SANG KAISAR PETIR

SANG KAISAR PETIR
pengorbanan Putra Bungsu Fang Zoli


__ADS_3

***


Gu Yao He berangkat secara sembunyi-sembunyi, bahkan orang-orang yang berbeda di dekat tenda Gu Yao He sekalipun tidak mengetahuinya, selain Fang An yang tahu, masih ada Gu Fei Ming dan Luo Ying yang mengetahuinya.


Setelah Gu Yao He pergi, Fang An, Gu Fei Ming dan Luo Ying duduk di dalam tenda, mereka tidak membahas akan apa yang sudah dibicarakan Gu Yao He kepada Fang An serta mau pergi kemana dia.


Mereka bertiga hanya membahas akan pembuatan Pil yang sudah Gu Fei Ming dan Luo Ying buat, dan mereka bertiga tentu membicarakan akan pembuatan Pil Naga Ying dan Yang.


"Kalian berdua tolong bantu aku mencari informasi akan keberadaan Akar Pohon Magma, jika kalian menemukannya aku akan membelinya berapapun harganya, tapi jika kalian mengetahui lokasinya dan tidak mampu mengambilnya, kita bertiga bisa bersama-sama untuk mengambilnya!" kata Fang An.


"Sepertinya sulit adik! Sejak aku turun gunung, aku sudah berkeliling tempat mencari bermacam-macam bahan untuk membuat Pil, tapi aku belum pernah melihat atau mendengar akan keberadaan Akar Pohon Magma ini, walau ada kemungkinan besar akan sangat sulit untuk mendapatkannya," kata Gu Fei Ming.


"Mungkin saja, sebab guru saja yang sudah berpengalaman tidak mengetahui keberadaan Akar Pohon Magma itu!" ucap Luo Ying.


"Tapi pasti bahan ini ada, aku yakin suatu hari nanti kita akan segera mengetahui keberadaannya, dan kita berempat akan bisa menaikkan Spirit Root Elemen Api kita!" kata Fang An.


"Bagaimana dengan temanmu yang ada di Desa Lianxai itu? Mungkin dia pernah mendengar akan keberadaan tanaman ini!" tanya Gu Fei Ming.


"Benar juga! Besok aku akan ke desa untuk menanyakannya," jawab Fang An yang juga baru teringat kepada Kakek Bai Xiang, siapa tahu dia pernah mendengar akan keberadaan Akar Pohon Magma itu.


"Baiklah malam ini kita akan bersama-sama untuk berjaga, bagaimana?" ucap Gu Fei Ming seraya bertanya.


"Baik, kita akan berjaga malam ini!" jawab Fang An yang setuju akan saran Gu Fei Ming.


Lagipula Fang An juga masih belum siap untuk kembali berlatih di dalam Cincin Ruang dimensi milik Wang Lao Yi, sebab dia khawatir jika dirinya masuk ke dalam Cincin Ruang dimensi, takutnya para anggota Sekte Gunung Pohon Persik tiba-tiba saja datang saat dirinya tidak ada disana.


Mereka bertiga segera keluar dari dalam tenda, setelah berada tepat di luar tenda, tiba-tiba saja ada sosok gelap yang berlari menjauhi tenda Gu Yao He, dari gerak-geriknya, sosok itu sepertinya habis menguping pembicaraan mereka.


"Siapa itu..?" tanya Fang An lalu dia melesat mengejar sosok itu yang menghilang di salah satu tenda agak jauh dari tenda gurunya.


Gu Fei Ming dan Luo Ying juga ikut mengejar sosok gelap itu, dan mereka bertiga dengan sangat cepat sampai ketempat sosok itu menghilang.


"Cepat sekali orang itu menghilang?" kata Fang An.


Padahal dia bergerak dengan kecepatan tinggi mengejar sosok itu yang baru saja berbelok di balik tenda, namun tetap saja sosok itu masih tidak bisa ditemukan.


"Kemana dia?" tanya Gu Fei Ming yang baru datang menyusul bersama Luo Ying.


"Menghilang!" jawab Fang An dengan nada kesal.


"Mustahil, mengapa dia bisa menghilang secepat itu?" Luo Ying merasa sosok itu terasa tidak masuk akal.


"Ini adalah Tenda milik Tuan Fang Wu Hong bukan?" Gu Fei Ming memperhatikan tenda itu yang dia tahu itu adalah tenda milik Fang Wu Hong.


Baru saja Gu Fei Ming berkata demikian, sesosok pria sepuh tiba-tiba saja datang dari tempat gelap dan menghampiri mereka.

__ADS_1


"Kenapa kalian bertiga berada di sini?" tanya sosok pria tua tersebut.


"Kami sedang me…!"


Luo Ying ingin menjawab, namun Fang An dengan cepat menutup mulut Luo Ying dan menggantikan Luo Ying menjawab pertanyaan itu.


"Kami sedang jalan-jalan saja kakek!" jawab Fang An kepada sosok pria tua itu yang tidak lain adalah Fang Zoli.


"Owh!" Fang Zoli mengangguk.


"Kakek sendiri habis dari mana?" tanya Gu Fei Ming serta dia melihat sedikit sisa keringat di dahi Fang Zoli, padahal cuaca malam ini tidak panas.


"Aku habis jalan-jalan di sekeliling perkemahan ini seraya mencari keringat, sebab malam ini terasa dingin sekali, jadi tulang-tulang tuaku butuh gerakan agar lebih sehat!" jawab Fang Zoli.


"Kita berjalan setiap hari dari tengah malam hingga siang hari, apa itu tidak cukup untuk melemaskan otot serta tulang-tulang mu kek?" tanya Luo Ying yang merasa curiga jika sosok gelap itu kemungkinan adalah si kakek tua itu.


"Hahaha… Tentu saja itu juga membuat ku semakin merasa sehat, tapi karena selama beberapa malam ini kita tetap berada disini, bukankah lebih baik aku sedikit berolahraga?"


"Kalau begitu kakek bisa berolahraga besok pagi saja bukan?" Gu Yao He bersuara.


"Hem aku hanya mencari kesibukan saja sekaligus ingin memastikan jika mereka semua malam ini bisa beristirahat dengan tenang, tapi karena sudah ada kalian, aku jadi tidak khawatir lagi!" jawab Fang Zoli.


Fang An mengangguk, dia sendiri saja yang tidak mencurigai Fang Zoli seperti yang ada di pikiran Luo Ying, sebab dia yakin sosok yang tadi menghilang itu adalah orang yang memiliki kemampuan Yu Zha, sedangkan Fang Zoli dari dulu hingga sekarang hanya berada di tahap Yu Zao.


"Kalian kenapa berkumpul disini?" Fang Wu Hong keluar dari dalam tenda karena mendengar suara obrolan di samping tendanya.


"Owh aku pikir ada masalah apa," Fang Wu Hong melihat ke arah Fang Zoli lalu dia berbicara padanya.


"Sesepuh, sebenarnya aku ingin menanyakan akan mendiang putramu yang menurut kabar dia mati saat malam penyerangan yang dilakukan oleh Kelompok Pembunuh Kepala Ular, aku sangat penasaran apakah dia sangat gagah dan tampan, sebab aku belum pernah melihatnya?" tanya Fang Wu Hong.


Fang An terkejut mendengarnya, dia juga tidak tahu jika Fang Zoli memiliki anak dan juga anaknya mati di malam penyerangan waktu dia masih berusia 13 tahun.


"Benarkah itu kek?" tanya Fang An.


Kesedihan mulai terlihat di mata Fang Zoli, dia menghela nafas panjang sebelum akhirnya dia menceritakan akan sosok putranya.


Nama putranya adalah Fang Yi Xang, dia meninggal di usia 33 tahun, dan penyebab kematiannya karena terkena panah beracun saat malam penyerangan yang dilakukan oleh kelompok Pembunuh Kepala Ular.


Fang Yi Xang memiliki postur tubuh pendek, wajahnya cukup tampan, dan dia memiliki istri namun tidak memiliki anak, sedangkan Fang Yi Xang memiliki dua saudara lagi yang lebih tua, namun kedua saudaranya berada di tempat lain bersama dengan istri dan anak cucunya.


Fang Yi Xang adalah anak bungsu Fang Zoli, dan dia adalah anak kesayangan Fang Zoli, dan ketika Fang Zui dan Fang Xian membuka pelatihan untuk anggota Klan Fang, dia juga ikut masuk bergabung dan berlatih bersama yang lainnya.


Kemampuan Fang Yi Xang saat itu berada di tahap Yu Zao Tingkat 8, dan dia memiliki keahlian dalam hal memainkan pedang.


Saat malam penyerangan, anggota Petarung segera maju untuk melindungi serta mengamankan anggota Klan Fang yang tidak bisa bertarung, dan Fang Yi Xang ikut serta membantu mereka mengungsikan anggotanya.

__ADS_1


Namun malam itu adalah malam naas baginya, sebab dia terkena salah satu panah yang menghujani mereka, dan anak panah itu menancap tepat di tengkuk leher bagian belakang hingga tembus ke leher depan.


Fang Yi Xang langsung meninggal di tempat, sebab tidak hanya karena panah itu yang menancap di belakang hingga tembus ke leher depan, bahkan efek racun juga membuat kulit Fang Yi Xang langsung menghitam.


Walau demikian tidak banyak yang mengetahui akan anak bungsu Fang Zoli, bahkan Fang Zui dan Fang Xian saja baru tahu jika putra Bungsu Fang Zoli menjadi korban penyerangan itu, hal itu mereka ketahui setelah pemakaman para korban yang meninggal malam itu.


Fang An dan semuanya terdiam mendengar cerita Fang Zoli, apalagi Fang An yang baru mengetahui akan kisah pengorbanan Putra Bungsu Fang Zoli, dia bisa melihat rasa kehilangan di mata tua sang kakek.


"Maafkan aku kek, aku sama sekali tidak mengetahuinya!" ucap Fang An.


"Hahaha… Tidak apa-apa Fang An, dia meninggal demi melindungi Anggota Klan kita, aku cukup bangga akan pengorbanan putraku itu, aku hanya berharap kamu bisa membuat Klan Fang bangkit dan menjadikan Klan Fang diakui oleh semua orang, saat hari itu tiba, kedua anak dan cucu serta cicit ku akan datang berkumpul kembali denganku!" kata Fang Zoli seraya menepuk pundak Fang An.


"Aku akan berusaha semampuku kek!" jawab Fang An.


"Bagus! Kamu adalah harapan kami semua saat ini!" ucap Fang Zoli kemudian dia berbalik dan berkata, "Aku mau istirahat dulu!" kata Fang Zoli dan kemudian dia pergi meninggalkan mereka berempat.


"Kalian semua kenapa berkumpul ditempat ini?"


Yun Fei Lin datang menghampiri mereka, karena tendanya berdekatan dengan Tenda Fang Wu Hong, dia keluar dan menghampiri mereka berempat.


"Ah maaf karena membuat kakak ipar terganggu, kami hanya mengobrol saja!" jawab Fang Wu Hong.


"Owh aku pikir ada apa malam-malam begini kalian berkumpul! Kalau begitu baiklah silahkan lanjutkan obrolan kalian, tapi jangan terlalu keras sebab Xiao Fei sedang tidur lelap!" kata Yun Fei Lin.


Mereka berempat mengangguk dan setelah Yun Fei Lin kembali ke tenda nya, mereka berempat merasa tidak enak jika kembali mengobrol di tempat itu, sebab akan mengganggu Fang Xiao Fei yang sedang beristirahat.


"Aku juga akan kembali ke tenda, kalian beristirahatlah mumpung malam ini kita bisa beristirahat, selamat malam!" kata Fang Wu Hong.


"Selamat malam!" jawab mereka bertiga.


Setelah Fang Wu Hong masuk kedalam tenda nya, Fang An dan Gu Fei Ming serta Luo Ying kembali ke tenda Gu Yao He.


"Sebenarnya siapa sosok gelap tadi itu?" tanya Gu Fei Ming.


"Entahlah, namun aku merasa sosok itu memiliki kemampuan setingkat Yu Zha, sebab hanya orang berkemampuan Yu Zha saja yang memiliki kemampuan secepat itu!" jawab Fang An.


"Disini yang memiliki kemampuan Yu Zha hanya aku dan Tuan Mu Yuan saja, apa mungkin ada orang lain lagi selain kami berdua?" tanya Gu Fei Ming.


"Entahlah! Aku juga bingung memikirkan hal ini!" jawab Fang An.


Selain dirinya yang memiliki kemampuan Yu Zhi namun setara dengan Yu Zha, masih ada Gu Fei Ming dan Mu Yuan yang memiliki kemampuan Yu Zha, selain dari itu sudah tidak ada.


Fang Xian, Fang Yin, Fang Wu Hong, dan Yun Fei Lin memiliki kemampuan Yu Zhi, sedangkan yang lain hanya memiliki kemampuan Yu Zao dan Yu Zhe.


"Sosok itu pasti penyusup yang memata-matai kami! Besok aku harus membicarakan hal ini kepada Ayah dan paman serta Tuan Mu Yuan!" batin Fang An.

__ADS_1


Mereka bertiga memutuskan untuk berjaga semalaman, sembari bergantian membuat Pil pemulihan untuk cadangan persiapan mereka nantinya.


__ADS_2