SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Air Mata Bodhisatva


__ADS_3

"Tetua Ji, jika boleh saya ingin membayar Akar Pohon Magma itu, apakah tetua mau menjualnya?" tanya Fang An.


Ji Xao Long terdiam sesaat, dia terlihat berpikir serta melirik Fang An, sedangkan Fang An dengan harap-harap cemas menunggu jawaban Ji Xao Long.


"Akar Pohon Magma adalah bahan yang sangat sulit ditemukan, tidak hanya sulit menemukannya, bahkan jika menemukannya sekalipun, membutuhkan waktu yang pas untuk mengambilnya, semua itu dilihat dari segi usianya, sedangkan Akar Pohon Magma milikku sudah berusia seribu tujuh ratus tahun!" kata Ji Xao Long.


"Saya tahu itu tetua, hanya saja saya benar-benar membutuhkannya untuk menyempurnakan tingkat Spirit Root Elemen Api saya sekaligus bisa meningkatkan pemurnian Pil ke tingkat 5," kata Fang An.


"Aku mengerti akan kebutuhanmu, hanya saja ini sangat berat bagiku! Aku menemukan Akar Pohon Magma ini di dalam Hutan Hitam, dan hanya ada satu saja yang aku miliki, jadi sepertinya aku tidak bisa menjualnya padamu, maaf!" kata Ji Xao Long.


Fang An hanya tersenyum dengan sedikit kecewa, dia hanya bisa menghela nafas panjang dan tidak lagi berniat untuk mencoba menawar.


"Tapi Fang An, Akar Pohon Magma ku tidak bisa dibandingkan dengan jasamu yang sudah membantu Akademi ini, karena sekarang kamu sangat membutuhkannya, maka aku akan memberikannya padamu, kamu tidak perlu membayar apapun, anggap saja ini adalah hadiah dari guru kepada muridnya!" kata Ji Xao Long yang membuat Fang An terkejut.


Fang An yang sempat merasa kecewa dan berniat untuk berbalik akhirnya mengurungkan niatnya setelah Ji Xao Long akan memberikannya secara cuma-cuma.


"Apa tetua yakin? Bukankah lebih baik saya membayarnya untuk menggantikan kerugian Tetua?" tanya Fang An.


"Akar Pohon Magma adalah benda yang tidak bisa dibayar dengan apapun, namun jasamu juga sama besar nilainya, jadi aku sama sekali tidak keberatan! Ayo ikutlah denganku ke ruangan obatku!" kata Ji Xao Long dan kemudian dia pergi dan diikuti oleh Fang An.


Fang An dibawa ke sebuah ruangan yang dipenuhi banyak tanaman obatnya, berbagai jenis tanaman langka dan tanaman ajaib juga ada disana.


"Apakah Ini semua tetua yang menanamnya?" tanya Fang An.


"Iya, aku sendiri yang menanamnya!" jawab Ji Xao Long.

__ADS_1


"Dari mana tetua mendapatkan bibit tanaman ajaib serta tanaman langka ini?"


"Dari dulu aku sering mengumpulkan bahan-bahan ini dan menyimpannya dalam waktu yang lama, namun aku sadar jika semua bahan-bahan yang aku kumpulkan ini pasti akan habis juga, jadi aku berpikir keras akan bagaimana bisa menanam tanaman yang kumiliki ini, hingga suatu hari aku sedang pergi ke sebuah pelelangan di wilayah Utara, dan disana ada sebotol cairan ajaib yang bernama air mata Bodhisatva, air itu bisa menumbuhkan tanaman apapun, baik itu daun yang sudah kering, atau biji dan kayu yang hanya tinggal sedikit, intinya selama masih ada sisa walau sebesar kerikil, itu masih bisa hidupkan dengan Air Mata Bodhisatva!" kata Ji Xao Long.


"Air Mata Bodhisatva? Apakah Tetua masih memilikinya?" tanya Fang An.


"Tentu saja, ini dia Air Bodhisatva itu!"


Ji Xao Long menunjukkan sebuah botol bening yang didalamnya ada air yang terkadang ada cahaya Kristal terpancar dari air tersebut.


"Hanya dengan sebotol kecil ini mampu menanam tanaman sebanyak ini?" tanya Fang An.


"Iya! Cara menggunakannya juga sangat simpel, cukup ambil Air Mata Bodhisatva satu tetes saja dan campurkan dengan air biasa sebanyak yang kamu inginkan, dan nantinya air itu bisa kamu gunakan untuk menyiram tanaman yang ingin kamu tanam, cukup disiram satu kali saja, tanaman akan hidup dengan sangat cepat dan subur, sedangkan sisa campuran air di ember masih bisa di tambahkan air lain lagi selama di ember masih ada sisa!Jelasnya, satu tetes sudah bisa digunakan untuk menyiram tanaman tanpa ada batasan apapun dan pastinya tidak perlu khawatir jika air akan habis, selama masih ada air, maka setetes Air Mata Bodhisatva tidak akan pernah habis selama-lamanya!"


"Apakah dari dulu tetua hanya menggunakan setetes itu saja untuk menanam tanaman obat sebanyak ini?" tanya Fang An.


"Hebat, aku baru kali ini mendengarnya!" kata Fang An.


"Itu wajar saja karena kamu masih muda dan belum pernah pergi menjelajahi dunia yang luas ini!" kata Ji Xao Long lalu dia mengambil botol kaca yang masih kosong dan menuangkan sekitar lima tetes Air Mata Bodhisatva itu kedalam botol kosong tersebut.


"Ini untukmu, simpanlah karena suatu saat kamu pasti sangat membutuhkannya!" kata Ji Xao Long yang memberikan botol kaca yang berisi lima tetes Air Mata Bodhisatva itu kepada Fang An.


"Untuk saya? Lalu bagaimana dengan Tetua sendiri, apakah nantinya Air Mata Bodhisatva tetua tidak semakin berkurang?" tanya Fang An.


"Tenang saja, aku hanya lima tetes saja, dan sisanya masih banyak!" kata Ji Xao Long seraya menunjuk sisa Air tersebut yang masih lebih dari setengah botol.

__ADS_1


Fang An tidak menyia-nyiakan kesempatan itu, dia segera menerima Botol kaca yang berisi Lima Tetes Air Mata Bodhisatva itu sebelum Ji Xao Long berubah pikiran.


"Terima kasih Tetua!" kata Fang An yang menyembunyikan rasa bahagianya karena diberi sesuatu yang sangat berharga dari apapun itu yang ada di seluruh dunia.


"Sebelum aku memberikan Akar Pohon Magma padamu, aku ingin lebih dulu menjelaskan akan kelebihan dan kekurangan Air Mata Bodhisatva ini!" kata Ji Xao Long dan kemudian dia mulai memberikan penjelasan kepada Fang An.


Air Mata Bodhisatva memang sangat ajaib, satu siraman saja akak mampu menumbuhkan satu tanaman dalam bentuk apapun, baik itu akar, kulit, daun dan buah dari yang sudah kering maupun yang masih basah, selama itu masih ada sisa, maka Air Mata Bodhisatva mampu menghidupkannya kembali menjadi tanaman hidup.


Satu siraman akan langsung menghidupkan tanaman itu dan akan langsung memiliki usia seratus tahun hanya dalam waktu sepuluh hari, satu siraman bisa menghidupi tanaman itu hingga berusia seratus tahun dalam waktu singkat, jika dua siraman akan menjadi dua ratus tahun, namun tidak semua tanaman yang mampu berusia selama itu.


Rata-rata tanaman obat yang paling pendek usianya hanya beberapa ratus tahun saja, ada yang dua hingga lima ratus tahun dan ada juga yang mencapai usia ribuan tahun.


Jadi yang harus Fang An perhatikan saat akan menanam tanaman obat dengan Air Mata Bodhisatva, Fang An harus tahu akan batas usia tanaman tersebut.


Jika sampai Fang An menyiram tanaman yang berusia pendek melewati batas takaran usianya, maka tanaman itu akan langsung hancur menjadi tanah, dan Fang An tidak akan bisa menanam tanaman yang sudah hancur menjadi tanah.


Yang lebih unik lagi, Tanaman yang akan dihidupkan dengan Air Mata Bodhisatva bisa dilakukan dimanapun, baik itu di ruangan tertutup atau di ruangan terbuka.


Mengetahui penjelasan tersebut, Fang An jadi teringat akan tanaman yang dia temukan di pinggiran hutan, sebuah tanaman kecil seperti daun kelapa dan memiliki satu tangkai bunga yang nantinya buahnya bisa membuat Spirit Beast dan Anim Beast berbicara.


Yang memberikan tanaman tersebut adalah Singa Angin, dan Fang An mengambilnya untuk di tanam agar nanti buahnya bisa membuat Singa Es berbicara, namun sekarang Singa Es sudah tiada.


"Ini adalah Akar Pohon Magma, aku hanya akan mengambil setengah saja untuk aku tanam, jadi terimalah!" kata Ji Xao Long seraya memberikan sebatang kayu kecil sebesar lidi dengan warna merah menyala dan juga panas.


"Terima kasih Tetua, Saya akan selalu mengingat kebaikan Tetua ini!" kata Fang An.

__ADS_1


"Selagi kamu berada di sini, silahkan kamu ambil tanaman yang kamu butuhkan, jika perlu ambil masing-masing semuanya sedikit untuk kamu jadikan bibit baru!" ucap Ji Xao Long.


Fang An benar-benar tidak bisa lagi menyembunyikan kebahagiaannya, dia merasa dirinya memiliki keberuntungan yang sangat besar sehingga dapat memiliki semua tanaman yang ada di dalam ruangan itu untuk dijadikan bibit baru, dan kedepannya, Fang An tidak akan kekurangan bahan-bahan untuk membuat Pil nya.


__ADS_2