
Fang An dan Luo Ying semakin dalam memasuki Hutan Sesat, pastinya mereka akan bertemu dengan berbagai jenis Anim Beast, untungnya ada Singa Es bersama mereka sehingga para Anim Beast Bumi 1 akan langsung menjauh setelah mengetahui keberadaan Singa Es.
Walau terkadang mereka bertemu dengan Anim Beast Bumi 2, namun mereka tetap berhasil menghadapinya, semua itu berkat kerja sama yang saling melindungi.
Fang An dan Luo Ying sudah memiliki beberapa Spirit Core Anim Beast, dan berkat pertarungan berkali-kali melawan berbagai jenis Anim Beast, Luo Ying berhasil naik ke tingkat 3 Tahap Yu Zhi.
Singa Es sendiri juga berhasil naik ke tingkat Bumi 2, perubahan tubuh serta bulu Singa Es juga terlihat setelah naik tingkat Bumi 2.
Bulu lebat di bagian lehernya yang sebelumnya hanya terlihat seperti bulu putih biasa yang terkadang mengeluarkan kabut dingin, setelah naik tingkat Bumi 2, bulu lebat itu berubah menjadi kumpulan Es halus menyerupai bulu, bahkan bulu di ujung ekornya juga berubah menjadi bulu es.
Di saat Luo Ying dan Singa Es sama-sama menerobos naik tingkat, Fang An sendiri masih belum naik, memang pusaran Qi nya mulai bertambah, hanya saja kemajuannya sedikit terlambat.
Semua itu disebabkan oleh racun yang masih ada di dalam tubuhnya, walau Fang An terkendala kemajuan Tingkat Kultivasi nya, namun menurut Feng Huang begitu racun itu berhasil dikeluarkan, maka Fang An harus bersiap-siap untuk menahan ledakan Qi nya, bisa jadi dia akan langsung menerobos beberapa tingkat sekaligus, ibarat sebuah air yang diisi ke dalam teko, jika tutupnya tidak dibuka, maka isinya tidak akan keluar, namun begitu dibuka, maka air itu akan langsung tumpah, begitu juga dengan Fang An nantinya.
Setelah melakukan perjalanan yang cukup sulit selama berhari-hari di dalam hutan, akhirnya mereka berhasil mencapai ujung hutan.
Dengan perasaan lega, Luo Ying sampai duduk malas dengan menyandingkan tubuhnya ke sebuah batu besar.
"Sungguh pengalaman yang sulit serta menegangkan!" ucap Luo Ying.
Fang An menggerakkan pergelangan tangannya seraya mengangguk setelah mendengar ucapan Luo Ying, sejak dirinya berada di dalam hutan, dia sudah berhasil menguasai Teknik Langkah Petir nya menjadi lebih baik.
"Grrrr..!"
Singa Es menghampiri Fang An seraya menggosok-gosokkan kepalanya ke tubuh Fang An seolah-olah ingin menyampaikan sesuatu.
"Kau sangat hebat Singa Es, berkat dirimu kami berdua bisa melewati serta menghadapi banyak Anim Beast, kamu memang yang terbaik!" ucap Fang An seraya mengelus bulu es nya.
"Dia ingin mengatakan sesuatu padamu Fang An!" ucap Feng Huang.
__ADS_1
"Hah..! Ingin menyampaikan apa?" tanya Fang An seraya menutup menatap Singa Es.
Singa Es langsung menyampaikan niatnya dalam bahasa binatang yang tidak dimengerti oleh Fang An maupun Luo Ying.
"Singa itu ingin memberikan Darah Spiritualnya padamu!" kata Feng Huang yang menerjemahkan bahasa Singa Es kepada Fang An.
"Benarkah itu!?" tanya Fang An.
Singa Es mengangguk lalu dia memejamkan matanya sesaat dan membuka mulutnya tidak lama setelah itu, muncul setetes darah hijau yang melayang di hadapan Singa Es.
Luo Ying jelas terkejut melihat Singa Es yang secara sukarela memberikan Darah Spiritualnya kepada Fang An yang artinya Singa Es bersedia menjadi Spirit Beast nya Fang An.
Melihat setetes darah yang melayang itu, Fang An langsung duduk bersila setelah itu darah Singa Es melayang dan memasuki tubuh Fang An.
Fang An merasakan tubuhnya sangat hangat setelah darah Singa Es menyatu dengan tubuhnya, setelah itu Fang An mengeluarkan aura merahnya.
"Hem…! Spirit root elemen Api mu menjadi lebih kuat Fang An, ini sangat bagus sekali," kata Feng Huang.
Fang An memperhatikan tubuhnya, dia melihat sedikit perubahan dengan bentuk tubuhnya seperti pembentukan otot dan lainnya.
"Terima kasih atas kepercayaanmu Singa Es, aku akan berusaha untuk menjadi tuan yang terbaik untuk mu!" kata Fang An.
Singa Es menggosok kepalanya kepada Fang An lalu dia mendekatkan dahinya dan setelah itu cahaya putih keluar dari dari dahinya.
Spirit core berwarna putih terang milik Singa Es keluar dan Singa Es memberikan Spirit Core nya itu kepada Fang An.
Fang An langsung menerima Spirit Core tersebut lalu dia segera menyimpannya, dan setelah selesai memberikan Darah serta Spirit Core nya, tanda segel di dahi Singa Es muncul, tanda tersebut membentuk gambar Api, namun berwarna putih, yang artinya Singa Es sudah bukan Anim Beast lagi, melainkan Spirit Beast, dan Singa Es resmi menjadi Spirit Beast nya Fang An.
Anim Beast yang sudah melakukan penyatuan jiwa dengan seseorang akan memiliki tanda gambar api di dahinya, itu adalah segel sekaligus sebagai pertanda jika dia sudah bukan Anim Beast lagi.
__ADS_1
Dengan demikian kehidupan Singa Es seluruhnya ada pada Fang An, andai suatu saat Singa Es berada sangat jauh dari Fang An, dia tetap merasakan keberadaan Fang An.
Segel Api itu juga menjadi satu ikatan batin, jika suatu saat nanti Fang An sedang dalam bahaya, maka tanda itu akan bersinar dan Singa Es tahu jika tuannya sedang terancam, jadi dia bisa datang untuk menolong tuannya, hanya saja semua itu tergantung dari seberapa jauh jaraknya.
Jika jarak tidak terlalu jauh, maka Singa Es bisa dengan cepat datang untuk menolong tuannya sebelum terlambat, namun jika terlalu jauh, bisa jadi Tuan nya akan mati duluan sebelum Singa Es tiba, dan itu juga akan mengancam nyawa Singa Es selaku Spirit Beast.
"Hanya dalam beberapa hari saja di dalam hutan, dia sudah berhasil menemukan Spirit Beast nya, sedangkan aku masih belum menemukan Anim Beast yang cocok untuk aku jadikan Spirit Beast ku!" batin Luo Ying yang merasa iri, namun dia tahu jika semua itu tergantung takdir.
"Adik, ayo kita segera melanjutkan perjalanan mendaki puncak Gunung Hunsu!" ajak Luo Ying.
Fang An segera bangkit lalu menatap ke arah puncak gunung, kini dia merasa sangat bersemangat karena akan segera tiba di tempat Gu Yao Han si Raja Pil.
Ketiganya segera melanjutkan perjalanan mereka untuk mendaki puncak gunung yang sangat tinggi, jika mereka terus berjalan tanpa henti, mereka seharusnya bisa mencapai puncak gunung dalam satu hari saja, apalagi mereka bertiga sama-sama memiliki pernafasan yang sangat baik sehingga bisa mengaturnya agar tidak kelelahan saat mendaki gunung.
"Hahaha…!"
"Kenapa guru tertawa sendiri? Memangnya ada yang lucu dari kami?" tanya Fang An.
"Tidak ada, aku hanya ingin tertawa saja!" jawab Feng Huang.
"Aneh..!?" kata Fang An dalam benaknya.
Baik Fang An maupun Luo Ying serta Singa Es tidak menyadari jika ketiganya sedang diamati oleh sepasang mata dari puncak gunung, namun tidak untuk Feng Huang, dia menyadari akan adanya Spiritual yang cukup tinggi sedang memperhatikan mereka.
"Jadi yang dijuluki sebagai si Raja Pil ini adalah seorang Yu Jing elit, bahkan sudah mencapai Puncak nya," gumam Feng Huang dan itu tidak didengar oleh Fang An.
Feng Huang yakin jika Spiritual yang mengamati mereka bertiga dari puncak gunung adalah Gu Yao Han, itu artinya si Raja Pil ada di rumahnya.
"Ayo adik, kita akan segera sampai!" kata Luo Ying kemudian dia dan Fang An segera mempercepat langkah mereka, sedangkan Singa Es hanya mengikutinya.
__ADS_1
Sebenarnya mereka berdua bisa menaiki Singa Es agar lebih cepat sampai, namun Feng Huang tidak memberitahu mereka agar mereka tidak terbiasa sekaligus sebagai bentuk latihan fisik, jadi keduanya benar-benar mengandalkan tenaga sendiri untuk bisa mencapai tujuan mereka tanpa harus menyusahkan yang lain.