
Hari demi hari dilalui oleh Fang An, dengan ditemani oleh kedua kakak seperguruannya, Fang An mulai mempelajari cara mencampur bahan-bahan untuk membuat Pil lalu mulai mempraktekkan nya.
Di saat ada luang waktu senggang, Fang An akan berlatih meningkatkan Kultivasinya, yang paling sering menemani Fang An berlatih adalah Luo Ying dan Singa Es, sedangkan Shin He sibuk dengan kebunnya, hanya saja dia juga sering berlatih sendiri.
Dalam proses pembuatan Pil saja, sudah tidak terhitung jumlah kegagalan yang dilakukan oleh Fang An, terkadang Pil yang ia buat hangus, kadang juga hancur menjadi debu, bahkan Fang An pernah membuat satu ramuan dari resep yang tertulis di buku Gu Yao He, hasilnya bukan Pil yang tercipta, melainkan cairan hitam kental dengan aroma obat yang berantakan.
Walau terus gagal dalam usahanya, Fang An tetap bersemangat untuk terus berusaha seperti yang diharapkan oleh gurunya Gu Yao He.
Berkat dukungan dari Luo Ying, Shin He, Feng Huang serta Singa Es yang juga menemaninya, usaha Fang An akhirnya menuai hasil.
"Iya…ho….!"
Fang An melompat kegirangan dengan menggenggam sebutir Pil di tangannya, setelah hampir dua bulan dia belajar untuk membuat Pil, akhirnya semua usahanya sudah terbayarkan.
Dengan kondisi pakain penuh dengan debu hitam serta rambut yang berantakan, dia lari keluar menuju ke tempat Luo Ying yang sedang membuat Pil.
"Kakak aku berhasil membuat satu Pil, lihatlah!" kata Fang An seraya menunjukkan Pil di tangannya yang bentuknya masih belum sempurna.
Luo Ying mengambil Pil ungu dari tangan Fang An lalu dia memperhatikannya dengan seksa seraya mencium aromanya.
"Pil Qi dari kelopak Bunga Batu Jiwa, bentuknya kasar dan aroma obatnya kurang kental! Walau masih kasar dan tidak sempurna, namun kamu sudah berhasil membuat Pil Qi ini, artinya kamu sudah menjadi seorang Alkemis Kelas 1," kata Luo Ying.
Fang An semakin merasa senang karena dirinya sudah menjadi seorang Alkemis, walau masih sebagai seorang Alkemis Kelas 1, namun itu sudah membuatnya merasa sangat senang.
"Dalam bentuk Pil Qi yang sempurna, Pil ini bisa memulihkan tubuh yang kelelahan seusai bertarung, bahkan bisa mengembalikan satu pusaran Qi yang sudah dipakai! Sedangkan Pil Qi buatanmu ini masih belum layak untuk digunakan, sebab bukan hanya bentuknya yang kasar, namun Pil ini masih belum dimurnikan," kata Luo Ying.
Jika Pil Qi bikinan Fang An di minum, itu tidak akan memulihkan apapun, yang ada justru akan keracunan, sebab kadar racunnya masih sangat banyak.
"Adik, sebelum kamu ingin melanjutkan pembelajaran ini, alangkah baiknya kamu berlatih mengendalikan Elemen Api mu agar nanti kamu bisa membentuk Pil ini menjadi bulat seutuhnya," kata Luo Ying menyarankan.
__ADS_1
"Terima kasih kakak Luo, aku akan berlatih meningkatkan Spirit Root Elemen Api ku hingga mencapai Tingkat 3 setelah itu aku akan mencoba mengendalikannya agar nanti bisa digunakan untuk penyempurnaan bentuk Pil ini," kata Fang An.
Saat ini Spirit Root Elemen Api milik Fang An masih berada di Tingkat 1, sedangkan Spirit Root Elemen Petir nya sudah mencapai Tingkat 3.
Jika Fang An ingin memfokuskan dirinya untuk bisa membuat Pil dengan sempurna serta bisa memurnikannya, maka Fang An harus memfokuskan diri untuk meningkatkan Spirit Root Elemen Api nya.
Fang An kembali ke gubuknya kemudian dia memperhatikan tanaman obat yang ada di belakang gubuk seraya melihat ke arah Singa Es yang terus menerus menatap beberapa tanaman.
Dimana-mana seekor Singa adalah hewan pemakan daging, namun untuk para Anim Beast dan Spirit Beast serta Divine Beast, makanan mereka tidak menentu, mereka akan tergiur oleh tanaman obat, sebab tanaman obat akan mampu menambah kekuatan mereka serta mempermudah mereka untuk naik ke tingkat selanjutnya.
Bagi para Kultivator memang tidak mengherankan jika seekor hewan pemakan daging juga tertarik dengan tanaman dan mau memakannya.
"Selama ini aku hanya mengetahui cara meningkatkan Spirit Root Elemen Petir saja, namun jika soal Spirit Root Elemen Api, aku tidak terlalu mengetahuinya Fang An," kata Feng Huang.
"Tidak apa-apa guru, nanti aku pasti akan mengetahui cara meningkatkan Spirit Root Elemen Api ini, lagi pula aku masih memiliki banyak waktu disini," kata Fang An.
"Sebenarnya ada sesuatu yang sedikit aku ketahui, ini mengenai Elemen Api," kata Feng Huang.
"Iya! Perlu kamu tahu jika kami para Feniks memiliki beberapa jenis dengan elemen yang berbeda, seperti aku Feniks Petir, lalu ada lagi Feniks Api, Feniks Es, Feniks Angin, dan Feniks Air."
Feng Huang melanjutkan perkataannya jika setiap Elemen yang dimiliki oleh para Feniks juga memiliki beberapa jenis, contohnya seperti Elemen Petir yang memiliki lima jenis, begitu juga dengan Api, Air, Es, dan Angin.
Menurut Feng Huang, kemungkinan besar Api juga memiliki Sumber Inti nya seperti Petir, hanya saja Feng Huang tidak tahu berapa Jumlah yang dimiliki oleh masing-masing Elemen.
"Jadi jika aku bisa mengetahui akan Inti Api ini, apakah ada kemungkinan aku akan bisa menjadi seorang Alkemis seperti guru Gu Yao He?"
"Bisa jadi! Tapi sebelum itu kamu cari tahu dulu cara meningkatkan Spirit Root Api, sebab saat ini itu yang lebih penting," kata Feng Huang.
Fang An mengangguk setuju kemudian berniat untuk bangkit, namun baru saja dia bangkit, Fang An melihat ada seorang manusia yang datang dengan menunggangi Spirit Beast nya berjenis Rusa dengan tanduk yang memiliki beberapa cabang nan tinggi.
__ADS_1
"Hai anak muda, apakah Raja Pil ada di rumah?" tanya sosok pria itu.
"Guru sedang berada di luar!" jawab Fang An.
"Emm..Kamu murid Gu Yao He yang baru?" tanyanya.
"Iya benar senior!" jawab Fang An.
"Owh begitu baiklah," kata sosok tersebut kemudian dia berniat pergi, namun Shin He langsung menyapanya.
"Senior Mu Zhi Tian!" kata Shin He.
Fang An terkejut saat Shin He memanggil nama sosok pria berpakaian merah serta menunggangi Spirit Beast Bumi 3.
"Mu Zhi Tian!? Apakah orang ini berasal dari Klan Mu?" batin Fang An.
Shin He segera menghampiri Mu Zhi Tian lalu memberi hormat padanya sekaligus berbicara, "Guru sedang pergi keluar senior, saya tidak tahu kapan guru akan kembali," kata Shin He menjelaskan.
"Shin He, sampaikan nanti kepada gurumu agar dia datang ke tempat ku sekitar 3 bulan lagi, sampaikan juga padanya jika aku ingin melanjutkan urusan ku dengan gurumu yang sempat tertunda," kata Mu Zhi Tian.
Shin He tersenyum seperti mengerti maksud perkataan Mu Zhi Tian. "Baik akan saya sampaikan setelah guru kembali," kata Shin He seraya menangkupkan kedua tangannya.
Mu Zhi Tian menatap Fang An sesaat kemudian dia berbalik lalu Spirit Beast nya langsung bergerak dan hilang dari hadapan mereka hanya kurang dari satu kedipan mata saja.
"Kakak Shin, apakah pria tua tadi itu berasal dari Klan Mu?" tanya Fang An.
"Iya, beliau adalah kakak dari Ketua Klan Mu serta beliau juga salah satu dari Lima Kultivator terkuat di seluruh Benua Daratan Hijau ini, dan dia dijuluki sebagai Mu Zhi Tian si Kelelawar Merah," jawab Shin He.
Fang An mengangguk pelan, dia sendiri memang pernah mendengar ketua Mu Yuan memang memiliki kakak, hanya saja Fang belum pernah bertemu atau melihat wajahnya.
__ADS_1
Sekarang Fang An sudah melihat sendiri jika Mu Yuan memang memiliki seorang kakak yang memiliki kemampuan Yu Jing, itu artinya Klan Mu memang memiliki seorang ahli sejati yang patut di segani.