Wei."


"Orang tua itu masih aktif di sana? Aku pikir dia sudah berhenti!" gumam Mu Yuan.


"Lalu bagaimana selanjutnya? Apakah kita akan pergi kesana untuk berunding atau berperang?" tanya Xi Zian.


Raja Chang bangkit lalu berbicara kepada semuanya. "Kita tidak bisa datang dengan menyatakan perang ke Sekte Gunung Pohon Persik, bagaimanapun juga Sekte Gunung Pohon Persik adalah bagian dari Benua Daratan Hijau ini, kita juga tidak bisa menuduh mereka tanpa memberikan bukti apapun, jadi aku berharap kepada Klan Fang agar jangan keluar tanpa pengawalan yang kuat!" kata Chang Hanzi yang memberi saran.


Fang Zui merasa tidak puas akan keputusan Chang Hanzi, menurutnya yang selalu merasa terancam adalah para anggota Klan Fang.


Fang Xian sendiri hanya bisa menyimpan kekecewaan dalam hati, namun dia juga sadar walau Raja Chang adalah penguasa wilayah, namun tidak mungkin baginya untuk berurusan dengan Sekta sekuat itu, andaipun memutuskan peperangan sekalipun, siapapun yang menang pasti kedua belah pihak akan sama-sama dirugikan, hal ini juga berpengaruh terhadap Benua Daratan Hijau sendiri.

__ADS_1


"Baik hamba mengerti akan maksud Yang Mulia," kata Fang Xian.


"Apa yang kamu katakan Saudara Xian?" tanya Fang Zui dengan suara kecil.


Fang Xian hanya tersenyum pahit lalu dia duduk kembali di kursinya, sedangkan Fang Zui sendiri masih belum mengerti akan maksud perkataan Fang Xian.


"Sekarang aku ingin tahu akan Kelompok Pembunuh Kepala Ular dan yang lainnya, bagi yang tahu tolong jelaskan padaku! Jika aku memiliki informasi yang cukup, mungkin aku bisa mengirim pasukan ke sana untuk menghancurkan kelompok itu!" kata Chang Hanzi.


Kelompok Pembunuh Kepala Ular adalah kelompok tersembunyi yang tidak diketahui keberadaannya, terlebih lagi keberadaan Kelompok Pembunuh Kepala Ular sangat mengganggu ketenangan rakyat di seluruh Benua Daratan Hijau, terutama di Kota Chang Lan sendiri.


Mu Yuan bangkit dan ingin mengatakan sesuatu kepada Chang Hanzi, namun belum sempat dia mengucapkan kata, pintu ruangan tiba-tiba saja terbuka dan mereka semua melihat dua prajurit datang memasuki ruangan lalu melaporkan sesuatu kepada Chang Hanzi.


"Yang Mulia, ada nyala api di kota sebelah timur, sepertinya api itu berasal dari kediaman Klan Fang!" kata salah satu prajurit.


Fang Zui dan Fang Xian langsung bangkit karena terkejut mendengarnya lalu melemparkan pertanyaan kepada para prajurit itu.


"Apa katamu? Api yang menyala dari kediaman Klan kami? Coba kalian jelaskan!"


"Benar sekali Tuan Fang, kediaman Klan anda sekarang terbakar, apinya sangat besar, dan kemungkinan seluruh bangunan sudah di lalap api!" jawab prajurit tersebut yang memberikan jawaban singkat namun sangat jelas jika terjadi Kebakaran di Klan Fang.


"Yin'er..! Aku harus segera pulang..!" kata Fang Xian dan dia langsung melompat dan berlari keluar tanpa berpamitan.


Fang Zui juga tidak bisa berkata-kata lagi karena dia juga panik, dia hanya menangkupkan kedua tangannya kepada mereka semua tanpa berkata apapun lalu dia melompat dan lari menyusul Fang Xia.


"Saudara-saudara semua, sebaiknya kita segera kesana untuk menyelamatkan orang-orang yang terjebak di dalam api, aku harap kalian bersedia untuk mengulurkan tangan membantu Klan Fang," kata Mu Yuan lalu dia bangkit bersama Gu Fei Ming dan tidak menunggu jawaban siapapun, mereka berdua bergegas menyusul Fang Xian.


Semuanya saling berpandangan, sedangkan Chang Hanzi meminta Chang Wuo untuk mengirimkan bala bantuan ke Klan Fang saat itu juga sebelum terlambat.


Setelah melihat Raja Chang mengerahkan para pasukan untuk membantu Klan Fang, barulah semua orang termasuk Xi Zian juga bangkit dan kemudian mereka bersama-sama pergi menuju ke Klan Fang yang sedang dilanda musibah.

__ADS_1


__ADS_2