
"Coba rasakan serangan kecilku ini."
"Pedang Langit - Gelombang Badai Angin."
Pedang biru memancarkan cahaya biru yang menyilaukan hingga terlihat seperti sorotan cahaya matahari di langit, ketika Wang Lao Yi mengayunkannya dengan pelan ke arah Fao Zunzi, gelombang badai angin yang sangat besar segera keluar dari tebasan pedang biru, dan badai yang mengerikan itu mampu menghancurkan apapun yang dilewatinya termasuk beberapa bangunan di puncak Menara gunung.
Fao Zunzi langsung bisa merasakan energi besar yang terkandung di dalam badai tersebut, hembusan angin di dalamnya bagai mata pisau yang sangat tajam dengan jumlah yang tidak bisa dihitung, bahkan pisau-pisau angin itu terlalu halus untuk bisa dilihat.
"Perisai Pelindung Air Darah."
Fao Zunzi menciptakan Pelindung Air Darah yang membentuk tameng raksasa, hanya saja usaha Fao Zunzi sia-sia karena Badai Pisau Angin itu dengan mudahnya menghancurkan Pelindungnya.
"Argh!"
Suara erangan Fao Zunzi yang tubuhnya mulai di sayat-sayat oleh pisau angin yang terkandung di dalam badai angin itu terdengar oleh semua murid-murid hingga mencapai ke gerbang dalam.
Tubuh Fao Zunzi langsung terhempas hingga menghantam puncak gunung, pakainya terkoyak dan beberapa luka goresan mulai mengeluarkan darah dan membasahi pakaian Fao Zunzi.
"Dia benar-benar gila, aku tidak menduga jika dia masih memiliki kekuatan rahasia sebesar ini!" kata Lin Hang yang mulai merasa bodoh karena sejak awal telah meremehkan kemampuan Fang An.
Nyatanya Fang An masih memiliki kekuatan yang disembunyikan, sekarang Lin Hang merasa jika sejak awal Fang An sengaja menipu dirinya serta semua Tetua dan juga para Ketua hingga para murid-murid lainnya.
"Kekuatannya sudah selevel Xu Hun, dan ini tidak bisa diragukan lagi jika kemungkinan besar Fang An adalah seorang Praktisi Xu Hun!" kata Huang Yan.
Huang Yan merasa bersyukur karena dirinya tidak sempat bertarung melawan Fang An, jika tidak bisa-bisa dirinya hanya akan mendapatkan rasa malu seperti yang dialami oleh Lin Hang, Han Wang dan Bing Xuyue.
Mereka bertiga jelas-jelas memiliki kemampuan yang mengerikan, namun pada akhirnya mereka harus mengalami kekalahan hingga mendapatkan luka dan rasa malu.
Bing Xuyue sendiri hanya diam, dalam hatinya mulai merasa khawatir, sebab dia merasa jika kekuatan yang ditunjukkan oleh Fang An seperti bukan miliknya sendiri, namun dia tidak mengucapkan argumen apapun selain hanya mengamati sosok pemuda berambut putih yang saat ini sedang melayang dengan sayap putih samar dan Pedang Biru nya yang bercahaya terang.
"Teknik apa yang guru gunakan tadi, kenapa teknik ini berbeda dengan Teknik Pedang Langit Tebasan Pedang Angin?" tanya Fang An.
"Hahaha, ini hanyalah salah satu teknik yang aku ciptakan sendiri, kekuatan Penghancurnya tidak seberapa, namun serangan Teknik Pedang Langit Gelongbang Badai Angin ini pasti mampu untuk membuatnya terluka!" jawab Wang Lao Yi.
"Teknik sederhana namun memiliki dampak yang mengerikan!" ucap Fang An.
__ADS_1
"Ini baru pemanasan Fang An, karena ini adalah pertama kalinya aku bertarung setelah lebih dari ratusan tahun berdiam diri dalam wujud Roh, sekarang saatnya untuk menunjukkan kekuatan dari Kitab Pedang Langit!" kata Wang Lao Yi.
"Jangan bicara saja, cepat serang dia sebelum dia pulih, lagi pula waktumu tidak banyak, dan yang paling mengkhawatirkan adalah para Pelindung di pihak musuh, jika salah satu dari mereka sampai datang kesini, bahkan dengan kekuatan mu sekalipun tidak akan bisa melawan kekuatan pelindung!" kata Feng Huang.
Walau saat ini para pelindung di pihak musuh sedang menghadapi para Tetua, namun ada satu kekuatan besar yang seharusnya mampu melawan dua tetua sekaligus, menurut pemikiran Feng Huang, kemungkinan besar mereka sengaja mengulur waktu supaya sosok yang ada di hadapan Fang An saat ini berhasil mendapatkan Inti Petir Merah.
Sekarang pasti mereka akan merubah rencana setelah merasakan kekuatan Wang Lao Yi, mungkin salah satu sosok pelindung di pihak musuh akan menerobos masuk, jika dugaannya benar, maka situasinya akan sangat sulit untuk dihentikan lagi, karena seorang pelindung memiliki kemampuan yang bisa menyegel kekuatan Spiritual seperti dirinya, itu juga alasan mengapa Feng Huang dan Wang Lao Yi sempat menyegel diri agar Xhang Gugu tidak menarik mereka keluar dan menyegel mereka.
"Akan aku lakukan!" ucap Wang Lao Yi kemudian dia mengepakkan sayapnya dan tubuhnya langsung menghilang dan muncul kembali di hadapan Fao Zunzi.
Fao Zunzi segera mengepakkan sayapnya untuk menjaga jarak, namun Wang Lao Yi tidak melepaskannya begitu saja.
Mereka berdua terlibat baku kejar-kejaran serta saling bertukar serangan, dan sekarang pertarungan mereka sudah tidak bisa lagi dilihat dengan mata telanjang.
"Aku tidak bisa melihat apa-apa!" kata salah satu murid yang sulit untuk melihat kecepatan Xu Hun yang saling kejar dan juga saling serang.
Para murid-murid hanya melihat cahaya biru dan merah yang melesat lalu saling beradu sesaat yang membuat suara dentuman hingga menciptakan gelongbang kejut yang mampu menghancurkan bebatuan di puncak Gunung.
Mereka sampai melupakan pertarungan Singa Es yang sudah berhasil melumpuhkan lawannya, pertarungan Fang An yang tiba-tiba saja memiliki kekuatan Xu Hun membuat mereka tidak memperhatikan pertarungan Singa Es.
"Berhentilah lari bajingan!" seru Wang Lao Yi yang mulai merasa kesal.
Wang Lao Yi mengumpulkan Qi dalam jumlah besar ke pedang nya sehingga terlihat pusaran putih samar serta memiliki aura Kekuatan yang sangat kuat, hal itu bisa dirasakan oleh Fao Zunzi hingga ke setengah wilayah Akademi.
"Pedang Langit - Tebasan Tujuh Mata Angin."
Wang Lao Yi segera melepaskan tebasannya kearah Fao Zunzi, dan seketika itu juga, tujuh energi putih samar berpencar ke segala arah dan kemudian ketujuh energi itu berbelok menuju ke arah Fao Zunzi.
Serangan itu membuat Fao Zunzi tidak memiliki ruang untuk menghindar, karena saat ini dirinya menjadi target dari ketujuh energi pedang dari tujuh arah yang berbeda.
"Dia benar-benar memiliki Teknik yang sangat merepotkan!" gerutu Fao Zunzi dan kemudian dia mencoba untuk menggunakan ketujuh Cakramnya untuk menahan serangan Wang Lao Yi.
"Sungguh merepotkan sekali, aku sampai harus menggunakan Teknik Membelah diri agar bisa menyelamatkanmu!"
Fao Zunzi dan Wang Lao Yi terkejut saat sesosok pria sepuh tiba-tiba saja muncul bagai hantu di depan Fao Zunzi, hal itu membuat wajah Fao Zunzi langsung terlihat sangat lega.
__ADS_1
"Tuan Er Guo! Maaf jika aku harus merepotkan mu!" kata Fao Zunzi.
Er Guo tidak menjawab, dia menatap ketujuh energi pedang yang sudah semakin dekat, begitu ke tujuh energi itu hampir sampai ke tempatnya, Er Guo mengangkat sebelah telapak tangannya dan kemudian energi merah menyerupai selendang yang sangat banyak muncul dan langsung menahan ketujuh energi pedang milik Wang Lao Yi.
"Seorang Praktisi Pelindung!" gumam Wang Lao Yi sembari memperhatikan energi merah darah yang menahan ketujuh energi pedangnya.
Energi merah itu seperti sebuah kain selendang, begitu menyentuh energi pedang, energi merah itu langsung membungkusnya hingga akhirnya ketujuh energi pedang itu ditelan hingga seluruhnya menghilang tak tersisa.
Kemunculan Er Guo jelas membuat Wang Lao Yi sadar jika sebenarnya Fao Zunzi sengaja mengulur waktu untuk nya, tidak hanya untuk menunggu bala bantuan datang, mungkin Fao Zunzi juga berencana menunggu batas kekuatan pinjaman Wang Lao Yi itu habis.
"Tubuh belahan ku tidak akan mampu bertahan lama melawan orang itu, mungkin tidak lama lagi dia juga akan datang kesini untuk kembali melawan ku," kata Er Guo.
Yang dimaksud oleh Er Guo adalah Ji Xao Long, dia berhasil datang karena membuat tubuhnya menjadi dua, hanya saja kekuatannya sedikit lebih lemah, setelah berhasil membuat belahan tubuhnya, Er Guo segera menggunakan kecepatan tingginya untuk membantu Fao Zunzi.
"Seorang Ahli tingkat 1, aku akan melumatmu dalam satu serangan sebelum dia datang!" kata Er Guo kepada Fang An atau Wang Lao Yi.
Sebenarnya dia juga terkejut setelah melihat sosok pemuda di hadapannya, dia tidak menyangka jika Pemuda yang bahkan usianya belum sampai 17 tahun sudah memiliki kemampuan seorang Ahli, setelah di perhatikan baik-baik, Er Guo baru sadar jika itu hanyalah tubuh yang kendalikan oleh kekuatan jiwa Spiritual milik sosok lain.
"Hati-hati guru! Orang ini memiliki energi yang sangat besar," kata Fang An.
"Ini dia yang aku khawatirkan! Sepertinya kamu tidak perlu memaksakan diri dulu Wang Lao Yi," kata Feng Huang.
"Aku juga tahu itu, selama ini aku juga belum pernah berhadapan dengan orang yang memiliki kemampuan Xu Qin, andai aku berada di puncak kekuatan ku, menahan orang sepertinya tidak akan sulit," kata Wang Lao Yi.
"Jadi apa yang akan kamu lakukan sekarang?" tanya Feng Huang.
"Menggunakan sisa waktuku untuk melawannya, walau kemungkinan besar dia akan berusaha menyegel jiwa Spiritual ku, namun itu tidak akan mudah," kata Wang Lao Yi kemudian dia melepaskan seluruh energinya yang membuat seluruh akademi bergetar.
"Fao Zunzi, cepat kamu kerjakan tugasmu, aku yang akan menghadapinya!" kata Er Guo lalu dia maju kedepan seraya mengeluarkan energi yang jauh lebih besar lagi dari energi yang dilepaskan oleh Wang Lao Yi.
"Kamu mau melawanku? Majulah jika kamu mampu, dan aku akan menarik kekuatan mu dan menyegel jiwa Spiritual mu!" kata Er Guo dan kemudian dia mengangkat tangannya ke langit malam.
Seluruh awan hitam yang menutupi bintang mulai bergerak ke pusat yang searah dengan telapak tangan Er Guo dan kemudian awan hitam itu berubah menjadi merah darah.
"Awan Darah Menelan Jiwa."
__ADS_1