
"Sayang sekali, sepertinya aku tidak akan memiliki kesempatan untuk memberinya pelajaran, dia pasti akan kalah melawan Lin Hang!" batin Han Wang.
Han Wang sudah melihat sendiri akan bagaimana Fang An dapat dengan mudah mengalahkan Lang Kwe yang memiliki kemampuan Yu Zha Tingkat 7, walau demikian Han Wang tetap yakin jika dia berhadapan dengan Fang An, dia pasti akan mengalahkan Fang An dengan sangat mudah.
Namun sekarang Han Wang berpikir jika dirinya tidak akan memiliki kesempatan karena Fang An menghadapi murid terkuat kedua setelah Sao Yi Feng yang sekarang digantikan posisinya oleh Bing Xuyue.
Lin Hang hanya bertarung seorang diri karena Lin Ying tidak bisa ikut akibat terluka di pertandingan sebelumnya, namun seharusnya itu bukan masalah bagi Lin Hang yang merupakan seorang praktisi Yu Zha Tingkat 9, mengingat lawannya hanya memiliki kemampuan Yu Zha Tingkat 5.
Di arena yang sekarang tersisa kurang dari separuh, Fang An dan Lin Hang saling memberikan serangan, kedua pedang mereka saling bertahan dan menyerang satu sama lain, walau demikian tidak ada satupun dari keduanya yang terlihat akan kalah.
"Pedang biru anak ini sepertinya memiliki kekuatan tersendiri!" batin Lin Hang.
Lin Hang beberapa kali hampir melepaskan pedangnya setelah saling beradu dengan Pedang Biru milik Fang An, entah mengapa saat saling beradu pedang, kekuatan serangan pedang Fang An terasa jauh lebih kuat.
Lin Hang yakin itu bukan karena kekuatan milik Fang An, melainkan Pedang biru besar di tangan Fang An seperti sebuah pusaka tingkat tinggi yang memiliki kekuatannya sendiri.
Tentu Lin Hang tidak menyadari jika semua itu karena Pedang Langit milik Fang An memiliki berat yang tidak wajar, karena itu setiap kali dia beradu pedang, dia seperti merasakan kekuatan yang luar biasa sehingga hampir membuat pedang Lin Hang terlepas dari genggamannya.
Tanpa ada yang menyadari perubahan raut wajah Lin Hang yang agak kusut karena tidak menyangka jika Fang An memiliki pusaka yang berkualitas tinggi, mereka terus menyemangati Lin Hang karena mereka yakin jika Lin Hang lah yang akan keluar jadi pemenangnya.
"Sepertinya aku harus mencoba Teknik Pedang Petir nya sekarang!" gumam Fang An.
"Ini memang waktu yang tepat untuk mengetahui hasil latihan mu, kamu lakukan saja!" kata Wang Lao Yi.
"Tapi ingat, jangan menggunakan kekuatan secara berlebihan, aku khawatir lawanmu tidak akan sanggup menahannya!" ucap Feng Huang.
Fang An mengangguk setelah mendapatkan persetujuan dari kedua guru Spiritualnya, dia tentu juga tahu jika dia harus bisa mengukur kemampuan lawannya agar tahu seberapa besar Qi yang harus digunakan agar tidak mencederai Lin Hang.
Lin Hang sendiri yang mulai ragu saat merasakan kekuatan Pedang Biru mulai melepaskan seluruh Qi yang ia miliki, hal itu membuat semua murid di akademi benar-benar terkejut dan tidak menyangka jika Lin Hang sampai mengeluarkan seluruh Qi nya hanya untuk menghadapi Fang An.
"Ternyata memang benar, Ketua Petir Langit itu tidak bisa dianggap remeh, tahun ini Akademi telah memiliki dua murid kuat terbaru yang sepertinya akan menggantikan posisi murid terkuat dari tahun sebelumnya!" kata salah satu murid yang menjadi salah satu ketua kelompok lain.
Lin Hang mengalirkan Qi ke Pedang hitamnya dan kemudian gelongbang lonjakan energi meledak sehingga menciptakan pilar energi yang menjulang mencapai awan.
__ADS_1
Energi Qi gelap itu juga melepaskan gelombang-gelombang kejut yang menyebar berkali-kali ke seluruh area pertandingan, hal ini membuat semua murid yang memiliki kemampuan membuat perisai maju ke depan untuk berjaga-jaga.
"Fang An, kali ini kamu tidak akan mungkin mampu menahan seranganku ini, bersiaplah!" ucap Lin Hang yang bersiap untuk melepaskan serangan andalan terkuatnya.
Elemen Petir Biru menutupi seluruh Pedang Langit setelah itu sambaran petir mulai menjalar dan menyambar ke segala arah, untungnya para murid yang memiliki kemampuan membuat perisai sudah bersiaga sehingga mereka langsung menggunakan perisai saat petir biru datang menyambar ke arah mereka.
"Huff, Hampir saja!" kata beberapa murid sekaligus menghela nafas lega setelah berhasil selamat dari sambaran petir yang nyasar.
Ledakan energi biru segera naik ke langit sehingga memicu sambaran petir alam dari awan hitam yang mulai menutupi langit biru, kedua pilar energi hitam dan petir yang menjulang ke langit membuat banyak para murid terpana.
"Apa ini wajar? Pertarungan antar sesama Yu Zha apakah memang seperti ini?" beberapa murid sampai tidak percaya melihat mereka berdua, bahkan Han Wang sendiri juga sama terkejutnya.
"Bagaimana bisa dia memiliki kekuatan sebesar itu?" kata Han Wang.
Bing Xuyue melihat pertarungan Fang An juga sama berpikirnya seperti Han Wang, dia juga tidak menyangka jika Fang An benar-benar ingin merebut posisi Rangking teratas hanya demi mendapatkan hati Bing Xuyue, dan semua itu sekarang sudah dia lakukan.
"Teknik Tebasan Pedang Kegelapan."
Lin Hang melepaskan tebasan kearah Fang An dan seketika itu juga, energi pedang berwarna hitam menyerupai bulan sabit melesat membawa energi penghancur yang sangat besar.
Fang An mengangkat pedangnya yang seluruhnya sudah ditutupi oleh Elemen Petir biru, dan kemudian dia mengayunkan pedangnya sehingga petir yang menutupi pedang itu keluar dan melesat kearah energi hitam seraya menghancurkan arena yang ia lewati.
Melihat kedua energi yang membawa Energi penghancur yang sangat besar, para murid tidak ingin terlambat untuk membuat pertahanan, mereka secara bersamaan membuat perisai pelindung untuk menghindari ledakan besar yang mungkin saja akan memiliki daya hancur yang lebih besar dari kedua benturan energi milik Sao Yi Feng dan Bing Xuyue.
Begitu kedua energi pedang itu bertemu, hanya dalam waktu satu kedipan mata saja, ledakan dahsyat pun langsung tercipta, dan ledakan yang menutupi seluruh area membentuk sebuah kubah energi yang melepaskan sambaran petir ke segala arah.
Beberapa murid yang berusaha menahan efek serangan ada yang hampir tidak mampu, untungnya para murid yang lain segera menyalurkan Qi mereka sehingga mereka berhasil memperkuat perisai pelindungnya.
Sao Yi Feng, Bing Xuyue, dan para murid terkuat lainnya terpaksa turun tangan untuk membantu memperkuat perisai pelindung, karena kekuatan sambaran petir dari kuba ledakan itu lebih kuat dari yang mereka pikirkan.
Setelah beberapa saat, kuba energi yang tercipta dari ledakan itu melepaskan semburan energi ke langit lalu kuba itu langsung melepaskan ledakan susulan yang menciptakan gelombang kejut yang lebih besar lagi.
Gelombang kejut itu terlalu besar dan pastinya para murid-murid yang berusaha untuk menahannya dengan Perisai pelindung mereka tidak akan mungkin mampu.
__ADS_1
"Anak ini benar-benar keterlaluan!" kata Xhang Gugu dan kemudian dia menghilang dari tempatnya dan muncul kembali di udara.
Xhang Gugu tidak ingin para murid terluka serta Menara Aula hancur gara-gara ledakan itu, dia membuat perisai pelindung yang tentunya sangat kuat untuk melindungi semua murid serta Menara Aula agar tidak hancur oleh ledakan.
Semuanya baru bisa bernafas lega saat Xhang Gugu sendiri yang turun tangan membantu untuk melindungi mereka semua, dan sekarang tatapan mereka tertuju ke arah kepulan asap yang masih menutupi arena.
Begitu asap menipis, ternyata arena sudah hancur semuanya, bahkan ledakan besar itu menciptakan sebuah lubang besar yang luasnya sama dengan luas arena yang sudah hancur.
"Apakah memang sekuat itu pertarungan antar Yu Zha, ini seperti pertarungan antar Yu Zhu saja!" kata beberapa murid sembari melihat arena yang sudah berubah menjadi kawah.
"Itu! Bukankah itu adalah Senior Lin Hang? Tapi kemana Fang An?"
Mereka semua melihat Lin Hang yang terbaring di atas tanah dengan pakaiannya yang sudah berantakan seperti habis terbakar, namun disana mereka tidak melihat keberadaan Fang An.
Berbeda dengan para murid yang kebingungan karena tidak melihat keberadaan Fang An, Bing Xuyue dan Sao Yi Feng serta para tetua menyadari akan dimana Fang An berada saat ini.
Mereka semua melihat ke atas dan diikuti oleh para murid-murid lainnya, alangkah terkejutnya mereka saat melihat seorang pemuda berambut putih yang tergantung di udara dengan Qi yang terkumpul di kedua telapak kakinya.
"Dia sudah bisa terbang seperti seorang Yu Zhu?"
"Apakah dia itu sebenarnya sudah mencapai tahap Yu Zhu dan menyembunyikan kekuatannya dari kita semua?"
"Itu adalah Teknik terbang yang hanya dimiliki oleh beberapa orang saja, teknik ini sebenarnya berasal dari Benua Bintang Terang, kalau tidak salah pencipta Teknik terbang ini adalah Tetua Sekte yang sudah lama menghilang, kalau tidak salah ingat nama sektenya adalah Sekte Awan Petir Langit!" kata Xhang Gugu yang didengar oleh semua murid di bawahnya.
"Teknik Terbang? Aku belum pernah mendengarnya, apakah itu artinya Fang An memang bisa terbang walau belum mencapai tahap Yu Zhu elit?" tanya Sao Yi Feng.
"Teknik Terbang itu bisa dipelajari oleh siapapun, namun jika benar-benar ingin bisa terbang seperti seorang Yu Zhu elit, minimal kamu harus berada di tahap Yu Zhi dan sudah membuka dua dari lima kekuatan murni, yaitu Muladra dan Xiazudra! Aku sangat yakin Fang An pasti sudah membuka kedua kekuatan murni itu yang menjadi pondasi Kekuatannya!" jawab Xhang Gugu.
Semua murid hanya bisa berdecak kagum dengan pencapaian Fang An, sebuah pencapaian yang memang sangat sulit untuk bisa diraih, bahkan para Yu Jing sekalipun belum tentu bisa menyempurnakan kekuatan murninya seperti Fang An.
"Eyang, Ibu! Apakah ini yang kalian lihat dari pemuda itu?" batin Bing Xuyue yang tersenyum melihat Fang An di udara.
Bing Xuyue juga tidak menyangka jika yang akan menjadi lawan terakhirnya adalah pemuda yang menjadi pilihan ibu serta eyangnya untuk menjadi pendamping hidupnya di masa depan.
__ADS_1
Karena Lin Hang tidak sadarkan diri, jadi yang menjadi pemenangnya adalah Fang An, dan yang akan bertarung di babak final adalah Bing Xuyue melawan Fang An.