
"Siapa sosok itu?" tanya Sao Yi Feng sembari memperhatikan sosok berjubah hitam yang memiliki sayap merah terang serta aura yang sangat besar.
"Sepertinya dia itu adalah anggota Sekte Iblis Lembah Darah! Ternyata Pita Merah itu memang memiliki hubungan dengan Sekte Iblis ini," kata Fang An.
"Sekte Iblis Lembah Darah? Bukankah kalian tidak merasa terlalu jauh dari Benua Bintang Terang dan muncul disini hanya untuk menciptakan keributan?" kata Xhang Gugu.
"Aku tahu siapa kamu, orang yang telah membunuh Tao Bao dua ratus tahun yang lalu itu adalah dirimu bukan?" kata sosok itu.
"Tao Bao? Apa maksudmu anggota Iblis Lembah Darah yang gagal untuk menyerang Sekte Air Suci itu?" tanya Xhang Gugu.
"Sudah lama kamu menjadi Target Iblis Lembah Darah kami, untuk membayar hutang nyawamu, hari ini aku akan membawamu ke Sekte Iblis Lembah Darah untuk diserahkan kepada Kaisar Petir Hitam!" ucap Sosok tersebut.
"Kaisar Petir Hitam? Apakah maksudmu adalah Si Iblis yang tidak bisa mati itu?" tanya Xhang Gugu.
"Kamu sudah tahu itu!" jawab Sosok tersebut.
"Tuan Hung Zhai, sepertinya pemuda yang disana itu adalah pemuda yang berasal dari Benua Daratan Hijau!" kata Long Xang.
Sosok yang dipanggil Hung Zhai itu menoleh kearah yang ditunjuk oleh Long Xang, kedua mata sosok itu bersinar merah semakin bercahaya setelah memperhatikan sosok pemuda yang ditunjuk oleh Long Xang.
"Pemuda dari Klan Fang? Ternyata selama ini kamu berada di Akademi! Aku tidak menyangka akan bertemu denganmu disini? Sekarang aku sendiri yang akan menangkapmu," kata Hung Zhai yang mengetahui jenis Spirit Root milik Fang An.
Fang An tentu langsung menjadi sangat waspada saat merasakan pancaran energi yang diarahkan oleh Hung Zhai padanya, dia tahu jika kekuatan sosok berjubah hitam itu sangatlah besar, bahkan Xhang Gugu sekalipun bukan lawan sosok berjubah itu.
Xhang Gugu segera melepaskan Energinya dan langsung berpindah tempat di hadapan Hung Zhai seraya mengeluarkan sebuah Pedang lenturnya seraya berkata, "Aku yang akan menjadi lawanmu!" kata Xhang Gugu.
Hung Zhai hanya mendengus pelan, dia mengangkat jarinya seraya berkata, "Xi Xao, cepat kamu tangkap anak itu!" ucapnya kepada Spirit Beast nya yang memiliki kemampuan Bumi 5.
Raut wajah Xhang Gugu menjadi sangat serius, dia jelas tidak menyangka jika ada sosok kuat yang bersembunyi di Kelompok Pita Merah, belum lagi Spirit Beast nya yang juga sangat merepotkan.
__ADS_1
Ji Xao Long berniat untuk menghadang Spirit Beast itu, namun Long Xang muncul dan menghentikannya seraya berkata, "Kamu tidak akan bisa menolongnya!" ucapnya dan kemudian dia melepaskan serangannya kepada Ji Xao Long.
Pertarungan Ji Xao Long melawan Long Xang mengawali Petarung sebelum pertarungan yang lain juga pecah, dan suara dentuman di langit segera memulai semua pertarungan dari kedua belah pihak.
Han Yuwei seperti biasanya, dia kembali berhadapan dengan Xi Wei, sedangkan Er Guo berhadapan dengan Lao Yang He, begitu juga dengan para Ketua dan Guru pembimbing serta para murid-murid yang mulai saling serang.
Kini Fang An harus bergerak cepat menjauhi pertempuran dan juga berusaha menjaga jarak dari Kejaran Spirit Beast Bumi 5.
"Kabut Kristal Bunga Es."
Bing Xuyue melepaskan kabut dinginnya sehingga kabut putih langsung menyebar membentuk lautan kabut yang sangat dingin, tujuan dari pelepasan kabut itu untuk memperlambat gerakan musuh sembari menunggu anggota Pita Merah yang keracunan menjadi lumpuh.
"Pembakaran Jari Api Suci."
"Putaran Rantai Sabit Kematian."
"Teknik Pedang Bintang Kegelapan."
Seluruh Wilayah Benteng Putih bagian Selatan langsung berguncang akibat suara dentuman dan ledakan dari pertarungan antar Kekuatan para Pelindung yang pecah, getarannya pun sampai di rasakan ke tengah-tengah wilayah utama Benteng Putih.
Orang-orang yang berada di pusat kota yang jaraknya cukup jauh dari Wilayah Selatan dapat melihat kilatan cahaya petir serta awan hitam yang sangat tebal menutupi langit Bagian Selatan.
Belum lagi orang-orang yang tinggal di sana, baik itu dari manusia biasa maupun para Kultivator yang memiliki kekuatan di tahap rendah harus pergi secepat mungkin guna menghindari bencana yang diakibatkan oleh pertarungan besar di Markas Pita Merah.
"Teknik Langkah Petir."
"Sambaran Petir Suci."
Fang An yang terbang dengan menggunakan Sayap Petirnya juga menggunakan Langkah Petir nya agar bisa menjaga jarak, dia juga melepaskan serangan sambaran Petir Suci nya ke arah Spirit Beast itu sehingga membuat Spirit Beast itu terpaksa menghindari setiap petir yang dilepaskan dari jari Fang An.
__ADS_1
"Berhentilah berlari Manusia lemah, jika kamu memang kuat, ayo hadapi aku!" kata Spirit Beast itu yang semakin kesal karena Fang An hanya bisa terbang menjauhinya dengan Teknik aneh yang membuat Spirit Beast itu kesulitan untuk menangkap tubuh Fang An.
Fang An hanya menanggapinya dengan senyuman, dia tentu tidak sebodoh itu jika harus menghadapi Spirit Beast itu secara langsung, walau kekuatannya saat ini sudah sangat tinggi dan kemungkinan besar sudah mampu menghadapi seorang Ahli, namun itu tidak akan berguna bagi Spirit Beast yang memiliki kemampuan Bumi 5.
Spirit Beast berkemampuan Bumi 5 itu setara dengan seorang Kultivator yang memiliki kemampuan Xu Tin Tingkat 1 atau biasa disebut sebagai Sang Panglima, kekuatan itu jelas bukan lawan yang dapat dihadapi oleh Fang An.
Walau terlihat sangat mustahil untuk dilawan, namun Fang An masih memiliki keberuntungan dengan memiliki Teknik Langkah Petir.
"Kelemahan seekor Anim Beast dan Spirit Beast dalam tingkatan Bumi masih bisa dilawan dengan kekuatan milik Divine Beast, kamu gunakan saja Aura Ku untuk menekannya!" kata Feng Huang.
"Apa itu mungkin guru? Bukankah kekuatan guru sendiri masih berada di tahap Ahli?" tanya Fang An.
"Jika di ukur dari kemampuan memang tidak mungkin, tapi jika diukur dengan Kekuatan garis darah, tidak ada yang mustahil, sebab kekuatan murni milik Makhluk seperti ku adalah kekuatan raja dari segala binatang bawah, kecuali kekuatan Raja tertinggi milik Anin Beast Sang Raja Naga, dengan kemampuanku yang terbatas ini, aku hanya bisa melepaskan kekuatan garis keturunan Divine Beast itu sebanyak dua kali, sebab jiwa ku akan melemah jika melepaskan kekuatan garis keturunan Divine Beast ku!" kata Feng Huang.
"Aku baru tahu akan hal itu? Sebelumnya aku hanya tahu jika Divine Beast memang sangat unik, dan sekarang aku tahu jika kamu memang memiliki kekuatan unik itu!" kata Wang Lao Yi.
"Lalu efek apa yang akan dia terima jika aku menggunakan Kekuatan garis keturunan Divine Beast mu guru?" tanya Fang An yang masih terbang dan Spirit Beast di belakangnya juga semakin mendekat.
"Dia tidak akan bisa bergerak untuk sementara, mungkin selama kurang dari sepuluh tarikan nafas cepat, dan kamu gunakan kesempatan itu untuk menyerangnya sebelum dia benar-benar pulih kembali," kata Feng Huang.
Fang An menoleh ke belakang dan dia melihat Spirit Beast itu yang semakin dekat dengan kecepatan terbang yang sangat luar biasa.
"Dia memang terlalu tangguh dan sangat kuat! Sepertinya memang tidak ada cara lain lagi, aku akan mencoba menggunakan kekuatan garis keturunan Divine Beast mu guru!" kata Fang An.
Fang An segera membuat segel tangannya dan kemudian aura berwarna ungu muncul lalu aura itu menyebar ke segala arah.
Aura ungu itu sebenarnya adalah Kekuatan Garis keturunan Divine Beast milik Feng Huang, dan Fang An langsung melepaskan aura ungu itu dengan telapak tangannya ke arah Spirit Beast yang mengejarnya.
Spirit Beast itu jelas terkejut saat merasakan aura ungu aneh yang mampu membuat seluruh organ-organnya tidak bisa digerakkan, hal itu membuat dirinya mematung di udara.
__ADS_1
"Ternyata berhasil!" gumam Fang An saat melihat Spirit Beast itu tiba-tiba saja berhenti dan berdiri mematung.