SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Tikus sampah


__ADS_3

Xia Longli adalah nama gadis belia yang telah ditolong oleh Fang An, gadis itu tinggal di pinggiran Kota Tianyang bersama ibu serta kakaknya yang bernama Xia Feihu.


Xia Longli dan keluarganya hidup dengan serba kekurangan, atau lebih tepatnya orang miskin yang masing-masing hanya memiliki satu lembar pakaian seperti yang dipakai oleh Xia Longli saat ini, bajunya juga dipenuhi jahitan dan tambalan.


Ayah Xia Longli pergi merantau sejak Xia Longli masih bayi, dan sudah hampir 14 tahun lamanya, ayahnya tidak kunjung kembali, jadi sang ibulah yang mengasuh dan membesarkan kedua anaknya seorang diri.


Dulu ibunya Xia Longli adalah seorang pekerja penginapan, saat Xia Longli berusia 5 tahun dan Xia Feihu berusia 8 tahun, ibunya berhenti bekerja, dan nama ibunya adalah Chiyi dan nama lengkapnya Jing Chiyi.


Chiyi terpaksa berhenti bekerja karena ternyata pemilik penginapan telah menjual dirinya kepada pelanggannya, sehingga dia di lecehkan.


Saat itu, salah satu pelanggan penginapan mengamati Ibu beranak dua itu, pakaian seorang pelayan penginapan memang harus rapi dan juga cantik agar bisa menarik banyak peminat.


Saat Chiyi masih bekerja di penginapan, kehidupan mereka sedikit membaik, dan gaji Chiyi cukup untuk memenuhi kebutuhan kedua anaknya.


Namun tanpa sepengetahuan Chiyi, ternyata majikannya diam-diam menjual dirinya kepada salah satu pelanggan penginapan itu, dan pelanggan itu sudah lama menginginkan Chiyi, namun bukan sebagai istri, melainkan ingin memuaskan hawa nafsunya.


Sebelum malam tragedi sial itu terjadi, majikannya meminta Chiyi untuk jangan dulu pulang, sebab akan ada pelanggan penting yang akan datang.


Tentu saja Chiyi menolak karena dia mengkhawatirkan kedua anaknya, namun majikannya bilang akan menambah upah kerjanya tiga kali lipat untuk malam itu.


Mendengar itu, Chiyi langsung mau karena dia juga butuh uang, dan tanpa rasa curiga sedikitpun, Chiyi pun tidak jadi pulang, dan dia tetap tidak curiga walau sudah tahu jika semua teman-temannya sudah pulang, dan hanya menyisakan dia sendiri yang masih kerja di malam itu.


Ketika Pelanggan itu datang, Chiyi langsung mengenalnya, dia adalah anak walikota yang sudah memiliki istri dan satu anak laki-laki.


Memang anak walikota itu sering menginap di penginapan tempat Chiyi bekerja, karena statusnya yang sangat terpandang, Anak Walikota itu menjadi pelanggan Kelas 1 dan paling istimewa.


Setelah Anak Walikota itu berada di dalam kamarnya, Majikannya Chiyi memintanya untuk mengantarkan makanan kepada pelanggan VIP nya itu, serta menyuruhnya untuk melayani semua yang diminta oleh pelanggannya.


Tanpa merasakan hal yang janggal apapun, Chiyi pun segera mengantarkan makanan itu ke kamar Anak Walikota itu, dan sesampainya disana semuanya masih baik-baik saja.


Anak Walikota itu hanya meminta Chiyi untuk membersihkan tempat tidurnya, menemaninya makan, dan memintanya untuk memijatnya.


Tentu saja Chiyi melakukannya dan setelah cukup lama, Anak Walikota itu mulai berubah sikap, hal itu membuat Chiyi terkejut karena tiba-tiba saja Anak Walikota itu langsung mendekapnya dan kemudian membaringkannya ke tempat tidur dengan paksa.

__ADS_1


Chiyi yang terkejut langsung berteriak minta tolong kepada majikannya, namun setelah itu dia dibuat syok saat Anak Walikota itu berkata jika sebenarnya dia telah membeli Chiyi untuk melayani hawa nafsunya.


Chiyi jelas tidak terima dan berusaha melawan, namun apalah daya, sebab Anak Walikota itu adalah seorang Kultivator yang memiliki kemampuan serta kekuatan.


Chiyi akhirnya tidak berdaya dan malam itu dia menjadi pemuas hawa nafsu Anak Walikota, dan malam itu adalah awal malam hancurnya harga diri Chiyi.


Chiyi hanya bisa menangis setelah Anak Walikota itu sudah merasa puas, karena keinginannya telah terpenuhi, dengan penampilan yang acak-acakan, Chiyi pulang kerumahnya saat tengah malam.


Sesampainya di rumah, Xia Longli dan Xia Feihu sudah tertidur, Chiyi sempat berpikir ingin bunuh diri, namun dia melihat kedua anaknya yang masih kecil akhirnya mengurungkan niatnya.


Keesokan harinya, Chiyi kembali ke tempat kerjanya, namun dia kembali bukan untuk bekerja, melainkan mengundurkan diri dan memilih berhenti.


Dia juga mengatakan kepada semua teman-teman kerjanya bahwa Majikannya telah melakukan pekerjaan kotor dan telah menjual dirinya kepada Anak Walikota.


Chiyi juga akan melaporkan masalah itu ke pejabat sekaligus akan melaporkan Anak Walikota yang telah melecehkannya.


Chiyi jelas ingin mendapatkan keadilan atas dirinya, namun setelah kasus itu mulai disidangkan, kenyataan pahit pun harus Chiyi terima.


Nyatanya Anak Walikota justru berbelit dan mengatakan jika dirinya tidak mungkin mau meniduri perempuan seperti Chiyi, sebab dia beralasan jika dia sendiri sudah punya istri di rumah.


Chiyi pun akhirnya dituduh sebagai pembohong yang ingin merusak nama baik keluarga Walikota, dan akhirnya Anak Walikota dan Majikan Chiyi terbebas dari tuntutan, sedangkan Chiyi harus menanggung malu.


Setelah kejadian itu, Chiyi jadi pendiam dan selalu murung, pada akhirnya Chiyi mulai bicara-bicara sendiri dan dia pun terlihat sudah tidak waras atau biasa disebut menjadi gila.


Xia Longli dan Xia Feihu terpaksa menjual rumahnya untuk mengobati ibunya, dan mereka mengeluarkan semua barang yang mereka punya, namun tidak ada hasil apapun hingga mereka tidak lagi memiliki rumah dan pindah ke pinggiran kota.


Xia Longli dan Xia Feihu bekerja serabutan sejak usia Longli mulai menginjak 6 tahun dan Feihu sudah berusia 9 tahun.


Setiap hari mereka berusaha mencari uang semampu mereka agar bisa bertahan hidup hingga usia mereka beranjak remaja dan belia, namun mereka ditangkap oleh Organisasi Palu Hitam karena bekerja tanpa ijin dulu kepada organisasi tersebut.


Mereka berdua dipaksa bekerja dan hasil kerja mereka diserahkan kepada Organisasi Palu Hitam, Longli disuruh untuk menipu orang dengan cara mengajaknya bicara, yaitu disuruh pura-pura jatuh lalu di tolong oleh targetnya dan setelah itu Longli berpura-pura pusing karena dia beralasan belum makan.


Feihu mendapatkan tugas untuk mencopet barang-barang orang yang sedang diajak bicara oleh Longli, dan pekerjaan mereka selalu sukses.

__ADS_1


Namun Longli dan Feihu mulai tidak betah, mereka memutuskan untuk berhenti, sialnya keinginan mereka diketahui oleh Organisasi Palu Hitam, dan Feihu rela di tangkap oleh Organisasi Palu Hitam agar adiknya bisa kabur.


"Sungguh sulit sekali kehidupan yang kalian jalani itu! Lalu sekarang apakah Anak Walikota itu masih ada di kota ini?" tanya Fang An yang sejak awal mendengarkan kisah hidup keluarga Xia Longli.


"Tentu saja masih ada, bahkan dialah yang menggantikan ayahnya menjadi Walikota disini!" jawab Longli.


Siluit Kilatan Cahaya sempat berkedip di mata Fang An saat mendengar jawaban dari Longli, wajahnya menjadi lebih suram sehingga Longli langsung terdiam melihat perubahan di wajah Fang An.


"Manusia Binatang menjadi pejabat di kota ini, sepertinya Kota ini tidak semakmur seperti yang terlihat," kata Fang An lalu dia kembali bertanya kepada Longli.


"Apakah kamu tahu tempat kakakmu ditahan?" tanya Fang An.


"Iya, dia ditahan di markas Organisasi!" jawab Longli.


"Antar aku kesana, aku akan menyelamatkan kakak mu terlebih dahulu, setelah itu aku akan mengurus binatang yang menjadi walikota itu!" kata Fang An.


"Apa kamu yakin? Soalnya Organisasi Palu Hitam itu juga bekerja sama dengan Tuan Ma Yufang, dan Tuan Ma Yufang itu adalah walikota itu sendiri," kata Longli.


"Hah?" Fang An jelas terkejut namun setelah itu senyum lebarnya kembali terlihat.


"Sudah kuduga, tikus tetaplah tikus yang akan selalu bergerombol untuk memakan sampah kotor, ini bagus dan akan semakin menarik, kalau begitu kamu antar aku ke markas Tikus pemakan sampah itu!"


Xia Longli hanya membuka tutup mulutnya tanpa bisa mengucapkan sepatah katapun, dia tidak mengerti kenapa pemuda yang sudah menolongnya serta baru dikenal itu sama sekali tidak terlihat takut setelah mengetahui akan pendiri Organisasi Palu Hitam itu.


Mengingat baru beberapa waktu yang lalu mereka bertemu, sekarang pemuda itu justru melakukan hal nekat untuk menolongnya kembali.


"Nona Xia Longli, apakah penginapan tempat ibumu bekerja dulu masih ada?" tanya Fang An.


"I i i iya!" jawab Longli.


"Setelah mengurus Organisasi itu, aku akan mengurus pemilik penginapan setelah itu baru akan mengurus si Walikota," kata Fang An.


Longli memperhatikan Fang An lebih dalam lagi, dia mulai kagum kepada penolong yang baru dikenalnya itu, dan tanpa sepengetahuan Fang An, diam-diam Longli mulai menyukainya sebab Longli tahu usianya dengan Fang An hanya berbeda satu tahunan saja.

__ADS_1


Hanya saja Longli tidak berani, karena mengingat usianya yang masih terlalu belia, jadi dia hanya bisa menatap kagum kepada Fang An tanpa berharap lebih dari itu.


__ADS_2