
***
Di pemukiman Klan Fang saat ini, Fang Xian dan semua orang-orang yang mendukungnya sedang duduk di sebuah ruangan pertemuan.
"Tidak terasa waktu berputar begitu cepat, waktu perjanjian sudah sangat dekat, apakah Fang An sudah menjadi kuat dan akan mampu untuk melawan kekuatan Fu Jianzi?" kata Fang Xian yang sedang duduk dengan cemas.
"Apa yang kamu khawatirkan Tuan Fang, sesepuh Bing Chen saja memiliki kepercayaan tinggi terhadap putramu!" kata Gu Yao He.
"Raja Pil benar! Lagi pula tidak mungkin Sekte Gunung Pohon Persik akan berani bertindak gegabah selama disini masih ada Penguasa Wilayah Utara dan Raja Pil! Dengan kekuatan dua Ahli di pihak kita, apakah Fu Jianzi masih memiliki keberanian untuk bersikap sombong?" kata Mu Yuan.
"Sebenarnya kita tidak boleh meremehkan mereka, apakah kalian lupa jika sebenarnya ada sosok kuat lainnya di belakang Sekte Gunung Pohon Persik itu? Ingatlah jika mereka sebenarnya memiliki kemampuan untuk melawan kita!" kata Mu Zhi Tian.
Di kursi lain, Bing Rong dan Bing Zao Ling duduk sembari mendengarkan obrolan mereka semua, sedangkan Bing Chen sedang tidak ada ruangan itu, dia sedang berada di udara untuk memastikan jika tidak akan ada penyusup dari Iblis Lembah Darah yang diam-diam menyelinap ke pemukiman Klan Fang.
"Penatua Bing, apakah kita perlu menambah kekuatan lagi di pihak kita?" tanya Chang Hanzi.
"Hem! Menurut pendapatku itu perlu, sebab kita tidak tahu kekuatan sebesar apa yang akan dibawa oleh mereka," jawab Bing Zao Ling.
"Walau kemampuan kakek ku sangat tinggi, namun kekuatan Iblis Lembah Darah tidak bisa dianggap remeh, mereka memiliki banyak orang-orang kuat, sedangkan orang-orang yang memiliki kemampuan Xu Hun sangat umum di wilayah mereka," kata Bing Rong.
"Benar-benar Faksi yang mengerikan! Jika mereka benar-benar datang membawa kekuatan besar, aku khawatir Benua Daratan Hijau ini akan hancur!" gumam Chang Hanzi.
Di pihak mereka saat ini sudah ada Dua Ahli, yaitu Bing Chen yang berada di puncak Xu Hun Tingkat 9, dan Gu Yao He yang mencapai tahap Xu Hun Tingkat 1, sedangkan Kekuatan Yu Jing ada Chang Hanzi, Mu Zhi Tian, Mao Lin, Bing Zao Ling, dan dua Yu Jing yang dibawa oleh Bing Zao Ling.
Untuk kekuatan Yu Zhu ada lima orang, yaitu Bing Rong dan empat lainnya yang dia bawa dari Sektenya, jadi kekuatan mereka sudah di bilang lebih dari cukup jika hanya melawan kekuatan Sekte Gunung Pohon Persik dan para pendukungnya, namun lain cerita jika ada bantuan dari sosok yang berada di belakang Sekte itu.
"Tinggal menghitung waktu perjanjian itu akan segera tiba, aku harap An'er tidak memaksakan dirinya untuk bertarung melawan Fu Jianzi!" gumam Fang Xian.
__ADS_1
"Fu Jianzi itu sangatlah licik, walau dia menang belum tentu dia akan melepaskan Klan Fang, apalagi jika sampai kalah! Andai Kekuatan besar yang berada di belakangnya tidak ada, aku pastikan Fu Jianzi tidak akan berani mengambil langkah seberani ini!" kata Gu Yao He.
"Kita serahkan saja semuanya di perjanjian itu, mungkin sekarang Keponakan ku sedang dalam perjalanan pulang kesini!" kata Fang Zui.
Dari semua orang yang berkumpul disana, ada salah satu anggota Klan Fang yang hanya diam mendengarkan saja, namun wajahnya terlihat tidak senang akan kabar itu, dan anehnya tidak ada yang menyadari akan sikap orang tersebut.
Diluar pertemuan, beberapa pemuda juga sedang berkumpul disana, mereka adalah Luo Ying, Gu Fei Ming, Shin He, Mu Yi Ling, dan para pemuda dari Klan Mu, Klan Qin, dan Klan Chang.
Sejak mereka saling kenal di tempat itu, mereka semua menjadi akrab satu sama lain, dan tentu saja beberapa pemuda yang belum pernah melihat sosok Fang An selalu ingin tahu mengenai sosok yang dikabarkan akan bertanding dengan sosok terkuat dari Gunung Pohon Persik.
"Sudah hampir tiga tahun saudara Fang An pergi ke berlatih! Aku sangat penasaran sudah sekuat apa dia sekarang?" kata Gu Fei Ming.
"Kalau aku justru sangat merindukannya!" ucap Luo Ying.
Saat ini Gu Fei Ming sudah mencapai tahap Puncak Yu Zha dan hanya butuh sedikit dorongan untuk menembus ke tahap Yu Zhu, sedangkan Luo Ying sudah mencapai tahap Yu Zha Tingkat 7, dan dari mereka bertiga hanya Shin He yang paling tertinggal, dia justru masih berada di tahap Puncak Yu Zhi, semua itu disebabkan oleh Shin He sendiri yang jarang berlatih untuk meningkatkan Tingkat Kultivasinya.
Walau dia yang terlemah dari empat saudara seperguruan, namun dalam kemampuan memurnikan Pil, Justru Shin He lah yang terbaik, bahkan saat ini dia sudah berhasil menyusul tingkat kemampuan pemurnian Pil milik Gu Fei Ming.
Kemampuan Mu Yi Ling saat ini sudah mencapai tahap Yu Zha Tingkat 3, dan itu dia dapatkan dari cara berlatih keras dan dibimbing secara langsung oleh Mu Zhi Tian.
"Nona Mu, apakah Pil Pengikat Qi yang kuberikan sudah habis?" tanya Gu Fei Ming.
"Masih ada kakak Luo, masih sekitar 5 butir lagi," jawab Mu Yi Ling.
"Kalau sudah habis kamu katakan saja, nanti aku buatkan Pil yang sedikit lebih tinggi lagi!" kata Gu Fei Ming.
Mu Yi Ling mengangguk dengan perasaan canggung, apalagi yang mendukung dirinya bisa mencapai tahap Yu Zha juga karena bantuan dari Gu Fei Ming yang membantunya memberikan Pil Pengikat Qi yang bisa menambah jumlah Qi hingga bisa membantu Mu Yi Ling bisa naik ke tahap Yu Zha.
__ADS_1
"Saudara Fang, kami semua tidak sabar menunggu mu kembali!" kata Luo Ying sekaligus mengingat kembali saat awal dirinya bertemu dengan Fang An di desa Tinsang, saat itu Fang An berhasil menyelamatkan anak-anak yang menjadi korban penculikan dari Kelompok Bayangan Bulan.
Saat itu Fang An juga sedang keracunan, hal itu yang membuatnya bertemu dengan gurunya Raja Pil Gu Yao He hingga berakhir menjadi murid si Raja Pil dan menjadi saudara seperguruan Luo Ying dan Shin He serta Gu Fei Ming.
Saat sedang mengobrol, para penjaga yang berada di atas menara pengawas melihat setitik benda hitam dari jarak jauh. Jaraknya sangat jauh hingga terlihat seperti setitik tanda hitam, dan mereka beranggapan jika kemungkinan itu adalah seekor burung yang sedang terbang sehingga mereka mengacuhkannya.
"Menurut perhitungan waktu dari perjanjian itu, seharusnya pertandingan itu akan di mulai kurang lebih 40 hari lagi!" kata Gu Fei Ming.
"Sudah sedekat itu ya? Benar-benar waktu yang singkat," kata Luo Ying lalu dia melihat Shin He yang sedang menulis di sampingnya.
"Kakak Shin, ayolah! Kita ini sedang berkumpul, hentikan dulu menulis resep-resep terbarumu," kata Luo Ying.
"Kamu mengobrol saja tidak perlu mempedulikan ku!" jawab Shin He.
Luo Ying hanya menggelengkan kepalanya melihat kakak seperguruannya yang tetap mendalami Alkemisnya walau sedang berkumpul, yang paling sering Shin He lakukan adalah menulis resep dengan memadukan komposisi untuk menyempurnakan Pil nya, jika gagal dia akan mencatatnya dan akan kembali mempelajarinya seraya membuat sedikit perubahan, dan Shin He selalu menjadikan kegagalannya sebagai guru kesuksesan dalam penyempurnaan Pil nya.
Saat semua orang masih mengobrol baik itu yang ada dalam ruangan pertemuan hingga di luar ruangan, tiba-tiba saja langit cerah mengeluarkan suara gemuruh angin yang membuat semua orang melihat ke atas, bahkan yang ada di dalam ruangan sekalipun juga keluar.
"Ada apa dengan sesepuh Bing Chen?" kata Gu Fei Ming.
Suara gemuruh angin itu ternyata berasal dari Bing Chen, dan semua orang mulai melihat sosok pria sepuh dengan pakaian kuno dan memiliki enam bongkahan es di belakang punggungnya turun dan mendarat di depan mereka semua.
"Ada apa Kakek? Apakah ada sesuatu yang kakek lihat?" tanya Bing Rong.
Bing Chen terdiam sehingga membuat semua orang sangat penasaran, dan setelah itu Bing Chen menatap ke arah yang jauh seraya berkata, "Bersiaplah untuk menyambut kedatangannya, dia akan segera datang dengan membawa sejumlah kejutan besar untuk kita!" kata Bing Chen.
"Apakah yang sesepuh maksud adalah putraku?" tanya Fang Lin.
__ADS_1
Bing Chen mengangguk pelan sehingga membuat Fang Xian dan Fang Lin sangat bahagia lalu segera mengumpulkan seluruh anggota Klan Fang untuk bersiap-siap menyambut kedatangan putra mereka yang sudah pergi selama hampir tiga tahun.
Hanya saja tidak ada satupun dari mereka yang melihat tanda-tanda jika Fang An akan segera datang kecuali setitik tanda hitam di arah yang sangat jauh, dan yang dapat mengetahuinya hanyalah Bing Chen yang memiliki kemampuan Jiwa Spiritual yang sangat tinggi.