
"Apakah kita akan menunggu disini saja atau kita kembali ke luar bersama para Tetua?" tanya Sao Yi Feng.
"Kita tunggu disini saja!" jawab Fang An.
Fang An memperhatikan beberapa anggota Pita Merah yang mulai meminum air di penampungan yang sudah di berikan bubuk pemberian Han Yuwei, belum lagi pria paruh baya yang bertugas mengisi air juga mulai mengambil air di mata air yang di kelilingi pagar kayu.
"Bagus, sebentar lagi kita akan segera memberikan sinyal, biarkan dulu mereka terus meminumnya, semakin banyak yang meminumnya akan semakin berkurang Kekuatan Pita Merah!" kata Fang An.
"Kalian semua kenapa masih ada di sini?"
Saat Fang An dan ke sembilan anggotanya masih menunggu hasil pekerjaan mereka, tiba-tiba saja suara pria sepuh menegur mereka.
Fang An menoleh dan melihat Er Guo yang menegur dirinya beserta anggotanya, Fang An yang tidak tahu akan pemilik suara itu langsung saling bertatap muka.
Er Guo mengerutkan keningnya saat melihat wajah Fang An, dia merasa seperti pernah melihat wajah pemuda itu, hanya saja dia lupa dimana dia pernah bertemu dengannya.
"Maaf, kami hanya ingin beristirahat sejenak!" jawab Fang An yang sudah tidak memiliki cara lain untuk memalingkan wajahnya dari tatapan Er Guo.
"Sepertinya aku pernah melihatmu, tapi aku lupa dimana!" ucap Er Guo.
"Saya sering berada di sekitar sini, jadi wajar jika ketua sering melihat saya!" ucap Fang An.
"Hem! Benar juga, baiklah kalian boleh beristirahat di sini!" kata Er Guo dan kemudian dia berjalan memasuki Pintu bangunan yang memiliki tiga lantai.
Fang An menghela nafas lega, untung saja dia berhasil menjawab kecurigaan pria tua itu, jika tidak semuanya akan kacau sebelum rencana yang mereka kerjakan sepenuhnya mengenai target.
"Hai anak muda, perlu kamu tahu, semua anggota disini tidak ada yang memanggilku ketua!" kata Er Guo yang sudah berada di dalam ruangan, namun tetapannya sudah berubah dan dia melepaskan aura kepada Fang An dan yang lainnya.
Fang An langsung menyadari ucapan Er Guo, melihat senyuman dingin Er Guo serta aura yang dilepaskannya, Fang An sadar jika dia telah melakukan kesalahan.
"Ah! Ternyata justru akulah yang membuat penyamaran kita ini terbongkar! Benar-benar ceroboh," kata Fang An seraya tersenyum kecut lalu dia memperhatikan semua rekan-rekannya yang juga mengerti jika penyamarannya telah terbongkar.
"Semuanya, bentuk formasi Pita Sembilan Sampul Merah."
Seruan Er Guo segera di dengar oleh seluruh anggota Pita Merah dan kemudian seluruh anggota Pita Merah berdatangan dan mulai membentuk sebuah Formasi mengurung kesepuluh para penyusup itu.
__ADS_1
"Yue Yue! Lepaskan Kabut es mu untuk mengecoh Formasi ini, dan senior Sao, cepat tembakan energi Api ke langit!" ucap Fang An.
Bing Xuyue segera membuat segel tangan nya lalu melepaskan kabut dingin yang sangat tebal hingga menutupi seluruh Formasi mereka.
Sao Yi Feng mengarahkan telapak tangannya ke langit lalu energi api melesat ke udara dan meledak membentuk awan api yang menyala.
"Hem!"
Er Guo menjentikkan jarinya dan kemudian seluruh kabut diserap ke sebuah lubang kecil di depan Er Guo, namun hal itu sama sekali tidak mengejutkan Fang An, sebab dia tahu akan kemampuan Er Guo yang setara dengan para Tetua.
"Sekarang aku ingat dimana aku pernah melihatmu, kamu adalah pemuda yang sudah mengalahkan Fao Zunzi itu bukan? Tidak kusangka kamu masih hidup, bahkan kemampuanmu sedikit meningkat lebih tinggi dari yang terakhir kali kita bertemu!" kata Er Guo sembari menatap awan merah yang menyala di langit.
"Walau sudah tua, namun ingatanmu cukup tajam juga! Memang benar akulah orang yang sudah membunuh salah seorang ahli yang kalian bawa," jawab Fang An.
"Hahaha! Bagus-bagus, sekarang para tikus-tikus Akademi sudah masuk ke sarang para kucing, karena kalian sudah berada di sini, maka kalian dan bala bantuan yang kalian panggil itu tidak perlu lagi kembali ke akademi!" kata Er Guo lalu dia berseru keras. "Aktifkan Formasi Pita Sembilan Sampul Merah."
"Baik!"
Semua anggota yang sudah membentuk Formasi itu segera membuat segel tangan dan kemudian gambar segel menyerupai sampul lingkaran merah yang berjumlah sembilan segera tercipta di beberapa titik formasi.
"Energiku? Kenapa energi ku tiba-tiba terkuras habis?" salah satu anggota Pita Merah mulai merasakan jika Qi nya seperti terkuras habis dengan sangat cepat.
Satu persatu mulai kelelahan lalu tubuh mereka mulai lemas sehingga Formasi yang mereka ciptakan mulai memudar sebelum sempat mengunci Fang An dan yang lainnya.
Er Guo jelas terkejut melihat para anggotanya yang mulai lemas, dia sama sekali tidak mengerti akan apa yang telah terjadi.
"Ada apa dengan kalian? Cepat bangun dan aktifkan Formasi kalian?" bentak Er Guo.
"Sesepuh Er Guo, sepertinya kami keracunan! Qi kami tiba-tiba saja terkuras habis, dan kami sekarang sudah kehabisan tenaga!" kata salah satu anggota Pita Merah.
"Keracunan kamu bilang?"
Er Guo yang hampir murka segera menyadarinya saat melihat hampir sebagian anggotanya yang terkulai lemas, dia menatap Fang An dan para rekan-rekannya kemudian dia mulai menyadari akan tujuan penyamaran mereka.
"Ini pasti ulah kalian!" ucapnya.
__ADS_1
"Er Guo, ada apa ini?"
Long Xang dan Xi Wei muncul di sebelah Er Guo sekaligus menanyakan akan apa yang telah terjadi, dan Er Guo segera menceritakan semuanya.
"Owh, jadi dia adalah anak itu, ternyata dia masih hidup! Tapi tidak masalah, walaupun kalian meracuni hampir setengah anggota ku, tapi kalian tetap tidak akan bisa keluar dari sini!" kata Long Xang lalu dia berniat melepaskan serangannya dengan satu jarinya yang akan dilepaskan dari jarak jauh.
Fang An juga bersiaga penuh dengan melepaskan aura biru dan merah menyala seraya mengalirkan petirnya ke pedangnya, dia tahu kekuatan ketiga sosok itu bukan hal yang mudah untuk di hadapi.
"Long Xang, sebaiknya kamu melawan orang yang setara denganmu!"
Xhang Gugu muncul tepat di atas mereka semua dengan sayap hijaunya yang membentang, dan tidak berselang lama, Ji Xao Long, Han Yuwei dan Lao Yang He juga muncul di samping Xhang Gugu.
"Owh! Jadi kalian semua datang berkunjung ke sini! Ini adalah sebuah kehormatan karena Pita Merah kedatangan Empat Tetua Akademi! Karena kalian datang sebagai tamu tak diundang, maka seperti yang pernah kalian lakukan saat menyambut kedatangan kami di akademi, kami akan menyambutmu dengan senjata!" jawab Long Xang.
"Pita Merah ini harus segera dimusnahkan! Semuanya jangan biarkan satupun dari mereka keluar dari tempat ini!" seru Xhang Gugu dan kemudian suara gemuruh di langit dan ditanah terdengar hingga membuat tanah bergetar lalu para murid-murid akademi berkemampuan Yu Zha berdatangan serta para guru Pembimbing yang berkemampuan Yu Zhu, ditambah para Ketua berkemampuan Yu Jing bergerak dengan cepat lalu menutupi seluruh jalan keluar.
"Sungguh strategi yang pintar sekali, membawa sedikit anggotamu untuk menyerang dengan melumpuhkan hampir setengah dari anggota ku, aku salut padamu, tapi apakah kalian pikir itu sudah cukup untuk mengalahkan kami?" kata Long Xang kemudian dia mengeluarkan sebuah peluit kecil lalu membunyikannya.
Suara peluit yang tidak terlalu keras mulai berbunyi di setiap wilayah Markas Pita Merah, suara peluit itu terdengar bersahut-sahutan seperti ada beberapa peluit yang dibunyikan sebagai tanda meminta bala bantuan.
Tepat saat suara peluit kecil itu menghilang, tiba-tiba saja seluruh langit dan bumi mulai bergetar pelan, dan semakin lama getarannya semakin kencang sehingga mampu membuat hembusan angin yang berkecamuk seperti air laut.
Sebuah kabut merah tiba-tiba saja muncul di langit kemudian dari dalam kabut darah itu, sesosok pria paruh baya keluar bersama dengan seekor Spirit Beast nya yang memiliki kemampuan Bumi 5.
Sosok itu mengenakan pakaian serba hitam dengan penutup kepalanya, wajahnya tidak terlihat dan hanya cahaya merah menyala yang terlihat dari kedua bola matanya.
"Hormat kami kepada Tuan Hung Zhai!" Ketiga pelindung Pita Merah segera membungkukkan badannya di hadapan sosok berjubah hitam yang dipanggil Hung Zhai, hal itu membuat Xhang Gugu sedikit terkejut melihat kemunculan sosok itu, namun dari pakaiannya yang di kenakan, dia langsung mengenali sosok tersebut yang memiliki kemampuan Sang Pelindung, hanya saja kekuatannya lebih tinggi dari Xhang Gugu.
"Ternyata kalian memang bekerjasama dengan Sekte Iblis Lembah Darah!" kata Xhang Gugu yang membuat Fang An terkejut mendengarnya lalu memperhatikan sosok berjubah hitam tersebut.
"Jadi itu anggota Sekte Iblis Lembah Darah?" batin Fang An yang baru pertama kali bertemu dengan sosok anggota dari Sekte Iblis Lembah Darah.
***
Semalam saya sakit perut setelah selesai berbuka puasa, dan setelah pergi periksa ke dokter Nira, ternyata penyakit lambung saya kumat lagi, itu sebabnya tidak sempat update.
__ADS_1