
Zirah Biru yang melepaskan pancaran petir kecil menutupi tubuh Fang An, ukiran desain yang indah membuat semua mata terpukau dengan Zirah Petarung milik Fang An.
Bing Xuyue dan Han Wang juga menciptakan Zirah Es Petarung mereka, dan seketika itu juga, lonjakan energi ketiganya menyebar hingga seluruh arena di penuhi oleh Qi yang sangat tebal.
Mereka sama-sama mengambil kuda-kuda masing-masing, dan setelah kedua mata mereka sama-sama memancarkan auranya, mereka bertiga melesat bagai kilat ke tengah-tengah arena dan ledakan pertarungan dua lawan satu pun kembali menciptakan dentuman serta ledakan kecil di arena.
Seperti yang telah Fang An pikirkan, Bing Xuyue memang memiliki kemampuan yang melebihi tingkat kemampuannya saat ini, berbeda dengan Han Wang, dia hanya memiliki kemampuan dibatas Yu Zha Tingkat 7 nya saja, bahkan walau dia melepaskan Energinya sekalipun, semua itu tidak membuatnya lebih tinggi dari itu.
Berbeda dengan Fang An dan Bing Xuyue, kedua memang memiliki kemampuan Yu Zha Tingkat 5 dan 7, namun saat mereka berdua melepaskan energi masing-masing, energi keduanya langsung melonjak naik ke tingkat yang lebih tinggi.
Fang An tidak akan kesulitan jika yang di lawan hanyalah Han Wang, namun karena ada Bing Xuyue disana yang juga menyerangnya, Fang An di paksa ke posisi bertahan.
Serangan kedua senjata Pedang dan Tombak Es dari dua arah menyerang secara beruntun, terlebih lagi serangan Han Wang yang mampu melepaskan puluhan hingga ratusan Mata Tombak Es nya ke arah Fang An.
"Hahaha, tidak kusangka serangan kombinasi mereka berdua mampu membuatmu kesulitan untuk bertahan!" kata Wang Lao Yi.
"Guru saja yang beranggapan seperti itu!" jawab Fang An.
"Ee, apa yang kamu katakan? Bukankah sudah terlihat dengan jelas jika kamu hanya mampu bertahan daripada membalas serangan mereka, jadi apa yang ingin kamu jawab?" kata Wang Lao Yi.
"Bukankah kamu sudah pernah menduduki Puncak Ahli pada masamu? Pernahkah kamu mengalami situasi yang sama seperti Fang An? Jika pernah, seharusnya kamu sudah tahu apa yang seharusnya kamu lakukan bukan?" kata Feng Huang.
__ADS_1
"Hem!? Aku pernah mengalami yang seperti ini, saat masih berada di tahap Puncak Yu Zhu, aku menghadapi dua lawan yang memiliki kemampuan Yu Zhu juga, dan saat itu aku berusaha mencari cara untuk memecah kombinasi mereka terlebih dahulu, barulah setelah itu aku berhasil mengalahkan mereka berdua!" ucap Wang Lao Yi.
"Memang seperti itu rencanaku guru!" kata Fang An.
"Makanya jangan dulu menertawakannya!" kata Feng Huang sehingga membuat Wang Lao Yi hanya mengeluarkan helaan nafas panjang saja.
Sejak awal Fang An memang berusaha bertahan guna menunggu waktu yang tepat untuk memisahkan serangan kombinasi mereka, dan yang ditargetkan oleh Fang An adalah Han Wang yang memiliki kemampuan Yu Zha Tingkat 7.
Han Wang melesat dengan mata tombaknya yang mengarah ke samping, dan begitu dia sudah berada sangat dekat dengan Fang An, Han Wang langsung memberikan sabetan Tombak nya, namun Fang An yang sejak awal sudah bertahan berhasil menahan serangan Tombak Es itu sehingga keduanya sama-sama saling mendorong.
"Kau hanyalah orang lemah yang tidak pantas untuk berada disisi Bing Xuyue, hanya aku yang lebih pantas dari padamu, karena itu kamu harus aku singkirkan tidak peduli seberapa kuatnya dirimu!" kata Han Wang.
Fang An menunjukkan senyum tipis di sudut bibirnya mendengar pengakuan Han Wang, dia merasa pengakuan Han Wang seperti lelucon.
Para murid-murid jelas kesulitan untuk melihat pertarungan mereka karena badai yang membuat penglihatan mereka terhalangi, mereka hanya bisa mendengar suara benturan dan dentuman di arena, hal itu membuat mereka sangat penasaran akan apa yang sebenarnya terjadi di arena.
Bing Xuyue membuat segel tangan dan menyatukan dengan pedangnya yang di aliri Qi, setelah itu puluhan Pedang Es bermunculan di sekitarnya, tepat saat Han Wang melompat mundur saat Fang An menambah energinya, Bing Xuyue langsung melepaskan tekniknya ke arah Fang An.
Fang An melihat puluhan Pedang Es yang melesat ke arahnya, dia melirik ke arah Han Wang yang baru menstabilkan posisinya, hal itu membuat Fang An menemukan peluang dari kelengahan itu untuk mengalahkan Han Wang terlebih dahulu.
"Teknik Langkah Petir."
__ADS_1
"Pukulan Inti Api dan Petir."
Fang An langsung menghilang dari tempatnya sehingga serangan Bing Xuyue hanya mengenai lantai arena, walau Fang An menggunakan Langkah Petir nya, namun Bing Xuyue masih bisa merasakan Qi nya yang bergerak secepat kilat ke arah Han Wang.
Merasakan jika Han Wang dalam bahaya, Bing Xuyue kembali membuat segel tangannya lalu puluhan Pedang Es melesat ke arah Fang An yang menuju ke arah Han Wang.
Fang An tetap berhasil menghindarinya, dan hanya dalam waktu singkat saja, dia sudah muncul tepat di hadapan Han Wang dengan kepalan tangan yang di selimuti oleh Petir dan Api.
"Kamulah yang tidak pantas untuk berada di sisi calon istriku, enyahlah!" kata Fang An yang membuat Han Wang terkejut.
Han Wang sama sekali tidak memiliki kemampuan yang lebih cepat dari gerakan Teknik Langkah Petir Fang An, hal itu membuatnya tidak bisa menghindari serangan Fang An yang dipenuhi oleh energi dari dua elemen.
Bing Xuyue menggunakan seluruh kecepatan yang dimilikinya untuk menggagalkan serangan Fang An, hanya saja jaraknya terlalu jauh, secepat apapun dia bergerak, hal itu masih belum cukup untuk bisa sampai tepat waktu.
Kepalan pukulan Fang An dengan kejam langsung menghantam pundak Han Wang sehingga sebuah ledakan redam serta suara erangan keras terdengar ke segala arah. Tubuh Han Wang berputar seraya terlempar hingga keluar dari arena, tubuhnya membentur tembok dengan keras dan dia jatuh ke tanah dan langsung tidak sadarkan diri.
Bing Xuyue yang telat untuk menggagalkan serangan Fang An berhenti tepat di hadapan Fang An, dia menatap Han Wang yang terbaring dengan Zirah Petarung nya yang sudah pecah serta pakaian di bahunya juga hangus terbakar.
"Anggap saja dia masih beruntung karena aku sempat menarik kembali setengah dari kekuatanku, jadi kamu tidak perlu khawatir karena dia tidak akan mati, semua itu karena aku masih memandang Bibi Bing Rong dan Sesepuh Bing Chen serta dirimu!" kata Fang An kepada Bing Xuyue.
Bing Xuyue hanya menghela nafas panjang dan kemudian kabut dingin kembali keluar dari tubuhnya lalu berbalik dan berbicara kepada Fang An, "Aku tahu kamu sengaja menyerangnya agar hanya kita berdua saja yang bertarung bukan?"
__ADS_1
Fang An tersenyum kemudian dia mengangguk, sedangkan Bing Xuyue juga tersenyum serta energinya semakin naik. "Kalau begitu sudah saatnya bagi kita untuk bertarung dengan kekuatan penuh, hari ini aku tahu apakah calonku ini benar-benar memiliki kualifikasi untuk menjadi teman seumur hidupku!" ucap Bing Xuyue.