SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Indentitas Wang Lao Yi yang sebenarnya


__ADS_3

Benturan energi pedang dan kapak hitam mengakibatkan gelombang angin yang menyebar ke segala arah, walau demikian pria sepuh itu tidak menyadari kekuatan yang terkandung di dalamnya.


Kedua sosok itu sekarang saling mempertemukan senjata mereka, dan kemudian pertarungan sengit antara Yu Zhi melawan Yu Zha pun terjadi.


Fang An sudah sedikit mampu mengendalikan Pedang beratnya itu, dia tidak terlalu menggunakan gerakan yang tidak perlu saat menahan sabetan kapak hitam dari pria tua tersebut, begitu juga saat menyerang, dia hanya melepaskan dua teknik serangan dengan ayunan gerakan sederhana.


Tentu saja tidak seluruhnya Fang An mengandalkan Pedangnya, dia juga mengkombinasikan serangannya dengan pukulan serta tendangan yang baru dia kuasai.


Hasilnya benar-benar sangat efektif, serangan kombinasi antara pedang dan teknik pukulan serta tendangan terbukti mampu menghemat energi serta tidak terlalu membebani tubuh Fang An.


"Anak muda itu sepertinya masih menyembunyikan kemampuan lainnya," kata salah satu pria tua yang mengamati pertarungan Fang An melawan rekannya.


Mai Xixi terdiam dan memperhatikan Pedang yang di gunakan oleh Fang An, sesekali keningnya akan berdenyut seperti sedang mengingat sesuatu.


"Apakah kalian tidak menyadari sesuatu?" tanya Mai Xixi.


Salah satu pria di sampingnya mengangguk, sedangkan yang satunya kebingungan, dia sama sekali tidak menyadari apapun sehingga bertanya kepada Mai Xixi.


"Menyadari akan hal apa?" tanyanya.


"Pedang yang di gunakan oleh pemuda itu, entah mengapa aku merasa seperti mengenali pedang besar itu!" jawab Mai Xixi.


Mendengar hal itu, pria tua yang awalnya tidak mengerti segera memperhatikan Pedang Biru besar yang masih saling beradu dengan rekannya.


"Pedang Besar dengan mata pedang kebiruan? Pedang itu terbuat dari Logam Intan serta di gabung dengan logam langka yang jatuh dari langit, dari bentuk serta warnanya seharusnya pedang itu adalah Pedang Langit milik Ahli pedang yang sudah sangat lama menghilang, yaitu Wang Lao Yi Sang Penguasa Bayangan Pedang," kata Pria satunya.


Mai Xixi dan pria tua satunya jelas terkejut mendengarnya, mereka baru ingat jika Pedang di tangan pemuda itu memang benar-benar mereka kenal.


Mereka tentu sudah pernah mendengar akan salah satu sosok kuat yang sangat terkenal di Benua Daratan Tandus. Wang Lao Yi adalah salah satu diantara beberapa orang yang sudah mencapai tahap Xu Hun.


Mereka hanya mendengar kisah serta kekuatan Wang Lao Yi, namun mereka yakin jika Pedang di tangan pemuda itu adalah Pedang milik Wang Lao Yi.


"Lihatlah gerakan serangannya, bukankah sudah jelas jika itu adalah gerakan Teknik dari Sekte Pedang Langit? Mulai dari permainan Pedang serta gerakan pukulan dan tendangan itu, semuanya sama seperti Teknik milik Sekte Pedang Langit," kata pria itu menambahkannya.

__ADS_1


"Benar juga, gerakan itu hanya di miliki oleh Sekte Pedang Langit di Benua Daratan Tandus, tapi kenapa pemuda itu bisa memiliki Pedang sekaligus menguasai tekniknya, apakah dia itu sebenarnya berasal dari Benua Daratan Tandus juga?" tanya Mai Xixi.


"Entahlah! Dari pada kita menonton sebaiknya kita juga menyerangnya, karena sepertinya Zao Long tidak akan mampu mengalahkannya," kata Pria itu lalu dia mengeluarkan kapaknya dan di ikuti oleh Mai Xixi dan pria tua di sebelahnya.


Pria tua yang menjadi lawan Fang An benar-benar di buat dalam posisi bertahan oleh Fang An, apalagi sewaktu kapaknya saling berbenturan dengan Pedang biru itu, tangannya akan terasa kebas setiap kali beradu senjata, dan setiap beradu, kapaknya pasti akan terpental namun tidak sampai lepas dari pegangannya.


Kesempatan itu di jadikan peluang bagi Fang An untuk memberikan serangan tendangannya, walau masih bisa di tahan, tetap saja pria tua itu harus terdorong mundur.


Hal itu terjadi berkali-kali sehingga pria tua itu di buat tidak berdaya dan hanya mampu bertahan dengan pemikiran yang semakin bingung, dia tentu tidak menyangka jika pemuda yang masih berada di tahap Yu Zhi mampu membuatnya tidak berdaya.


"Kapak Menjemput Jiwa."


Mai Xixi dan kedua pria tua langsung melepaskan serangan mereka secara bersamaan kearah Fang An dari arah belakang, untungnya Fang An sudah mengetahui gerakan mereka sehingga dengan cepat dia berbalik dan mengayunkan pedangnya menyambut serangan ketiganya.


Suara benturan keras serta gelombang kejut langsung melemparkan tubuh ketiga sosok itu, hanya saja mereka bertiga masih bisa menstabilkan tubuh mereka.


"Zao Long, lebih baik kita serang dia bersama-sama!" ucap pria itu kepada Zao Long.


Zao Long sama sekali tidak keberatan dengan hal itu, saat merasakan kekuatan pemuda itu dalam pertukaran serangan saja, dia baru sadar jika pemuda itu benar-benar lawan yang sangat kuat.


mata Zao Long langsung memerah, dia jelas marah bercampur malu karena ucapannya dikembalikan lagi oleh Fang An, saat akan bereaksi, pundak Zao Long di tepuk oleh Mai Xixi.


"Sebenarnya kami memang sudah salah karena meremehkanmu, sekarang aku sadar jika kamu memang bukan pemuda biasa, aku yakin kamu pasti juga berasal dari Benua Daratan Tandus, jadi karena kita masih satu daratan, kenapa kita tidak bekerja sama menaklukkan wilayah Benua Daratan Hijau ini, bagaimana?" kata Mai Xixi.


"Aku adalah asli penduduk Benua Daratan Hijau ini!" jawab Fang An.


"Tidak mungkin, aku tahu kamu sengaja berbohong kepada kami, jika kamu bukan orang Benua Daratan Tandus, Kenapa Pedang Langit bisa ada di tanganmu? Bahkan kamu juga menguasai teknik milik Sekte Pedang Langit, apakah kamu masih mau mengingkarinya?" kata Mai Xixi.


"Owh, jadi kalian juga mengenali Pedang Langit ku ini?" ucap Fang An yang bertanya seraya memperhatikan Pedang Biru nya.


Sebenarnya Fang An juga terkejut karena mereka mengenali Pedang nya, namun dia baru ingat jika mereka berempat juga berasal dari Benua Daratan Tandus yang sama dengan gurunya.


Melihat ekspresi wajah Fang An, Mai Xixi mulai yakin jika Fang An memang bukan orang dari Benua Daratan Tandus, hanya saja dia tidak mengerti kenapa Pedang Langit bisa berada di tangan Fang An.

__ADS_1


Begitu juga dengan Fang An yang menanyakan hal itu kepada gurunya, dia baru tahu jika gurunya itu berasal dari sebuah Sekte.


"Mereka mungkin hanya mendengar cerita serta gambaran Pedang Langit saja, dan mengenai akan jati diriku ini! Iya aku memang berasal dari salah satu Sekte, nama Sekte itu adalah Sekte Pedang Langit yang aku dirikan sendiri!" jawab Wang Lao Yi.


"Jadi guru adalah Penatua Sekte Pedang Langit?"


"Em, aku ini bukan hanya sebagai Penatua saja, melainkan pendiri Sekte Pedang Langit, sebelum Meninggalkan Sekte, aku sudah mempercayakan Sekte kepada muridku untuk menggantikanku menjadi Penatua, dan aku keluar dari sekte hanya untuk mengumpulkan Spirit Core Anim Beast, hanya saja aku tidak menyangka akan berakhir di Dasar Jurang Tanpa Dasar, ini sungguh memalukan!" jawab Wang Lao Yi.


Fang An mengangguk, kini dia sudah mengetahui semua akan indentitas Wang Lao Yi yang sebenarnya, dan kini dia sudah tidak lagi terkejut kepada mereka yang mengenali pedang serta teknik-teknik lainnya yang di ajari oleh Wang Lao Yi.


"Karena kalian masih berniat untuk membuat kekacauan di Wilayah Benua Daratan Hijau ini, maka keputusan ku untuk menjadikan tempat ini sebagai pemakaman kalian berempat akan aku lakukan!" kata Fang An lalu dia menancapkan Pedangnya ke tanah.


"Apa yang ingin dia lakukan?" tanya pria di samping Zao Long.


"Apapun itu sepertinya bukan hal baik, ayo kita serang saja!" ucap Zao Long dan mereka berempat segera mengangkat kapak mereka seraya melepaskan energi masing-masing.


Fang An melepaskan energinya sehingga retakan cahaya api dan petir di kulitnya mulai menjalar hingga sampai di dagunya.


Kilatan Cahaya Petir Putih mulai muncul di sekujur tubuh Fang An dan kemudian dia mengulurkan tangannya.


Bola Petir Putih dan Biru segera terbentuk, ukuran bola itu hampir sebesar kepalan tangan anak kecil, dan Fang An sengaja akan menggunakan Inti Petir Putih nya untuk menyelesaikan semuanya.


Wajah ke empat orang di hadapan Fang An menjadi buruk saat merasakan pencaran energi kuat dari Bola Petir di tangannya.


"Cepat hentikan dia sebelum dia menyempurnakannya!" kata Mai Xixi.


Mendengar tangisan seruan Mai Xixi, ketiga pria tua itu bersama Mai Xixi segera melesat dengan kapak yang semakin memancarkan aura hitam pekat.


Fang An menekan tangannya membuat bola petir di tangannya berputar kencang serta melepaskan sambaran petir di sekitar Fang An, hal itu menyebabkan langit sore menjadi gelap dan angin ribut mulai berhembus kencang.


"Matilah kamu anak kecil..!"


"Kapak Kematian."

__ADS_1


keempat Yu Zha melesat dengan kecepatan tinggi dengan mengayunkan kapak mereka yang menciptakan gelombang energi hitam serta tajam menuju ke arah Fang An.


Mata Fang An semakin bersinar terang lalu menatap mereka berempat seraya tersenyum dingin lalu berkata, "Tunjukkan padaku kekuatan mu Inti Petir Putih, pergilah dan laksanakan tugasmu!" kata Fang An lalu dia mendorong bola itu kedepan dan bola petir putih melesat ke arah energi hitam hingga kedua energi itu saling dorong satu sama lain dangan sambaran petir yang terus menyambar ke segala arah.


__ADS_2