
Sosok yang bernama Fu Shan terdiam dengan pikiran penuh dengan penyesalan, kini dia mulai memahami akan maksud dan ambisi sahabat lamanya itu, hanya saja semuanya sudah terlambat, mau melawan balik sekalipun dia dan ketiga sahabatnya sudah bukan tandingan sosok yang berdiri di hadapannya.
Rasa kecewa yang dalam hanya bisa mereka telan, satu harapan yang mungkin sangat sulit untuk terwujud hanyalah kedipan perubahan di masa depan.
"Baiklah Fu Jianzi, kami berempat akan mematuhimu!" kata Fu Shan dengan tidak berdaya di bawah tekanan Fu Jianzi yang sangat kuat.
"Itu baru namanya sahabat! Kalau begitu tugas pertama kita adalah mengumpulkan seluruh anggota kelompok dan Klan yang berpihak kepada kita, setelah itu kita akan menginvasi salah satu Klan yang paling berpengaruh di Benua ini!" kata Fu Jianzi.
"Apakah maksudmu Klan Chang?" tanya salah satu Ketua Pilar.
"Benar! Tapi untuk saat ini masih belum, setidaknya sampai perjanjian anak itu sudah ditepati, setelah itu barulah aku akan memulai menginvasi beberapa Faksi!" kata Fu Jianzi.
Dengan begini jelaslah sudah akan ambisi Fu Jianzi, dengan kekuatannya saat ini, Benua Daratan Hijau akan dengan mudah dia genggam, dan keempat Ketua Pilar yang sebelumnya sempat dipatuhi oleh Fu Jianzi kini sudah tidak berdaya lagi dan hanya bisa mengikuti keinginannya.
***
Selama menunggu Gu Yao He kembali, Fang An tidak hanya meluangkan waktunya untuk menemani ibunya saja, dia lebih banyak menghabiskan waktunya untuk berlatih di dalam Cincin Ruang dimensi portal.
Selain mempelajari Teknik permainan pedang nya, namun ternyata Wang Lao Yi juga menguasai kemampuan teknik bertarung tanpa senjata.
"Pertarunganmu sebelumnya adalah pelajaran bagimu jika pedang tidak serta merta harus diandalkan! Kamu harus menguasai pertarungan tanpa senjata apapun, jadi kamu hanya semata-mata menggunakan serangan pukulan serta tendangan!".
"Tolong ajari saya itu guru!" kata Fang An.
"Tentu saja aku akan mengajarkanmu! Namun teknik yang akan aku ajarkan bukanlah teknik kuat, melainkan hanya sebagai peristirahatan dirimu dalam menggunakan Pedang itu!" kata Wang Lao Yi.
"Tidak apa-apa guru, setidaknya aku memiliki keahlian tambahan!" jawab Fang An.
"Wang Lao Yi! Apakah nanti semua kemampuan bela diri mu itu berguna untuk Fang An? Kamu dan Fang An memiliki Spirit Root Elemen yang berbeda!" tanya Feng Huang.
"Bisa! Bela diri itu bisa dikondisikan serta dapat dipelajari oleh siapapun, jadi tenang saja, kamu cukup diam bertengger di sana!" jawab Wang Lao Yi.
"Kamu ini selalu memancing emosiku saja!" kata Feng Huang seraya merubah tubuhnya menjadi besar lalu berkata, "Apa kamu ingin merasakan kekuatan ku?" tanya Feng Huang dengan nada kesal seraya menantang.
"Jangan cepat emosi dulu, aku hanya bercanda! Apa kamu merasa tidak bosan jika terus menerus bersikap serius?"
__ADS_1
Feng Huang terdiam sedangkan Fang An tertawa kecil melihat kedua gurunya yang kadang akur kadang juga tidak, tapi dia akui perdebatan kedua gurunya itu cukup menghiburnya, setidaknya beberapa beban pikirannya sedikit berkurang.
Feng Huang yang masih merasa kesal hanya mendengus pelan lalu dia membalikkan badan dan terbang agak jauh dari mereka berdua, sedangkan Feng Huang kembali memberikan pelatihannya kembali kepada Fang An.
"Teknik serangan pukulan dan tendangan sangat mudah untuk dipelajari, karena teknikku ini menggabungkan unsur Elemen Angin, kamu bisa mengkombinasikannya dengan Spirit Root yang kamu miliki! Yang pertama adalah Tendangan Angin Musim Semi!"
Teknik Tendangan Angin Musim Semi adalah sebuah jurus serangan yang menggunakan tendangan di udara dengan memutar tubuh, jurus ini memiliki 29 gerakan bertahan serta menyerang.
Setiap serangan akan menciptakan energi angin tajam yang berhembus pelan namun sangat mematikan, sedangkan pertahanan dari jurus ini akan mampu menahan bermacam serangan dengan energi angin.
Hanya saja Spirit Root Elemen yang dimiliki oleh Fang An adalah Api dan Petir, jadi energi yang akan dikeluarkan adalah kedua Elemen tersebut.
Karena Fang An sudah pernah mempelajari Teknik Pukulan Inti Api dan Petir, jadi tidak sulit bagi Fang An untuk menghafal setiap ke 29 gerakan Tendangan Angin Musim Semi itu.
Wang Lao Yi memiliki beberapa ilmu bela diri, diantaranya adalah Tapak Langit Menerjang Angin, Tendangan Angin Musim Semi, Pukulan Meruntuhkan Langit dan beberapa macam teknik serangan gabungan lainnya.
Wang Lao Yi mengharuskan muridnya itu untuk mempelajari satu teknik dalam satu hari, itu adalah tuntutan bagi Fang An agar secepatnya menguasai semuanya sebelum dirinya menaikkan tingkat Kultivasi nya.
Setelah seharian berlatih, malam harinya Fang An akan membuat Pil nya kembali sekaligus meningkatkan kualitas pemurniannya, dan sisanya akan digunakan untuk menjaga serta menemani ibunya.
Mu Yi Ling sendiri jarang bertemu dengan Fang An, andaipun bertemu Fang An pasti sedang bersama ibunya, dan ketika siang dia sama sekali tidak menemukan keberadaan Fang An, baik itu di dalam kamarnya maupun di tempat manapun di setiap sudut wilayah Klan Mu.
Jangankan Mu Yi Ling, bahkan Luo Ying dan Gu Fei Ming saja juga tidak tahu akan keberadaan Fang An, dan mereka juga hanya bisa melihat Fang An saat malam, dan lewat tengah malam sampai besok siangnya, Fang An akan kembali menghilang seperti kelelawar yang hanya muncul di malam hari.
Setelah hampir 9 hari lamanya, akhirnya Gu Yao He kembali dengan membawa obat penawar Racun Bunga Hati Malam, sayangnya dia datang saat siang hari sehingga tidak melihat keberadaan Fang An.
"Maaf jika aku agak lama, sebab sangat sulit untuk menemukan bahan penawar ini!" kata Gu Yao He lalu dia memberikan botol kecil kepada Fang Xian. "Campurkan dua tetes penawar ini ke dalam secangkir air, lalu diminumkan kepada istrimu sampai habis, lakukan sehari dua kali hingga penawar di dalam botol itu habis, setelah itu Istrimu pasti akan pulih sepenuhnya!" kata Gu Yao He.
"Terima kasih sesepuh!" kata Fang Xian dengan rasa terima kasih yang sangat dalam.
"Sudahlah, cepat kamu obati istrimu!" ucap Gu Yao He.
Fang Xian segera menangkupkan tangannya lalu dia pergi ke kamar tempat Istrinya berada untuk meminumkan penawar racun nya, sedangkan Gu Yao He bersama murid dan cucunya masih duduk di ruang tamu.
"Kemana Fang An?" tanya Gu Yao He kepada Gu Fei Ming.
__ADS_1
Luo Ying dan Gu Fei Ming saling berpandangan dan kemudian Luo Ying menjelaskan jika Fang An akhir-akhir ini jarang kelihatan, adapun dia hanya akan bisa terlihat saat malam hari, dan lewat tengah malam hingga siang ketemu sore, Fang An pasti menghilang bagai di telan bumi.
Gu Yao He mengerutkan keningnya, dia berpikir sejenak sebelum akhirnya dia mulai mengerti lalu berkata kepada kedua Pemuda di hadapannya itu.
"Kalian jangan bermalas-malasan, jika kalian tidak berlatih, kalian pasti akan tertinggal jauh oleh Fang An!" kata Gu Yao He.
"Maksud kakek?" tanya Gu Fei Ming.
"Aku yakin saat ini Fang An sedang berlatih di suatu tempat yang sangat rahasia! Aku tidak tahu dimana tempat itu, namun setiap kali dia menghilang, begitu muncul dia selalu memberikan kejutan dan salah satunya dia pasti sudah naik satu hingga dua tingkat!" jawab Gu Yao He.
Luo Ying mengingat kembali akan Fang An, memang yang dikatakan oleh gurunya tidak salah, sebab dia sendiri yang sudah cukup lama bersama Fang An sudah tahu jika setiap kali Fang An menghilang, dia akan kembali dengan kekuatan yang sudah meningkat.
Padahal dulunya saat pertama kali bertemu dengan Fang An, anak itu hanya memiliki kemampuan di tahap Yu Zhe, sedangkan dirinya sudah berada di tahap Yu Zhi, namun nyatanya hanya kurang dari tiga tahun saja, Fang An berhasil menyusulnya bahkan melampaui dirinya dalam berkultivasi.
"Kemana Mu Yuan, sejak tadi aku tidak melihatnya?" tanya Gu Yao He.
"Tuan Mu Yuan sedang membantu Tuan Fang Zui menjemput seluruh sisa anggota Klan Fang untuk di pindahkan!"
Mereka berdua juga menjelaskan akan rencana Fang An yang ingin membawa pergi semua Anggota Klan Fang yang tersisa ke tempat terpencil, dan pastinya Gu Yao He sangat tahu akan maksud rencana Fang An.
"Saat ini Klan Fang memang berada di ambang kehancuran, bahkan saat ini posisi Klan Fang sudah menghilang dari daftar Lima Faksi besar dari wilayah Benua Daratan Hijau ini!" gumam Gu Yao He.
"Apakah Klan Fang masih bisa kembali bangkit kakek?" tanya Gu Fei Ming.
"Untuk jumlah anggota sudah tidak mungkin, tapi jika untuk kemampuan, itu mungkin masih bisa!" jawab Gu Yao He.
Setiap Faksi akan dianggap besar jika memiliki anggota lebih dari 200 orang, jika kurang dari itu akan dianggap Faksi kecil, namun bukan hanya jumlah anggota saja yang menjadi tolak ukurnya, melainkan kemampuan juga bisa menjadi faktor untuk bisa membesarkan sebuah Faksi.
Faksi besar akan dihitung dari seberapa banyak jumlah anggotanya, sedangkan Faksi terkuat akan menghitung seberapa besar kemampuan orang yang dimiliki oleh Faksi tersebut.
Jika ada salah satu Klan kecil yang hanya memiliki anggota kurang lebih 50 orang, maka Klan itu tidak akan pernah bisa masuk ke dalam daftar Faksi besar dan juga sangat mustahil.
Hanya saja jika beberapa anggotanya ada yang memiliki kemampuan tinggi seperti tiga orang Yu Zha dan satu orang Yu Zhu, maka klan tersebut bisa menjadi salah satu Faksi yang masuk daftar Faksi kuat.
Fu Yao He sangat yakin jika kelak Fang An akan mampu menjadikan Klan nya masuk kembali ke dalam daftar salah satu Faksi terkuat, dan bukan lagi terbesar.
__ADS_1
"Fu Jianzi, kamu sudah menciptakan kehancuranmu sendiri!" gumam Gu Yao He.