SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Bertukar tempat


__ADS_3

***


"Seorang Praktisi Yu Jing memang benar-benar sangat kuat, aku benar-benar tidak sanggup lagi jika terus bertarung melawannya, bahkan dengan bantuan mereka sekalipun, ini masih belum cukup!" gumam Bing Xuyue yang saat ini energinya mulai menurun.


Dia menatap Fang An dan Singa Es yang berada cukup jauh dengannya, melihat Fang An yang sepertinya sudah kembali pulih, Bing Xuyue baru bisa menghela nafas lega.


"Sepertinya dia akan memerintahkan Singa putihnya itu untuk melawannya! Kenapa tidak sejak awal saja dia melakukannya? Tapi ya sudahlah," gumam Bing Xuyue lalu dia menoleh ke arah Kera besar buatan Pria tua yang sudah membuatnya terluka.


Han Wang mengepalkan kedua tangannya, dia benar-benar tidak menyangka jika kekuatan Fang An benar-benar berada sangat jauh dengan dirinya, walau demikian rasa ketidaksenangan terhadap Fang An masih menempel di dalam hatinya.


Pria Tua itu terlihat sedikit mundur saat melihat tatapan garang Singa Putih itu kepada dirinya, dia sadar jika dirinya tidak akan mampu untuk melawan kekuatan Singa Putih berkemampuan Bumi 3.


"Aku harus mencari celah untuk lari dari sini, lagi pula siapa yang mau menghadapi Binatang itu? Daripada aku kehilangan nyawa disini, lebih baik aku kabur!" batinnya.


"Singa Es, cepat habisi dia! Sepertinya dia berniat untuk kabur," kata Fang An yang mulai mencurigai gerak-gerik pria tua itu.


Singa Es mengangguk dan kemudian dia melangkahkan kakinya sebelum akhirnya tubuhnya melesat dengan kecepatan tinggi ke arah Pria tua tersebut.


"Ce, cepat sekali!"


Pria Tua itu terkejut saat melihat kecepatan Singa Es yang tiba-tiba saja bergerak dan tidak butuh waktu lama, Singa Es sudah berada tepat di hadapannya.


"Sial..!" Pria itu hanya bisa mengumpat.


Singa Es melepaskan kabut tebal yang mampu membekukan apapun di sekitarnya, dan dengan serangan buasnya, Singa Es langsung melepaskan serangan cakaran yang pastinya sangat mematikan.


Pria Tua tersebut bergerak menghindari semua serangan Singa Es, dia lari ke arah Kera besarnya dan kemudian mendarat di pundak kera tersebut.


"Tidak ada pilihan lain lagi!" gumamnya lalu dia membuat segel tangan untuk mengendalikan Kera sihirnya untuk menyerang Singa Es.


Pertarungan Binatang sihir melawan Spirit Beast pun terjadi, karena Kera itu hanyalah Binatang Sihir yang dikendalikan dengan segel khusus, jadi setiap gerakannya sangat terbatas, tidak peduli seberapa kuatnya Kera Sihir tersebut, tetap saja kecepatan gerakan serta Kekuatannya masih lebih unggul Singa Es yang memiliki Elemen Es.


"Bagaimana kondisimu Yue Yue?"


Bing Xuyue yang masih menyaksikan pertarungan sengit Singa Es menoleh ke arah sosok yang menyapanya, dia melihat Fang An yang sudah berada di belakangnya.


"Yue Yue?" Bing Xuyue kebingungan.


"Aku memanggilmu Yue Yue, apa kamu tidak suka dengan panggilan ku ini?" tanya Fang An.


Bing Xuyue tersenyum seraya menggelengkan kepalanya, dia memperhatikan tubuh Fang An yang tidak memiliki luka sedikitpun setelah berhadapan dengan lawan berkemampuan Yu Jing hingga berhasil membunuhnya.


"Aku baik-baik saja, luka ini nanti akan aku hilangkan dengan Kristal Es ku! Lalu bagaimana dengan dirimu?" tanya Bing Xuyue.


"Aku baik-baik saja!" jawab Fang An yang saat ini mulai memikirkan perkataan Bing Xuyue.

__ADS_1


"Kristal Es? Jangan-jangan yang dimaksud itu adalah Spirit Core Divine Beast Feniks Es?" batin Fang An.


"Iya, itu memang Spirit Core Feniks Es, karena hanya kekuatan Spirit Core Feniks Es lah yang memiliki kemampuan pemulihan seperti itu!" kata Feng Huang.


Fang An mengangguk dan kemudian dia melihat ke arah teman-temannya yang saat ini juga sedang memulihkan kondisi mereka.


"Aku hanya memiliki tiga butir cadangan Pil pemulihan, ini tidak akan cukup untuk mereka!" kata Fang An seraya mengeluarkan botol kecil yang berisi Pil didalamnya.


"Simpan saja untuk mu, siapa tahu nanti kita akan menghadapi lawan tangguh lainnya!" kata Bing Xuyue.


"Kalau masalah itu!" Fang An menatap ke arah puncak gunung dimana disana Fao Zunzi masih berusaha untuk menghancurkan Segel. "Pasti akan segera terjadi!" kata Fang An.


Bing Xuyue terkejut saat menyadari tatapan Fang An yang mengarah ke puncak Gunung, dia benar-benar tidak menyangka jika Fang An memiliki niat untuk menghadapi sosok berkemampuan Xu Hun itu.


"Jangan sembarangan, kamu bukan lawannya! Dia itu memiliki kemampuan jauh di atas kita semua, mungkin Singa mu itu mampu untuk menghadapinya, namun dia tidak akan cukup mampu untuk mengalahkannya!" kata Bing Xuyue.


"Aku tahu itu! Tapi jika dibiarkan, maka aku takut dia akan berhasil mengambil kekuatan yang berada di dalam gunung itu, setidaknya aku harus menahannya hingga para Tetua dan Ketua datang!" kata Fang An.


Bing Xuyue terdiam sejenak, walau dia berpikir jika semua perkataan Fang An ada benarnya, namun dia merasa menghadapi lawan berkemampuan Xu Hun adalah hal yang sia-sia.


"Apa tidak sebaiknya kamu menunggu Singa itu agar nanti Singa itu bisa menahannya?" tanya Bing Xuyue.


Disaat yang sama, Sao Yi Feng dan yang lainnya yang sudah sedikit pulih juga datang menghampiri mereka berdua.


"Aku sudah mendengar obrolan kalian berdua! Jika boleh aku ingin memberikan saran kepada mu Fang An untuk tidak pergi kesana, dia terlalu kuat untukmu, mungkin kamu tidak akan bisa bertahan dalam satu serangan dengannya," kata Sao Yi Feng.


"Teman-teman, terima kasih atas saran kalian! Tapi saat ini kondisinya sangat berbeda, walau aku tahu ini sangat berbahaya, jika kita telat sedikit saja, aku takut dia akan berhasil menghancurkan segel lalu akan mengambil kekuatan besar yang tersembunyi di dalamnya!" kata Fang An.


Setelah saat Fang An selesai mengatakan akan kekhawatiran itu, sebuah retakan seperti cermin mulia terlihat di sekitar serangan Fao Zunzi, itu adalah segel yang mulai pecah karena serangan ketujuh Cakram merah yang membawa pusaran angin besar.


Wajah Fang An menjadi serius melihat hal itu, bahkan Xhang Gugu sekalipun juga merasakan hal itu, walau dia berada sangat jauh, namun energi segel pelindung yang mulai retak bisa dia rasakan.


"Mahluk ini benar-benar sulit untuk dikalahkan, sebenarnya dari mana dia berasal? Sepengetahuan ku di Wilayah Benteng Putih ini tidak ada makhluk sekuat ini! Jika begini terus, bisa-bisa orang itu akan berhasil mengambil Inti Petir Merah," batin Xhang Gugu.


Walau Xhang Gugu sudah menggunakan puncak kekuatannya, namun tetap saja Spirit Beast yang dia lawan masih sulit untuk dikalahkan.


Tepat saat semuanya masih berusaha memikirkan solusi, sebuah suara seperti kaca pecah pun menggema di seluruh Akademi dan setelah itu suara ledakan keras terdengar dari arah puncak gunung hingga menciptakan getaran hebat.


Suara itu berasal dari hancurnya segel pelindung pertama, dan suara ledakan itu berasal dari ledakan puncak Gunung yang dihancurkan oleh Fao Zunzi.


"Teman-teman, maafkan aku! Bukannya aku tidak mau mengikuti saran kalian, tapi situasinya saat ini yang membuat ku tidak memiliki pilihan lain lagi!" kata Fang An dan kemudian dia segera terbang ke arah Fao Zunzi dan tidak lagi memperdulikan keterkejutan teman-temannya.


"Fang An kembali!" seru Bing Xuyue, namun Fang An tetap tidak memperdulikannya.


"Dia benar-benar bodoh, merasa paling kuat, padahal hanya akan mengantarkan nyawanya sendiri," batin Han Wang dengan tersenyum sinis melihat Fang An yang sudah melesat ke arah puncak gunung.

__ADS_1


"Guru! Lawan kali ini jauh lebih kuat, serangan Tebasan Pedang Sambaran Petir mungkin tidak akan membuat luka berat padanya, mungkin Petir Dewa Penghancur juga tidak akan membunuhnya, tapi aku akan mencoba akan menggunakan Petir Putih dan Ungu, setidaknya dia bisa ditahan agar Inti Petir Merah tidak jatuh ke tangannya! Bagaimana menurut kalian?" tanya Fang An.


"Sebenarnya sulit Fang An, tapi tidak ada salahnya dicoba!" kata Feng Huang.


"Sebenarnya aku tidak begitu memikirkannya, lebih baik kamu bertukar tempat denganku, biar aku saja yang melawannya!" kata Wang Lao Yi.


"Itu juga bisa! Hanya kamu yang bisa melakukannya saat ini, andai aku tidak memiliki batas waktu berada di dunia ini, mungkin aku sudah lebih dulu melakukannya," kata Feng Huang.


"Iya, tapi walau aku bertukar tempat, waktu yang kumiliki juga tidak banyak! Bagaimana Fang An?" tanya Wang Lao Yi.


"Dia itu sekuat Fu Jianzi, kekuatanku saat ini juga tidak akan cukup untuk menahannya, kalau begitu maafkan aku guru, hari ini aku akan merepotkan mu!" ucap Fang An yang setuju terhadap saran Wang Lao Yi.


"Hahaha..! Kamu ini tidak perlu berkata seperti itu, aku sendiri juga tidak bisa menjamin, namun walau kemampuan ku nanti tidak seperti saat pada masa Puncak kejayaan ku, setidaknya dia akan mendapatkan luka nantinya, jadi sekarang aku akan mengambil alih tubuhmu," kata Wang Lao Yi dan kemudian kabut putih samar-samar keluar dari dalam cincin lalu berputar menyelimuti tubuh Fang An.


Fang An sendiri terbang dengan menutup matanya, dan begitu jiwa Spiritualnya pindah ke dalam Cincin Ruang dimensi, ternyata dia juga masih bisa melihat kejadian di luar di saat Wang Lao Yi sudah mengambil alih tubuhnya dan membuka matanya.


Wang Lao Yi yang sudah berhasil bertukar tempat kini tersenyum saat merasakan angin yang menerpa wajahnya. "Ah..! sudah sangat lama sekali aku tidak merasakan sensasi seperti ini!" gumam Wang Lao Yi kemudian dia melepaskan Energinya.


Ledakan energi besar langsung meletus dari dalam tubuh Wang Lao Yi yang mengambil alih tubuh Fang An, gelombang kejut segera melesat hingga mencapai ke tempat Fao Zunzi berada, dan kini sayap putih samar milik Wang Lao Yi muncul di punggung Fang An, dan disaat yang bersamaan, hembusan Badai angin yang sangat besar membuat semua orang bisa merasakan kekuatan seorang Xu Hun yang baru muncul di dalam akademi.


Han Wang sampai lupa menutup mulutnya, dia benar-benar sangat terkejut saat merasakan kekuatan Fang An yang kembali naik, bahkan jauh lebih tinggi lagi dari sebelumnya.


Bing Xuyue sampai menutup mulutnya agar tidak menganga, begitu juga dengan Sao Yi Feng dan semuanya, begitu melihat sayap putih samar di punggung Fang An, tidak salah lagi jika kekuatan Fang An kini sudah meroket hingga menembus ke tahap Xu Hun Tingkat 1.


Badai angin yang sangat dahsyat membuat awan-awan yang berkumpul langsung berputar tak tentu arah, bahkan sambaran petir kini mulai sahut-sahutan yang membuat semua orang di kedua belah pihak terpaksa harus menghentikan pertarungan mereka.


"Energi ini seperti energi milik Jejak Spiritual yang ada di dalam Cincin Fang An, apakah sekarang dia keluar untuk membantu Akademi?" gumam Xhang Gugu.


"Kenapa masih ada seorang ahli lagi di dalam akademi ini? Jika begini kacau sudah rencana ini!" gerutu Long Xang.


Semua ini jelas berada di luar rencana, karena dia sudah tahu jika di akademi hanya ada empat pelindung saja, karena itulah dia menugaskan Fao Zunzi untuk menerobos masuk, namun sekarang justru ada seorang Ahli yang tiba-tiba saja muncul di dalam akademi, hal ini pasti akan membuat Fao Zunzi tidak akan memiliki waktu lagi untuk mengambil Inti Petir Merah.


Fao Zunzi juga sama terkejutnya dengan semua orang, dia sudah melihat kemampuan Pemuda berambut putih itu sebelumnya, dimana dia yang hanya seorang Yu Zha Tingkat 5 memiliki energi sebesar Yu Jing hingga berhasil mengalahkan anggota nya yang berkemampuan Yu Jing, kini kekuatan pemuda berambut putih itu mendadak sudah menembus tahap Xu Hun.


"Kau! Bagaimana kamu bisa menembusnya level Xu Hun seperti ini?" tanga Fao Zunzi


Wang Lao Yi hanya diam dengan tersenyum dingin dan kemudian dia mengarahkan telapak tangan nya ke arah Pedang Biru yang berada tergeletak jauh di atas tanah.


"Tidak perlu tahu akan bagaimana caraku bisa mencapai tahap ini, yang perlu kamu tahu, aku akan membuatmu merasakan salah satu serangan ku!" kata Wang Lao Yi.


"Ini? Ini energi pinjaman?" Fao Zunzi langsung mengenali energi besar itu yang ternyata hanyalah energi pinjaman semata.


"Iya, tapi walau hanya kekuatan pinjaman, ini sudah cukup untuk membuatmu terluka!" jawab Wang Lao Yi kemudian dia mengalirkan Qi ke pedang birunya sehingga pedang itu bercahaya sangat terang.


"Coba rasakan ini."

__ADS_1


"Pedang Langit - Gelongbang Badai Angin."


__ADS_2