
Long Xang menghentikan serangannya saat merasakan pancaran Qi serta aura yang , dia menatap ke arah akademi dimana disana pertempuran dan depan Gerbang juga sudah pecah.
"Aura ini seperti milik Dewi Feniks Es, hanya saja energinya lebih lemah!" gumam Long Xang.
Sebenarnya Long Xang bukanlah anggota Kelompok Organisasi Pita Merah, dia sebenarnya adalah ketua utama Organisasi Awan Merah yang pernah menjadi Organisasi terkuat pada masanya di wilayah bagian selatan.
Organisasi Awan Merah sering melakukan penyerangan ke berbagai Kelompok Organisasi yang lain yang berada di wilayah berbeda, hal itu membuat beberapa faksi merasa dirugikan sehingga mereka terpaksa meminta bantuan Akademi untuk menghentikan sepak terjang Organisasi Awan Merah.
Long Xang saat itu memiliki seorang putra yang memiliki bakat cukup tinggi, anaknya bernama Long Di, dan kemampuan terakhirnya berada di tahap Yu Zhu Tingkat 7.
Setelah menerima laporan serta permintaan bantuan terhadap Akademi untuk menghentikan Kelompok Awan Merah, Xhang Gugu mengutus beberapa orang kuat yang terdiri dari dirinya sendiri, dua Yu Jing, dan sepuluh Yu Zhu serta beberapa murid berkemampuan Yu Zha.
Salah satu dari murid yang lolos adalah Bing Rong yang saat itu baru mencapai Tahap Yu Zha Tingkat 8, dan Bing Rong pergi ke wilayah selatan bersama para dua Ketua dan satu Tetua.
Xhang Gugu yang ditemani oleh dua Yu Jing bersama para pembimbing dan murid-murid nya berangkat ke Wilayah Selatan, dan setelah rombongan itu tiba di wilayah Merah atau selatan, bentrokan kedua kubu tak bisa dihindari lagi.
Xhang Gugu yang saat itu berada di tahap Xu Hun Tingkat 7 melawan Long Xang yang juga berada di tahap Xu Hun Tingkat 7, mereka berdua bertarung dengan sangat sengit, begitu juga dengan dua Ketua yang juga menghadapi dua Yu Jing elit, sedangkan Bing Rong sendiri sedang berhadapan dengan dua Yu Zhu elit dan salah satunya adalah Long Di.
Bing Rong yang masih berada di tahap Yu Zha Tingkat 8 harus menghadapi dua orang berkemampuan Yu Zhu Tingkat 7, mereka berdua beranggapan jika Bing Rong adalah yang terlemah dari semua praktisi yang datang dari Akademi, namun yang tidak diketahui oleh Long Di, Bing Rong sebenarnya memiliki kekuatan yang melebihi dari tingkat kemampuannya sendiri, yang artinya Bing Rong adalah murid paling berbakat.
Long Di dan temannya harus mati di tangan Bing Rong yang memunculkan hewan sihir berbentuk burung Es raksasa, hal itu membuat Long Xang marah dan berniat untuk membalas kematian putranya.
__ADS_1
Setelah kehancuran Kelompok Organisasi Awan Merah, Long Xang yang berhasil kabur kini bergabung dengan Anggota Kelompok Organisasi Pita Merah, dan dari situlah dia mulai menyusun semua strategi hingga berpuluh-puluh tahun lamanya, terlebih lagi jika sosok yang ada di belakang Kelompok Pita Merah menginginkan Inti Petir Merah yang menurut kabar tersegel di dalam akademi.
Kesempatan itu tentu tidak akan disia-siakan oleh Long Xang, walau dia sudah tahu jika Dewi Feniks Es sudah tidak ada di Akademi, namun dia masih ingin menghancurkan Akademi dan setelah itu dia akan pergi ke Sekte Teratai Bunga Es untuk membunuh Bing Rong serta Bing Chen.
"Hem, seharusnya para Yu Jing itu bisa mengurusnya!" gumam Long Xang yang tidak mengetahui jika pemilik Aura tersebut sebenarnya adalah anak dari pembunuh putranya.
Long Xang dan Lao Yang He tetap bertarung dengan sangat sengit, walau kemampuan Lao Yang He setingkat lebih rendah dari Long Xang, namun dia juga memiliki keterampilan bertarung yang sangat kuat.
Disisi lain, Xhang Gugu masih saling serang dan bertahan melawan Spirit Beast Bumi 5 itu, keduanya masih sama-sama unggul dan pertarungan mereka membuat banyak kerusakan di gerbang luar.
Han Yuwei yang melawan wanita tua juga mengeluarkan seluruh keterampilan mereka masing-masing, mereka berdua terkadang mengepakkan sayapnya dan pindah ke tempat yang lebih jauh lagi, begitu juga dengan Ji Xao Long yang melawan Er Guo.
Lupakan pertarungan antar kekuatan Pelindung yang menggetarkan langit serta menghancurkan banyak hutan, bahkan pertarungan para Yu Jing juga semakin sengit, hanya saja saat ini Fa Ling berhasil memberikan beberapa luka di tubuh Shian He, dan Fa Ling juga mengalami luka karena sebenarnya dia belum pulih sepenuhnya.
Di dalam Akademi sendiri, Bing Xuyue sudah mulai melepaskan serangan Pedang Es nya yang dibantu oleh Lin Hang semuanya, tentu saja walau mereka semua bergandengan tangan sekalipun, mereka tetap tidak akan bisa mengalahkan pria tua berkemampuan Yu Jing.
Dari arah yang lain, Fang An sudah berhasil dihadang oleh pria tua berkemampuan Yu Jing, dan Fang An sebenarnya sengaja memancingnya agar menjauh dari rekannya.
"Kau pikir bisa pergi menyusul Fao Zunzi dengan melewati ku? Sekarang rasakanlah ketakutan dari kekuatan Yu Jing!" kata Pria tersebut kepada Fang An.
Fang An segera memasang wajah serius serta memasang kuda-kudanya, ini untuk pertama kalinya dia akan bertarung melawan musuh berkemampuan Yu Jing.
__ADS_1
Sebelumnya saat dirinya masih berada di tahap Yu Zhi, Fang An mampu mengalahkan seorang Yu Zhu, bahkan mengimbangi tiga kekuatan Yu Zhu, walau yang dia lawan itu bukanlah Yu Zhu elit, namun Yu Zhu tetaplah Yu Zhu yang memiliki kekuatan besar untuk di lawan.
Kemampuan Fang An saat ini mungkin mampu untuk berhadapan dengan Yu Jing, namun Fang An tetap harus berhati-hati serta mengamati lawannya dengan penuh keseriusan.
"Melawanku saja kamu tidak akan mungkin sanggup, apalagi jika kamu berhadapan dengan Fao Zunzi!" kata Pria tua itu seraya mengeluarkan Qi berwarna merah.
Fang An juga mengeluarkan Zirah Petarung nya serta berubah ke mode bertarung, hal tersebut membuat tubuh Fang An memunculkan retakan di kulit tubuhnya hingga menjalar ke dagunya.
"Rasakan ini!"
Pria tersebut melepaskan tembakan energi ke arah Fang An, namun Fang An dengan Langkah Petir nya berhasil menghindarinya lalu dia segera melesat dengan Pedang Biru yang juga dialiri Qi menyerang.
"Bukankah kamu terlalu percaya diri untuk melawanku dari jarak dekat!" kata Pria tua tersebut seraya melepaskan pukulan tangan yang diselimuti oleh Qi merahnya secara kearah Pedang Biru.
Ledakan badai energi segera berhembus kencang saat pukulan Pria tua itu bertabrakan dengan Pedang Biru milik Fang An.
Tubuh Fang An terseret mundur terkena efek ledakan itu, sedangkan Pria tua itu hanya terseret mundur sedikit saja.
Walau Pria tua itu terlihat baik-baik saja, namun sebenarnya tangannya bergetar setelah beradu pukulan dengan Pedang Biru besar milik Fang An.
"Anak kecil ini memiliki kemampuan sebesar ini!" batin pria tua itu yang tangannya masih bergetar.
__ADS_1
"Dia memiliki dua elemen Air dan Tanah, hanya saja dia sepertinya sepertinya juga bisa mengendalikan darah! Fang An kamu harus berhati-hati," kata Feng Huang.
"Baik guru!" jawab Fang An lalu kembali mengalirkan elemen petirnya ke pedangnya dan kemudian dia langsung melesat ke arah pria Tua itu.