SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
awal tekad Gu Yao He


__ADS_3

Seperti yang sudah direncanakan, sisa anggota Klan Fang mulai melakukan perjalanan mereka saat malam hari, dan mereka dibagi menjadi tiga rombongan.


Mereka berjalan ke arah timur dengan berjalan kaki, walau ada kuda yang mereka bawa, namun kuda-kuda tersebut hanya dikhususkan untuk menarik kereta perbekalan.


Sepertiga dari anggota Klan Mu juga ikut mengantar mereka, dan hanya dalam waktu satu malam, mereka sudah berada di luar wilayah Kota Chang Lan.


Mereka harus berjalan melewati hutan yang tidak terlalu terdapat Anim Beast nya, dan mereka menghindari keramaian saat melewati sebuah desa.


Mereka akan berkumpul di sebuah tempat sunyi sekaligus beristirahat, memang untuk Gu Yao He dan orang-orang yang memiliki kemampuan Yu Zhi ke atas memiliki daya tahan tubuh lebih kuat dari orang biasa.


Untuk yang lain yang hanya memiliki kemampuan di bawah Yu Zhi serta orang-orang yang tidak memiliki kemampuan, mereka butuh istirahat agar bisa melanjutkan perjalanan kembali.


Mereka akan kembali melanjutkan perjalanan saat malam hari dan beristirahat saat siang hari, begitu seterusnya hingga mereka sampai ketempat tujuan.


Klan Fang benar-benar terlihat seperti binatang yang tidak memiliki tempat tinggal, kondisi ini terlihat sangat menyedihkan, namun apalah daya, semua ini demi kelangsungan hidup mereka serta menghindari ancaman dari seekor singa ganas yang berada di Sekte Gunung Pohon Persik.


Selama beberapa hari perjalanan, semuanya lancar-lancar saja, tidak ada gangguan sedikitpun yang mengganggu perjalanan mereka.


Namun setelah menempuh perjalanan sepuluh hari, rombongan pertama tiba-tiba saja di hadang oleh lima belas orang yang semuanya menaiki Spirit Beast, yaitu Spirit Beast Laba-laba besar yang memiliki kemampuan Bumi 2.


"Berhenti! Kalian telah memasuki kawasan Kapak Kematian, jika kalian ingin melewati tempat ini, maka kalian harus meninggalkan barang bawaan kalian demi kelancaran perjalanan kalian agar tidak ada yang mengganggu!" kata salah satu sosok wanita yang menunggangi laba-laba hitam besarnya.


Gu Yao He berjalan ke arah mereka dengan tenang lalu dia berbicara kepada wanita itu, "Meninggalkan barang-barang kami kepada kalian? Kenapa aku harus menuruti keinginan kalian? Lagi pula siapa yang akan mengganggu perjalanan kami jika aku menolaknya?" tanya Gu Yao He.


"Hai orang tua, daerah ini adalah wilayah kekuasaan Kelompok Kapak Kematian kami, jadi siapapun yang ingin melewati tempat ini harus menyerahkan barang-barang berharga kalian, jika tidak maka kalian semua akan kami bunuh!" jawab wanita itu.


"Owh..! Jadi kami harus menyerahkan barang-barang kami agar kalian tidak mengganggu perjalanan kami! Apa kalian tahu jika di dalam kereta itu adalah barang-barang yang sangat dibutuhkan oleh rombongan ini dalam perjalanan? Lihatlah anak kecil itu, jika barang-barang itu kalian ambil, apa yang harus anak kecil itu makan nantinya?"


"Itu bukan urusan kami! Yang kami inginkan hanyalah barang-barang berharga milik kalian, uang, Ziyuan, dan semuanya harus diserahkan kepada kami, jika tidak,"


Wanita itu menatap semuanya lalu dia mengelus kepala laba-laba nya dan seketika itu juga, laba-laba besar itu menghentakkan kaki depannya ke tanah seraya menunjukkan dua taring hitam di mulutnya yang mengeluarkan cairan berbau busuk.


"Kalian akan menjadi mangsa laba-laba kami!" ucap Wanita itu.

__ADS_1


Semuanya jelas sangat ketakutan sedangkan Gu Yao He hanya menghela nafasnya seraya berkata, "Apa kalian pikir semut peliharaan kalian itu cukup mampu untuk melewatiku?" tanya Gu Yao He.


"Semut? Apa mata mu sudah rabun pak tua? Ini adalah Laba-laba bukan semut! Memangnya orang tua bau tanah sepertimu memiliki keahlian sebesar apa, ha?" kata Wanita itu yang bertanya seraya tertawa dan disusul oleh yang lainnya yang juga ikut menertawai Gu Yao He.


"Hem.. aku tidak memiliki keahlian yang tidak begitu besar, namun aku sangat yakin jika semut kalian itu tidak akan bisa melewati ku dengan mudah, coba saja kalau kalian tidak percaya!" ucap Gu Yao He lalu dia meletakkan tangan kirinya di belakang dan tangan kanannya digerakkan lalu muncul api di jari telunjuk Gu Yao He.


Saat ini Gu Yao He sengaja menyembunyikan kemampuannya, alasannya karena Gu Yao He merasa jika tidak akan lama lagi, dia akan segera melakukan retret nya, karena itu dia menekannya sebelum rombongan Klan Fang yang ia bawa sampai di tempat tujuan, setelah itu Gu Yao He akan melakukan retret nya yang akan memakan waktu sangat lama.


Karena itu kelima Belas orang yang menghadang nya tidak merasakan apapun, mereka tidak mengetahui jika sebenarnya orang tua di hadapannya itu adalah seorang Yu Jing elit yang sudah mencapai puncaknya.


Kelima belas Spirit Beast langsung mundur saat merasakan pancaran aura dari tubuh Gu Yao He, padahal Gu Yao He belum melepaskan energinya, namun insting para Spirit Beast bisa merasakan kekuatan besar di tubuh pria tua itu, sedangkan para penunggangnya kebingungan terhadap reaksi Spirit Beast mereka.


"Ada apa denganmu? Ayo serang orang tua itu dan jadikan dia makanan malam mu!" kata salah satu penunggangnya kepada Spirit Beast nya yang terlihat ketakutan.


Walau di paksa dengan cara apapun, tetap saja para Spirit Beast itu tidak berani untuk maju menyerang Gu Yao He, sedangkan Gu Yao He yang masih bersikap tenang dengan acuh tak acuh mengibaskan jarinya ke arah mereka, dan seketika itu juga api di jarinya menyebar ke arah mereka yang membuat para Spirit Beast langsung melompat menjauh.


Beberapa penunggang Spirit Beast ada yang terjatuh karena Spirit Beast nya yang tiba-tiba saja melompat, hal itu membuat para penunggangnya sangat marah.


Hingga saat ini juga, mereka masih belum menyadari akan kemampuan Gu Yao He, seharusnya mereka sudah bisa menebaknya dari reaksi Spirit Beast mereka.


Seekor Spirit Beast Bumi 2 hanya mampu melawan seorang Yu Zha saja, jika mereka bertemu dengan seorang Yu Zhu, mereka akan langsung mundur karena perbedaan kekuatan, apalagi jika orang itu adalah seorang Yu Jing.


Anehnya mereka sama sekali tidak menyadari hal itu, walau mereka adalah para praktisi Yu Zhi dan Yu Zha, namun semua pencapaian mereka dapatkan tidak luput dari bantuan luar seperti Pil yang mampu menaikkan tingkat Kultivasi mereka secara paksa.


Karena itu wajar bagi mereka jika tidak merasakan kekuatan Gu Yao He, sebab saat ini Gu Yao He benar-benar menekan kekuatannya, karena dia tidak ingin energinya meluap yang seharusnya sudah waktunya dirinya untuk melakukan retret.


"Dasar kakek tua bau tanah! Akan aku percepat ajalmu malam ini," kata salah satu dari mereka lalu dia mengeluarkan kapaknya yang memiliki gagang pendek dan ada rantai besi sebagai tali di belakangnya.


Lima orang segera melompat dan bergerak untuk menyerang Gu Yao He dengan masing-masing kapak yang memancarkan aura kematian yang sangat kental.


Kekuatan Spiritual Gu Yao He dapat merasakan sebuah energi dari suatu jiwa seseorang yang terpancar dari kapak-kapak tersebut.


"Senjata kalian itu sudah banyak mengambil banyak nyawa orang lain! Sepertinya kelompok kalian adalah salah satu kelompok perusak," kata Gu Yao He lalu seluruh tubuhnya melepaskan hawa panas serta aura api yang menyebar ke segala arah.

__ADS_1


Begitu kelima orang itu merasakan gelombang energi yang membawa hawa panas itu, mereka berlima langsung terdiam mematung dengan kapak yang masih terangkat.


"Aura ini seharusnya setara dengan aura milik Yu Zhu elit, atau bahkan lebih dari itu! Tapi siapa orang tua itu?" tanya salah satu dari mereka yang mulai ragu untuk menyerang hanya karena merasakan aura panas yang cukup kuat.


Para rekannya yang berada di belakang segera menyusul, dan salah satu dari mereka segera menyadari semuanya dan menyampaikannya kepada semua rekannya.


"Dia adalah seorang Yu Zhu elit, atau mungkin lebih dari itu! Apakah kalian tidak sadar kenapa para Spirit Beast kita jadi ketakutan? Mereka hanya takut melawan kekuatan praktisi Yu Zhu dan Yu Jing."


Wanita yang sebelumnya berbicara dengan Gu Yao He memperhatikan Gu Yao He yang memancarkan aura merah menyala di tubuhnya, sepintas dia tidak merasakan jika Gu Yao He adalah seorang Praktisi Yu Zhu ataupun Yu Jing, namun dari pancarannya seperti Gu Yao He memang terlihat sangat kuat.


"Kenapa kalian berhenti? Apakah kalian ingin berencana maju sekaligus? Jika kalian ingin menyerang secara bersamaan, aku akan melayani kalian, namun jika kalian tidak ingin menyerang, maka akulah yang akan menyerang kalian lebih dulu!" kata Gu Yao He sehingga membuat wajah mereka semua menjadi buruk.


Gu Yao He menyadari dari aura kematian yang terpancar dari kapak mereka, pancaran itu bukan aura kematian biasa, melainkan pancaran aura jiwa korban yang mati terbunuh oleh kapak-kapak yang mereka pegang, jika mereka semua tetap dibiarkan, Gu Yao He khawatir kedepannya kapak mereka akan memakan banyak korban lagi.


Kelima belas orang itu saling berpandangan satu sama lain, sifat arogan mereka sebelumnya seketika langsung turun di bawah pancaran hawa panas dari se sosok pria tua di hadapan mereka.


Dimana-mana jika dirasa tidak mungkin menang melawan seperti yang lebih tinggi tingkat Kultivasinya, pastinya mereka akan meminta maaf dan meminta pengampunan, namun mereka justru menggertakkan gigi mereka dan memasang ancang-ancang untuk melawan Gu Yao He.


"Benar-benar para manusia yang dibutakan oleh nafsu jahat sehingga tidak mengukur batas kemampuan mereka sendiri!" gumam Gu Yao He lalu dia menciptakan gelang api di tangan kanannya.


"Maaf, tapi aku tidak bisa membiarkan kalian hidup, sebab kalian akan menjadi bibit baru yang akan menjadi seperti Fu Jianzi," kata Gu Yao He yang membuat mereka semua terkejut saat nama Fu Jianzi diucapkan oleh Gu Yao He.


"Teknik Naga Dua Api."


Mereka semua belum sempat beraksi namun Gu Yao He sudah memunculkan seekor Naga Api yang memiliki dua kepala lalu dengan cepat menyemburkan Api nya membakar mereka semuanya.


Gu Yao He sebenarnya tidak tega, namun dia masih teringat kepada Fu Jianzi, Gu Yao He tidak ingin ada orang lain yang memiliki ambisi jahat seperti Fu Jianzi, walau ini baru awal tekad Gu Yao He dalam membersihkan orang-orang yang memiliki sifat seperti Ketua Sekte Gunung Pohon Persik itu.


Kedepannya dia akan semakin bertekad untuk terus melakukannya, dan nantinya akan diawali dari penghancuran kelompok Bayangan Bulan terlebih dahulu setelah itu akan berlanjut ke yang lainnya.


Jadi pembunuhan terhadap Kelompok Kapak Kematian itu hanya sebagian kecil dari awal tekadnya saja, dan setelah itu Gu Yao He akan melakukan retret nya terlebih dahulu.


Para Spirit Beast itu juga ikut mati setelah kelima belas Anggota Kelompok Kapak Kematian itu mati terbakar, dan rombongan Gu Yao He kembali melanjutkan perjalanan mereka setelah semuanya sudah selesai di habisi.

__ADS_1


__ADS_2