SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Giok Elemen


__ADS_3

***


Ziao Shan benar-benar tidak bisa berbuat apa-apa, dia yang memiliki julukan sebagai Raja Racun Sarang Hitam ternyata sama sekali tidak bisa menggunakan racunnya kepada pemuda berambut putih tersebut.


Siapa sangka dirinya akan menghadapi lawan yang memiliki pengetahuan akan dunia pengobatan, walau Pemuda itu hanya memiliki kemampuan dibawahnya, namun pemuda itu memiliki energi yang mampu melawan tiga Yu Jing sekaligus seorang diri.


"Anak muda ini benar-benar sangat tangguh!" kata Hang Quan.


"Jangan menggerutu saja, lebih baik kita harus bekerja sama jika tidak ingin dipermalukan oleh pemuda itu!" kata wanita paruh baya itu.


Mereka bertiga sudah mulai kelelahan, walau pertarungan berlangsung tidak begitu lama, namun mereka sudah menggunakan hampir seluruh kemampuan mereka yang membuat hampir dari setengah Qi mereka terkuras, namun pemuda berambut putih itu benar-benar sangat cepat dalam menghindari serangan yang besar, serangan terbesar mereka seperti terbuang sia-sia tanpa mampu melumpuhkan pemuda berambut putih itu.


"Kemana Ratu Sayap Biru? Apakah dia sudah dikalahkan oleh Tetua dari akademi itu?" tanya wanita paruh baya berkemampuan Yu Jing.


"Jangan memperdulikan yang lain Dewi Cakar Hitam, lebih baik fokus saja kepada lawan kita yang merepotkan ini!" kata Ziao Shan.


Wanita yang memiliki julukan Dewi Cakar Hitam itu menggerutu kesal, dia menatap Ziao Shan dengan tatapan marah, namun Hang Quan segera menengahi mereka.


"Apakah kalian sudah selesai? Jika tidak ayo maju dan serang aku dengan seluruh kemampuan kalian!" kata Fang An.


"Anak muda! Aku yakin ini bukan kemampuan mu yang sebenarnya, aku yakin jika kamu ini sebenarnya berada di tahap Yu Jing elit," kata Hang Quan.


"Kenapa membicarakan hal yang tidak begitu penting? Jika kalian memang tidak mampu melawanku, kalian bisa langsung menyerah saja, aku jamin kalian tidak akan mendapatkan hukuman yang begitu berat, paling ringan mungkin hanya kemampuan kalian saja yang dihilangkan," kata Fang An.


"Kamu begitu sombong sekali anak muda! Apakah kamu pikir kamu akan mampu menahan kekuatan serangan kami jika kami menyatukannya?" Ziao Shan bertanya dengan nada menggertak.


"Silahkan saja!" jawab Fang An.


"Baiklah jika itu maumu! Ayo kita gabungkan serangan penghancur kita," ucap Dewi Cakar Hitam.


Hang Quan dan Ziao Shan mengangguk dan kemudian mereka bertiga melepaskan seluruh energi mereka yang tersisa kemudian sama-sama mengarahkan serangan penghancur dengan menggabungkan tiga kekuatan menjadi satu.


Tanah dan kerikil bergerak pelan sebelum akhirnya benda-benda kecil mulai berterbangan menuju ke arah lingkaran hitam yang tercipta di hadapan ketiga Yu Jing, namun fenomena itu sama sekali tidak dihiraukan oleh para prajurit kedua belah pihak kecuali para Kultivator yang merasakan tanda-tanda bahaya.

__ADS_1


Fang An sendiri juga mengalirkan elemen petir merahnya ke pedang besarnya, dan kemudian petir merah segera naik ke awan lalu dari dalam awan, sambaran petir merah segera menyambar ke segala arah.


"Tidak peduli seberapa kuat dirimu, kamu pasti akan musnah terkena serangan kami ini yang mampu untuk membunuh seorang ahli!" seru Ziao Shan dengan mata yang berubah menjadi hitam pekat.


Fang An hanya tersenyum tipis seraya bergumam, "Untuk menghadapi serangan kalian ini, sepertinya terlalu berlebihan jika aku menggunakan Petir Dewa Penghancur, cukup dengan Sambaran Petir Suci saja itu sudah lebih dari cukup untuk memberikan kalian pelajaran, dan setelah itu giliran dia yang akan aku urus," gumam Fang An seraya melirik ke arah Xia Ding yang masih dilindungi oleh beberapa prajuritnya.


"Rasakanlah serangan tiga gabungan energi Penghancur ini!" seru Ziao Shan dan kemudian ketiga Yu Jing itu melepaskan serangannya ke arah Fang An.


Sebuah energi hitam yang terbentuk dari beberapa benda serta energi penghancur yang sekarang sudah berubah menjadi sebuah ujung busur hitam segera dilepaskan, serangan itu mampu merobek sebuah ruang hampa dan melesat dengan kecepatan kilat ke arah Fang An.


Fang An mengangkat pedangnya dan kemudian dari langit jatuh sebuah sambaran petir merah yang sangat besar sehingga pedang itu sepenuhnya di tutupi oleh petir, dan Fang An melepaskan ayunan tebasan pedangnya.


"Sambaran Petir Suci."


Energi pedang yang terbentuk dari Elemen Petir segera bergerak dengan kecepatan yang luar biasa hingga merobek ruang hampa yang sangat besar, kedua serangan yang sama-sama memiliki daya Penghancur itu segera dirasakan oleh Sao Yi Feng dan kawan-kawannya serta para Kultivator di pihak lawan.


"Semuanya bentuk pertahanan perisai!" seru salah satu Kultivator di pihak Xia Ding.


Walau mereka mengetahui jika serangan itu akan berdampak terhadap kota, namun mereka juga tidak memiliki kemampuan untuk melindungi kota, yang bisa mereka lakukan hanyalah melindungi diri mereka sendiri agar tidak terkena imbas dari efek dua serangan di udara.


Kedua serangan itu segera bertemu dan ledakan energi besar pun tidak bisa dielakkan lagi. Dua energi merah dan hitam mulai menyebar melepaskan pisau angin energi tajam yang mematikan ke segala arah, untung saja semua yang ada di bawah sudah siap sehingga mereka menggunakan kekuatan untuk menciptakan perisai pelindung, namun mereka tetap khawatir dengan para penduduk kota serta bencana yang akan segera dialami oleh Kota Funsu.


"Perisai Pelindung Api."


"Perisai Cahaya Langit."


Ji Xao Long dan Ratu Sayap Biru atau Ji Chi Chi tiba-tiba saja muncul dan menciptakan kubah pelindung di bawah ledakan dua energi besar itu, kuba perisai segera menutupi seluruh kota Funsu sehingga kota dan semua penduduknya berhasil di diselamatkan.


Suara ledakan keras yang disertai dengan suara gemuruh yang membuat manusia awam tidak akan mampu menahannya menggema dan juga melepaskan gelongbang badai angin tajam ke segala arah, gelongbang kejut itu ternyata tidak mampu ditahan oleh ketiga Yu Jing sehingga ketiganya langsung terhempas dengan suara teriakan keras.


Tubuh mereka terkoyak oleh badai angin tajam, belum lagi badai tersebut mengandung medan listrik yang tercipta dari elemen petir merah, hal itu membuat luka bakar serius di beberapa bagian, dan tubuh ketiga Yu Jing itu jatuh dengan cara yang menyedihkan dibawa semua tatapan para prajurit serta para Kultivator yang lain.


Semuanya memang bisa bernafas lega karena mereka semua selamat dari efek ledakan, sebab Ji Xao Long dan Ratu Sayap Biru datang tepat waktu untuk melindungi mereka semua.

__ADS_1


Namun perasaan lega itu hanya sesaat karena pertarungan dari kedua belah pihak yang sempat terhenti karena ledakan masih harus dilanjutkan, sebelum hal itu dilanjutkan, mereka semua sama-sama menatap ke udara.


Begitu asap dari sisa ledakan itu menghilang, semua mata yang belum pernah melihat wujud Fang An terkejut, termasuk ketiga Yu Jing yang terbaring dengan luka sayatan serta luka bakar, begitu juga dengan Xia Ding dan Ji Chi Chi.


"Uhuk-uhuk! Ah. Te ternyata, pe, pemuda itu adalah se, seorang Ahli!" kata Ziao Shan dengan nada patah-patah karena dia sesak nafas akibat darah yang ia muntahkan belum lagi rasa sakit di sekujur tubuhnya.


"Dia seorang Ahli?" Ji Chi Chi juga tidak percaya setelah melihat sayap kemerahan di punggung Fang An.


"Dia belum mencapai tahap Ahli, itu adalah sebuah teknik rahasia dari Benua Bintang Terang! Nanti kamu akan aku perkenalkan dengan murid terbaik Akademi kami yang mampu membunuh seorang ahli serta membuat seorang Pelindung takut jika bertemu dengannya!" kata Ji Xao Long.


"Apakah pemuda itu yang sudah membuat Markas Pita Merah hancur?" tanya Ji Chi Chi.


Ji Xao Long mengangguk seraya menatap Fang An yang masih menggantung di udara dengan sayap petir kemerahannya, sedangkan Ji Chi Chi benar-benar tidak menyangka jika ucapan pemuda yang datang bersama Zhang Wei itu bukan omong kosong belaka.


"Memiliki kemampuan yang hanya berada di tahap Yu Zhu, namun dia memiliki energi yang besar dan mampu mengalahkan seorang ahli! Dia benar-benar pemuda yang sangat berbakat, seperti yang pemuda itu bilang, bahkan jika Xia Ding dilindungi oleh seorang ahli sekalipun, itu tidak akan cukup untuk menghentikannya!" gumam Ji Chi Chi.


Fang An yang masih menggantung di udara menatap ketiga Yu Jing yang sudah terluka parah, dia sama sekali tidak menunjukkan ekspresi senang setelah berhasil mengalahkan ketiga Yu Jing itu, kali ini dia merubah arah tatapannya kepada Xia Ding.


Bulu kuduk Xia Ding langsung berdiri setelah mata Fang An tertuju ke arahnya, dia sendiri juga tidak habis pikir kenapa Ratu Sayap Biru malah berdiri berdampingan dengan Tetua Akademi, dan ketiga Yu Jing yang seharusnya tidak memiliki tandingan itu justru kalah di tangan seorang pemuda.


"Pemuda bajingan!" umpat Xia Ding saat melihat Fang An yang mulai turun ke arahnya.


"Datanglah kesini, aku memiliki sesuatu untukmu," kata Xia Ding dalam pikirannya serta tersenyum jahat.


Ketika Fang An sudah hampir dekat, Xia Ding mengeluarkan sebuah batu giok hitam dan kemudian dia mengarahkannya ke pada Fang An. "Tamatlah riwayatmu!" seru Xia Ding lalu batu Giok Hitam itu melepaskan sebuah serangan energi ke arah Fang An.


Fang An dan semuanya jelas sangat terkejut, sebab mereka semua yakin jika Xia Ding hanyalah orang biasa saja, namun dia bisa melepaskan serangan energi ke arah Fang An.


Xia Ding tertawa keras karena dia yakin jika serangannya akan membunuh pemuda itu, dia tertawa seraya berkata, "Hahaha, rasakanlah kekuatan Giok Elemen ku itu pemuda sialan. Hahahah!" kata Xia Ding.


"Giok Elemen katamu?"


Tawa Xia Ding tertahan karena dia terkejut saat melihat pemuda itu ternyata sudah berada di hadapannya, wajah yang sebelumnya terlihat bahagia langsung berubah menjadi pucat dan sangat ketakutan.

__ADS_1


__ADS_2