
"Guru, apakah hanya segini saja kemampuan Inti Petir Putih itu?" tanya Fang An.
"Tidak, kekuatannya lebih dari itu, akan tetapi kekuatanmu yang belum cukup untuk mengeluarkan seluruh kekuatan Inti Petir Putih!" jawab Feng Huang.
"Tapi kenapa Inti Petir Putih ini seperti mau menghancurkanku dari dalam saat menggunakannya?"
"Aku menyuruh mu menggunakan Inti Petir Putih bukan untuk melepaskan Petir Dewa Penghancur, Pukulan Inti Api dan Petir lebih menghemat energi dari pada Petir Dewa Penghancur," jawab Feng Huang.
Suara peluit kecil mengisi gelapnya langit malam yang tertutup oleh awan hitam di seluruh Sekte Gunung Pohon Persik, lantai yang sebelumnya di bentuk dengan indah kini jadi hancur berantakan, dan di tengah-tengah halaman berlantai batu marmer yang memiliki banyak retakan akibat sambaran petir, Fang An berdiri menatap langit malam.
"Apakah aku bisa menyelamatkan Ibuku, atau aku akan berakhir disini?" batin Fang An.
"Adik Fang!"
"Fang An!"
Gu Fei Ming dan Mu Yuan langsung menghampiri Fang An yang terlihat kelelahan, walau kondisinya tidak seburuk Fu Hai, namun mentalnya semakin menurun.
"Paman Mu, kakak Senior!"
Fang An balas menyapa kemudian dia menatap ke arah Fu Hai yang sudah terluka parah.
"Adik cepat ambil Pil ini agar kondisimu cepat pulih!" kata Gu Fei Ming sekaligus memberikan Pil berwarna putih pucat.
"Pil apa ini?" Fang An bertanya sembari memperhatikan Pil putih itu.
"Itu adalah Pil Teratai Buddha yang aku buat dengan resep yang aku dapatkan dari acara lelang, Pil ini akan mengembalikan kondisi mu ke kondisi prima, jadi cepat telan!" kata Gu Fei Ming.
"Telan saja Fang An, saat ini situasinya mungkin akan jauh lebih buruk!" ucap Feng Huang.
Fang An segera menelan Pil putih pucat itu lalu dia segera duduk untuk menyerap khasiat Pil pemberian Gu Fei Ming.
"Hentikan dia, jangan sampai dia memulihkan diri sebelum keempat Ketua Pilar datang!" kata Fu Hai yang tidak memperdulikan keberadaan Mu Yuan di sebelah Fang An.
Mu Yuan dan Gu Fei Ming segera maju memasang badan untuk melindungi Fang An seraya berkata, "Aku tidak akan membiarkan kalian mendekatinya!" ucap Mu Yuan.
"Mu Yuan, selama ini kami selalu bersikap hormat dan tidak pernah menyinggung Klan Mu, sebaiknya kamu jangan ikut campur agar Sekte kami tidak bermusuhan dengan Klan Mu!" kata Fu Xiali.
"Owh benarkah? Aku tidak yakin jika kalian bersikap hormat pada Klan ku, lagi pula Klan Fang berada di bawah perlindungan Klan Mu, jadi sudah sepatutnya bagiku untuk melindunginya!" jawab Fang An.
Fu Wang sendiri memperhatikan pemuda di samping Mu Yuan, dia bisa merasakan jika pemuda itu lebih kuat dari dirinya, jika dia bertarung satu lawan satu, peluang Fu Wang untuk menang sangatlah tipis.
"Kalau begitu kamu memang ingin menjadi musuh Sekte Gunung Pohon Persik? Baiklah tidak masalah, aku harap kamu tidak menyesali semua ini!" kata Fu Xiali.
__ADS_1
Mu Yuan hanya tersenyum tipis lalu dia menyikap kainnya dan mengeluarkan sebilah pedang lentur seraya berkata, "Klan Mu tidak akan mengubah keputusan yang sudah ditetapkan!" ucapnya lalu mengarahkan ujung pedangnya ke arah Fu Xiali.
Saat kedua belah pihak saling berpandangan, suara gemuruh dari jauh terdengar, kilatan cahaya melaju sangat cepat dan kemudian muncul empat sosok sepuh di hadapan mereka semua.
"Ketua Pilar!" Fu Wang dan Fu Xiali langsung berlutut di hadapa keempat sosok yang memancarkan aura kuat.
"Fu Hai, apa yang terjadi denganmu?" tanya salah satu sosok itu kepada Fu Hai.
"Aku di serang oleh anak itu ketua! Anak muda itu sudah membunuh salah satu ketua dan melukai banyak murid Sekte sekaligus dengan diriku, bahkan dia sudah menghina Sekte Gunung Pohon Persik sebagai Sekte Busuk yang didirikan oleh orang yang berhati Busuk!" kata Fu Hai sehingga membuat Fang An yang sudah mulai membaik membuka matanya.
"Itu bohong senior! Aku tidak pernah mengatakan hal itu!" jawab Fang An.
"Fu Hai, kamu jangan membodohi kami! Anak muda itu hanyalah seorang Yu Zhi, bagaimana mungkin seorang Yu Zhi bisa melukaimu hingga separah ini?" ucap salah satu ketua sembari mengukur kemampuan Fang An.
"Jangan melihatnya dari segi kemampuan, dia memang terlihat seperti seorang Yu Zhi, namun dibalik itu semua, ada kekuatan besar yang ia miliki!" ucap Fu Hai.
"Anak muda, siapa namamu dan apa maumu?" tanya salah satu Ketua Pilar.
"Nama junior adalah Fang An, dan kedatangan saya kesini hanya ingin ibuku yang ditahan oleh Sekte ini, namun sebelum itu, mereka sudah lebih dulu datang dan membunuh sebagian anggota Klan Fang, jadi saya ingin Sekte Gunung Pohon Persik bertanggung jawab atas semua perbuatan terhadap Klan Fang saya," jawab Fang An.
"Ibumu?" salah satu ketua mengerutkan dahinya lalu berbalik dan menatap Fu Hai dan yang lainnya seraya berkata, "Apakah yang dikatakan pemuda itu benar?"
"Ketua Pilar tidak usah mempercayai perkataan anak muda itu, semua yang ia katakan adalah bohong!" jawab Fu Wang.
"Jadi kamu adalah orang yang telah membunuh Fu Liang?" tanya Fu Wang.
Gu Fei Ming tersenyum lebar mendengar Fu Wang menanyakan akan kematian salah satu anggota Sekte yang ia bunuh.
"Sekarang kamu tidak bisa mengelak lagi, jadi cepat lepaskan Nyonya Fang Xian!" kata Gu Fei Ming.
Secara tidak langsung Fu Wang mengakui jika Sekte nya terlibat akan semua kejadian itu, dan baru sadar jika dirinya sudah keceplosan.
"Kamu benar-benar ingin mati di sini anak muda!" kata Fu Wang lalu dia mengangkat Pedangnya untuk menyerang Gu Fei Ming.
"Sedikit saja kamu melukai cucuku, aku pastikan Sekte Gunung Pohon Persik akan tinggal nama!"
Saat Fu Wang akan maju menyerang Gu Fei Ming, tiba-tiba saja Gu Yao He yang terbang turun dan berhenti tepat di hadapan Gu Fei Ming dan Mu Yuan serta Fang An.
"Guru!"
"Kakek!"
"Sesepuh Raja Pil!"
__ADS_1
Fang An serta dua lainnya sama-sama terkejut melihat kemunculan Gu Yao He, bahkan Fu Wang dan semuanya juga sama terkejutnya saat melihat pria sepuh yang memancar aura sangat kuat.
"Raja Pil Gu Yao He?"
Fu Wang dan empat sosok di depan Fu Xiali yang membantu Fu Hai berdiri langsung mengenali sosok sepuh itu, mereka semua tidak menduga jika Raja Pil akan datang ke Sekte mereka.
Tentu yang lebih mengejutkan lagi saat Fu Wang tahu jika pemuda yang hampir saja dia serang itu ternyata adalah cucu si Raja Pil.
"Tindakan kalian semua sudah kelewat batas, pertama kalian bersama kelompok Pembunuh Kepala Ular sudah menyerang Klan Fang hingga banyak yang meninggal kedua kalian telah menculik istri Wakil Penatua Fang Xian. Ketiga, kalian sebagai Sekte besar di Benua Daratan Hijau ini tidak memiliki rasa malu dengan menyerang seorang pemuda yang hanya seorang Yu Zhi, dan sekarang kamu ingin melukai cucuku juga? Walau Sekte kalian memiliki Fu Jianzi, aku tetap akan menghancurkan Sekte kalian ini!"
"Raja Pil, ini mungkin hanya sebuah kesalahpahaman! Begini saja, mari kita sama-sama mencari kebenaran ini, dan kamu bawa Fu Hai kedalam dan obati lukanya, sedangkan kamu tetap disini!" kata salah satu Ketua Pilar yang meminta Fu Xiali membawa Fu Hai ke dalam, sedangkan Fu Wang harus tetap di tempat untuk memberikan penjelasan terkait ucapan yang tidak sengaja sudah dia katakan kepada Gu Fei Ming.
"Fu Wang, sepertinya kamu sudah menyembunyikan sesuatu dari kami semua! Cepat jelaskan pada kami apakah benar ada anggota kita yang bergabung dengan Kelompok Pembunuh Kepala Ular dan menyerang Klan Fang serta menculik istri wakil Penatua Klan Fang?" tanya salah satu Ketua Pilar.
Fu Wang kali ini benar-benar tidak bisa berkutik di hadapan Gu Yao He dan semuanya, terlebih lagi kepada keempat Ketua Pilar itu.
Ketua Pilar adalah sebuah julukan bagi semua murid Sekte Gunung Pohon Persik, sebenarnya mereka adalah empat pelindung Sekte yang berjaga di empat sudut Gunung.
Keempat-empatnya sama-sama berada di tahap Yu Zhu elit atau Puncak Yu Zhu Tingkat 9, dan posisi mereka cukup tinggi setelah posisi Penatua Utama.
Walau Penatua Utama Sekte adalah yang terkuat, namun mereka berempat juga memiliki kemampuan yang melebihi dari seorang Yu Jing, sebab mereka memiliki teknik gabungan aneh yang mampu menandingi seorang Yu Jing elit.
Dengan kemampuan unik mereka, bahkan walau itu adalah Fu Jianzi sekalipun tidak berani untuk menentang mereka berempat, sebab mereka berempat sudah dianggap sebagai jantungnya Sekte Gunung Pohon Persik.
Dihadapkan dengan ketidakberdayaan di hadapan Keempat Ketua Pilar dan Gu Yao He, Fu Wang akhirnya mengangguk lalu memberikan penjelasan kepada semuanya akan kebenaran tersebut.
Walau demikian tidak seluruhnya yang diucapkan oleh Fu Wang itu benar, dia hanya mengatakan jika bergabung dengan beberapa kelompok hanya dia dan Fu Liang, dan Fu Wang masih merahasiakan jika sebenarnya Penatua Fu Jianzi dan beberapa ketua lagi juga sudah bekerja sama di balik perintah sosok misterius.
"Lalu dimana kalian menahan Istri Wakil Penatua Fang?" tanya Gu Yao He.
"Dia di penjara di markas cabang Bayangan Bulan, jaraknya agak jauh dari sini, tepatnya di sebelah Desa Zanxu di sebelah barat!" jawab Fu Wang.
"Fu Wang, karena kamu sudah melakukan kesalahan sehingga mengakibatkan kekacauan sebesar ini, maka kamu harus mendapatkan hukuman yang berat sesuai dengan aturan Sekte!" kata salah satu Ketua Pilar lalu dia memanggil beberapa murid untuk menahan Fu Wang di penjara Sekte dan dia akan diadili dengan aturan Sekte yang sudah di tetapkan.
"Apakah kalian tahu dimana itu Desa Zanxu?" tanya Fang An kepada siapapun yang tahu.
"Desa Zanxu ada di sebelah barat, jaraknya agak jauh dari sini, jadi aku sarankan agar kita pergi kesana besok bersama-sama!" kata Mu Yuan.
"Benar Fang An, kali ini kamu tidak boleh bertindak sendirian lagi seperti tadi, masih ada aku dan Mu Yuan yang bisa membantumu!" kata Gu Yao He.
"Dengarkan saran mereka Fang An, saat ini kondisimu belum sepenuhnya pulih karena efek pemaksaan Inti Petir Putih yang baru kamu gunakan, lebih baik kamu biasakan dulu agar nanti kamu benar-benar bisa menggunakan Teknik Petir Dewa Penghancur dari Inti Petir Putih!" kata Feng Huang menyarankan.
Fang An akhirnya setuju, setidaknya malam ini dia sudah berhasil menyelamatkan ayahnya serta membuat Fu Hai terluka parah, apalagi dia sudah membunuh salah satu ketua, bahkan mendapatkan informasi akan dimana ibunya berada.
__ADS_1
"Kelompok Bayangan Bulan, kita akan bertemu kembali!" gumam Fang An lalu dia memanggil Singa Es nya untuk kembali, dan untuk Fu Wang sendiri, biar para Ketua Pilar yang mengurusnya.