SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
Fang An Melawan Fu Jianzi


__ADS_3

***


"Penatua, semua anggota kita sudah berkumpul bersama dengan anggota Klan Hun, mereka sudah siap untuk berangkat!" kata Fu Wang.


"Hem, lalu bagaimana dengan Kelompok yang lainnya?" tanya Fu Jianzi.


"Mereka semua sudah bersiap di luar Sekte," jawab Fu Wang.


"Kalau begitu segera bawa seluruh anggota kita untuk turun gunung, kita akan menunggu kedatangan mereka di bawah!" kata Fu Jianzi.


"Baik Penatua!"


Fu Wang segera pergi untuk membawa seluruh murid Sekte untuk menyambut kedatangan Klan Fang beserta dengan para Aliansinya, sedangkan Fu Jianzi menatap langit cerah seraya bergumam sendiri, "Maafkan Aku Wei'er, aku terpaksa mengurung mu karena kamu diam-diam mencari tahu akan masalah ku dengan Klan Fang! Aku janji setelah semua tugas ini aku selesaikan, aku akan membebaskanmu," gumamnya.


"Fu Jianzi, aku datang hanya untuk mengingatkan mu untuk merebut bandul kalung milik pemuda itu, jika tugas ini sampai gagal kamu kerjakan, maka jangan salahkan Iblis Lembah Darah jika mengambil kembali apa yang telah kami berikan kepadamu!" kata sosok hitam yang muncul di belakang Fu Jianzi.


"Serahkan saja anak muda itu padaku Tuan Ziao, untuk penguasa wilayah Utara, aku serahkan dia padamu!" kata Fu Jianzi.


"Kamu tidak perlu memikirkan hal itu, sebab aku sudah memanggil 14 anggota kami untuk membantumu, dua diantara mereka memiliki kemampuan yang sama denganku dan satu orang lagi seorang Pelindung, dialah yang akan mengurus Bing Chen!" kata sosok tersebut.


"Maksud Tuan Ziao sosok berkemampuan Pelindung itu adalah..?"


"Hung Zhai, dia datang membawa ke 13 orang, dua orang ahli, lima orang Yu Jing dan enam orang Yu Zhu, total ada 14 orang dan ditambah dengan diriku jadi 15. Dengan kekuatan kami saja, itu seharusnya sudah cukup untuk menghancurkan Kota Chang Lan!" jawab sosok tersebut.


"Kalau begitu baiklah, aku akan pergi!" kata Fu Jianzi dan kemudian dia mengeluarkan sayap merahnya lalu dengan sekali kepakan saja, dirinya sudah melesat terbang menyusul anggotanya yang menuruni Gunung.


Di dalam sekte sendiri, Fu Lie Wei sedang berusaha menghancurkan kerangkeng besi yang di segel oleh Fu Jianzi, dia saat ini sudah tahu jika sebenarnya Klan Fang tidak bersalah, justru Sekte dan gurunya serta Klan Hun lah yang seharusnya bertanggung jawab atas kesalahan mereka yang telah membuat Klan Fang hampir lenyap.


Namun saat dia baru mengetahui akan kebenaran itu, Fu Jianzi ternyata sudah memata-matainya sehingga dia tahu jika muridnya sudah mengetahui akan rencananya.


Karena hal itu, Fu Lie Wei harus di penjara, sedangkan sosok atau murid yang masih seorang gadis dan telah membocorkan rahasia itu kepada Fu Lie Wei harus mati di tangan Fu Wang, itupun atas perintah Fu Jianzi.


Segel yang dipasang di penjara itu sangatlah kuat, sudah berbagai cara digunakan oleh Fu Lie We untuk menghancurkan segel itu, namun tetap saja gagal.


"Hai kalian cepat hancurkan segel itu dengan teknik Pedang Awan kalian!" kata Fu Lie Wei kepada tiga anggota Sekte yang bertugas untuk menjaga Fu Lie Wei.


"Maafkan kami Wakil Penatua, kami tidak bisa mengikuti perintah anda karena tugas kami hanya mengawasi anda!" jawab salah satu dari mereka bertiga.


"Kalian lebih memilih mengikuti perintah dari pada melihat kehancuran Benua Daratan Hijau ini? Sebelum terlambat cepat bantu aku untuk keluar dari penjara ini!" kata Fu Lie Wei.


Segel yang dipasang oleh Fu Jianzi memang sangat kuat, namun segel itu memiliki Kunci yang bisa dibuka dengan Teknik Pedang Awan, alasan Fu Jianzi memberikan Kunci itu agar nanti saat dia menyuruh para muridnya yang memiliki tugas untuk menjaga Fu Lie Wei dapat dengan mudah melepaskannya dari luar.

__ADS_1


"Maafkan kami Wakil Penatua, kami benar-benar tidak berani melakukannya," jawab mereka.


Fu Lie Wei menggigit bibirnya, sekarang yang ada di pikirannya adalah Fang An yang akan berhadapan dengan gurunya, jelas jika Fang An tidak akan sanggup melawan gurunya yang seorang Ahli di tingkat 2, sedangkan Fang An masih berada di tahap Yu Zhu elit.


"Kalian semua! Apakah kalian memiliki keluarga?" tanya Fu Lie Wei yang membuat mereka bertiga saling berpandangan.


"Iya Wakil Penatua, kami memiliki orang tua dan saudara di rumah!" jawab salah satu dari mereka.


"Apakah kalian yakin keluarga kalian akan aman? Ingatlah jika pertarungan nanti pasti akan mengakibatkan kehancuran karena benturan energi, dan bisa saja imbasnya akan sampai ke desa kalian, jadi pikirkan lagi baik-baik dan lepaskan aku agar aku bisa menghentikan pertarungan guruku itu!" kata Fu Lie Wei.


Ketiganya saling berpandangan dengan perasaan ragu, namun setelah saling berunding satu sama lain, akhirnya mereka bertiga setuju untuk melepaskan Fu Lie Wei dan berharap Fu Lie Wei benar-benar dapat menghentikan pertarungan Fu Jianzi yang akan berhadapan dengan Fang An.


Mereka bertiga segera menggabungkan pedang mereka dan membentuk sebuah Formasi dari gabungan Pedang Awan untuk membuka segel yang mengurung Fu Lie Wei, setelah pedang itu melepaskan sebuah diagram segel, mereka segera melepaskan sebuah energi ke arah sebuah energi merah yang menjadi kunci segel kurungan.


Setelah serangan energi itu berhasil menghilangkan Segel itu, Fu Lie Wei segera mencabut pedangnya lalu dia mengalirkan Elemen Angin nya dan setelah itu dia memotong Jeruji besi yang sudah terlepas dari Segel itu hingga terpotong-potong seperti sebuah kertas.


"Kalian bertiga cepat tinggalkan Sekte ini, jika sampai Guru berhasil memenangkan pertarungan dan melihat aku yang sudah bebas, guru pasti akan langsung mencari kalian, namun jika aku berhasil menghentikan semua ini dan menyadarkan guruku, maka kalian tidak perlu takut lagi!" kata Fu Lie Wei.


"Kami mengerti Wakil Penatua!" jawab mereka bertiga lalu ketiga-tiganya segera pergi keluar, sedangkan Fu Lie Wei berniat untuk pergi, tiba-tiba saja gunung mulai bergetar, dan dia mulai merasakan kekuatan besar yang sudah berkumpul di satu tempat.


"Apakah sudah di mulai? Aku harus cepat-cepat kesana!" kata Fu Lie Wei dan kemudian dia segera keluar dari ruangan penjara itu dan sesampainya di luar, dia melihat langit sudah mulai ditutupi oleh awan gelap serta ada banyak cahaya kilatan Petir seolah-olah akan segera turun hujan besar.


Hanya saja saat sedang terbang menuju ke sana, tiba-tiba saja ada gelongbang kejut yang sangat besar segera mendorong Fu Lie Wei hingga jauh kebelakang, dan setelah itu terdengar suara dentuman serta gemuruh dari arah kaki gunung.


"Sudah dimulai? Guru! Fang An, kalian harus berhenti bertarung," kata Fu Lie Wei lalu dia kembali melesat pergi ke arah tersebut dengan kecepatan tinggi.


***


Dibawah kaki Gunung Sekte Gunung Pohon Persik atau lebih tepatnya di luar gerbang Gunung Pohon Persik, suasana mulai mencekam dimana sudah ada dua kubu pasukan yang sedang berhadap-hadapan.


Fang An sendiri sedang berdiri di barisan paling depan dengan didampingi oleh Gu Yao He, Bing Chen dan Bing Xuyue serta Fang Xian dan Fang Yin, sedangkan di depan seluruh anggota Sekte, Fu Wang dan keempat ketua Pilar berdiri di barisan paling depan.


"Perkembangan kekuatan Sekte itu jauh lebih cepat dari yang aku bayangkan!" gumam Fang An.


Kekuatan Sekte Gunung Pohon Persik memang sudah semakin kuat, tidak hanya Fu Wang dan Keempat Ketua Pilar yang sudah mencapai tahap Yu Jing, bahkan Jumlah Yu Zha di pihak mereka juga tidak kalah banyak jumlahnya.


"Itu hanyalah kekuatan Palsu saja! Kekuatan yang di paksakan untuk mencapai level itu tidak akan memiliki kekuatan yang sempurna," kata Bing Chen.


Saat masih memperhatikan Kekuatan anggota Sekte Gunung Pohon Persik, tiba-tiba saja terdengar suara gemuruh dari atas gunung, dan setelah itu sosok pria tua dengan sayap merahnya datang dan mendarat di hadapan mereka semua.


"Anak muda, aku tidak menyangka kamu akan benar-benar datang!" kata Fu Jianzi.

__ADS_1


Fang An ingin maju ke arah Fu Jianzi, namun Fang Yin memegang lengan putranya dengan perasaan cemas.


"Ibu, percayalah padaku!" kata Fang An dengan tersenyum hangat.


Fang Xian memegang tangan istrinya seraya mengangguk pada Fang Yin agar dia mau melepaskan Fang An, walau dia sendiri tidak begitu yakin, entah mengapa perasaannya tetap saja merasa tidak nyaman.


"An"Er, Ibu percaya kepadamu, walau hati ibu masih merasa tidak nyaman, tapi ibu akan tetap berada di sisimu walau nyawa ibu sebagai tameng keselamatan mu!" kata Fang Yin.


Fang An memegang tangan ibunya seraya berkata, "Aku usahakan itu tidak akan pernah terjadi!" ucap Fang An kemudian dia berjalan ke titik tengah.


"Binatang Tua! Aku tidak akan pernah lupa akan tindakan Sekte mu selama ini kepada Klan ku, aku datang tidak hanya menepati perjanjian kita, melainkan ingin menyelesaikan dendam lama antara kita berdua!" kata Fang An.


"Hahaha! Kamu memang sangat percaya diri sekali, apakah kamu pikir aku sendiri akan membiarkanmu keluar hidup-hidup dari tempat ini? Kekuatan mu saja masih belum cukup untuk mengambil sehelai rambutku!" kata Fu Jianzi.


"Mungkin saja!" jawab Fang An dan kemudian dia memperhatikan ke sekelilingnya seraya bertanya kepada Fu Jianzi, "Apakah sosok dari Iblis Lembah Darah yang ada di belakangmu itu belum mau menunjukkan diri mereka?" tanya Fang An.


Wajah Fu Jianzi menjadi tegang mendengar hal itu, dia melepaskan Energinya yang besar seraya berkata, "Jika hanya untuk membunuhmu tidak perlu mereka yang turun tangan, aku saja sudah lebih dari cukup untuk melenyapkan mu!" kata Fu Jianzi dengan energi yang berubah menjadi badai besar sehingga membuat tanah bergetar dan langit menjadi gelap.


"Sudah di Puncak Tingkat 2 ternyata!" gumam Fang An saat merasakan kekuatan Fu Jianzi.


"Kalau begitu cukup kita berdua saja yang bertarung tanpa perlu ada melibatkan seluruh anggota kita masing-masing, bagaimana?" kata Fang An sekaligus melepaskan energi serta mengeluarkan Pedang birunya.


Fu Jianzi melirik ke arah Bing Chen, andai Ziao Zi dan para anggotanya sudah datang, mungkin dia akan memerintahkan seluruh anggotanya untuk menyerang pasukan Aliansi itu, jadi yang bisa dia lakukan saat ini hanya bertarung dengan Fang An tanpa perlu menggerakkan seluruh anggotanya, tentu saja dia juga menunggu anggota Iblis Lembah Darah tiba.


"Baik, kita berdua saja yang akan bertarung tanpa perlu melibatkan anggota kita masing-masing!" jawab Fu Jianzi namun matanya melirik ke arah seseorang yang berada di kubu Fang An seraya tersenyum aneh.


"Kalau begitu ayo kita mulai saja!" ucap Fu Jianzi lalu dia mengepakkan sayapnya dan melepaskan serangan tapak yang dialiri Qi.


"Tapak Angin Suci."


Tanah ikut terangkat dan terbang mengikuti Fu Jianzi yang melesat ke arah Fang An dengan niat membunuh yang begitu besar, sedangkan Fang An segera mengumpulkan Qi nya ke kepalan tangannya lalu dia segera bergerak maju menyerang Fu Jianzi.


"Pukulan Inti Api dan Petir."


"Bamm…!"


Ledakan energi segera tercipta dari benturan dua serangan itu sehingga mengakibatkan gelongbang kejut yang besar yang menghembuskan angin ribut serta percikan sambaran petir yang menutupi mereka berdua.


Kedua kubu kesulitan untuk melihat akan apa yang akan terjadi berikutnya, namun setelah itu kedua sosok itu sudah terlihat terbang naik ke atas dan melanjutkan kembali pertarungan mereka di udara.


Pertarungan keduanya membuat seluruh Langit di Wilayah Kota Chang Lan langsung gelap karena awan hitam yang disertai dengan sambaran kilatan Petir, hal itu membuat semua orang mengerti jika pertarungan antara Fang An melawan Fu Jianzi sudah dimulai.

__ADS_1


__ADS_2