
***
Saat malam hari, Fang Zui dan Mu Yuan serta Gu Fei Ming tiba di rumah Fang Zui, mereka terkejut setelah melihat Gu Yao He sudah berada di dalam bersama muridnya, dan yang lebih mengejutkan lagi keberadaan pemuda berambut putih panjang yang sangat familiar di mata Fang Zui.
Fang Zui, Mu Yuan memberi hormat kepada Gu Yao He, sedangkan Gu Fei Ming menyapa Luo Ying lalu Luo Ying memperkenalkan Fang An kepada Gu Fei Ming sekaligus menjelaskan jika Fang An adalah murid kakeknya yang berarti adik seperguruannya.
Jelas itu adalah berita menggembirakan bagi Fang Zui dan Mu Yuan sekaligus mereka tahu akan sosok guru misterius yang seorang Yu Jing, walau sebenarnya salah, namun itulah yang mereka yakini saat ini.
Tidak lama setelah itu, rumah Fang Zui kembali kedatangan dua orang kuat lainnya, mereka adalah Yun Hai Jie Wakil Ketua utama Kelompok Lembah Hantu, dan seorang wanita berusia 50 tahun yang bernama Xie Liu Pei, Ketua utama Kelompok Pisau Terbang.
Yun Hai Jie adalah sosok yang dikenal oleh semua para Kultivator, walau jarang sekali terlihat, namun gambaran sosok pria berusia 60 tahun itu sudah melekat di pikiran semua orang.
Baik Yun Hai Jie dan Xie Liu Pei sama-sama berada di tahap Yu Zhu, namun berbeda tingkat, Yun Hai Jie berada di Tingkat 5, sedangkan Xie Liu Pei berada di Tingkat 4.
Setelah kedatangan kedua sosok kuat itu, datang lagi beberapa sosok asing lainnya, mereka adalah Ketua Klan kecil serta kelompok kecil yang mendukung Klan Fang.
Mereka semua sengaja datang karena permintaan Mu Yuan dan Gu Fei Ming untuk berkumpul terkait pembahasan rencana Mu Yuan.
Dan kali ini mereka semua semakin percaya diri setelah melihat sang Raja Pil juga ada disana, yang artinya Klan Fang memiliki dukungan yang sangat kuat.
Fang Zui selaku tuan rumah segera membuka pembahasan serta ingin meminta pendapat yang lainnya, namun salah satu ketua Klan kecil yang bernama Hang Zhui menanyakan Klan Chang yang tidak ikut hadir, baik dari perwakilan atau Raja Chang sendiri.
"Penatua Fang, Klan Chang adalah Klan besar yang memiliki pengaruh kuat di Benua Daratan Hijau ini, dukungan mereka sangat membantu sekali, jadi apa salahnya mereka juga ikut diundang?" kata Hang Zhui.
"Maaf saudara Hang, bukan saudara Fang Zui yang tidak ingin mengundangnya, melainkan aku yang melarangnya! Ingat mereka itu adalah pemerintah yang bertanggung jawab melindungi rakyat, sebagai pemerintahan, tidak pas rasanya jika mereka harus ikut campur dan berpihak salah satu dari kedua kubu, jadi lupakan saja!" jawab Mu Yuan.
Fang An dan Luo Ying saling berpandangan, mereka berdua sudah menganggap jika pemerintahan itu sangat baik, dan sudah sepatutnya untuk mendukung kebenaran dan menghilangkan para penindas.
__ADS_1
Setelah mengetahui semua itu, rasa kecewa mulai menimbulkan titik ketidak percayaan lagi kepada pihak pemerintah.
Chang Hanzi adalah salah satu dari Lima orang terkuat, tentu kekuatannya sangat di harapkan, hanya saja semua itu sepertinya hanyalah harapan kosong semata.
Pada akhirnya pembahasan mengenai Rencana Mu Yuan dilakukan juga walau tidak ada Klan Chang atau perwakilan dari pemerintahan.
"Iya aku juga membaca pengumuman Sekte Gunung Pohon Persik yang ingin mengadakan kompetisi pencarian murid berbakat, tapi ini sangat berat resikonya mengingat disana nanti akan banyak orang-orang dari berbagai Klan dan kelompok lain yang ikut hadir, bukankah ini sama saja membuka perseteruan secara terang-terangan?" kata salah satu ketua Klan lain.
"Saudara dan teman-teman sekalian, Sekte Gunung Pohon Persik pasti sudah mengantongi catatan nama sekutu kita, cepat atau lambat mereka pasti akan menyerang balik orang-orang yang sudah bergabung disini, apakah kalian akan diam menunggu hari itu datang?" tanya Mu Yuan.
Semuanya diam dan saling baku tatap, sedangkan Gu Yao He hanya menggelengkan kepalanya karena sejak awal dia sudah yakin jika Kekacauan di Benua Daratan Hijau tidak akan bisa dihindari lagi.
"Kekuatan kita semua memang sangat besar jika di satukan, kita memiliki lima Yu Zhu dan Satu Yu Jing, sedangkan untuk Yu Zha ada sekitar 11 orang, dan puluhan Yu Zhi serta ratusan Yu Zhe dan Yu Zao, apakah ini cukup untuk melawan Sekte Gunung Pohon Persik dan para sekutunya?" tanya salah satu ketua kelompok lain.
"Aku rasa tidak, seperti yang kita ketahui pihak Sekte Gunung Pohon Persik dan sekutunya memiliki jumlah seorang Yu Zhu yang lebih banyak jumlahnya, belum lagi Ketua Sekte Fu Jianzi yang kabarnya telah melakukan retret nya dan digantikan oleh wakilnya yang seorang Yu Zhu, hanya saja ada kabar lain jika wakil ketua itu sudah berhasil menembus tahap Yu Jing, bukankah itu artinya Sekte Gunung Pohon Persik memiliki dua orang Yu Jing! Ini kekuatan yang sangat besar untuk kita lawan," kata Xie Liu Pei yang duduk dengan tenang.
"Siapa maksudmu ketua Mu? Apakah Raja Chang Hanzi? Bukankah dia tidak ikut hadir, jadi tidak mungkin dia mau ikut bersama kita!" kata Hang Zhui.
"Bukan dia, melainkan yang lain, siapa lagi jika bukan kakak ku Si Kelelawar Merah Mu Zhi Tian," jawab Mu Yuan.
"Benar juga! Apalagi sekarang ada Lembah Hantu di pihak kita, apakah Ketua Utama Lembah Hantu juga akan ikut membantu?"
Mereka semua menatap kearah Yun Hai Jie, namun Yun Hai Jie hanya tersenyum sembari menggelengkan kepalanya lalu berkata, "Ketua Agung kami tidak mungkin bisa ikut campur masalah ini, walau kami ini adalah kelompok bayaran, namun Ketua Agung tidak pernah mau terlibat langsung dengan masalah, kecuali masalah ini melibatkan keluarga Ketua Agung," jawab Yun Hai Jie.
"Terima kasih atas jawabannya saudara Yun! Tidak apa-apa jika Senior Yan Lang tidak mau ikut bergabung, dengan keberadaan kalian saja itu sudah lebih dari cukup," kata Mu Yuan lalu dia mulai membicarakan rencana yang sebelumnya sudah dipersiapkan.
Rencana tersebut sama seperti yang pernah dibahas dengan Fang Zui, karena itu Mu Yuan dengan lancar mengutarakan rencana tersebut.
__ADS_1
Fang Xian merasa sangat terharu melihat ketulusan Mu Yuan untuk membantu menyelamatkan istrinya, begitu juga dengan Fang An, dia merasa memiliki banyak hutang jasa sehingga sulit rasanya untuk membayarnya, andai kata terima kasih bisa melunasinya, mungkin Fang Xian sudah mengatakan itu saat ini juga.
Setelah semua sudah disampaikan, Gu Yao He tiba-tiba berbicara kepada mereka semua dengan suara pelan namun terdengar oleh semua orang.
"Ini semua hanya rencana semata, semua bisa berubah jika ada hal yang tak terduga muncul disana! Ingat perang bisa saja terjadi, dan perang tidak hanya mengangkat Pedang, Busur dan Tombak, Perang juga tidak hanya mengadu kekuatan sihir dan lainnya, hanya keberuntunganlah yang ada di dalam perang, karena ini akan dilaksanakan besok, ada baiknya kalian semua kembali pulang dan menemui keluarga masing-masing, karena besok kita tidak tahu akan apa yang akan terjadi," kata Gu Yao He.
Ucapan Gu Yao He terkesan menurunkan nyali semua orang, namun semua ucapan Gu Yao He memang ada benarnya.
"Karena semuanya sudah jelas dan tidak ada lagi yang bisa kita bahas, maka pertemuan kita ini kita akhiri disini, kalian semua bisa kembali ke tempat kalian masing-masing dan berkumpul dengan keluarga kalian, dan besok siang kita semua akan berkumpul di kaki Gunung Pohon Persik," kata Mu Yuan.
Fang Xian langsung bangkit lalu menangkupkan kedua tangannya seraya berkata, "Sebelumnya terima kasih banyak atas dukungan dan bantuan kalian, terutama bagi yang bersedia untuk pergi besok ke Sekte Gunung Pohon Persik.
Hutang ini tidak bisa saya bayar dengan rasa terima kasih semata, dan seperti yang dikatakan oleh sesepuh Raja Pil tadi, kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok.
Jika perang tidak bisa dihindari, mungkin hanya ada kesempatan 50 poin untuk menang, dan dari kita semua pasti ada yang akan gugur, jadi sebelum memutuskan saya mohon pikirkan kembali semuanya!
Saya tidak akan memaksa kalian untuk ikut serta dalam rencana besok, bagi yang tidak mau ikut sebaiknya jangan datang besok!" kata Fang Xian membuka Mu Yuan mengerutkan dahinya.
"Apa maksudmu?" tanya Mu Yuan yang merasa Fang Xian seperti mau menurunkan keberanian para pendukung.
"Tuan Mu, saya tahu niat Tuan Mu sangat baik, namun saya tidak mau mengorbankan banyak nyawa orang lain hanya demi membantu Klan kami yang kecil ini, karena itu aku berharap lupakan rencana ini dan biarkan Klan Fang sendiri yang menyelesaikannya sendiri, saya harap semuanya bisa mengerti dan juga berpikir ulang akan keputusan kalian," kata Fang Xian.
Semuanya terdiam tak bersuara, pikiran ini juga sama seperti yang pernah disampaikan oleh Fang Zui kepada Mu Yuan, karena itu Mu Yuan melarang Fang Zui untuk mengatakan hal ini kepada para pendukungnya, namun ternyata Fang Xian lah yang justru mengatakannya, dan itu sudah menjadi keputusan Fang Xian
Walau sedikit berbeda dengan pemikiran Fang Zui, namun tetap saja makna dari ucapan Fang Xian mengarah kepada penggagalan rencananya.
"Fang An, ayah harap kamu besok pergi sejauh mungkin dari kota Chang Lan, jika perlu pergilah ke Akademi Puncak Angin Surga atau keluar dari Benua Daratan Hijau ini, besok tidak ada rencana dan tidak ada siasat, yang ada adalah pernyataan perang secara terang-terangan!" kata Fang Xian yang tidak ingin Fang An ikut terlibat, apalagi jika Sekte Gunung Pohon Persik tahu jika benda yang mereka inginkan ada pada Fang An.
__ADS_1
Mu Yuan ingin menegur Fang Xian, sedangkan Fang Zui hanya diam, dan sebelum Mu Yuan sempat berbicara, Fang Xian lebih dulu bangkit lalu melangkah pergi seraya mengucapkan pesan terakhirnya, "Sayangi nyawa kalian, keluarga kalian lebih butuh kalian daripada Klan Fang," ucap Fang Xian lalu dia masuk kamar meninggalkan mereka semua yang masih kebingungan, dan sudah sangat jelas jika Fang Xian tidak ingin mengorbankan lebih banyak nyawa lagi, sebab masalah ini adalah murni masalah Klan Fang.