
"Jadi ini wujud guru yang sebenarnya?" tanya Fang An.
"Benar, inilah wujud asliku!" jawab Feng Huang.
"Besar sekali..! Kalau guru saat itu muncul di rumah paman Fang Zui, bakal hancur rumah paman!"
Tubuh Feng Huang dalam wujud burung raksasa hitam memiliki tinggi yang hampir setara dengan pohon kelapa, itu jika Feng Huang mengangkat kepalanya, namun jika berdiri secara normal, tingginya lebih besar dari sebuah rumah.
Warna bulu hitamnya mengkilap dan ada kilatan-kilatan cahaya yang muncul secara berkala, cahaya ungu terang dari kilatan yang muncul memiliki tekanan yang cukup kuat, hanya saja cahaya tersebut tidak melukai Fang An saat Fang An menyentuh bulu Feng Huang.
"Petir Ungu!" gumam Fang An.
"Karena sekarang kamu sudah bisa memasuki Alam Jiwa, aku akan mengajarimu sesuatu, namun sebelum itu, aku akan mencoba membantumu untuk membuka Spirit Root Elemen Petir yang kamu miliki!" ucap Feng Huang.
Fang An tersenyum bahagia mendengarnya, dia sudah tidak sabar ingin membuka Spirit Root Elemen Petir nya, jika berhasil dibuka, maka kedua Spirit Root Elemen nya sudah sama-sama bisa digunakan.
"Waktumu sekarang tidak lama Fang An, karena kamu berhasil memasuki Alam Jiwa saat melewati tengah malam, tapi aku akan mencoba memancing rangsangan agar Spirit Root Elemen Petir mu bisa terbuka!" kata Feng Huang kemudian dia menyuruh Fang An untuk duduk.
Setelah Fang An duduk bermeditasi, Feng Huang menyalurkan Petir Ungu kecil ke tubuh Fang An.
Ketika petir tersebut menyentuh tubuh Fang An, seketika itu juga Fang An merasakan sakit yang amat sangat, seperti di tusuk oleh ribuan jarum.
Petir Ungu yang hanya sedikit disalurkan sebagai rangsangan untuk membuka Spirit Root Elemen Petir milik Fang An menutupi seluruh tubuh Fang An yang bergetar menahan sakit.
Hal tersebut terus berlangsung hingga beberapa waktu, setelah cukup lama sebuah ledakan Qi meledak dari dalam tubuh Fang An hingga menyebar beberapa meter membentuk sebuah pusaran mirip awan tebal.
Pusaran Qi yang mirip awan tebal itu mulai terlihat ada kilatan-kilatan petir yang terlihat, petir itu berwarna putih seperti petir pada umumnya.
Saat merasakan ada sesuatu yang mengganjal di di bawah pusar perutnya, Fang An langsung menyadari jika itu adalah Spirit Root Elemen Petir yang baru saja terbuka.
Sesegera mungkin Fang An menyerap Qi nya yang menyebar kedalam tubuhnya hingga seluruhnya habis diserap sekaligus menyerap Qi tambahan sehingga Qi di dalam tubuh Fang An semakin bertambah hingga mencapai sepuluh pusaran.
__ADS_1
Feng Huang merasakan Tingkat kekuatan Fang An yang naik begitu cepat setelah menyerap Qi yang mengandung Elemen Petir itu, hanya dalam waktu kurang dari sepertiga sebelum fajar saja, Fang An sudah berhasil membuka Spirit Root Elemen Petir nya serta naik dua Tingkat.
Fang An baru membuka matanya saat sudah selesai menyerap Qi kedalam tubuhnya, tatapan mata yang sangat tajam serta memancarkan cahaya kilat saat menatap Feng Huang membuat Fang An mampu melihat hal aneh dari tubuh Feng Huang.
"Bagus Fang An, dengan terbukanya Spirit Root Elemen petir mu, aku yakin dalam waktu satu tahun lagi kamu pasti akan mencapai tahap Yu Zhe Tingkat 9, mungkin juga akan menembus tahap Yu Zhi," kata Feng Huang.
Fang An menatap tubuhnya sendiri sekaligus memeriksa tingkat kekuatannya yang sudah mencapai Tahap Yu Zhe Tingkat 4.
"Aku merasa tubuhku sangat dipenuhi energi, apakah ini kekuatanku saat ini," gumam Fang An lalu kembali menatap Feng Huang.
"Guru, apa yang ada di dalam tubuh guru itu? Aku melihat seperti ada sesuatu yang menyala di dalam tubuhmu!"
"Owh, yang kamu lihat itu adalah Dantian ku, itu adalah pusat penyimpanan Qi, bahkan di dalam dirimu juga ada!" jawab Feng Huang.
Fang An baru menyadari jika bentuk Dantian itu berbentuk bulat sebesar kepalan tangan yang menyala, dia sendiri juga tidak mengerti kenapa dia bisa melihat kedalam tubuh Feng Huang dan langsung menanyakannya kepada Feng Huang.
"Apakah semua orang yang berada di Tahap Yu Zhe Tingkat 4 dapat melihat Dantian seseorang di dalam tubuh orang lain guru?" tanya Fang An.
Jumlah pusaran Qi di dalam Dantian itu bisa dibedakan dari ukurannya. Dantian yang dilihat oleh Fang An di dalam tubuh Feng Huang memiliki ukuran sebesar kepalan tangannya, itu artinya Qi yang dimiliki oleh Feng Huang sangatlah banyak.
Untuk Dantian di dalam tubuh Fang An sendiri hanya sebesar sebutir jagung, bahkan mungkin lebih besar butiran jagung itu sendiri daripada Dantian yang dimiliki oleh Fang An, jika Dantian yang kurang dari sebutir jagung itu menyala terang, itu tandanya Dantian Fang An sudah penuh, dan kapasitas penuhnya akan mencapai 30 pusaran, sedangkan Fang An sudah memiliki 10 pusaran.
"Sekarang kamu kembali dulu, dan nanti kamu bisa kesini dengan melakukan hal yang sama!" kata Feng Huang.
Fang An mengangguk kemudian dia segera kembali ke alam nyata, kali ini dia lebih bersemangat karena sudah berhasil membuka Spirit Root Elemen Petir nya serta mencapai Tingkat 4.
Saat membuka matanya, dia terkejut karena Luo Ying sudah ada di hadapannya dengan memperhatikan dirinya.
"Kakak Luo, kenapa kamu menatapku seperti itu?" tanga Fang An.
"Kamu ini aneh, bagaimana bisa kamu menaikkan tingkat Kultivasi mu dua tingkat begitu cepat?" tanya Luo Ying.
__ADS_1
"Ah itu…!?" Fang An bingung harus menjelaskan apa sehingga dia hanya bisa menggaruk kepalanya.
"Oh iya! Bagaimana, apakah kakak sudah memiliki rencana?" tanya Fang An.
Luo Ying mengangguk seraya menjawab, "Ada! Kita berdua akan masuk kesana sebagai pekerja, setelah kita berada di dalam, nanti kita bisa bertindak, hanya saja kita harus menyembunyikan kekuatan kita agar tidak dicurigai!" jawab Luo Ying.
"Penyamaran?" Fang An merajut alisnya.
"Tepat sekali, kita akan melakukan penyamaran!" jawab Feng Huang.
"Apa hanya itu saja rencananya? Bagaimana cara kakak untuk membongkar kedok mereka agar pemerintah bisa mengetahuinya?" tanga Fang An.
"Mudah saja, yang pertama kita lakukan adalah membuat keributan! Kita akan melibatkan seluruh para pekerja untuk bekerja sama jika mereka benar-benar ingin bebas, setelah itu hancurkan tempat peleburan logam, sedangkan beberapa orang di Desa Yijing ini harus pergi ke Desa ku untuk mengabarkan hal ini kepada ayah, dan nantinya ayah harus ke Kota Chang Lan memberitahukan semuanya."
Maksud dari rencana Luo Ying adalah, jika pemerintah sudah mengetahui kabar ini dari ayahnya, mereka pasti akan segera mengerahkan pasukan untuk pergi ke lokasi, sedangkan Luo Ying dan Fang An akan mengulur waktu selama tujuh hari di dalam pertambangan, setelah itu barulah Luo Ying akan melakukan rencananya setelah berada di sana lebih dari tujuh hari, sebab perjalanan dari Kota Chang Lan ke pertambangan dibutuhkan waktu kurang lebih tujuh hari, dan itu sudah diperhitungkan oleh Luo Ying.
"Seberapa besar tingkat keberhasilannya?" tanya Fang An.
"Tergantung, jika ayahku mengikuti arahan ku serta bisa meyakinkan pemerintah, tingkat keberhasilannya 70 banding 100, namun jika ayah lebih memilih untuk pergi sendiri menyelamatkanku tanpa membawa pasukan pemerintah, maka tidak ada harapan!" jawab Luo Ying.
"Anak muda ini!" Feng Huang bergumam.
"Ada apa guru?" tanya Fang An.
"Temanmu itu cukup cerdas, dia bisa memperkirakan akan kebersihan dan kegagalannya, jika berhasil itu adalah hasil kejeniusannya, namun jika gagal, itu sama saja dengan menggali kuburannya sendiri!" jawab Feng Huang.
Fang An menghela nafas panjang, dia sendiri tidak menduga jika dirinya akan ikut terlibat dalam urusan ke pemerintahan.
"Hari sudah hampir pagi, nanti aku akan meminta Nenek Meng tentang rencana ini, dan setelah itu kita berdua harus bersiap untuk melakukan rencana Penyamaran kita memasuki Pertambangan para Pemberontak itu!" ucap Luo Ying.
Fang An hanya dapat mengangguk pelan dengan senyuman pahitnya, dia bingung apakah dia harus merasa bangga atas kejeniusan Luo Ying, atau harus mengatakan jika Luo Ying terlalu bersikap gegabah, apapun dari pemikiran keduanya, Fang An hanya bisa mengikutinya.
__ADS_1