
Empat orang berkemampuan Yu Jing ditambah dua orang Yu Zhu dan satu Yu Zhu elit sudah membuat nyali semua orang menjadi kecil, belum lagi kekuatan Fu Jianzi, hal ini membuat harapan mereka semua untuk bisa bertahan sepertinya hanyalah mimpi.
"Aku akan memberikan satu kesempatan bagi orang-orang yang bukan anggota Klan Fang untuk tetap hidup, Penawaran ini hanya berlaku satu kali saja, jadi cepat tinggalkan tempat ini jika kalian tidak ingin mati!" kata Fu Jianzi.
Semua orang saling berpandangan satu sama lain, beberapa orang mulai berpikir untuk pergi demi keselamatan mereka sendiri, hanya saja tidak semuanya memiliki pemikiran seperti itu.
"Kalian semua jangan bodoh! Coba kalian pikir, hari ini Sekte Gunung Pohon Persik akan melenyapkan Klan Fang, setelah itu giliran kita yang akan dilenyapkan olehnya!" seru Chang Hanzi.
Mu Zhi Tian dan Mao Lin terbang ke udara, setelah itu mereka berdua menatap semua orang yang ada di bawah seraya berseru kepada semuanya, "Kelompok Lembah Hantu akan tetap bertarung sampai akhir di sisi Klan Fang!" kata Mao Lin.
"Klan Mu juga akan tetap mendukung Klan Fang dan bertarung sampai tetes darah terakhir," kata Mu Yuan.
Chang Hanzi langsung melepaskan Energinya dan kemudian dia juga melayang seraya berkata, "Hari ini Klan Chang juga akan bertarung bersama Klan Fang!" kata Chang Hanzi.
Ketiga Yu Jing itu langsung melepaskan energi besar mereka sehingga menciptakan badai angin hingga membuat para Penduduk Desa Lianxai menjadi panik.
Anggota Klan Mu, Kelompok Lembah Hantu, dan para prajurit dari Klan Chang sama-sama mengangkat senjata mereka, hal itu membuat Qin Shia Peng menghela nafas panjang dan dia akhirnya melangkah menghampiri Fang Xian.
"Wakil Penatua Fang Xian, tiga Faksi besar sudah berada di pihakmu, aku tidak tahu apakah keputusanku ini benar atau tidak, namun demi kesejahteraan Benua Daratan Hijau, aku Penatua Klan Qin akan mengangkat senjata melawan Sekte Gunung Pohon Persik!" kata Qin Shia Peng.
Fang Xian dan Fang Zui merasa terharu dengan keputusan semuanya, mereka semua rela mempertaruhkan nyawa mereka bergabung bersama dengan Klan yang hampir hancur dan bersatu melawan Sekte Gunung Pohon Persik.
"Terima kasih, kami Klan Fang akan mengingat kebaikan kalian semua!" kata Fang Xian dan Fang Zui.
Semua orang yang masih belum bersuara akan dukungan mereka mulai ragu untuk menentukan pilihan mereka, dari segi kekuatan sudah jelas jika Sekte Gunung Pohon Persik lah yang paling kuat, dan jika perang tidak bisa dielakkan, maka pemenangnya sudah bisa ditebak, hanya saja mereka sadar jika sesuatu hanya bisa di lihat di akhir pertempuran.
Akhirnya mereka semua sepakat untuk tetap berada disana dan bergandengan tangan melawan kekuatan Sekte Gunung Pohon Persik.
"Bagus-bagus! Karena ini adalah keputusan kalian maka kalian semua akan aku binasakan," kata Fu Jianzi lalu dia menatap ke seluruh murid-muridnya dan berseru keras, "Serang dan cuci tempat ini dengan darah mereka!" seru Fu Jianzi.
Ratusan murid-murid Sekte Gunung Pohon Persik segera maju menyerang dengan menunggangi Spirit Beast berwujud kuda bertanduk.
__ADS_1
Para prajurit Chang yang memiliki senjata lengkap segera mengangkat tameng mereka kedepan dan ujung tombak segera dikeluarkan untuk menahan serangan yang akan segera tiba.
"Lepaskan panah..!"
Beberapa prajurit serta kelompok-kelompok yang tergabung dari pria dan wanita menggunakan keahlian mereka untuk menyerang di belakang tameng, keahlian tersebut adalah panah yang sudah dilengkapi dengan Kertas Mantra Sihir.
Hujan panah segera melesat ke arah ratusan murid-murid Sekte Gunung Pohon Persik, namun belum sempat panah-panah itu sampai, salah satu dari keempat Ketua Pilar muncul dan menarik pedangnya seraya melepaskan tebasan energi pedang menghalau ratusan anak panah yang terus berdatangan.
Ledakan beruntun di langit yang tercipta dari Kertas Mantra Sihir yang ada di anak panah bagai sebuah kembang api yang di ledakkan, hal ini membuat para penduduk Desa Lianxai segera pergi dari desa karena takut perang itu akan sampai ke Desa mereka.
Para murid-murid Sekte Gunung Pohon Persik merasa lega karena hujan panah itu sama sekali tidak mengenai mereka, namun saat baru bernafas lega seraya terus maju ke depan, tiba-tiba saja raungan keras seekor singa menggetarkan tanah dan kemudian muncul seekor singa Putih di hadapan Ketua Pilar itu dan langsung melepaskan serangan cakarnya.
Hal itu mengakibatkan anak panah mulai mengenai beberapa murid beserta Spirit Beast mereka yang hanya memiliki kemampuan Bumi 1 hingga 2.
"Singa Es, jangan menyerangnya..!" seru Luo Ying.
Luo Ying sudah mendapatkan pesan dari Fang An untuk mengawasi Singa Es, jadi sasaran utama Singa Es seharusnya Fu Jianzi, dan selain dari itu Singa Es tidak perlu menyerang yang lainnya.
"Itu adalah Spirit Beast milik pemuda itu!" kata Fu Hai.
"Kalian semua, cepat turun dan bantai semuanya!" kata Fu Jianzi kepada para Yu Jing dan tuga Yu Zhu.
Wajah para Ketua Pilar terlihat keberatan untuk mengikuti perintah Fu Jianzi, apalagi mereka tidak suka membunuh orang-orang yang tidak bersalah, namun karena ketidak berdayaan mereka terhadap kekuatan besar Fu Jianzi, dengan berat hati mereka mulai turun untuk melakukan pembantaian.
Para Spirit Beast Sekte Gunung Pohon Persik mulai menabraki tombak dan perisai para prajurit bagian depan, dan begitu berhasil menerobos, maka perang pun dimulai.
Fu Wang dan Fu Xiali mendarat tepat di tengah-tengah para kelompok Klan Qin dan Klan Mu, mereka berdua langsung melepaskan serangan tebasan mereka dengan sangat brutal dan membunuh siapapun yang ada di jarak jangkauan serangan pedangnya.
Melihat anggotanya di bantai, Qin Shia Peng dan Mu Yuan langsung menghadapi mereka berdua guna mengurangi jumlah korban.
"Apakah kalian berniat untuk melawan kami?" tanya Fu Xiali.
__ADS_1
"Aku sangat terkejut dengan peningkatan kemampuan kalian berdua, namun aku juga tidak takut untuk menghadapi kalian berdua," jawab Mu Yuan.
"Perbedaan kekuatan kita sangat jauh, jangan pernah bermimpi untuk bisa menang melawan kami," kata Fu Wang dengan memandang rendah Qin Shia Peng dan Mu Yuan.
"Kami tahu dan juga sangat sadar, namun kami tidak hanya berdua saja yang akan melawanmu!" kata Mu Yuan lalu dia menoleh ke arah kanan dan dari sana datang Gu Fei Ming lalu mereka bertiga berdiri di hadapan Fu Wang dan Fu Xiali.
"Hanya kalian bertiga saja? Aku pikir akan ada beberapa lagi! Jika memang hanya segini saja bersiaplah menerima kekalahan kalian!" kata Fu Xiali.
"Mulutmu sangat berisik!" ucap Qin Shia Peng dan tanpa aba-aba apapun dia langsung menyerang Fu Xiali.
Mu Yuan dan Gu Fei Ming terkejut atas tindakan Qin Shia Peng yang langsung menyerang Fu Xiali tanpa mengukur kemampuannya terlebih dahulu.
"Owh, Ketua Qin aku juga ingin mengetahui seberapa hebatnya dirimu!" kata Fu Xiali lalu dia mengayunkan pedangnya yang sudah dialiri energi.
Qin Shia Peng mengarahkan tangannya ke samping dan kemudian sebuah tombak bermata cabang muncul lalu segera mengadu cabang mata tombaknya dengan pedang Fu Xiali.
Benturan yang cukup keras menimbulkan riak gelongbang energi yang menyebar ke segala arah, hal tersebut membuat Mu Yuan dan Gu Fei Ming saling berpandangan dan kemudian keduanya menatap kearah Fu Wang.
"Kita urus dulu dia!" kata Mu Yuan kepada Gu Fei Ming dan kemudian mereka berdua maju menyerang Fu Wang.
Mu Yuan mengeluarkan pedang lenturnya sedangkan Gu Fei Ming melapisi tangannya dengan elemen Api nya, sedangkan Fu Wang juga mencabut pedangnya dan kemudian menyambut dua serangan yang datang.
Kemampuan Mu Yuan dan Qin Shia Peng saat ini sudah berada di tahap Yu Zha Tingkat 5, sedangkan Gu Fei Ming sudah mencapai tingkat 7, hanya saja tingkat Spirit Root Elemen Api nya masih berada di tingkat 4.
Lawan mereka adalah dua Yu Zhu Tingkat 1, walau masih baru awal saja, jarak antara Yu Zha dan Yu Zhu cukup jauh, hal ini yang membuat Fu Wang dan Fu Xiali sangat percaya diri untuk melawan Mu Yuan dan Qin Shia Peng yang bekerjasama dengan Gu Fei Ming.
Hanya saja ada satu kesalahan mereka berdua yang tidak disadari, yaitu rahasia kekuatan lawan serta batas kemampuan mereka sendiri.
Gu Fei Ming adalah seorang Kultivator sekaligus sebagai seorang Alkemis, tentu dia memiliki beberapa rahasia tersembunyi yang mungkin bisa meningkatkan kemampuannya secara paksa.
Belum lagi Qin Shia Peng masih belum diketahui tingkat kemampuan yang sebenarnya, dari awal dia maju seharusnya Fu Xiali sadar akan keberanian Qin Shia Peng yang tidak berpikir dua kali untuk melawannya, padahal sudah jelas jika kemampuan dirinya jauh lebih tinggi dari pada kemampuan Qin Shia Peng, namun kepercayaan diri yang di tunjukkan oleh Qin Shia Peng sudah membuktikan jika Penatua Klan Qin itu masih memiliki kartu rahasia yang mungkin mampu untuk melawan Fu Xiali.
__ADS_1