SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Anggota baru


__ADS_3

***


Paviliun di tingkat tiga saat ini terlihat tidak seperti biasanya, tempat tersebut sedikit lebih ramai, terlihat jelas ada murid-murid lain yang berlalu lalang bahkan keluar masuk di paviliun tersebut.


Saat ini hari sudah sore, dan Fang An yang baru kembali dari puncak Menara terkejut saat melihat paviliunnya agak lebih ramai, hal ini membuat dirinya mulai khawatir jika anggota kelompoknya sedang di datangi oleh murid-murid senior untuk meminta Kunci energi.


Fang An segera masuk ke Paviliun nya dan dia langsung menuju ke ruang utama. "Ada apa ini?" tanya Fang An kepada Gui Lang.


"Ah Ketua! Mereka adalah para murid-murid senior yang belum bergabung dengan Kelompok manapun, mereka datang kesini karena ingin bergabung dengan kelompok kita!" jawab Gui Lang.


Fang An memperhatikan para murid dari laki-laki dan perempuan sedang berdiri di hadapan Tang Chin, mereka semua berjumlah 17 murid.


"Tapi kenapa mereka ingin bergabung dengan Kelompok kita, dan selama ini bagaimana cara mereka bertahan selama ini tanpa bergabung dengan kelompok manapun?" tanya Fang An.


"Mereka ingin bergabung karena mereka telah melihat pertandingan mu kemarin melawan Lin Ying!" jawab Gui Lang.


"Hanya karena itu? Siapa saja juga bisa mengalahkannya jika mereka memang bersungguh-sungguh untuk berusaha!" jawab Fang An.


"Siapa bilang? Lin Ying adalah seorang murid yang memiliki tingkat Kultivasi di Tahap Yu Zha Tingkat 4, sedangkan mereka memiliki kemampuan di tahap Yu Zhe dan Yu Zhi, dan selama ini mereka hanya bisa patuh saat para anggota kelompok kuat lainnya meminta Kunci energi milik mereka, sedangkan mereka yang berniat ingin bergabung justru ditolak dengan alasan jika mereka tidak cukup memenuhi syarat untuk ikut bergabung, namun sebenarnya itu hanyalah akal-akalan saja, karena sebenarnya mereka ingin meminta Kunci energi nya saja, jika mereka bergabung dengan kelompoknya, maka tambang emas berharga mereka sudah tidak ada lagi!" kata Gui Lang menjelaskan.


Fang An mengangguk karena sudah memahami akan situasi yang dialami oleh mereka, dirinya yang memang tidak tega melihat orang lain tertindas tentu tidak akan menolak mereka.


"Lalu bagaimana dengan para Murid yang tadi keluar dari sini?" tanya Fang An


"Mereka adalah anggota tiga kelompok yang berusaha menghentikan mereka agar tidak bergabung dengan kelompok kita, namun setelah saudara Tang Chin mengatakan jika kamu akan segera datang, mereka akhirnya keluar dengan sendirinya dengan wajah kesal!" jawab Gui Lang.


Fang An segera pergi menghampiri Tang Chin yang sedang berusaha memberikan penjelasan kepada para murid yang ingin ikut bergabung dengan kelompok nya.


"Eh ini dia ketua Fang!"


Salah satu murid yang ingin bergabung segera mengenali Fang An, dan seketika itu juga mereka semua berbalik arah dan langsung menghampiri Fang An.


"Ketua Fang, tolong terimalah aku menjadi anggota Kelompok Petir Langit mu!" kata salah satu murid dan disusul oleh murid yang lain.

__ADS_1


Fang An tersenyum hangat kepada pemuda yang usianya sama dengan dirinya, dia terus berjalan menghampiri Tang Chin dan kemudian dia duduk di kursi yang di persiapkan oleh Tang Chin.


"Saudara Tang, menurutku kita terima saja mereka semuanya, lagi pula kemampuan mereka tidaklah lemah! Dan untuk kalian, aku tidak keberatan untuk menerima kalian bergabung dengan kelompok ku, tidak ada syarat apapun bagi kalian untuk bergabung dengan ku, hanya saja yang aku inginkan, kalian semua harus giat berlatih dan saling mendukung antar sesama anggota, karena kelak aku ingin kalian semua bisa membantuku menyelesaikan masalahku di Benua Daratan Hijau!" kata Fang An.


Raut wajah penuh suka cita serta bahagia terhias di wajah mereka semua setelah Fang An menerima mereka semua untuk bergabung dengan anggota kelompoknya, setelah penantian lama yang penuh dengan ujian dan dengan kesabaran, akhirnya ada kelompok yang mau menerima mereka, walau kelompok Petir Langit adalah kelompok yang baru lahir, namun kemampuan pemimpin kelompok tersebut tidak bisa dipandang dengan sebelah mata.


"Kami akan berlatih serta akan saling melindungi antar sesama anggota, dan mengenai keinginan ketua, tidak perlu diragukan lagi, kapanpun ketua membutuhkan bantuan kami, kami selalu siap berjuang walau harus nyawa yang menjadi taruhannya!" kata seorang gadis berambut pendek.


"Memang itu yang aku harapkan! Sekarang kalian harus membuat kelompok kita disegani oleh kelompok-kelompok yang lain, jangan pernah takut ditindas karena sebenarnya kalian tidaklah lemah, namun jangan arogan dan melakukan hal-hal buruk dengan mengatasnamakan Kelompok Petir Langit ku, jika sampai aku mendengar dan mengetahui ada salah satu anggota ku yang berani melakukan penindasan kepada junior baru, atau bahkan melakukan tindak kejahatan, maka aku tidak akan segan-segan untuk mengeluarkannya dari kelompok!" kata Fang An dengan suara tegas.


"Kami mengerti ketua!" seru mereka semua.


"Ketua! Bolehkah kami pindah ke paviliun ini?" tanya salah murid laki-laki anggota baru berusia 14 tahun.


"Paviliun ini sangat besar dan luas, terserah kalian saja, jika mau pindah tinggal disini ya silahkan, namun sebelum itu minta izin dulu kepada pembimbing kalian!" jawab Fang An.


Mereka semua segera mengangguk lalu bergegas keluar untuk memindahkan barang-barang mereka yang masih ada di paviliun mereka masing-masing ke Paviliun milik Petir Langit.


"Kamu bilang kamu membutuhkan bantuan mereka suatu saat nanti untuk menyelesaikan masalahmu di Benua Daratan Hijau? Jangan bilang jika kamu ingin mengajak seluruh anggota kelompok Petir Langit pergi berperang melawan kekuatan Sekte Gunung Pohon Persik?" tanya Tang Chin setelah para anggota murid baru itu pergi mengambil barang-barang mereka.


"Mana mungkin aku bisa menolak permintaanmu, kamu adalah sosok yang sudah menyadarkanku, dan aku akan siap selalu untuk membantumu, walau aku tahu jika yang akan aku hadapi adalah kekuatan Sekte Gunung Pohon Persik!" jawab Tang Chin.


"Memangnya Sekte Gunung Pohon Persik itu apakah sangat kuat?" tanya Gui Lang.


Gui Lang jelas tidak tahu akan Sekte Gunung Pohon Persik, karena dia bukan berasal dari Benua Daratan Hijau, melainkan dia berasal dari wilayah Benteng Putih di wilayah Kuning atau Barat.


Tidak hanya Gui Lang yang berasal asli dari wilayah Benteng Putih, masih ada Jian Kang, Ying Huo, Qiao Yi, dan Zang Mei. Mereka semua asli dari Wilayah Benteng Putih, sedangkan Tang Chin dan Yan Hang serta Fang An berasal dari Benua Daratan Hijau.


"Sekte Gunung Pohon Persik adalah Sekte terbesar di seluruh wilayah Benua Daratan Hijau kami, bahkan Ketua utama Sekte Gunung Pohon Persik sudah mencapai tahap Xu Hun, oleh karena itu tidak ada satu Faksi pun yang berani berkonflik dengan Sekte itu, kecuali Klan Fang, hanya Klan Fang satu-satunya klan yang berani melawan kekuatan monster itu!" kata Yan Hang yang tiba-tiba saja muncul dari arah pintu.


"Owh begitu! Aku sudah mendengarnya saat di perjalanan menuju ke Gerbang luar, kabarnya di wilayah Benua Daratan Hijau ada satu orang yang sudah berhasil mencapai tahap Xu Hun, jadi orang itu adalah ketua Sekte besar di wilayah kalian?" ucap Gui Lang seraya menyampaikan akan apa yang pernah dia dengar.


"Jadi kabar akan Fu Jianzi di promosikan ke tahap Xu Hun sudah mulai tersebar hingga ke wilayah ini?" batin Fang An.

__ADS_1


"Kamu dari mana saja Yan Hang? Sejak tadi aku menunggumu disini agar kamu membantuku mengurus para anggota baru!" kata Tang Chin.


"Iya maaf-maaf! Aku tadi sedang pergi membantu Nona Qiao Yi yang sedang membuat seragam untuk Kelompok kita, sedangkan Nona Zang Mei dan Jian Kang sedang pergi memesan lencana dengan simbol Petir untuk kelompok kita!" jawab Yan Hang.


"Seragam! Lencana?" Fang An memiringkan kepalanya.


"Kamu sudah lihat sendiri bukan jika semua kelompok memiliki pakaian mereka masing-masing serta lencana dengan simbol Kelompok mereka masing-masing! Mengingat kita sudah memiliki Kelompok sendiri, jadi Ying Huo menyarankan agar kelompok kita juga memiliki seragam serta Simbol Lencana kita sendiri sebagai identitas diri kita jika jika adalah anggota kelompok Petir Langit!" kata Yan Hang.


"Terserah kalian saja ingin berbuat apa terhadap perkembangan Kelompok kita ini, aku serahkan semuanya kepada kalian!" jawab Fang An.


"Kamu mau kemana lagi?" tanya Yan Hang.


"Malam ini aku akan pergi ke Kamar Aula Pelatihan untuk kembali berlatih, mungkin kali ini akan butuh waktu lebih lama untuk kembali, jadi urusan Kelompok Petir Langit aku serahkan kepada kalian bertujuh," jawab Fang An.


"Pergi lagi? Padahal kamu baru saja datang, dan sekarang justru ingin pergi berlatih, tidak heran jika kamu memiliki kemampuan yang sangat tinggi!" kata Gui Lang.


Fang An hanya tersenyum mendengarnya, dia tentu tidak mengatakan akan yang sesungguhnya jika dirinya sebenarnya akan pergi ke tempat Inti Petir Merah berada, dan di sanalah dia akan berlatih mengingat energi murni disana jauh lebih padat daripada di Kamar Aula Pelatihan.


"Bagaimana jika sampai ada kelompok yang sudah memiliki posisi Ranking datang mencari masalah dengan kelompok kita, sedangkan kamu tidak ada disini?" tanya Yan Hang.


"Kalian tidak perlu mengkhawatirkan masalah itu, jika memang ada kelompok lain yang lebih kuat datang untuk mencari masalah dengan kelompok kita, kalian hadapi saja, tidak perlu takut dan yakinlah jika kalian itu sangatlah kuat jika bekerja sama!" jawab Fang An.


"Kamu dengan mudahnya bicara seperti itu! Jika lawan kami hanya berkemampuan Yu Zhi, kami pasti sanggup untuk melawannya, tapi bagaimana kalau yang datang adalah para murid yang memiliki kemampuan Yu Zha? Contohnya adalah Lin Ying dan Lin Hang, kami semua bukanlah lawan yang cocok untuk mereka!" kata Gui Lang.


"Mereka tidak akan berani membuat masalah untuk beberapa waktu ini, dan aku juga ingin meminta kepada kalian semua untuk terus berlatih jika ada waktu luang, jangan hanya memprioritaskan kejayaan Kelompok saja, latihan kalian juga perlu di prioritaskan!" kata Fang An.


Saat dia ingin melangkah pergi, dia teringat akan sesuatu. "Owh iya, besok aku tidak bisa datang ke Aula utama untuk menerima hadiah atas kemenanganku melawan Lin Ying, jadi aku wakilkan saja kepada mu besok untuk menerima dua Bola Kehidupan dari Lin Hang di hadapan para Tetua!" ucap Fang An kepada Tang Chin.


"Serahkan saja kepadaku!" jawab Tang Chin.


Fang An mengangguk dan kemudian dia melambaikan tangannya seraya melangkah pergi ke kamarnya terlebih dahulu untuk mempersiapkan segala yang dia butuhkan selama dia berada di dalam Gunung tempat Inti Petir Merah berada.


Kali ini Fang An berniat untuk meningkatkan tingkat Kultivasi nya semaksimal mungkin, selama masih ada waktu serta kesempatan besar, maka dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan itu, apalagi waktu pertandingan perebutan peringkat akan segera dimulai kurang lebih dua bulan lagi.

__ADS_1


Waktu dua bulan tersebut akan dimanfaatkan oleh Fang An untuk meningkatkan tingkat Kultivasi nya di dalam gunung sekaligus ingin kembali berkomunikasi dengan kedua gurunya, karena dia yakin jika kedua gurunya itu masih ada di dalam tempat mereka, sebab Xhang Gugu masih merasakan keberadaan mereka berdua di dalam cincin serta permata kalung milik Fang An.


__ADS_2