SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Teknik Langkah Petir


__ADS_3

Singa Es melepaskan kabut tebal di sekelilingnya sehingga membuat benda apapun menjadi beku, setelah membekukan area sekitar, Singa Es menggerakkan serpihan es membentuk mata tombak runcing lalu melemparkannya kepada Badak berdarah Beruang.


"Sihir yang sempurna, sepertinya Singa itu saja yang harus menjadi Spirit Beast ku!" kata Fang An yang takjub akan sihir dari Singa Es.


Melihat puluhan tombak es yang melesat cepat, sang Badak menundukkan kepalanya setelah itu Cula sang Badak memancarkan cahaya merah.


Tanah di sekitar bergerak dengan sendirinya setelah itu muncul dinding tanah yang sangat tebal di depan sang Badak.


Puluhan serpihan es yang membentuk mata tombak itu ternyata berhasil ditahan oleh dinding tanah, walau beberapa es ada yang berhasil menembusnya, namun tetap saja serangan serpihan es itu tidak berhasil melukai sang Badak.


"Badak itu juga memiliki sihir elemen yang bagus, dia juga layak untuk kamu miliki," kata Feng Huang.


Luo Ying yang sama sekali tidak mengerti akan maksud Fang An yang ingin tetap melihat pertarungan Anim Beast itu hanya diam dan terkadang dia melihat ke sekeliling dengan perasaan cemas.


Setelah serangannya gagal, Singa Es meraung keras lalu dengan kuku tajamnya dia melesat dan menghancurkan dinding tanah yang sudah basah.


Begitu dinding tanah berhasil dihancurkan, sang Badak juga langsung mengangkat kepalanya dan mengarahkan Cula nya kepada Singa Es.


Gerakan yang begitu cepat itu membuat sang Singa tidak sempat untuk menghindarinya sehingga Cula sang Badak langsung mengenai perut Singa Es.


Singa Es meraung keras sekali lagi, namun raungan kali ini adalah raungan kesakitan, setelah itu dengan ganasnya sang Badak mendorong Cula nya yang masih menancap di perut sang Singa ke arah kayu besar lalu hingga Cula nya menancap lebih dalam.


Fang An dan Luo Ying yakin jika sang Badak lah yang akan menjadi pemenangnya, melihat posisi sang Singa yang tidak diuntungkan.


Singa Es yang mulai melemah membuka matanya sedikit melihat mata Badak itu yang liar, lalu dia berusaha menggerakkan kedua kaki depannya dan langsung mencakar kedua mata si Badak sehingga sang Badak berseru sekaligus mundur dengan kedua mata yang terluka.


Singa es jatuh dengan perut yang mengeluarkan darah berwarna hijau, dia berusaha kembali bangkit lalu melepaskan aura putih yang sangat besar dan juga dingin.


Dengan seluruh sisa energi yang dimiliki oleh sang Singa, dia berlari ke arah sang Badak yang masih mengamuk tak tentu arah karena tidak bisa melihat.


Begitu Singa Es sudah berada cukup dekat, dia langsung melompati leher si Badak lalu mencengkram lehernya dengan kukunya yang tajam setelah itu dengan cepat menggigit leher sang Badak yang berbulu serta memiliki kulit dalam yang sangat tebal.


Setebal-tebalnya kulit sang Badak, namun di gigi sang Singa itu tidak terlalu berarti, ditambah dengan energi yang sudah dialiri ke taring tajamnya, taring sang Singa langsung menembus kulit sang Badak.


Tentu saja sang Badak menjerit keras lalu dia berusaha memberontak hingga tubuh Singa terpelanting dan jatuh cukup jauh dari tempat sang Badak.

__ADS_1


"Luka Singa Es sangat parah, kemungkinan besar dia akan mati!" kata Luo Ying yang melihat Singa Es mulai melemah serta tidak bangkit lagi setelah terlempar cukup jauh.


Di sisi lain sang Badak juga terjatuh, padahal dia hanya terkena satu gigitan saja serta beberapa cakaran dari Singa Es, anehnya sang Badak justru terbaring dengan merintih sesaat setelah itu tubuhnya kejang-kejang dan dia berhenti bergerak, setelah beberapa saat tubuh sang Badak berdarah Beruang itu membeku menjadi es.


"Singa itu sangat pintar, dia membekukan Badak itu dari dalam melewati gigitan taringnya!" kata Feng Huang.


Pertarungan kedua Anim Beast itu akhirnya selesai dengan kematian Badak berdarah Beruang terlebih dahulu, sedangkan kondisi sang Singa Es terlihat sangat kritis.


"Kamu mau kemana?" tanya Luo Ying.


"Memeriksa kondisi Singa Es serta akan mengambil Spirit Core nya Badak itu!" jawab Fang An.


"Tidak, jangan kesana dulu, mungkin masih ada Badai yang lainnya di sekitar sini!" kata Luo Ying.


Fang An yang berniat pergi mengurungkan niatnya setelah mendengar peringatan Luo Ying, dia hanya bisa melihat kondisi Singa Es yang semakin melemah


Setelah beberapa saat, ternyata peringatan Luo Ying adalah benar, sebab tidak lama setelah Fang An kembali bersembunyi, muncul sekitar Lima ekor Badak lainnya dan ke limanya menghampiri jasad temannya yang membeku.


"Para Badak itu pasti akan membunuh Singa Es yang sudah lemah, kita harus bergegas menolongnya!" kata Fang An.


"Kamu bicara apa? Siapa yang mau menolong Singa Es itu disaat situasi seperti ini? Bukannya kita datang sebagai penolong yang ada justru akan menjadi korban," kata Luo Ying.


"Mengalirkan elemen Petir ku ke kedua kakiku?"


"Iya, ini dinamakan Teknik Langkah Petir, tidak akan sulit untuk mempelajarinya, bahkan bisa digunakan saat pertama kali dipelajari, apalagi sekarang Spirit Root Elemen Petir mu sudah terbuka," kata Feng Huang.


Fang An merasa senang mendengarnya, dia segera mencoba mengalirkan Qi Elemen petirnya ke kedua kakinya seperti yang dikatakan oleh Feng Huang padanya.


Luo Ying jelas terkejut saat melihat kilatan cahaya kecil di tubuh Fang An, dan cahaya itu mulai turun lalu berkumpul di kedua kaki Fang An.


"Apa yang kamu rencanakan adik Fang?" tanya Luo Ying.


"Kakak Luo, pergilah ke sana lebih dulu dan tunggu aku disana," kata Fang An.


Luo Ying sama sekali tidak mengerti maksud dari ucapan Fang An sehingga dia tidak langsung bergeming, justru dia malah mengingatkan Fang An kembali.

__ADS_1


"Apapun yang kamu rencanakan sebaiknya urungkan saja, ini terlalu berisiko tinggi, andapun kita berdua bekerja sama menghadapi para Badak itu, kita tidak akan bisa selamat!" kata Luo Ying.


"Kakak tidak perlu ikut kesana, biar aku saja yang kesana, kamu cukup menungguku di sebelah kayu besar disana sekaligus mempersiapkan obat untuk Singa Es, aku sendiri juga tidak berniat untuk berhadapan dengan gerombolan Badak itu, jadi kakak percaya saja padaku!" kata Fang An.


Melihat keyakinan Fang An yang sangat serius, Luo Ying tidak bisa membantah lagi, dia sadar walau Fang An masih berusia 13 tahun, nyatanya Fang An tidak selemah seperti anak lain yang seusia dengannya, bahkan jika mengingat saat Fang An memporak-porandakan Benteng para pemberontak saat itu, hal ini membuat Luo Ying agak sedikit yakin jika Fang An memang bukan bocah biasa.


"Baiklah, tapi jika ternyata kamu gagal, jangan salahkan aku jika aku tidak membantumu," kata Luo Ying.


"Aku tidak akan menyalahkan siapapun!" jawab Fang An seraya tersenyum kepada Luo Ying lalu berkata, "Cepatlah pergi lebih dulu!" ucap Fang An.


Luo Ying segera bangkit lalu dia bergegas pergi lebih dulu menuju ke arah pohon besar yang sangat jauh jaraknya, sedangkan Fang An dami mendapatkan Singa Es sebagai Spirit Beast nya, dia sudah membulatkan tekadnya untuk menolong Singa Es yang saat ini mulai dihampiri oleh kelima Badak itu.


Dari situasinya sudah jelas jika kelima Badak itu berniat membalas kan dendam kematian teman mereka, dan rata-rata kemampuan semuanya berada di Tahap Bumi 1, atau setara dengan seorang Yu Zhi Tingkat 9.


"Karena kamu akan menggunakan Teknik Langkah Petir ini untuk pertama kalinya, sebaiknya kamu harus melakukannya dengan cepat agar energ mu tidak habis dengan cepat, walau Teknik ini sangat mudah dikuasai, namun Teknik ini sangat menguras banyak Qi!" kata Feng Huang.


Teknik Langkah Petir seharusnya bisa dipelajari jika Fang An sudah mencapai tahap Yu Zhe Tingkat 9, namun karena ini sangat mendesak serta demi menjadikan Singa Es itu sebagai Spirit Beast milik Fang An, Feng Huang terpaksa memberitahukan teknik ini agar Fang An menggunakannya untuk menyelamatkan Singa Es.


"Sekarang..!" kata Feng Huang.


Kilatan cahaya petir kecil di kaki Fang An mulai menyebar, sedangkan Fang An menekan kedua kakinya dengan kuat lalu kemudian dia melesat dengan kecepatan tinggi ke arah para Badak itu.


Para Badak tentu merasakan kehadiran Fang An, mereka semua menoleh dan menemukan sebuah kilatan cahaya yang melesat sangat cepat, dari yang terlihat gerakan Fang An hampir setara dengan gerakan seorang Yu Zha, bahkan mendekati kecepatan seorang Yu Zhu.


Kelima Badak itu terkejut karena tiba-tiba saja Fang An sudah muncul tepat di samping Singa Es yang lemah, dan Fang An langsung mengangkat tubuh Singa Es yang besar itu dengan cara mengalirkan Qi ke tangannya lalu mengangkat tubuh besar dan berat itu dengan sekuat tenaga.


Kelima Badak langsung terlihat murka dan mereka secara bersamaan mengarahkan Cula mereka untuk menyeruduk Fang An.


Fang An sendiri tidak menduga jika dirinya mampu mengangkat tubuh Singa Es yang besar itu, walau sudah menggunakan Qi untuk meringankan tubuh Singa Es, namun itu masih terasa agak berat.


Begitu berhasil mengangkat Singa Es, Fang An langsung menekan kakinya dengan kuat lalu bergerak dengan kecepatan kilat menghindari serangan kelima Badak itu yang hampir sampai.


Begitu Fang An berhasil kabur, kelima Badak itu langsung saling seruduk hingga membuat kelimanya sama-sama terpental dan terbaring dengan kepala yang sama-sama merasakan pusing.


Fang An ingin tertawa melihat para Badak yang saling seruduk itu, namun dia tidak memiliki waktu sehingga dengan cepat pergi menjauhi para Badak, apalagi Fang An merasakan jika Qi nya semakin berkurang setelah dia menggunakan Teknik Langkah Petir yang baru dia peragakan.

__ADS_1


***


Semalam saya tidak enak badan setelah pulang Kerja, karena itu tidak menulis, sekarang sudah agak baikan setelah beristirahat selama seharian penuh.🙏🙏


__ADS_2