
Fang Xian berusaha menghindari serangan tebasan pedang yang begitu gesit, dengan mengandalkan kecepatan menghindar nya, Fang Xian menyelinapkan kepalan tangannya ke arah pinggang lawannya.
Sayangnya lawan yang dihadapinya sudah bisa membaca serangan Fang Xian sehingga dengan cepat dia menghindari pukulan Fang Xian sekaligus menebas tangan Fang Xian.
"Cih..!"
Fang Xian berdecak kesal setelah serangannya gagal, dia berusaha mencari celah untuk melepaskan serangan berikutnya sekaligus akan menggunakan Kertas Mantra Sihir nya.
"Fang Xian, lebih baik kamu menyerah saja, lagipula kamu tidak akan bisa lolos dari kami!" kata sosok itu yang belum diketahui wajahnya.
"Aku tidak mengerti kenapa Sekte Gunung Pohon Persik begitu memusuhi Klan Fang, apa salah kami kepada kalian?" tanya Fang Xian.
"Aku tidak memiliki wewenang untuk menjelaskan akan mengapa kami sangat memusuhi Klan Fang, tugasku hanyalah menjalankan perintah untuk mencegah pasokan sumber daya yang akan dikirim ke pasar kalian, jika memungkinkan kami juga diijinkan untuk menangkap ketua serta wakil ketua Klan Fang," jawabnya.
Fang Xian hanya mengerutkan alisnya, dia memperhatikan Fang Zui yang ditemani dua orang Yu Zhe melawan seorang Yu Zhi Tingkat 2.
Lawan Fang Xian sendiri juga seorang Yu Zhi Tingkat 5, kemampuannya setingkat lebih tinggi dari Fang Xian yang berada di tahap Yu Zhi Tingkat 4.
Masih ada beberapa Yu Zhi yang tidak ikut menyerang, sebab jumlah Yu Zhi di pihak lawan lebih banyak, dan masih ada satu orang Yu Zha yang hanya memperhatikan pertarungan dan tidak ikut turun tangan.
Masalahnya mereka semua menggunakan serangan yang berbeda-beda, dan senjata yang mereka gunakan tidak seluruhnya menggunakan pedang.
Ada yang menggunakan Kapak, Cambuk, Gadah, dan yang paling Fang Xian dan Fang Zui ingat, salah satu dari mereka ada yang memegang jarum kecil, itu artinya orang itu berasal dari Kelompok Pembunuh Kepala Ular, jadi semuanya adalah gabungan dari beberapa Faksi.
Total jumlah lawan mereka semuanya ada 16 orang, jadi pihak Fang Xian secara alami sudah kalah dalam segi Jumlah dan kekuatan.
Satu orang Yu Zhi di pihak Fang Xian harus melawan dua orang Yu Zhi di pihak musuh, sedangkan mereka hanya memiliki Tiga orang Yu Zhi termasuk Fang Xian.
Sedangkan dua orang Yu Zhe bekerja sama dengan Fang Zui melawan seorang Yu Zhi dan sisanya harus berhadapan dengan para Yu Zhi.
Mau dipikir dengan cara apapun, sepertinya sulit bagi kelompok Fang Xian untuk lolos dari kepungan sebanyak itu, jalan satu-satunya hanyalah melawan walau Fang Xian dan semuanya sudah tahu hasilnya.
"Putraku saja mampu membunuh seorang praktisi yang memiliki beberapa tingkatan lebih tinggi darinya, seharusnya aku juga bisa melakukannya!" batin Fang Xian kemudian secara diam-diam dia mengeluarkan Kertas Mantra Sihir Ling Kelas 2 yang memiliki sihir elemen tanah.
"Kamu terlalu banyak bicara, cepat selesaikan semua ini!" kata orang yang memiliki kemampuan Yu Zha kepada lawan Fang Xian.
__ADS_1
"Baik pimpinan!" jawabnya kemudian dia mengangkat pedangnya dan menyerang Fang Xian.
"Tebasan Pedang Memecah Awan."
Pedang putih itu bercahaya putih terang karena sudah dialirkan Qi oleh pemiliknya, setelah itu dia melesat maju sekaligus melepaskan tebasan yang mampu mengeluarkan energi cahaya pedang yang sangat tajam ke arah Fang Xian.
Fang Xian berusaha menghindari tebasan energi pedang itu, diam-diam Fang Xian membuka Segel Kertas Mantra Sihir nya.
Begitu lawannya sudah semakin dekat dengan pedangnya yang menyala, Fang Xian langsung melemparkan Kertas Mantra Sihir nya ke tanah seraya melepaskan segelnya.
"Hisapan Lingkaran Tanah."
Kertas itu tiba-tiba saja melebur di tanah, dan tepat saat lawannya menginjak tanah di area sekitar yang sudah menjadi area Sihir Kertas itu, tanah yang di pijaknya langsung berubah menjadi lumpur.
Fang Xian melompat mundur sejauh mungkin agar tidak ikut terjebak di lumpur hisap yang memiliki luas lingkaran lima meter.
Tentu saja sosok dari Sekte Gunung Pohon Persik yang menjadi lawan Fang Xian tidak sempat untuk menghindarinya, kakinya langsung terjebak oleh lumpur hisap yang begitu kuat, sedangkan pedangnya langsung terlepas karena panik dan pedangnya jatuh terhisap lebih dulu ke dalam lumpur.
"Pimpinan tolong aku..!" serunya.
"Dasar ceroboh," gerutu sosok yang dipanggil pimpinan itu kemudian dia melesat dengan kecepatan kilat dan langsung menyelamatkan rekannya dari hisapan lumpur.
Setelah selesai menyelamatkan rekan anggotanya itu, sosok itu langsung muncul di hadapan Fang Xian sekaligus memberikan satu serangan pukulan yang sangat cepat.
Fang Xian jelas tidak bisa melihat gerakan sosok itu yang sangat cepat, tiba-tiba saja satu pukulan telak langsung mengenai perutnya.
"Argh…!"
Fang Xian mengerang keras saat perutnya terkena pukulan telak oleh sang pimpinan, tubuh Fang Xian langsung terhempas ke belakang dan dia jatuh berguling-guling di tanah.
Baru saja tubuh Fang Xian berhenti berguling, pimpinan itu kembali muncul di sampingnya, dan tanpa bicara sepatah katapun, dia langsung menendang dada Fang Xian dengan keras sehingga tubuh Fang Xian kembali terhempas jauh ke belakang.
"Saudara Fang Xian..!" Fang Zui berteriak memanggil Fang Xian yang terhempas jauh, sedangkan kedua orang yang melindunginya juga mengalami luka parah karena terkena serangan fatal.
Dua orang anggotanya yang memiliki kemampuan Yu Zhi juga dalam kondisi tidak baik, sedangkan korban yang mati lebih dulu adalah seorang Yu Zhe, dan satu lagi juga mulai kritis, sedangkan dua lainnya juga mengalami hal yang serupa.
__ADS_1
Hanya Fang Zui yang tidak mengalami luka serius, sebab dia terus dilindungi oleh dua anggotanya.
Fang Xian memuntahkan seteguk darah segar kemudian dia dengan sekuat tenaganya bangkit kembali.
Rambut Fang Xian berantakan, dan kondisinya benar-benar lemah. Dengan menahan rasa sakit yang luar biasa, dia berjalan dengan terhuyung-huyung ke arah pimpinan kelompok penyerangan itu.
Fang Xian sudah tahu jika dirinya tidak mungkin bisa melawan pimpinan itu, sebab kemampuannya berada di tahap Yu Zha Tingkat 2.
Sebelumnya dia ingin berusaha untuk bisa menghadapinya dengan menjadikan Fang An sebagai contohnya, sebab Fang An yang waktu itu masih berada di tahap Yu Zhe Tingkat 1 sudah mampu membunuh seorang Yu Zhe Tingkat 4, 5, dan 7.
Namun Fang Xian sadar jika dirinya tidak mungkin untuk bisa melawan kekuatan sebesar Yu Zha, sebab jarak antara Yu Zhi dan Yu Zha terlalu jauh.
"Fang Xian! Kau adalah orang nomor satu yang paling diincar oleh mereka, jika aku akan menangkapmu hidup-hidup, mungkin aku akan mendapatkan imbalan yang telah dijanjikan," ucap pimpinan itu dengan tatapan penuh nafsu.
"Se.. sebenarnya si..siapa k..ka.. kamu?" tanya Fang An.
"Kau tidak perlu tahu siapa aku, yang jelas hari ini aku akan mendapatkan dua ikan besar sekaligus," ucapnya kemudian dia melepaskan aura merah sekaligus Aura membunuh yang sangat besar.
Fang Xian yang sudah lemah langsung jatuh berlutut karena tekanan Aura Membunuh yang diarahkan padanya.
Fang Xian menahan nafasnya sesaat, dia tidak menduga jika pimpinan itu memiliki Aura Membunuh yang begitu besar.
Fang Xian langsung sadar jika pimpinan itu pastilah orang yang sangat jahat, sebab Aura Membunuh hanya dimiliki oleh para penjahat yang suka membunuh.
"Kamu tidak perlu khawatir Tuan Fang Xian, aku tidak akan membunuhmu, sebab mereka sangat menginginkanmu hidup-hidup, kecuali jika kamu melawan, maka aku tidak akan segan-segan untuk membawa mayat mu, lagipula masih ada satu lagi yang bisa aku bawa hidup-hidup," kata pimpinan tersebut kemudian dia menghampiri Fang Xian lalu memegang kerah bajunya dan mengangkat Fang Xian yang sudah lemah.
"Ternyata menangkap Fang Xian lebih mudah daripada menangkapnya di dalam kota!" ucapnya lalu dia menatap ke arah Fang Zui yang mulai mendapatkan serangan setelah kedua anggota yang melindunginya mati.
"Sudah jangan kalian pukuli lagi, usahakan dia tetap hidup, lebih baik kalian habisi saja yang lainnya," ucap sang Pimpinan lalu dia berniat membawa Fang Xian yang sudah lemah itu pergi.
"Hem…! Siapakah yang akan bertanggung jawab akan kematian ketiga orang ku ini?"
Saat pimpinan itu akan pergi, tiba-tiba saja ada suara seorang pria dari arah tiga mayat yang tergeletak di rumput ilalang.
Mereka semua menoleh dan menemukan seorang pemuda berusia 25 tahunan mengenakan baju biru sudah berdiri di samping tiga jasad yang terbaring di atas rumput.
__ADS_1
Fang Zui juga menoleh dan kemudian senyum penuh harapan mulai terlihat di wajahnya, begitu juga dengan Fang Xian, dia berusaha menoleh, walau pandangan agak buram namun dia langsung mengenali pemuda itu hanya dengan melihat warna pakaiannya.
"Tuan Gu tolong selamatkan saudara Fang Xian!" kata Fang Zui yang mengenali sosok pemuda tersebut.